cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Inovasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
SISTEM PERADILAN PIDANA DALAM PEMBUMIAN HUKUM Zamroni Abdussamad
Jurnal Inovasi VOL. 06, NO. 04, THN. 2009
Publisher : Jurnal Inovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.879 KB)

Abstract

Dalam persoalan penegakan hukum, pemahaman riil adalah menjamin kepastian hukum, ketertiban dan perlindungan hukum pada era modernisasi dan globalisasi saat ini dapat terlaksana, apabila berbagai dimensi kehidupan hukum selalu menjaga keselarasan, keseimbangan dan keserasian antara moralitas sipil yang didasarkan oleh nilai-nilai aktual di dalam masyarakat itu sendiri. Penyesuaian diri hukum terhadap perubahan sosial sudah dianggap suatu hak yang tidak perlu diragukan lagi, namun apabila kita dihadapkan pada peranan hukum melakukan kontrol sosial, masih dipertanyakan mengenai kemampuan hukum untuk menjalankan perannya yang demikian itu; karena hukum sebagai sarana kontrol sosial dihadapkan pada persoalan bagaimana menciptakan perubahan dalam masyarakat sehinga mampu mengikuti perubahan yang sedang terjadi. Dalam sistem peradilan pidana pelaksanaan dan penyelenggaraan penegakan hukum pidana melibatkan badan-badan yang masing-masing memiliki fungsi sendiri-sendiri. Badan-badan tersebut yaitu kepolisian, kejaksaan, pengadilan dan lembaga pemasyarakatan. Dalam kerangka kerja sitematik ini tindakan badan yang satu akan berpengaruh pada badan yang lainnya.
TENTANG TEORI MOTIVASI Yulianto Kadji
Jurnal Inovasi VOL. 09, NO. 01, THN. 2012
Publisher : Jurnal Inovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.302 KB)

Abstract

Mempelajari teori motivasi bukan sekedar untuk mengetahui seluk beluk teorinya, tetapi yang terpenting adalah substansi dan aplikasinya.
FOTOVOLTAIK SISTEM SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK RUMAH TANGGA Sardi Salim
Jurnal Inovasi VOL. 05, NO. 01, THN. 2008
Publisher : Jurnal Inovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.273 KB)

Abstract

Dalam artikel ini akan di bahas solar system dalam pembangkit listrik yang berjenis PN, dan sebagai untuk bahan dasar solar sel pada film tipis (thin film solar cell).
OTONOMI DAERAH DALAM MEMPERKOKOH INTEGRITAS BANGSA Sukarman Kamuli
Jurnal Inovasi VOL. 07, NO. 04, THN. 2010
Publisher : Jurnal Inovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.257 KB)

Abstract

Otonomi daerah dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat secara singkat, murah dan memuaskan. Kenyataan menunjukkan masih banyak hal yang tidak dapat diwujudkan bahkan berbagai ketimpangan yang terjadi, sering terjadi konflik antar daerah, masalah perbatasan, konflik etnis, dan lain-lain. Substansi otonomi daerah adalah daerah harus mampu mandiri dalam pembiayaan pembangunan, regulasi untuk mengatur tata kehidupan masyarakatnya tanpa mengharapkan intervensi pemerintah pusat secara berlebihan. Pemerintah daerah memiliki kreasi sendiri bagaimana memaksimalkan segala potensi daerahnya dengan tetap menyeimbangkan kelestarian alam sekitarnya. Dengan cara seperti itu, maka kemandirian lokal dapat dibangun secara bersinergi antar manusia dan antar lingkungan sebagai makhluk ciptanNya. Interkoneksitas antar manusia dan antara manusia dan lingkungannya disebut sebagai tatanan, jika tatanan itu terbangun dengan baik maka tidak akan terjadi desintegrasi dan konflik yang sering terjadi pasca otonomi daerah sejak awal reformasi. Tanggungjawab penyelenggara negara dan pemerintah daerah menjadi hal utama, dan tidak ternoda karena persoalan membangun demokrasi yang cenderung menyim-pang dari substansi demokrasi itu sendiri.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA PEMBELAJARAN SEJARAH Yusni Pakaya
Jurnal Inovasi VOL. 5, NO. 2, THN. 2008
Publisher : Jurnal Inovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.613 KB)

Abstract

Untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran sejarah di masa yang akan datang diperlukan perubahan pola pikir yang akan dijadikan sebagai landasan pelaksanaan program pembelajaran. Pada waktu yang lalu proses pembelajaran sejarah terfokus pada guru, dan kurang berfokus pada siswa. Akibatnya kegiatan belajar mengajar lebih menekankan pada pengajaran dan bukan pada pembelajaran. Kegiatan pembelajaran lebih berpihak kepada kepentingan orang yang mengajar. Upaya Agar pembelajaran sejarah terfokus pada siswa, maka perlu adanya penerapan model pembelajaran kooperatif yang merupakan salah satu bentuk perubahan pola pikir dalam kegiatan pembelajaran sejarah di sekolah. Dalam hal ini guru tidak lagi mendominasi kegiatan pembelajaran, melainkan lebih banyak menjadi fasilitator dan mediator dari proses itu. Model pembelajaran kooperatif dirancang dengan memberi kesempatan kepada siswa secara bersama-sama untuk membangun pengetahuannya sendiri
ENGLISH VARIETIES Rasuna Talib
Jurnal Inovasi VOL. 08, NO. 04, THN. 2011
Publisher : Jurnal Inovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.358 KB)

Abstract

The aim of this article is to describe both theory and specimens of the English varieties as stated by Mc.Arthur, such as nativized, decoratives, domesticated, and fractured English. Some data were extracted from authentic materials: magazine, newspaper, consumer of goods, clothing, etc. Decorative English refers to the English variety where English words are only used in this variety for specific purposes or the reason or prestige product; Domesticated English refers to the English variety where it takes place inside the native language Domesticated and borrowing EnglishThe words fit perfectly into existing language system because they represent concepts and items for which no prior word existed and it is permanently words used by country which need them. Indonesia, for example, has been a great deal of borrowing words, such as in medical, advertisement, economy, banking, etc. In this matter, we also find many English words which are used by Indonesia temporally, what we called borrowing word. And the last one is fractured English, that is the misuses of English words and it has been discovered in advertisement, hotel notices, restaurant menus, etc.
UPAYA PENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR MELALUI METODE PEMBERIAN TUGAS PADA POKOK BAHASAN JURNAL MATA PELAJARAN AKUNTANSI KELAS XI IS 6 SMA NEGERI 3 KOTA GORONTALO Sawiyah Habibie
Jurnal Inovasi VOL 05, NO 04, 2008
Publisher : Jurnal Inovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses belajar mengajar juga faktor aktivitas adalah hal yang tidak bisa diabaikan. Dengan kata lain bahwa dalam belajar sangat diperlukan adanya aktivitas, tanpa aktivitas belajar itu tidak mungkin berlangsung dengan baik. Dengan adanya aktivitas belajar yang dimiliki siswa diharapkan hasil belajar siswa akan meningkat. Olehnya bagaimana cara seorang guru sehingga aktivitas belajar siswa itu akan meningkat yang efeknya terhadap hasil belajar itu sendiri.
PENGARUH SUPLEMENTASI ENERGI DAN UNDEGRATED PROTEIN TERHADAP PRODUKSI SUSU SAPI PERAH FRIESIAN HOLSTEIN Umbang Arif Rokhayati
Jurnal Inovasi VOL. 07, NO. 02, THN. 2010
Publisher : Jurnal Inovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.032 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan jagung giling sebagai sumber energi dan bungkil kedelai terproteksi sebagai sumber protein terhadap konsumsi nutrient, produksi susu sapi perah Friesian Holsten. Dua puluh ekor sapi perah berproduksi dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 10 ekor sebagai kontrol dan 10 ekor sebagai perlakuan berdasarkan pertimbangan produksi susu, berat badan, umur dan laktasi. Kelompok perlakuan diberi tambahan jagung giling sebesar 20 g dan bungkil kedelai terproteksi sebesar 25 g/ekor/liter produksi susu. Sedangkan kelompok kontrol tidak diberi jagung giling dan bungkil kedelai terproteksi. Penelitian ini dilakukan selama 12 minggu meliputi 2 minggu masa adaptasi dan 10 minggu masa koleksi data (masa pengamatan). Variabel yang diamati meliputi konsumsi bahan kering (BK), bahan organik (BO), protein kasar (PK), lemak kasar (LK), serat kasar (SK), net energi lactation (NEL), produksi susu, kadar lemak dan kadar protein susu. Data yang diperoleh diuji dengan analisis independent sample T-Test. Hasil penelitian menujukkan bahwa suplementasi energi dan protein meningkatkan konsumsi nutrien BK, BO, LK, SK, PK, NEL, produksi susu, kadar lemak dan kadar protein susu dibandingkan dengan kelompok kontrol, masing-masing sebagai berikut BK (18,31 vs 17,77 kg/ekor/hari), BO (15,06 vs 14,55 kg/ekor/hari), PK (1,80 vs 1,74 g/ekor/hari), LK (1,26 vs 1,25 kg/ekor/hari), SK (3,89 vs 3,86 kg/ekor/hari), NEL (23,66 vs 22,52 Mcal/ekor/hari), produksi susu (16,61 vs 15,42 kg/ekor/hari), Suplementasi energi dan RUDP dapat meningkatkan intake nutrien dan juga dapat meningkatkan produksi susu yang dihasilkan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA JURUSAN BAHASA INGGRIS PADA MATA KULIAH ENGLISH MORPHOLOGY DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE JIGSAW Rasuna Talib
Jurnal Inovasi VOL. 06, NO. 03, THN. 2009
Publisher : Jurnal Inovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.544 KB)

Abstract

The English Department Students of Faculty of Letters have low motivation in learning the subjects of linguistics, such as English Morphology. They felt bored and hard to follow this subject. This was probably because of the lowest creativity of the lecturers in creating the various model, methods or techniques in teaching linguitics subject. Consequently, most of students achievement are low. Thus, this makes me to conduct a reserarch by using the model of cooperative learning-jigsaw method. The objective of teaching is to increase students understanding toward the concepts in English morphology subject and to to increase the students learning achievement in English morphology subject. This research was conducted at the the English Department students of Faculty of Letters and Culture who programme the subject of English morphology in the academic 2006/2007 (39 students). The development method used in this teaching was the Classroom Action Research. It was conducted 3 cycles. about both teacher and students activites in the teaching and learning process, test and students feedback about the teaching and learning process The data are analyzed quatitatively and qualitatively. The result of research indicates that the jigsaw method can increase the achievement of English Department Students in learning English Morphology. This is proven by the result of students achievement in the cycle one 79% or the value 3 ( good category), in the cycle two 86% or the value 3,53 ( excellent category), and in the cycle three 90% or the value 3.71 ( excellent category). Besides, the impact of the applying of this method can make students active in the classroom. This is believed that the application of jigsaw method can give a valuable contribution for the increasing of teaching quality, both the students academic and social skills.
KONDISI pH TERHADAP DENITRIFIKASI AIR LIMBAH NITROGEN MENGGUNAKAN REAKTOR BERBAHAN ISIAN BATU BELERANG DAN BATU KAPUR Hasanuddin .
Jurnal Inovasi VOL. 08, NO. 02, THN. 2011
Publisher : Jurnal Inovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.762 KB)

Abstract

Most of the agro-industry use of nitrogen compounds on the production process. Consequently, resulting of waste water containing nitrogen compounds is quite high. When the levels exceed the specified threshold, it will result environmental pollution. Therefore, it is necessary the waste water process should meet the standards of environmental quality standards. The purpose of this study is to determine the condition of waste water acidity (pH) of the nitrogen waste water denitrification used a reactor made of sulfur stone and limestone. The research methodology used the process of denitrification. Denitrification of waste water with concentrations of nitrate for about 2000 mg-N / L performed in the bioreactor filled with sulfur and limestone. Data analysis used tables and graphs. The results showed that fairly neutral pH conditions on average 7.12, was due to the limestone that serves as a buffer.

Page 6 of 14 | Total Record : 135