cover
Contact Name
Micrets Agustina Silaya
Contact Email
makawerumicke@gmail.com
Phone
+6285243580007
Journal Mail Official
makawerumicke@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Lt. 1 Kantor Pusat Universitas Kristen Indonesia Maluku Jl. Ot Pattimaipauw, Talake | Ambon 97115
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27214680     DOI : 10.69765/mjppm
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, diterbitkan dua kali setahun (Maret dan September) oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM). Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang sosial dan humaniora, sains dan teknologi, kesehatan, serta bidang lainnya yang terkait dengan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2022): September" : 12 Documents clear
MANFAAT KEWIRAUSAHAAN BAGI MASYARAKAT DESA DI DESA SAMETH KECAMATAN PULAU HARUKU Abraham Rieuwpassa
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v3i2.962

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan bekal dan pemahaman bagi masyarakat di desa Sameth Kecataman pulau Haruku agar memiliki keterampilan, pengetahuan dan sikap dalam memasuki dunia wirausaha yang mandiri sebagai salah satu upaya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan hidup ekonomi masyarakat. Dengan memberikan ceramah tentang manfaat kegiatan kewirausahaan tentunya akan memberikan dorongan dan semnagat bagi masyarakat untuk menciptakan peluang usaha atau bisnis secara mandiri. Kegiatan ini juga dapat menjadi pendorong bagi masyarakat untuk bisa mandiri secara ekonomi. Target luaran dari program pengabdian ini adalah meningkatkan kepedulian dunia Pendidikan Tinggi khususnya tenaga dosen kepada masyarakat, selain itu dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi masyarakat desa melalui kegiatan wirausaha. Dengan pengetahuan kewirausahaan yang baik, diharapkan akan mampu menumbuhkan sikap kemandirian yang matang dalam berusaha guna meningkatkan taraf hidup ekonomi mayarakat desa.
PKM MANDIRI MEMBANGKITKAN SEMANGAT WIRAUSAHA PEMUDA GPM LEWAT PELATIHAN PEMBUATAN SAMBAL ROA DI AMGPM DALIES JEMAAT URSANA KLASIS KAIRATU Josephus Makatita; Godprit Haris Touwely
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v3i2.886

Abstract

Generasi muda adalah sumber daya produktif yang dengan ide kreatifnya dapat membuka sebuah usaha (wirausaha) yang juga membantu pemerintah dalam mengurangi tingkat pengangguran di 14endidik kerja produktif. Semakin banyak anak muda yang berkecimpung di dunia wirausaha, semakin banyak pula produktifitas yang dihasilkan sehingga berdampak pula pada meningkatnya perkembangan ekonomi keluarga, daerah maupun memiliki kontribusi besar bagi perekonomian nasional.Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku Ranting Dalies Jemaat GPM Ursana adalah organisasi kepemudaan GPM yang adalah generasi muda Gereja yang sesuai mottonya Kamu adalah Garam dan Terang Dunia, harus terus didorong untuk lebih mandiri, kreatif, inovatif serta bertanggung jawab terhadap peningkatan ekonomi baik secara pribadi, gereja maupun bangsa dan negara. Program Pengabdian Masyarakat sangat membantu mitra, untuk memeberikan jalan keluar atau solusi bagi masalah yang di hadapi mitra. Sesuai hasil oservasi masalah – masalah yang dihadapi mitra yaitu banyaknya usia produktif yang tidak memeliki pekerjaan atau pengangguran, Pendidikan yang rendah, keterbatasan ketrampilan, keterbatasan lapangan pekerjaan, beberapa anggota masyarakat yang memilki Pendidikan tinggi tetapi belum terserap pada lapangan pekerjaan. Berdasarkan kondisis riil dari mitra maka sala satu solusi yang ditawarkan adalag pemanfaatan potensi daerah yaitu ikan roa untuk kemudian dijadikan sebagai sambal Ikan Roa dan dapat dipasarkan dan mendapatkan keuntungan ekonomis.
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DI DESA AMAHUSU DALAM MENDETEKSI RISIKO KANKER SERVIKS Devita Madiuw; Adriana Sainafat
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v3i2.891

Abstract

Kejadian kanker serviks masih tinggi, ironisnya kesadaran untuk melakukan deteksi dini masih rendah. Padahal, salah satu metode deteksi dini kanker serviks yaitu inspeksi visual melalui asam asetat (IVA) dapat dijangkau di layanan kesehatan dasar seperti puskesmas. Demi meningkatkan kesadaran deteksi dini, hadirlah SINARA sebagai instrumen untuk mendeteksi risiko kanker serviks yang dapat dilakukan sendiri oleh wanita usia subur. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon dengan sasaran mitra Pemerintah Desa Amahusu. Permasalahan yang dihadapi mitra Pemerintah Desa Amahusu, yaitu: 1) rendahnya pengetahuan kader kesehatan tentang program deteksi dini kanker serviks; 2) kurangnya keterlibatan kader kesehatan dalam program deteksi dini kanker serviks. Kegiatan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan mitra, yaitu: 1) penyuluhan tentang program deteksi dini kanker serviks; 2) pelatihan pengisian instrumen SINARA kepada kader. Penyuluhan dan pelatihan telah dilakukan kepada mitra. Penyuluhan dilakukan oleh narasumber yang mumpuni di bidangnya, juga merupakan tim, untuk meningkatkan pemahaman tentang deteksi dini kanker serviks. Pelatihan dilakukan oleh tim untuk pengenalan dan keterampilan penggunaan instrumen. Sebelum dan sesudah proses penyuluhan dan pelatihan, dilakukan tes untuk mengukur pemahaman kader selama kegiatan. Evaluasi terhadap hasil pre-test dan post-test menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 97,25% pada hasil post-test semua kader kesehatan. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa seluruh kader kesehatan (100%) mengalami peningkatan pengetahuan tentang deteksi dini kanker serviks. Pelatihan pengisian instrumen dilakukan setelah penyuluhan dan didapatkan bahwa semua kader (100%) memiliki kemampuan baik dalam mengisi instrumen SINARA.
PKM PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA SISWA SISWI DI SD NEGERI 294 MALUKU TENGAH, DESA HATU, KECAMATAN LEIHITU BARAT, KABUPATEN MALUKU TENGAH Wilma Fransisca Mamuly; Lea Mediatrix Janwarin; Griennasty Clawdya Siahaya
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v3i2.961

Abstract

SD Negeri 294 Maluku Tengah, merupakan salah satu SD yang berada di Desa Hatu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah, dengan jumlah tenaga guru 12 orang ditambah 2 tenaga kependidikan dan 150 jumlah siswa-siswi. Setelah dilakukan observasi awal dan dari hasil wawancara antara Tim PKM dengan mitra disepakati bersama ada beberapa masalah yang menjadi prioritas diantaranya Minimnya pengetahuan mitra tentang pentingnya PHBS, dikhususkan buat sampah dan cuci tangan pakai sabun, Kurangnya fasilitas tempat sampah dan juga wadah untuk mencuci tangan pada SD Negeri 294 Maluku Tengah (Mitra), UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) yang sudah tidak berfungsi, Tidak ada poster – poster kesehatan. Solusi yang ditawarkan dari permasalahan mitra adalah penyuluhan tentang sampah dan langkah-langkah mencuci tangan, serta pelatihan 7 langkah mencuci tangan, Pengadaan tempat sampah dan wadah untuk mencuci tangan. Penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah.Sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan kepada mitra, tentang pentingnya UKS dalam sebuah lembaga pendidikan. Kegiatan PKM telah dilakukan oleh tim selama kurang lebih 1 bulan, kegiatan yang dilakukan antara lain, sosialisasi PHBS di Sekolah, Pemberdayaan UKS, penyediaan fasilitas-fasilitas yang menunjang program PHBS di Sekolah di antaranya, Kotak P3K, Tempat Sampah, Wadah untuk mencuci tangan, dan juga poster –poster kesehatan, dari hasil pembagian pre test dan post test terjadi peningkatan pengetahuan 90% dari mitra. Target luaran yang telah dicapai, publikasi pada jurnal LPM UKIM, Publikasi media massa online Maluku News https://malukunews.co/berita/kiriman-pengunjung/130qp9qc1emj27t7/perilaku-hidup-sehatdi-lingkungan-sdn-294-malteng dan video kegiatan dapat diakses melalui https://youtu.be/Osc601RIUIg
TRANSFORMASI BERKELANJUTAN BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL : SEBUAH REFLEKSI EKONOMI KREATIF DARI PEREMPUAN DESA LOHIATALA UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA Jolyne Myrell Parera; Debby Likumahua
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v3i2.887

Abstract

“Ekonomi kreatif” merupakan konsep ekonomi yang berkembang berdasarkan asset kreatif yang berpotensi menghasilkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi. “Ekonomi Kreatif” juga merupakan perekonomia di era ekonomi baru saat ini yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengedepankan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang paling utama. Untuk meningkatkan kehidupan masyarakat yang sejahtera, maka perempuan Desa Lohiatala juga harus mengedepankan dan meningkatkan perekonomian kehidupan baik secara keluarga maupun masyarakat. Dengan sumber daya alam yang dimiliki dimungkinkan untuk perempuan harus berkreatif menghasilkan produk-produk yang berinovatif dan bermutu agar dapat dipasarkan dengan baik sehingga dapat meningkatkan kehidupan ekonomi yang baik. Desa Lohiatala terletak di Pulau Seram, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat. Untuk mengembangkan negeri dan jemaat Lohiatala, maka Ketua Majelis Jemaat serta perangkat pelayan membangun kerjasama yang baik dengan pimpinan (Raja) dan Staf Desa Lohiatala. Perekonomian merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kesejahteraan dan kehidupan masyarakat. Ekonomi masyarakat Lohiatala bersumber dari sektor Perkebunan atau pertanian. Salah satu usaha masyarakat Lohiatala adalah pembuatan Koprah yang bersumber dari tanaman kelapa. Selain itu, cengkeh dan pala juga menjadi hasil utama dari masyarakat Lohiatala. Mencermati dinamika bermasyarakat dan berjemaat di Desa Lohiatala, ada banyak hal yang harus dikerjakan dan dibenahi. Hasil observasi lapangan serta wawancara dengan masyarakat, perangkat Desa serta perangkat pelayan Jemaat GPM Lohiatala, ditemukan beberapa permasalahan: 1). Kurangnya pengetahuan tentang konsep Ekonomi Kreatif. 2). Kurangnya pengetahuan tentang cara pengelolaan hasil produk berbasis ekonomi kreatif. 3). Pemasaran yang terbatas dan 4). Terbatasnya Moda transportasi menyebabkan biaya transportasi tinggi. Berdasarkan masalah dan rencana solusi yang telah didiskusikan sebelumnya dengan mitra, maka iptek yang diimplementasikan pada masyarakat Desa Lohiatala adalah: 1). Melakukan workshop tentang Ekonomi Kreatif Berbasis Sumber Daya Lokal Desa Lohiatala. 2). Melakukan workshop tentang Pemasaran Barang dan Jasa dan 3). Berdiskusi dan mencari solusi bersama perempuan gereja tentang Pemasaran hasil produk. Target luaran kegiatan ini telah dipublikasi pada 1). Jurnal Maren UKIM. 2). Video Youtube dan 3). Media Masa Times Maluku.
PEMBERDAYAAN USAHA EKONOMI PRODUKTIF BAGI IBU-IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN BENTENG KOTA AMBON Chricela Natalia Joseph; Tonno Mahmudin
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v3i2.892

Abstract

Pemberdayaan merupakan suatu konsep untuk memberikan tanggungjawab yang lebih besar kepada orang-orang tentang bagaimana melakukan pekerjaan. Pemberdayaan akan berhasil jika dilakukan oleh pengusaha, pemimpin dan kelompok yang dilakukan secara terstruktur dengan membangun budaya kerja yang baik. Usaha ekonomi produktif merupakan serangkaian kegiatan yang ditunjukan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengakses sumber daya ekonomi, meningkatkan kemampuan usaha ekonomi, meningkatkan produktifitas kerja, meningkatkan penghasilan dan menciptakan kemitraaan usaha yang saling menguntungkan. kelurahan benteng diketahui didominasi penduduk yang mata pencahariannya sebagai pegawai negeri sipil dan pegawai swasta. Disisi lain masih banyak masyarakat kurang atau belum kreatif dalam pengelolaan bidang ekonomi, padahal di kelurahan Benteng terdapat banyak ibu-ibu rumah tangga yang mencari nafkah dengan menjual bunga yaitu sebanyak 20 orang. Hasil pendapatan yang didapat dari menjual Bunga juga relatif beragam dan dapat dikatakan sebagai pendapatan musiman, dimana pendapatan per hari tergantung seberapa banyak proses pemakaman yang dilakukan di TPU Benteng. Adapun permasalahan yang dialami mitra adalah a) Minimnya pemahaman tentang Usaha Ekonomi Produktif, b) Bagaimana memperdayakan ibu-ibu penjualan bunga dikelurahan Benteng untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Solusi yang ditawarkan dalam pengabdian ini adalah : a). Dilakukan workshop yang berkaitan dengan ekonomi produktif dan b). Memberikan pelatihan membuat produk olahan dari sayur bayam yang bernilai ekonomis tinggi untuk meningkatkan pendapatan keluarga Rencana luaran dan targetyang ingin dicapai ketika selesai melakukan kegiatan pelatihan adalah a). kemampuan tentang ekonomi produktif, b) Kemampuan membuat produk olahan bayam, c) Hasil kegiatan PKM akan dipublikasikan dalam jurnal Marren LPM UKIM
PKM OPTIMALISASI PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN PEMBERDAYAAN KADER DALAM DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK BALITA DI KELURAHAN KUDAMATI KECAMATAN NUSANIWE Alisye Siahaya; Valensya Yeslin Tomasoa
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v3i2.888

Abstract

Kelurahan Kudamati merupakan salah satu kelurahan yang terdapat di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon dan dipilih sebagai Mitra sasaran. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan bahwa mendapat mengatasi solusi terhadap permasalahan yang dialami oleh mitra. Adapun permasalahan yang dialami oleh mitra yaitu : 1) Ketrampilan dan Pemberdayaan Kader dalam melakukan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak belum optimal, 2) Masih kurangnya pemahaman/pengetahuan Kader tentang pentingnya Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak yang harus dilakukan secara menyeluruh. Oleh karena itu solusi yang ditawarkan berdassarkan permasalahan mitra yaitu : 1) Melakukan Pelatihan dan Pendampingan Deteksi dini tumbuh kembang anak kepada Kader. 2) Melakukan penyuluhan terkait pentingnya Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak dan Penyimpangan Tumbuh Kembang Anak. Target luaran dari kegiatan ini adalah; 1) publikasi artikel pengabdian kepada masyarakat pada jurnal ber-ISSN; (Jurnal nasional pengabdian dan pemberdayaan masyarakat; jurnal maren https://ojs.ukim.ac.id/index.php/maren; ISSN; 2721-4680); 2) publikasi pada media masa; (Tribun Maluku) https://www.tribun-maluku.com/; 3) video kegiatan PkM; (Youtube UKIM TV dan Fakultas Kesehatan UKIM); 4) Peningkatan Pengetahuan Kader tentang Deteksi Dini dan Penyimpangan Tumbuh Kembang Anak dengan kuesioner pre post. Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan agar solusi tersebut dapat tercapai. yaitu: 1) FGD teknis pelaksanaan pengabdian dengan mitra dan analisis kebutuhan. 2) Penyuluhan dan pelatihan. 3) Evaluasi dan tindak lanjut.
PKM MANAJEMEN KEBERSIHAN MENSTRUASI MELALUI PENDEKATAN VIDEO BASED INSTRUCTIONS DAN PEER GROUP SUPORT DI SLB Nenny Parinussa; Mevi Lilipory
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v3i2.896

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang sangat penting bagi proses perkembangan hidup manusia.. Pada remaja putri khususnya ditandai dengan dimulainya siklus menstruasi. Seperti remaja pada umumnya, remaja putri dengan disablilitas juga mengalami menstruasi. Namum, mereka kesulitan dalam melakukan perawatan diri. Remaja putri dengan disabilitas perlu mengenali tubuhnya, apa yang akan terjadi. Mereka juga membutuhkan dan menginginkan informasi tentang mengelola menstruasi secara sehat dan bersih, bagaimana membuang pembalut yang benar, apa yang harus dipersiapkan dan diantisipasi ketika menstruasi dan resiko kesehatan apa saja terkait menstruasi. sehingga mereka tidak terkejut atau ketakutan pada saat haid pertamanya tiba. Penelitian UNICEF di Indonesia pada 2015 menemukan fakta satu dari tujuh anak perempuan terpaksa tidak masuk sekolah selama satu hari atau lebih, pada saat menstruasi sedangkan satu dari empat perempuan melporkan permasalahan gatal atau sakit pada daerah kemaluannya dan 9% menyatakan sakit sewaktu buang air kecil ketika haid. Tiga penyebab utamanya adalah 1) rendahnya sarana sanitasi yang layak di sekolah, 2) minimnya akses informasi mengenai cara mengelola kebersihan menstruasi secara baik dan benar, dan 3) terbatasnya pengetahuan guru tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) (Burnet Institute, 2015). Di Provinsi Maluku khususnya kota Ambon terdapat sekolah yang memfasilitasi remaja dengan disabilitas yaitu salah satunya di SLB Negeri Batu Merah Ambon. Di SLB Negeri Batu Merah Ambon didapatkan data bahwa jumlah siswa remaja usia 13 sampai 17 tahun berjumlah 48 siswa terdiri dari laki-laki 30 siswa dan perempuan berjumlah 18 siswa. Ada beberapa permasalahan yang dialami oleh mitra yaitu : 1) Belum pernah dilakukan sosialisasai tentang Manajemen Kebersahan Menstruasi bagi siswa/siswi. Sehingga dapat dilakukan metode FGD untuk meningkatkan pengetahuan siswa/siswi; 2) Belum ada pelatihan dan pembentukan peer grup support untuk mendampingi siswi yang mentruasi dalam melakukan MKM. Berdasarkan masalah dan rencana yang telah didisuksikan dengan mitra, maka Tim mengimplementasikan: 1) Melakukan Sosialisasi melalui penyuluhan, diskusi dan tanya jawab kepada seluruh siswa SMP dan SMA dengan menggunakan video based learning Didapatkan hasil bahwa ada peningkatan pengetahuan siswa yang signifikan sebelum intervensi dan sesudah intervensi diberikan sebesar 12 responden (57,1 %); 2) Melakukan simulasi dan membentuk peer group support yang diikuti oleh tim pengabdi, guru dan siswa untuk menerapkan MKM menunjukan data bahwa perilaku siswa setelah diberi simulai peer group suport adalah sebanyak 30 responden (93,8%). Luaran dari kegiatan ini telah dipublikasikan pada media cetak online; https://lintas-berita.com/2022/10/05/pkmfakultas-kesehatan-ukim-memperkenalkan-keberhasilan-mestruasi-bagi-perempuan/. Video pelaksanaan kegiatan di web LPM UKIM https://www.youtube.com/watch?v=bzTbNWNrzo4
DIVERSIFIKASI PANGAN LOKAL DARI EKSTRAK KULIT PISANG (MUSA PARASIDIACA) PADA AMGPM RANTING HOSANA CABANG PNIEL BATU GAJAH Jondry Adrian Hetharie; Stenly Salenussa
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v3i2.889

Abstract

Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) ranting Hosana adalah salah satu wadah pembinaan generasi muda Gereja yang tidak berorientasi profit. Berjarak lebih kurang 3 Km dari pusat kota menunjukan mereka tidak ketinggalan dalam berbagai aspek. Namun dalam kenyataannya masih ada permasalahan yang mereka hadapi, diantaranya terkait pengolahan limbah pelaku usaha kulit pisang. Pada wilayah pelayanan AMGPM Ranting Hossana ini terdapat 4 orang penjual pisang goreng dengan rata-rata perharinya seorang penjual dapat menghabiskan 3-4 sisir pisang atau sekirtar 60-80 buah pisang, karena setiap sisir pisang terdiri dari 15-20 buah. artinya terdapat 320 buah kulit pisang yang sealau dibuang stiap harinya pada sugai Batu Gajah tanpa dimanfaatkan karena minimnya pengatahun dan informasi bagi masyarakat termasuk pemuda gereja. Kulit pisang merupakan limbah buah pisang yang memiliki kandungan air, karbohidrat, protein, kalsium, fosfor, besi, dan mengandung vitamin B6 serta B12 yang cukup tinggi. Pengolahaan limbah kulit pisang ini tidak saja memebrikan nilai ekomois, tetapi juga membantu mengurangi pencegahan banjir akibat sampah kulit pisang yang dibuang sembarangan. Dari hasil pengamatan yang dilakukan, tim PKM UKIM melakukan FGD dengan pengurus dan anggota AMGPM Ranting Hosana untuk mencari solusi terhadap persoalan yang dihadapi. Solusi yang ditawarkan yaitu melakukan sosialisasi tentang pentingnya pengolahan limbah kulit pisang, manfaat kandungan yang ada pada kulit pisang serta pelatihan pengolahan kulit pisang menjadi kue pisang banana cake. Metode yang digunakan adalah ceramah dan pelatihan. Kegitan ini telah dipublikasikan pada media Maluku News dan diupload melalui chanel youtube official LPM UKIM
PEMBERDAYAAN DAN KEMANDIRIAN KESEHATAN UNTUK KAUM DISABILITAS DI SEKOLAH LUAR BIASA B (KATEGORI TUNARUNGU) KARYA KASIH KOTA AMBON Korneles Balak; Cornelly Marietje A Lawalata
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v3i2.910

Abstract

Penyandang cacat atau disabilitas merupakan bagian dari masyarakat Indonesia yang mempunyai kedudukan, hak, kewajiban dan peran yang sama dengan masyarakat Indonesia lainnya di segala aspek kehidupan. Susenas 2012 menyebutkan bahwa prevalensi penduduk Indonesia dengan disabilitas sebesar 2,45%. Penyandang disabilitas mengalami gangguan fungsi motorik dan kognitif juga mempengaruhi kemampuan dalam melakukan beberapa aktifitas perawatan diri. Sekolah Luar Biasa Atau SLB B Karya Kasih kecamatan Sirimau Kota Ambon, adalah sekolah yang menampung kurang lebih 25 siswa atau kaum disabilitas jenis tunarungu di kota Ambon.. Potensi jumlah kaum disabilitas di sekolah ini yang telah dibuka sejak Tahun 1990 harus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Hal ini dilihat dari permasalah yang dialami oleh Kaum Disabilitas di SLB B Karya Kasih ini adalah 1; Belum dilakukannya secara rutin pemerikasaan kesehatan bagi kaum disabilitas sehingga dapat terdeteksi dini penyakait yang diderita 2; Belum terpenuhinya gaya hidup bersih bagi Kaum Disabilitas yang menuju pada kemandirian perilaku hidup bersih dan sehat. Dari masalah ini maka solusi yag ditawarkan adalah 1; Melakukan pemeriksaan kesehatan bagi kaum Disabilitas melalui pemeriksaan kesehatan gigi, kuku, rambut, deteksi dini cacingan. 2; Melakukan sosialsasi tentang PHBS secara verbal dan visual untuk mendorong potensi diri anak dalam menjaga kesehatan disabilitas baik fisik maupun Psikhis.

Page 1 of 2 | Total Record : 12