Journal Education For All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah
ournal Education For All encompasses research articles, original research report, reviews, and scientific commentaries in community education, including Education for Human Resources Development, Adult Education, Community Empowerment, Social Entrepreanurship, and Family Education by means of nonformal and informal education.
Articles
61 Documents
KEEFEKTIFAN MERDEKA BELAJAR TERHADAP WILAYAH 3T DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK
Aulia Icha Saputri;
Kurnia Habibah;
Muhammad Shodiq Ash Sidqi
Journal Education for All : Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 11, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jefa.v11i2.51706
Pendidikan karakter tidak hanya untuk mencerdaskan peserta didik, tetapi juga bertujuan agar peserta didik memiliki kepribadian dan tata krama. Sehingga bisa menjadi anggota masyarakat yang baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Karya tulis ilmiah ini menggunakan metode literature review atau bersifat pustaka, data dijabarkan secara deskriptif. Berdasarkan pengumpulan data, keefektifan merdeka belajar akan lebih maksimal jika adanya gambaran dan contoh konkret bagi peserta didik. Sehingga solusi dari permasalahan ini diharapkan pemerintah melakukan pemerataan pendidikan di seluruh negara Indonesia, sehingga mampu berjalan dengan maksimal. Hasil penelitian menunjukan berbagai jenis data mengenai wilayah 3T, mulai dari data daerah 3T hingga data guru di wilayah 3T. Pembahasan akan meliputi wilayah 3T, karakter peserta didik di wilayah 3T dan upaya peningkatan Pendidikan karakter di wilayah 3T. Melalui penelitian ini menunjukan bahwa dengan merdeka belajar, upaya pemerintah untuk meningkatkan karakter peserta didik khusus nya di wilayah 3T bisa terus berkembang dan menghasilkan peserta didik yang berkarakter
PERAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS DIGITAL DALAM MENGURANGI TINGKAT PENGANGGURAN
Isra Mirna Noventri;
Juli Perawitan Pakpahan;
Lia Hutabarat
Journal Education for All : Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 7, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jefa.v7i1.51521
Entrepreneurial creation becomes an alternative solution to various problems in society such as poverty and social inequality, increasing unemployment of productive age and depletion of energy supply reserves, all of which require creative and innovative action. Entrepreneurship is people who are able to turn an opportunity into a business that produces, which is processed through creativity, innovation and uniqueness in making a product and dare to take all possible risks that accompany it and not make it easy to despair if it fails to build the business. It was concluded that entrepreneurship also participated in the development of the State, digital-based entrepreneurship made use of increasingly sophisticated technology, digital-based entrepreneurship as a solution to reduce the unemployment rate, the number of unemployment in indonesia, entrepreneurship is something that must be instilled by the youth and the people of indonesia.
Upaya Tokoh Masyarakat Dalam Meningkatkan Pembangunan Ekowisata Tangkahan di Desa Namusialang Kecamatan Batang Serangan Kabupaten Langkat
Cici Pratiwi Matondang
Journal Education for All : Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 7, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jefa.v7i1.50929
Tujuan dari penelitian ini adalah; 1)untuk mengetahui gambaran tentang kondisi ekowisata tangkahan yang ada di desa namusialang sebelum tokoh masyarakat terlibat dalam pembangunan ekowisata tangkahan, 2)untuk mengetahui upaya masyarakat dalam meningkatkan pembangunan ekowisata tangkahan, 3)untuk mengetahui hasil pembangunan ekowisata tangkahan sebelum tokoh masyarakat terlibat dalam pembangunan. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Tokoh Masyarakat yang ada di desa Namusialang. Pengambilan subjek dalam penelitian ini secara purposive yakni sebanyak 3 orang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data digunakan dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan upaya tokoh masyarakat dalam meningkatkan pembangunan ekowisata sangat baik. Kondisi ekowisata tangkahan di desa namusialang mengalami perubahan seperti sudah bagusnya jalan dan tempat lokasi parkir di tangkahan juga sudah diperluas, tokoh agama juga berhasil membuat tangkahan tidak menjadi tempat pengunjung melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama.
STRATEGI TUTOR DALAM PENCEGAHAN BULLYING PADA WARGA BELAJAR USIA 10-17 TAHUN DI YAYASAN ASAH ASIH ASUH MEDAN
Yuli Artika
Journal Education for All : Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 9, No 1 (2020): June
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jefa.v9i1.44436
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan permasalahan Strategi Tutor Dalam PencegahanBullying pada Warga Belajar Usia 10-17 Tahun di Yayasan Asah Asih Asuh Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi yang digunakan tutor untuk mencegah bullying pada warga belajar usia 10-17 tahun di Yayasan Asah Asih Asuh Medan. Adapun manfaat dari penelitian ini yaitu manfaat Teoritis dan Praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan 4 subjek penelitian yaitu tutor di Yayasan Asah Asih Asuh Medan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pada strategi berhenti tutor melakukan pemberhentian dengan mengabaikan pelaku tindakan bullying, menghukum pelaku dengan mengeluarkannya dari dalam kelas, tidak mengizinkan mengikuti pembelajaran hingga melakukan skorsing. Tutor melakukan sosialisasi bagi warga belajar mengenai tata cara pemberhentian dengan memanfaatkan waktu jam pelajaran dan dilakukansecara kondisional. Pada strategi menolong korban, tutor hadir sebagai proteksi untukmemberikan perlindungan pada korban bullying. Tutor segera menjauhkan pelaku dan korban serta melakukan tindakan untuk mengembalikan kepercayaan diri korban melalui game edukatif, bimbingan, pemindahan tempat duduk, dan motivasi bagi korban. Pada indikator jangan beri perhatian pada pelaku tutor mengabaikan pelaku tindakan bullying verbal ketika akan memulai aksinya agar pelaku merasa tidak diperhatikan dan segera menghentikan tindakannya karena diabaikan. Tutor juga menegur pelaku jika tindakannya sudah mengganggu kenyamanan kelas. Pada strategi laporkan si pelaku bullying tutor memberikan mekanisme yang jelas pada warga belajar mengenai tata cara melaporkan pelaku yaitu melalui perangkat kelas ataupun melaporkan secara langsung ketika melihat adanya indikasi tindakan bullying di lingkungan yayasan maupun di dalam kelas.
HUBUNGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DENGAN PEMENUHAN HAK ANAK REMAJA AWAL (USIA 11-15 TAHUN) DI DUSUN IX DESA TEMBUNG
Sani Susanti;
Soraya Nur Ramadhani
Journal Education for All : Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 12, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jefa.v12i1.51666
Kondisi sosial ekonomi orang tua menjadi salah satu faktor dalam terpenuhinya hak anak. Hak-hak anak yang harus terpenuhi terdapat empat hak yang pertama hak keberlangsungan hidup, hak tumbuh kembang, hak mendapatkan perlindungan, dan hak berpartisipasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi orangtua anak remaja awal, pemenuhan hak yang diterima oleh anak remaja awal dan bagaimana hubungan kondisi sosial ekonomi orang tua dengan pemenuhan hak anak remaja awal usia 11-15 tahun di Dusun IX Desa Tembung. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 90 orang tua di Dusun IX Desa Tembung. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sosial ekonomi orang tua di Dusun IX Desa Tembung tergolong pada kategori sedang, pemenuhan hak anak usia 11-15 tahun di Dusun IX Desa Tembung juga berada pada kategori sedang, dan kondisi sosial ekonomi orang tua memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap pemenuhan hak anak di Dusun IX Desa Tembung. Artinya semakin baik kondisi sosial ekonomi orang tua maka semakin baik pula pemenuhan hak yang diterima oleh anak remaja awal (usia 11-15 tahun) di Dusun IX Desa Tembung.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN NON FORMAL PADA TRADISI OWASA/FAULU DI KABUPATEN NIAS SELATAN, PULAU NIAS
Anggita Anastasya;
Eniriat Saputri fau;
Indah Dwi Ardina Ritonga
Journal Education for All : Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 1, No 1 (2012): Juni
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jefa.v1i1.51424
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai, dimensi, kepemimpinan etnis masyarakat nias. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik Pengumpulan datanya melalui observasi terlibat, wawancara mendalam dan juga dokumen-dokumen pendukung. Hasil pengamatan ini menunjukkan bahwa Upacara Owasa dibuat dengan pesta yang bertingkat – tingkat dengan melebihi aturan yang ada yaitu dengan memotong lebih banyak babi sehingga mendapatkan status sosial yang lebih tinggi dari biasanya. Mengingat pesta besar itu memerlukan biaya yang besar, maka tidak semua msyarakat nias mampu melakukannya. Status sosial itu didapatkan dalam bentuk gelar / nama kebesaran. Owasa / faulu dibagi atas dua bagian yaitu owasa faulu bagi salawa / si’ulu’ dan owasa / faulu bagi masyarakat biasa.
PENDAMPINGAN IBU RUMAH TANGGA (IRT) DALAM INOVASI PRODUK LIMBAH LIDI KELAPA SAWIT SEBAGAI PENGHASILAN TAMBAHAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
Mahfuzi Irwan;
Rosdiana Rosdiana;
Fauzi Kurniawan
Journal Education for All : Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 9, No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jefa.v9i2.44447
This study aims to reveal how product innovation assistance from palm oil waste during the Covid-19 period was carried out in Sei Piring Village, Asahan Regency. The oil palm industry is a macro industry for the source of income for the sei plate villagers. Oil palm is the only resource managed by local communities. As a result of the large number of palm oil industries, the waste of oil palm sticks has become the center of attention by the local community. Especially the housewives in Sei Piring village who wanted to turn the palm oil stick waste into goods that had high selling value as a source of additional income. The lack of skills in the utilization of palm oil stick waste has made local housewives only use palm oil waste to become household broom sticks. The lack of skills in this stick waste innovation has made the villagers of Sei Piring village, especially housewives, unable to develop other crafts. So that the sticky waste is not used very much and has less selling power in the market. Especially during the Covid-19 pandemic, the invasion / decline in the economy was felt by the people of Sei Piring village.
RESPON MASYARAKAT TERHADAP BANTUAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA BULUH DORI KECAMATAN SIMPANG KIRI KOTA SUBULUSSALAM
Ernawati Ernawati;
Yusnadi Yusnadi
Journal Education for All : Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 9, No 1 (2020): June
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jefa.v9i1.44427
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon kognitif, afektif, dan konatif pada masyarakat penerima bantuan terhadap Program Keluarga Harapan (PKH). Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriftif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 kk. Pengambilan sampel menggunakan tehnik total sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan diolah dan di analisis menggunakan teknik rumus presentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat penerima bantuan memiliki respon yang positif terhadap bantuan PKH. Data menunjukkan bahwa respon (Kognitif) pemahaman masyarakat Terhadap bantuan Prgram Keluara Harapan (PKH) dengan nilai 95,83% dengan kategori sangat baik. Respon (Afektif) sikap masyaraat terhadap bantuan program keluarga harapan (PKH) dengan nilai 95,62% dengan kategori sangat baik. Dan rerpon (Konatif) tindakan masyarakat terhadap bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dengan nilai 95,30% dengan kategori sangat baik.
STRATEGI PENDAMPINGAN BELAJAR ANAK DI RUMAH SELAMA MASA PANDEMI COVID-19
Sudirman Sudirman;
Emelia Desmawati Silaban
Journal Education for All : Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 11, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jefa.v11i2.51707
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pendampingan belajar anak di rumah selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dengan kriteria yang ditetapkan dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 orang. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa strategi pendampingan anak belajar di rumah ada 5 yaitu: 1) Menyediakan fasilitas belajar 2) Mengawasi kegiatan belajar anak di rumah 3) Mengawasi penggunaan waktu belajar anak di rumah 4) Mengawasi kesulitan yang dihadapi anak dan 5) Menolong anak dalam mengatasi kesulitan belajar. Terkait dengan ke -5 strategi pendampingan belajar tersebut bahwa para orangtua telah melakukan pendampingan belajar secara aktif, meskipun masih didominasi oleh para ibu. Ibu berusaha bergabung dan memberikan pengajaran, pemantauan dan pengawasan di sela-sela kesibukannya mencari nafkah. Pendampingan orangtua dalam mempersiapkan belajar anak merupakan upaya orangtua untuk mendampingi, memberikan bantuan, dalam mengatasi masalah anak ketika belajar, memberikan dukungan, memberikan inspirasi, dorongan, pengawasan dan memberikan fasilitas kepada anak supaya anak tetap semangat belajar.
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DI DESA SUKARAME BARU KECAMATAN KUALUH HULU KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA
Sani Susanti;
Putri Sari
Journal Education for All : Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 12, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jefa.v12i1.51541
Penelitian ini dilatar belakangi dengan permasalahan peran pemerintah desa dalam pembinaan, pelayaan dan pengembangan pada kelompok tani desa Sukarame Baru Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhan Batu Uatra.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam pembinaan, pelayaan dan pengembangan pada kelompok tani desa Sukarame. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 88 orang. Pengambilan sampel menggunakan tehnik random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara dan observasi dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel peran pemerintah desa dalam pemeberdayaan kelompok tani dengan indikator pelaksanaan kebijakan, pelaksanaan program-program dan pembinaan secara keseluruhan berada pada skor rata-rata 295 dengan kriteria yang tergolong tinggi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Gambaran peran pemerintah desa dalam pemberdayaan kelompok tani menunjukkan bahwa kelompok tani desa Sukarame Baru adalah sebuah kelompok yang dapat dibergunakan dalam memajukan masyarakat desa Sukarame Baru serta adanya peran dari pemerintah desa sehingga mampu memfasilitasi apa saja yang dibutuhkan dalam membina, mengembangkan dan melayani kelompok tani