cover
Contact Name
La Ode Agus Salim
Contact Email
sciencetech.group23@gmail.com
Phone
+6289508163057
Journal Mail Official
sciencetech.group23@gmail.com
Editorial Address
Jl. Findayani Indah, Kec. Baruga, Kel. Wundudopi, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by CV. Science Tech Group
ISSN : 30465222     EISSN : 30465222     DOI : -
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Scitech) di terbitkan oleh Science Tech Group yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai lingkup keilmuan diantaranya penerapan teknologi tepat guna, aplikasi sains, pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, teknologi informasi dan komunikasi, pertanian, pangan dan kesehatan, pertenakan, sosial humaniora, kewirausahaan, dan ekonomi. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Scitech Jurnal Pengabdian Masyarakat berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 163 Documents
Implementasi Mading Digital Berbasis Cloud di SMA Pasundan 4 Bandung Rio Korio Utoro; Alit Y Eskaluspita; Lisda Meisaroh; Jimmy Ruben Sihombing; Anranur Uwaisy Marchiningrum; Hanang Priambodo; Wiwin Ratna Sari; Tubagus Putra Azhara
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2026): Available online
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i3.844

Abstract

Transformasi digital mendorong sekolah untuk mengembangkan media komunikasi yang lebih efektif, cepat, dan adaptif. Namun, SMA Pasundan 4 Bandung masih menggunakan majalah dinding konvensional berbasis kertas yang memiliki keterbatasan dalam penyebaran informasi, seperti proses pembaruan yang lambat, biaya operasional yang relatif tinggi, serta rendahnya daya tarik bagi peserta didik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan majalah dinding digital berbasis cloud sebagai media informasi sekolah sekaligus meningkatkan kapasitas guru dan siswa dalam pengelolaan konten digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Service Learning yang meliputi analisis kebutuhan, difusi IPTEKS melalui pengembangan dan implementasi sistem, pelatihan, pendampingan, evaluasi, serta diseminasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem mading digital berhasil diimplementasikan dan mampu menyajikan informasi secara real-time, meningkatkan efektivitas komunikasi internal sekolah, serta mendukung penerapan konsep paperless school. Pelatihan dan pendampingan juga berhasil meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam mengelola sistem secara mandiri. Evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta memberikan respons positif terhadap kualitas program dan berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan. Dengan demikian, implementasi mading digital berbasis cloud menjadi solusi yang efektif dan berkelanjutan dalam mendukung transformasi digital serta penguatan literasi digital di lingkungan sekolah.
Edukasi Masyarakat melalui Diseminasi Analisis Kandungan Logam Berat Sumur Gali Desa Lapoa Ika Sartika Ambarsari; Firdaus; Erwin Anshari; Deniyatno; Marwan Zam Milli; Wahab; Muhammad Ilham Kadar; Mohammad Suriyaidulman Rianse
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2026): Available online
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i3.872

Abstract

Desa Lapoa yang berada di Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, letaknya hanya berjarak kurang lebih 3 km dari area industri pertambangan. Jarak yang dekat ini memicu kekhawatiran warga akan risiko pencemaran lingkungan, terutama pencemaran air tanah yang selama ini dipakai sebagai sumber air sumur gali untuk keperluan harian maupun konsumsi. Menindaklanjuti temuan riset terdahulu terkait kadar logam berat pada sumur gali warga, dilaksanakan kegiatan pengabdian berupa penyebaran hasil analisis serta edukasi tentang mutu air sumur gali. Tujuan kegiatan ini adalah menambah wawasan dan pemahaman warga mengenai kondisi air yang mereka pakai sekaligus memberi informasi ilmiah tentang risiko paparan logam berat. Metode yang diterapkan mencakup pemaparan materi lewat sosialisasi, penyajian hasil uji laboratorium, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab dengan warga. Temuan riset memperlihatkan bahwa kadar logam berat pada sumur gali tersebut masih di bawah ambang baku mutu, sehingga air tersebut dinilai masih aman dipakai. Pemaparan hasil analisis secara langsung kepada warga memberi pemahaman yang lebih baik tentang kondisi air di lingkungan mereka, meredakan kekhawatiran terhadap dampak kegiatan tambang, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pemantauan mutu air secara rutin demi kesehatan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan diseminasi ini diharapkan mampu memperkuat jalinan komunikasi antara kalangan akademisi dan masyarakat serta menjadi landasan bagi pengelolaan mutu lingkungan yang berbasis data ilmiah.
Edukasi Pemanfaatan Kapur untuk Mengurangi Bau dan Pencemaran Kotoran Ternak Abd Hadid Rahman Ulfa; Wd. Rizky Awaliah Nafiu; Irfan Ido; Muhardi mustafa; Irfan Saputra; Laode Jonas Tugo; Wira Yudha; Hadi Zulkarnain Ladianto; La Ode Miqdad Husein; Tri Utomo Taliding
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2026): Available online
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i3.873

Abstract

Permasalahan bau dan pencemaran lingkungan akibat kotoran ternak masih menjadi tantangan yang dihadapi masyarakat Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kondisi ini muncul karena pengelolaan limbah ternak masih dilakukan secara tradisional tanpa perlakuan khusus, sehingga menimbulkan bau menyengat serta berpotensi mencemari tanah dan air di sekitar permukiman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga mengenai pemanfaatan kapur sebagai bahan alkali sederhana yang mampu menetralkan bau dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme pembusuk pada kotoran ternak. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi di Kantor Desa Wawatu, dengan melibatkan peternak sapi dan kambing setempat. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, ditandai dengan tingkat kehadiran yang baik dan banyaknya pertanyaan seputar jenis, dosis, serta cara aplikasi kapur pada kotoran ternak. Masyarakat memperoleh pemahaman baru mengenai mekanisme kerja kapur dalam menaikkan pH kotoran ternak sehingga menekan pembentukan gas amonia dan hidrogen sulfida, sekaligus mempercepat pengeringan limbah. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata berupa peningkatan kesadaran masyarakat terhadap alternatif pengelolaan limbah ternak yang murah, sederhana, dan ramah lingkungan, serta menjadi langkah awal menuju sanitasi kandang yang lebih baik di Desa Wawatu.