cover
Contact Name
Lalu Arifin A Bakti
Contact Email
arifin.ab@unram.ac.id
Phone
+62811390177
Journal Mail Official
arifin.ab@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No.62, Gomong, Kec. Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Soil Quality and Management
Published by Universitas Mataram
ISSN : 29647398     EISSN : 29629535     DOI : https://doi.org/10.29303/jsqm
Core Subject : Agriculture, Social,
Journal of Soil Quality and Management (JSQM) is open access, published by Department of Soil Science, Faculty of Agriculture, Mataram University, contains scientific articles form of original research results and an overview of aspects of land and land management that includes: Soil Fertility, Soil Chemistry, Soil Biology, Soil Physics, Pedology Land Information Systems, Soil and Water Quality, Environmental Science Biogeochemistry, Structure, Function of Ecosystems and land Land Recovery Carbon Dynamics and Climate Changes
Articles 44 Documents
STATUS RESIDU BAHAN AKTIF IMIDAKLOPRID DAN PENDIMETALIN DI LAHAN SAWAH PETANI TEMBAKAU VIRGINIA DI PULAU LOMBOK Mir'ah, Lu'luil; Padusung, Padusung; Silawibawa, I Putu
Journal of Soil Quality and Management Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Soil Quality and Management
Publisher : Department of Soil Science, Faculty of Agriculture, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsqm.v3i1.174

Abstract

Abstrak: Tanaman tembakau Virginia (Nicotiana tabacum L) merupakan salah satu komoditas tanaman pertanian yang banyak dibudidayakan di Pulau Lombok. Pestisida dengan bahan aktif Imidakloprid dan Pendimetalin merupakan salah satu jenis pestisida yang banyak digunakan oleh petani tembakau di Pulau Lombok. Penggunaan pestisida yang berlebihan dan tidak tepat dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan, salah satunya dapat meninggalkan residu di dalam tanah, tanaman, dan air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui status residu insektisida berbahan aktif Imidakloprid dan herbisida berbahan aktif Pendimetalin di lahan sawah petani tembakau Virginia di Pulau Lombok. Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa residu insektisida berbahan aktif Imidakloprid dan herbisida berbahan aktif Pendimetalin di lahan sawah petani tembakau Virginia di Pulau Lombok tidak terdeteksi adanya residu pada alat kromatografi dengan batas minimum deteksi 0,10 ppm. Kata Kunci: Imidakloprid, Pendimetalin dan Residu Abstract: Virginia tobacco plant (Nicotiana tabacum L) is one of the most widely cultivated agricultural commodities on Lombok Island. Pesticides with the active ingredients Imidacloprid and Pendimetalin are a type of pesticide that is widely used by tobacco farmers on Lombok Island. Excessive and inappropriate use of pesticides can lead to environmental pollution, one of which can leave residues in soil, plants and water. The purpose of this study was to determine the residual status of the insecticide with the active ingredient Imidacloprid and the herbicide with the active ingredient Pendimetalin in the paddy fields of Virginia tobacco farmers on Lombok Island. The results of laboratory analysis showed that residues of the insecticide with the active ingredient Imidacloprid and the herbicide with the active ingredient Pendimetalin in the paddy fields of Virginia tobacco farmers on Lombok Island were not detected by the chromatography tool with a minimum detection limit of 0.10 ppm. Keyword: Imidacloprid, Pendimethalin and Residue
Efek Kandungan Bahan Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai pada Kondisi Stres Air Ranesa, Salma; Tejowulan, R Sri; Padusung
Journal of Soil Quality and Management Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Soil Quality and Management
Publisher : Department of Soil Science, Faculty of Agriculture, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsqm.v3i1.184

Abstract

Abstrak: Pertanian lahan kering sering menghadapi kendala terutama masalah kurangnya ketersediaan air. Hal tersebut dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan, menurunnya produksi, kegagalan panen, hingga kematian bagi tanaman. Salah satu strategi dalam meningkatkan ketersediaan air di dalam tanah yaitu dengan cara menambahkan bahan organik ke dalam tanah. Keberadaan bahan organik di dalam tanah dapat memperbaiki kemampuan tanah dalam menyimpan air, sehingga dapat mendukung produktivitas tanaman. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan dosis bahan organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai pada kondisi stres air, mengetahui dosis kandungan bahan organik yang memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik, dan mengetahui hubungan regresi korelasi antara C-organik, N-tersedia, dan P-tersedia tanah dengan hasil tanaman cabai. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental, dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 8 perlakuan sebagai berikut: P0= 6 kg tanah, P1= 6 kg tanah + 1% pupuk kandang sapi (60 gr), P2= 6 kg tanah + 2% pupuk kandang sapi (120 gr), P3= 6 kg tanah + 3% pupuk kandang sapi (180 gr), P4= 6 kg tanah + 4% pupuk kandang sapi (240 gr), P5= 6 kg tanah + 5% pupuk kandang sapi (300 gr), P6= 6 kg tanah + 6% pupuk kandang sapi (360 gr), P7= 6 kg tanah + 7% pupuk kandang sapi (420 gr). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan pupuk kandang memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai pada kondisi stres air. Penambahan pupuk kandang sapi sebanyak 4% menghasilkan kondisi ketersediaan air dan unsur hara yang optimal, memicu pertumbuhan dan hasil tanaman cabai terbaik. Hasil regresi korelasi antara C-organik, N-tersedia, dan P-tersedia dengan hasil tanaman cabai memberikan pengaruh sebesar 21%-89% dan keeratan hubungan 0,46-0,95.
Potensi Pemanfaatan Biochar Dalam Remediasi Lahan Bekas Tambang di Nusa Tenggara Barat Ditinjau Dari Prespektif Epistimologi Fahrudin, Fahrudin; Sarjan, Muhammad; Kusnarta, I Gusti Made; Suwardji
Journal of Soil Quality and Management Vol. 3 No. 2 (2024): Journal Soil Quality & Management
Publisher : Department of Soil Science, Faculty of Agriculture, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsqm.v3i2.204

Abstract

Epistemologi, yang mempelajari sumber, sifat, dan batasan pengetahuan, memberikan kerangka untuk mengevaluasi pengembangan dan penerapan teknologi biochar dalam remediasi lahan bekas tambang di Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain itu merupakan tantangan lingkungan yang signifikan, menghadirkan masalah seperti degradasi tanah dan pencemaran lingkungan. Dalam konteks ini, biochar telah muncul sebagai solusi potensial dalam remediasi lahan yang terdegradasi. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan biochar dalam remediasi lahan bekas tambang di NTB, dengan fokus pada tinjauan epistemologi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis literatur dan sintesis konsep epistemologi yang terkait dengan aplikasi biochar dalam konteks remediasi lahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan epistemologi memainkan peran krusial dalam memahami efektivitas dan efisiensi pemanfaatan biochar dalam konteks remediasi lahan bekas tambang. Implikasi epistemologis dari pemanfaatan biochar juga dibahas dalam kerangka konsep yang mengintegrasikan perspektif ilmiah, sosial, dan budaya. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan biochar dalam remediasi lahan bekas tambang di NTB tidak hanya bergantung pada aspek teknis, tetapi juga memerlukan pemahaman yang mendalam tentang kerangka epistemologis yang mengarah pada pengembangan solusi yang berkelanjutan dan berbasis pengetahuan
RETENSI HARA PADA TANAH LEMPUNG BERPASIR AKIBAT PEMBERIAN BIOCHAR DAN PUPUK KANDANG PADA SISTEM SIMULASI PELINDIAN UNTUK TANAMAN JAGUNG Mulyati, Mulyati; fahrudin; Sukartono; Dahlan
Journal of Soil Quality and Management Vol. 4 No. 1 (2025): Journal Soil Quality & Management
Publisher : Department of Soil Science, Faculty of Agriculture, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsqm.v3i2.205

Abstract

Rendahnya bahan organik dan retensi hara merupakan faktor pembatas utama tanah-tanah lempung berpasir. Keterbatasan ini dapat diatasi dengan memberikan masukan bahan organik berupa biochar (arang pertanian) dan pupuk kandang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian biochar dan pupuk kandang terhadap retensi hara pada tanah lempung berpasir. Disamping itu juga untuk mengkaji respon pertumbuhan dan serapan hara oleh tanaman jagung pada kondisi Rumah kaca. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan percobaan sistem simulasi pelindian. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang ditata secara faktorial, terdiri atas enam perlakuan yaitu Kontrol (tanpa biochar dan pupuk kandang), PK (pupuk kandang), BSP (biochar sekam padi), BTK (biochar tempurung kelapa), BSP+PK (biochar sekam padi dan pupuk kandang), BTK+PK (biochar tempurung kelapa dan pupuk kandang) dengan empat ulangan. Perlakuan tersebut diaplikasikan pada kolom tanah yang ditanami tanaman jagung yang diberi perlakuan pelindian (leaching) sebanyak dua kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (i). Aplikasi pembenah organik berupa biochar dan pupuk kandang memberikan pengaruh yang nyata terhadap perilaku pelindian hara N-NO3- baik pada pelindian I dan pelindian II dan pelindian N-NH4+ pada pelindian II ; ( ii). Aplikasi pembenah organik berupa biochar dan pupuk kandang tidak berpengaruh nyata terhadap pelindian hara P dan K baik pada pelindian I maupun pelindian II. (iii). Aplikasi biochar dan pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap perbaikan sifat kimia tanah yaitu C-organik, KTK tanah, meningkatkan retensi hara N dan K di dalam tanah, tetapi tidak berpengaruh nyata retensi hara P, dan (iv). Kombinasi perlakuan pemberian biochar dan pupuk kandang tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi, berat berangkasan basah dan berangkasan kering tanaman jagung