cover
Contact Name
Sari Wahyuni Rozi Nasution
Contact Email
journalphysedu@gmail.com
Phone
+6282368785533
Journal Mail Official
sariwahyunirozinasution@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Muhammad Arif, Gang. STKIP. Kampus Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal PhysEdu (PHYSICS EDUCATION)
ISSN : -     EISSN : 2715310X     DOI : https://doi.org/10.37081/physedu.v6i1.5092
Jurnal PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) adalah wahana komunikasi dan publikasi artikel ilmiah hasil penelitian terkini dari mahasiswa, dosen, guru, serta masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap perkembangan penelitian Pendidikan Fisika. Jurnal ini diterbitkan oleh Pendidikan Fisika, Fakultas Penddikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
Articles 236 Documents
MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA MATERI BESARAN DAN SATUAN DAULAY, RISNA ALVIAH; Siregar, Dwi Aninditya; Siagian, Mutiara
Jurnal Physics Education (PhysEdu) Vol 3 No 1 (2021): Vol 3 No 1 Maret 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v3i1.647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penggunaan model pembelajaranInquiry Trainingterhadap hasil belajar fisika pada materi besaran dan satuan di Kelas X Madrasah Aliyah Negeri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasieksperimendengandesaintwo group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah 211 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Simple randomsampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah kelas X MIA 2 sebagai kelas Eksperimen dan kelas X MIA6 sebagai kelas Kontrol yang berjumlah 60 siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh: “Terdapat pengaruh yang signifikanpenggunaan model pembelajaranInquiry TrainingTerhadap Hasil Belajar Fisika Materi Besaran dan Satuan di Kelas X. Hal ini dapat dibuktikan dengan membandingkan hasil uji signifikan dimana thitungttabel(102,47) dengan Hipotesis alternatif ( diterima danditolak”.Berdasarkan hasil tersebut, maka Penggunaan model pembelajaran Inquiry Trainingefektif terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi Besaran dan Satuan di kelas X MA Negeri. Kata-kata kunci:Model Inquiry Trainingdan Besaran dan Satuan
EFEKTIFITAS MODEL INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MATERI SUHU DAN KALOR DI MAN adil, mhd; Asmaidah, Seri; Rozi Nasution, Sari Wahyuni
Jurnal Physics Education (PhysEdu) Vol 2 No 2 (2020): Vol 2 No 2 Juli 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v2i2.649

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan model pembelajaran Inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa materi suhu dan kalor di Kelas XI. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 60 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI MIA3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 60 siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh: (1) Kemampuan berpikir kritis materi suhu dan kalor kelas XI sebelum penerapan Model Inkuiri diperoleh nilai rata-rata 44,92 yang berada pada kategori “Cukup”;(2) Kemampuan berpikir kritis siswa materi suhu dan kalor kelas XI sesudah menerapkan Model Inkuiri diperoleh nilai rata-rata 80,76 yang berada pada kategori “Baik”. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa nilai n-gain = 0,7 dengan kategpri tinggi . Sehingga dapat disimpulkan bahwa “Terdapat efektifitas antara model Inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa materi suhu dan kalor di kelas XI MAN Sipiro tahun peajaran 2018/2019. Kata-kata kunci: Model Inkuiri, Kemampuan berpikir kritis.
HUBUNGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN HASIL BELAJAR MATERI VEKTOR siregar, muhammad iqbal; asmaidah, seri; Siregar, Lukman Hakim
Jurnal Physics Education (PhysEdu) Vol 2 No 2 (2020): Vol 2 No 2 Juli 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v2i2.653

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Dengan Hasil Belajar Siswa Materi Vektor SMA. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah 55 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah kelas X IPA1sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPA2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 44 siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh: (1) Hasil belajar siswa materi vector kelas X sebelum penggunaan Model pembelajaran Problem Based Learnig (PBL)diperoleh nilai rata-rata 65yang berada pada kategori “Kurang”;(2) Hasil belajar siswa materi gerak lurus kelas X sesudah penggunaanModel Problem Based Learnig (PBL)diperoleh nilai rata-rata 86,78yang berada pada kategori “Baik sekali”. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa thitunglebih besar dari ttabel(0,4731,7). Sehingga dapat disimpulkan bahwa “Terdapat hubungan yang signifikan penggunaaan model pembelajaran problem based learning (PBL) dengan hasil belajar siswa pada materi vektor di kelas X. Kata-kata kunci: model Problem Based Learning (PBL), Vektor, Hasil Belajar Fisika.
Persepsi Peserta Didik Terhadap Keterampilan Mengajar Guru Fisika Di MAN 2 Padangsidimpuan LAHAGU, DODI DARMALA; Siregar, Dwi Aninditya
Jurnal Physics Education (PhysEdu) Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 Maret 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v2i1.745

Abstract

Abstract Guru yang kompeten dalam hal ini adalah terampildalam mengadakan pembelajaran yang lebih mampu menciptakan lingkunganbelajar yang efektif, menyenangkan dan lebih mampu mengelolah kelasnyasehingga proses belajar para peserta didik dapat berjalan dengan baik dan lancar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi peserta didik terhadap keterampilan mengajar guru fisika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan situasi nyata, dan menggunakan kuesioner dan instrumen wawancara sebagai sumber data. Dari penelitian yang telah dilakukan kepada sejumlah peserta didik yang menjadi subjek, maka dilakukan analisis data yang merupakan bagian penting dalam metode ilmiah untuk menjawab masalah penelitian. Dalam menganalisa data, dapat disimpulkan bahwa persepsi siswa terhadap keterampilan mengajar guru fisika terlihat baik, hal ini terbukti dari masing-masing indikator dimana indikator pengamatan dengan nilai 58 responden sebesar 80% dalam kriteria “Baik”, respon dengan nilai 58 responden 78% dalam kriteria "Baik", dan perhatian pada nilai 58 responden 78% dalam kriteria "Baik". Kata kunci: Persepsi, Ketrampilan Mengajar guru
HUBUNGAN MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI BESARAN DAN SATUAN siregar, seftri malazahlin; Asmaidah, Seri; Siregar, Dwi Aninditya
Jurnal Physics Education (PhysEdu) Vol 3 No 1 (2021): Vol 3 No 1 Maret 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v3i1.764

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan model scramble terhadap Hasil belajar siswa materi besaran dan satuan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah 207 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah kelas X MIA2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 29 siswa dan kelas X MIA6 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 28 siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh: (1) Hasil belajar siswa materi besaran dan satuan kelas X sebelum penggunaan Model Scramble diperoleh nilai rata-rata 65,9 yang berada pada kategori “Cukup”;(2) Hasil belajar siswa materi besaran dan satuan kelas X sesudah penggunaan Model Scramble diperoleh nilai rata-rata 85 yang berada pada kategori “Baik”. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa thitung lebih besar dari ttabel (5,44 > 1,7). Sehingga dapat disimpulkan bahwa “Terdapat hubungan antara model Scramble terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi besaran dan satuan di kelas X tahun ajaran 2018/2019. kata kunci: model Scramble,Besaran dan Satuan, Hasil Belajar Fisika.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL STAD DAN INQUIRY PADA MATERI TERMODINAMIKA DI KELAS XI SMA NEGERI 1 PADANG BOLAK JULU Siregar, Aprija Susanti
Jurnal Physics Education (PhysEdu) Vol 1 No 1 (2019): Vol.1 No.1 November 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v1i1.966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada materi termodinamika dengan menggunakan model pembelajaran STAD dan model pembelajaran Inquiry di Kelas XI SMA Negeri 1 Padang Bolak Julu. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode ekperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa Kelas XI IPA SMA Negeri Padang Bolak Julu yang terdiri dari 3 kelas yang berjumlah 95 orang dengan penetapan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 95 siswa. Hasil belajar siswa pada materi termodinamika dengan menggunakan model pembelajaran STAD di Kelas XI SMA Negeri 1 Padang Bolak Julu memiliki nilai rata-rata 65,97 berada pada kategori “Cukup”. Hasil belajar siswa pada materi termodinamika dengan menggunakan model pembelajaran inquiry di Kelas XI SMA Negeri 1 Padang Bolak Julu memiliki nilai rata-rata 75,97 berada pada kategori “Baik”. Mengingat ftabel berada di antara dk = 95 – 2 = 93, maka nilai ftabel pada taraf signifikan 95% 1,667 maka fhitung lebih besar dari ftabel (4,98 > 1,667). Hal ini berarti bahwa sampel penelitian mempunyai varians yang homogen. Berdasarkan hasil konsultasi nilai tersebut maka hipotesis alternatif yang dirumuskan dalam penelitian ini dapat diterima atau disetujui kebenarannya. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada materi termodinamika dengan menggunakan model pembelajaran STAD dan model pembelajaran Inquiry di Kelas XI SMA Negeri 1 Padang Bolak Julu.
PENGARUH DISCOVERY LEARNING TERDADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI USAHA DDAN ENERGI MAN BARUMUN TENGAH Jannah, Fatkhul
Jurnal Physics Education (PhysEdu) Vol 1 No 1 (2019): Vol.1 No.1 November 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v1i1.967

Abstract

This study aims to determine the improvement of student physics learning outcomes on work and energy material by using Discovery Learning. Population in this study all students of class XI IPA MAN Barumun Tengah which amounted to 101 students. So the sample of research used is the random sampling. The research method is quasi experiment with two group pretest-posttest design research. Researcher specify which become experiment class in this research is class X1IPA 2 and control class in this research is class XI IPA 3. Technique of collecting data using observation and test, While data analysis using t-test. Based on the calculation, Discovery Learning material work and energy obtained an average value of 88.88% is in the category of "Very Good". The result of learning of work and energy material before using Discovery Learning is got the average value of 62,12 is in the category of "Failed", while the result of learning matter of work and energy after using Discovery Learning is got the average value 85,15 is in the category of "Good". So it is concluded that by using Discovery Learning can improve student learning outcomes.
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Hasibuan, Siti Annisah; Nasution, Febriani Hastini; Siregar, Lukman Hakim
Jurnal Physics Education (PhysEdu) Vol 3 No 2 (2021): Vol 3 No 2 Juli 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v3i2.1021

Abstract

The aim of this study is to describe the effectiveness of using AIR learning on students’ critical thinking ability at the eleventh grade students of SMA Swasta Abdi Utama Sibuhuan. This research was conducted by applying experimental (one group pre test post test design) with 28 students as the sample and they were taken by using total sampling technique. Observation and test were used in collecting the data. Based on descriptive analysis, it was found: (a) the average of using AIR learning was 3.2 (very good category) and (b) the average of on students’ critical thinking ability before using AIR learning was 47.19 ( fair category) and after using AIR learning was 84.24 ( very good category).Furthermore, by using pair sample ttest and help SPSS version 22, the result showed the significant value was less than 0.05 (0.000<0.05). It means, air learning was effective used on students’ critical thinking ability at the eleventh grade students of SMA Swasta Abdi Utama Sibuhuan.
EFEK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) TERHADAP HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA Siregar, Nur Intan; Nasution, Febriani Hastini; Siagian, Mutiara
Jurnal Physics Education (PhysEdu) Vol 2 No 2 (2020): Vol 2 No 2 Juli 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v2i2.1246

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya efek model pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization)terhadap hasil belajar dan aktivitas siswapada materi fluida statis di SMA Negeri 1 Angkola Selatan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dimana populasinya terdiri dari seluruh kelas X MIA SMA Negeri 1 Angkola Selatan yang terdiri dari 2 kelas yang berjumlah 66 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan total sampling, dimana kelas X MIA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan observasi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh:(1) Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada ranah kognitif sebesar 83,13 berada padakategori “Baik”, pada ranah afektif adalah 74 berada pada kategori “Baik”, dan pada ranah psikomotorik adalah 72 berada pada kategori “Baik”; (2) Nilai rata-rata aktivitas siswa adalah 80 berada pada kategori “Baik”; (3) Dengan menggunakan analisis uji statik menggunakan uji-t, maka diperoleh nilai sig (2-tailed) adalah 0,00 <0,005, nilai thitung>ttabel yaitu 7,938>1,669 maka hipotesis H0 ditolak dan Ha diterima dengan arti terdapat efek yang signifikan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TAI terhadap hasil belajar dan aktivitas siswa materi fluida statis di kelas X SMA Negeri 1 Angkola Selatan. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization), Hasil Belajar, Aktivitas Siswa
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI ALAT-ALAT OPTIK KELAS XI SMA NEGERI 1 ANGKOLA TIMUR situmeang, rahayu srihastuti; Asmaidah, Seri; Siregar, Dedes Asriani
Jurnal Physics Education (PhysEdu) Vol 2 No 3 (2020): Vol 2 No 3 November 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v2i3.1247

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator And Explaining Terhadap Hasil Belajar Siswa Materi Alat-Alat Optik. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian eksperimen, yang menggunakan populasi seluruh siswa kelas XI SMA Negeri1Angkola Timur, yang berjmlah 49 siswa, dimana sampel penelitian yang digunakan adalah kelas XI MIA-1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 25 siswa dan kelas XI MIA-2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 24 siswa, dengan menggunakan tehnik pengambilan sampel yaitu Total Sampling . Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes hasil belajar dan observasi. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator and Explaining diperoleh rata-ratanya 3,66 pada kategori “SangatBaik”, pada hasil belajar dengan ranah kognitif diperoleh nilai rata-rata 92,48 dengan kategori “Sangat Baik”, pada ranah afektifnya diperoleh rata-rata keseluruhannya 76,25 dengan kategori “Baik” dan pada ranah psikomotoriknya diperoleh rata-rata 69,16 dengan kategori “Cukup”. Sedangkan dengan menggunakan metode konvensional yaitu 72,64. pada katgeori “Baik”, pada ranah afektifnya diperoleh rata-ratanya 69,37 pada kategori “Baik”. Maka nilai signifikan lebih rendah dari 0,05 dan diperoleh (0,001< 0,05). Maka Hipotesis Alternatif (Ha) diterima dengan kesimpulan akhir yaitu terdapat pengaruh yang signifikan antara Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator and Explaining Terhadap Hasil Belajar Siswa Materi Pokok Alat-alat Optik Kelas XI SMA Negeri 1 Angkola Timur. Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, Tipe Student Facilitator and Explaining, Hasil Belajar Alat- alat Optik. ABSTRACT The aim of his study is to describe the effectiveness of using cooperative learning model of student facilitator and explaining type on student’s achievement on the topic of optical instruments at the eleventh grade students of SMA Negeri 1 Angkola Timur. This research was conducted by applying experimental with 24 students for control class, and 25 students for experimental class. Observation and test were used in collecting the data. Based on descriptive analysis it was found (a) the average of using cooperative learning model of student facilitator and explaining type was 3,66 very good category) and (b) the average of students’achievement on the topic optical instrumentsin control class was 72,64 (good category) and in experimental class was 92,48 (very good category). Furthermore, by using independent sample ttest and help SPSS version 23, the result showed the significant value wass less than 0,05 (0,001<0,05). It means, cooperative learning model of student facilitator and explaining type was effective on students’ achievement on the topic optical instruments at the eleventh grade students of SMA Negeri 1 Angkola Timur. Keywords: cooperative learning model, of student facilitator and explaining type, students’ optical instrument achievement.