cover
Contact Name
DEDDY IBRAHIM RAUF
Contact Email
deddyibrahim09@gmail.com
Phone
+6285299931836
Journal Mail Official
deddyibrahim09@gmail.com
Editorial Address
Jl. Poros Majene No. 134 Layonga Desa Batulaya Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
MAXIMAL
ISSN : -     EISSN : 30310946     DOI : -
MAXIMAL JOURNAL is accepts manuscripts of research results and study results that bring up scientific and actual ideas in the fields of Social, Political, Law, Economics, Culture, Technology, and Education both in Indonesian and English.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 13 Documents
Search results for , issue "vol 3 no 6 (2026)" : 13 Documents clear
Pembelajaran Fiqih Ibadah Materi Shalat dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik Mei Armisah Tumanggor; Nurasiah Ahmad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 6 (2026): Agustus
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran fikih ibadah materi shalat dalam membentuk karakter religius peserta didik. Shalat merupakan ibadah yang memiliki kedudukan penting dalam Islam dan berfungsi sebagai sarana pembinaan spiritual serta pembentukan akhlak. Dalam konteks pendidikan, pembelajaran materi shalat tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan tentang tata cara pelaksanaan ibadah, tetapi juga pada penanaman nilai-nilai religius yang dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pembelajaran shalat memiliki kontribusi yang signifikan dalam membentuk karakter religius peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah, seperti buku, jurnal, artikel, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan pembelajaran fikih ibadah, materi shalat, dan karakter religius. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran fikih ibadah materi shalat berperan penting dalam membentuk karakter religius peserta didik. Melalui pemahaman dan pembiasaan pelaksanaan shalat, peserta didik dapat mengembangkan sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, ketaatan, serta kesadaran spiritual. Selain itu, pembelajaran shalat yang dilaksanakan secara teoritis dan praktis mampu menanamkan nilai-nilai keagamaan yang berkontribusi terhadap pembentukan karakter peserta didik secara berkelanjutan. Dengan demikian, pembelajaran fikih ibadah materi shalat dapat menjadi sarana yang efektif dalam membentuk karakter religius peserta didik.
Media Pembelajaran Multikultural Aud Indah Nurita Sitompul; Dina Hermadani; Azizah Hanum OK
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 6 (2026): Agustus
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan keterampilan dasar mengajar oleh pendidik di TK Islam Mawaddah Jurwiyah, yang berfokus pada tiga aspek: membuka dan menutup pelajaran, menjelaskan materi, serta mengadakan variasi pembelajaran. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui teknik observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur bersama guru, dan dokumentasi kegiatan belajar-mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengimplementasikan keterampilan membuka dan menutup kelas secara efektif sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), seperti membangun komunikasi dua arah dan mengevaluasi emosi anak di akhir sesi. Dalam menyampaikan materi, guru menggunakan bahasa yang sederhana, konkret, dan berfokus pada poin-poin penting agar mudah dipahami anak usia dini. Selain itu, aspek variasi stimulus ditunjukkan melalui kreativitas guru dalam mengubah intonasi suara, posisi tubuh, serta memanfaatkan objek nyata dan media video guna mengatasi kejenuhan siswa. Secara keseluruhan, penguasaan ketiga keterampilan dasar ini terbukti mampu meningkatkan efektivitas penyampaian materi serta menciptakan atmosfer pembelajaran yang dinamis dan menyenangkan.
Sejarah Alam Minangkabau: Dari Kerajaan Pagaruyung Hingga Terbentuknya Luhak Nan Tigo Sebagai Pusat Peradaban Adat Sopeli Arsad; Umi Kasum Fitri; Ismi Fahrunisa; Nadia Talisa Nainggolan; Hoktaviandri Hoktaviandri
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 6 (2026): Agustus
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minangkabau merupakan salah satu peradaban adat terbesar di Nusantara yang memiliki akar sejarah panjang dan kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah alam Minangkabau, khususnya terkait asal-usul Kerajaan Pagaruyung sebagai pusat kekuasaan politik dan legitimasi adat, serta proses historis terbentuknya Luhak Nan Tigo sebagai pusat peradaban adat Minangkabau. Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui telaah berbagai sumber literatur relevan, meliputi tambo, dokumen adat, dan kajian akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kerajaan Pagaruyung memainkan peran sentral sebagai pusat legitimasi adat dan kekuasaan politik sejak abad ke-14, sementara Luhak Nan Tigo — yang terdiri atas Luhak Tanah Datar, Luhak Agam, dan Luhak Lima Puluh Kota — berkembang sebagai pusat peradaban adat yang mengatur kehidupan sosial, budaya, dan hukum masyarakat Minangkabau. Pembentukan Luhak Nan Tigo bukan semata proses geografis, melainkan merupakan proses peradaban yang melibatkan penyebaran nilai-nilai adat, sistem nagari, dan struktur kepemimpinan matrilineal. Meskipun menghadapi tekanan kolonialisme dan modernisasi, warisan sejarah Luhak Nan Tigo tetap relevan sebagai fondasi identitas budaya Minangkabau hingga kini.
Tafsir Haraki, Tafsir Sbagai Alat Perubahan Sosial Mifta Rezzki; Agung Prasetio; Farid Adnir
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 6 (2026): Agustus
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an adalah sumber panduan bagi umat Islam yang tetap dapat diterapkan dalam menghadapi perubahan masyarakat melalui penafsiran yang sesuai dengan konteks. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis kontribusi tafsir haraki dalam mengatasi tantangan sosial di zaman sekarang. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan mengkaji ide-ide Sayyid Quthb tentang tafsir haraki. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tafsir haraki menyoroti pentingnya pemahaman Al-Qur’an yang luwes, kontekstual, dan berfokus pada perubahan sosial. Pendekatan ini membantu dalam menjelaskan prinsip-prinsip keadilan, kemanusiaan, dan tanggung jawab sosial serta memberikan solusi untuk berbagai masalah kontemporer, seperti ketidakadilan sosial, hak-hak asasi manusia, dan isu-isu gender. Dengan cara ini, tafsir haraki dapat menjaga relevansi ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat saat ini.
Pola Asuh Orang Tua dan Hubungannya Dengan Perilaku Anak Dalam Perspektif Konseling Keluarga Tamrin Tarigan; M. Reza Fauzi; M. Riski
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 6 (2026): Agustus
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola asuh orang tua dan hubungannya dengan perilaku anak dalam perspektif konseling keluarga. Keluarga merupakan lingkungan pertama yang berperan dalam membentuk karakter, sikap, serta perilaku anak melalui proses pengasuhan yang berlangsung secara berkelanjutan. Pola asuh yang diterapkan oleh orang tua memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan sosial, emosional, moral, dan kepribadian anak. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber akademik yang relevan dengan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis cenderung memberikan dampak positif terhadap perkembangan perilaku anak, seperti meningkatnya kemandirian, tanggung jawab, kemampuan komunikasi, dan pengendalian emosi. Sebaliknya, pola asuh otoriter, permisif, dan pengabaian berpotensi menimbulkan berbagai masalah perilaku, seperti agresivitas, rendahnya disiplin, serta kesulitan dalam berinteraksi sosial. Dalam perspektif konseling keluarga, hubungan yang harmonis, komunikasi yang efektif, dan keterlibatan seluruh anggota keluarga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengasuhan. Oleh karena itu, penerapan pola asuh yang tepat dan dukungan konseling keluarga diperlukan untuk membantu pembentukan perilaku anak yang positif dan mendukung perkembangan anak secara optimal.
Eksistensi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah Di Era Digital: Tantangan Dan Peluang Bagi Generasi Z Minangkabau Adelia Ramadhani; Meisha Faradiba; Cherry Auralia; Hoktaviandri Hoktaviandri
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 6 (2026): Agustus
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan masyarakat telah berubah secara signifikan akibat kemajuan teknologi digital, termasuk dalam hal pelestarian nilai-nilai budaya daerah. Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), sebuah filosofi yang memandang adat sebagai sesuatu yang berakar pada ajaran Islam, merupakan salah satu unsur budaya yang membentuk identitas masyarakat Minangkabau. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki keberadaan ABS-SBK di era digital, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi Generasi Z Minangkabau dalam menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut, serta mengeksplorasi cara-cara untuk memperkuatnya di tengah kemajuan teknologi. Penelitian ini menggunakan penelitian pustaka dan metodologi kualitatif. Data dikumpulkan dari sumber-sumber literer seperti buku, jurnal ilmiah, esai, dan publikasi akademis yang relevan dengan topik penelitian. Metode deskriptif-kualitatif digunakan untuk menganalisis data pada seluruh tahap pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan temuan penelitian, masyarakat Minangkabau tetap hidup sesuai dengan prinsip-prinsip ABS-SBK, namun mereka menghadapi sejumlah kesulitan akibat globalisasi, perkembangan media digital, serta perubahan dalam pola interaksi sosial, serta menurunnya minat generasi muda terhadap budaya lokal. Namun, era digital juga membuka peluang bagi pelestarian budaya melalui penggunaan media sosial, digitalisasi budaya, komunitas daring, pengintegrasian nilai-nilai budaya ke dalam pendidikan, komunitas digital, dan digitalisasi budaya. Untuk memperkuat penerapan prinsip-prinsip ABS-SBK serta memastikan relevansi dan keberlanjutannya di era digital, keluarga, lembaga pendidikan, pemimpin adat, pemimpin agama, pemerintah, dan generasi muda harus bekerja sama.
Implementasi Pengelolaan Zonasi Aktivitas Pedagang Kaki Lima Di Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh Menurut Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Pengelolan Pedagang Kaki Lima Murlinus
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 6 (2026): Agustus
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi sistem pengawasan yang lebih rutin dan terstruktur untuk memastikan kepatuhan pedagang terhadap peraturan zonasi. Memanfaatkan trotoar untuk berjualan di pinggir jalan yang kita sebut sebagai Pedagang Kaki Lima (PKL). Profesi ini dapat dilakukan dengan modal yang tidak besar, yang dibutuhkan yaitu kesabaran, membuat aneka kreasi agar dagangan tersebut menjadi menarik dan diminati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Implementasi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 20215 Tentang Penataan Pedagang Kaki Lima Di Kota Sungai Penuh. Metode penelitian yang digunakan adalah Pendekatan deskriptif dengan analisis kualitatif dengan wawancara, observasi, dan Studi pustaka. Adapun lokasi penelitian ini yaitu di kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Sungai Penuh. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Implementasi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Penetapan Zonasi Aktivitas Pedagang Kaki Lima Di Kota Sungai Penuh sudah berjalan secara efektif. Akan tetapi masih terdapat hambatan seperti implementasi penetapan zonasi aktivitas perdagangan kaki lima di Kota Sungai Penuh menghadapi berbagai tantangan. Meskipun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sungai Penuh telah berupaya melakukan sosialisasi dan penegakan aturan sesuai Peraturan Daerah No. 2 Tahun 2015, efektivitasnya terhambat oleh masalah dalam pengawasan, koordinasi, dan penegakan hukum. Pedagang kaki lima sering kali melanggar aturan karena kekhawatiran kehilangan pendapatan dan kesulitan dalam memahami aturan. Struktur birokrasi yang ada juga mengalami kendala akibat kurangnya pengawasan rutin dan kesadaran masyarakat mengenai zona perdagangan. Untuk memperbaiki pelaksanaan zonasi, diperlukan peningkatan dalam frekuensi dan konsistensi pengawasan serta penyediaan solusi bagi pedagang yang terdampak.
Implementasi Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dalam Menanamkan Nilai-Nilai Karakter Siswa MTs Rafka Bulan Nafisa; Mislaini Mislaini; Wianda Putri
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 6 (2026): Agustus
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik di Madrasah Tsanawiyah (MTs). Mata pelajaran ini tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan mengenai perjalanan sejarah perkembangan Islam, tetapi juga menginternalisasikan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam kehidupan Rasulullah SAW, para sahabat, tabi'in, ulama, serta perkembangan peradaban Islam sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi pembelajaran SKI yang dilakukan secara efektif mampu menjadi sarana pembentukan karakter religius, jujur, disiplin, tanggung jawab, toleransi, kerja sama, serta cinta damai pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dalam menanamkan nilai-nilai karakter siswa MTs serta menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur melalui kajian berbagai buku, artikel ilmiah, jurnal nasional dan internasional, serta dokumen yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi pembelajaran SKI dipengaruhi oleh strategi pembelajaran yang aktif, keteladanan guru, penggunaan media pembelajaran yang inovatif, pembiasaan nilai-nilai karakter di lingkungan madrasah, serta dukungan keluarga. Pembelajaran SKI tidak hanya meningkatkan pengetahuan sejarah Islam peserta didik, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang bermakna dalam membentuk karakter religius sesuai nilai-nilai ajaran Islam. Dengan demikian, mata pelajaran SKI menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan karakter di Madrasah Tsanawiyah.
Analisis Komunikasi Matematis Siswa Melalui Diskusi Reflektif pada Pembelajaran Berbasis Masalah Materi Statistika Yakobus Jesen Ginting; Friska Ledina Situngkir
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 6 (2026): Agustus
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa melalui diskusi reflektif pada pembelajaran berbasis masalah materi statistika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui desain studi kasus. Subjek penelitian dipilih secara purposive berdasarkan hasil tes awal yang mengelompokkan siswa ke dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan komunikasi matematis, observasi, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta verifikasi melalui triangulasi. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa 22% siswa berada pada kategori sangat rendah, 46% kategori rendah, dan 32% kategori sedang, tanpa siswa pada kategori tinggi maupun sangat tinggi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kelemahan siswa terletak pada pemahaman masalah, representasi data, penyusunan argumentasi matematis, dan interpretasi hasil. Diskusi reflektif dalam pembelajaran berbasis masalah berpotensi mendukung pengembangan komunikasi matematis, berpikir reflektif, serta argumentasi ilmiah siswa pada materi statistika.
Analisis Efektivitas Hukum Dalam Menangani Kekerasan Seksual Rumah Tangga: Studi Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2345 Kasasi/Pidana Khusus/Mataram Icha Dinia Putri; Alisyah Zahra; Salsa Fitri; Rafli Ahmad Lubis; Amaliani Putri
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 6 (2026): Agustus
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan seksual dalam rumah tangga (domestic sexual violence) merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang paling tersembunyi karena berlangsung di ranah privat dan sering dianggap sebagai "kewajiban" istri terhadap suami. Selama lebih dari dua dekade, penanganan hukum atas persoalan ini terkendala oleh kekosongan hukum (rechtsvacuüm) antara KUHP lama, yang tidak mengakui pemerkosaan dalam perkawinan, dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, yang cenderung ditafsirkan sempit oleh aparat penegak hukum. Lahirnya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) membuka babak baru perlindungan korban. Artikel ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan UU TPKS melalui studi Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2345 Kasasi/Pidana Khusus/Mataram, dengan menelaah tiga isu utama: penerapan hukum oleh Majelis Hakim, faktor pendukung dan penghambat efektivitas penegakan hukum, serta bentuk pemulihan bagi korban. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus (case study approach), didukung pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, serta dianalisis menggunakan Teori Sistem Hukum Lawrence M. Friedman dan Teori Hukum Progresif Satjipto Rahardjo. Hasil kajian menunjukkan bahwa Majelis Hakim Agung menerapkan UU TPKS secara progresif melalui konstruksi dakwaan kombinasi, pemberatan pidana berbasis relasi kuasa, dan pelonggaran asas unus testis nullus testis. Efektivitas penegakan hukum ditentukan oleh sinergi kelembagaan dan keberanian yudisial di satu sisi, namun masih dihambat oleh budaya hukum patriarkal, keterbatasan anggaran daerah, dan resistensi paradigma positivistik di tingkat penyidik. Pemulihan korban diwujudkan melalui tiga pilar, yaitu restitusi, rehabilitasi, dan reintegrasi sosial. Artikel ini merekomendasikan penetapan putusan tersebut sebagai yurisprudensi tetap guna menjamin keseragaman penerapan hukum bagi korban kekerasan seksual dalam perkawinan di seluruh Indonesia.

Page 1 of 2 | Total Record : 13