cover
Contact Name
Henny Febriawati
Contact Email
henni_febriawati@yahoo.com
Phone
+6282182451905
Journal Mail Official
henni_febriawati@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Suka Bangun II No.1451, Suka Bangun, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30961
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Al-Suaibah Midwifery Journal
ISSN : -     EISSN : 30313163     DOI : https://doi.org/10.69597/amj.v1i2.8
Core Subject : Health,
Al-Suaibah Midwifery Journal is a peer-reviewed and open access journal focusing on the publication of basic and clinical, case report, literature review in the area of obstetrics and gynecology. The scope of the journal are including, but not limited to, the following subjects: 1. Reproductive Health 2. Public Health 3. Socio-obstetric and gynecology
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2024): June" : 6 Documents clear
Efektivitas Meronce dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Berkebutuhan Khusus Novitasari, Selvia; Ferasinta, Ferasinta
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v2i1.15

Abstract

Perkembangan pada Anak berkebutuhan khusus (ABK) mengalami masalah dari aspek perkembangan motorik halusnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh meronce dalam meningkatkan motorik halus anak berkebutuhan khusus di SDLB Negeri 4 Bengkulu. Desain penelitian yang digunakan quasi experiment dengan responden 15 anak dengan cara purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Hasil penelitian didapatkan pada kelompok intervensi meronce didapatkan nilai p 0,000 artinya da pengaruh meronce dalam meningkatkan motorik halus anak berkebutuhan khusus. Disarankan pihak SDLB Negeri 4 Bengkulu dapat lebih inisiatif dalam penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi.
Studi Fenomenologi Pengalaman Ibu Dengan Balita Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Made Kota Surabaya Elviza Qurata Ayun; Nopia Wati; Emi Kosvianti; Febriawati, Henni
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v2i1.16

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Berdasarkan data yang dimilki oleh Puskesmas Made Kota Surabaya bahwa jumlah balita yang mengalami stunting yaitu sebanyak 10 balita serta terdapat 6 balita pra stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman Ibu mengasuh anak stunting di wilayah kerja Puskesmas Made di Kota Surabaya. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi dengan analisis data Interpretative Phenomenological Analysis. Pada penelitian ini pada pengalaman ibu sebelum, saat kehamilan, dan setelah melahirkan diketahui bahwa balita yang mengalami stunting dianggap sehat karena tidak adanya tanda-tanda yang serius, ekonomi yang kurang, beberapa pikiran yang dapat berpengaruh, namun setelah mengetahui balita stunting ibu melakukan perubahan pola makan dan mendapatkan dukungan dari suami/keluarga. Disarankan kepada ibu balita untuk senantiasa menjaga kesehatan,mempersiapkan ekonomi yang baik, menjaga hubungan sosial yang baik kepada tetangga, dan mengurangi stress, menambah literasi mengenai cara pencegahan stunting pada balita, mempertahankan dan memberikan nutrisi yang baik kepada balita,suami dan keluarga harus terus memberikan dukungan kepada ibu balita.
Pelaksanaan Pelayanan Konseling dan Pelayanan Promosi/KIE Pada Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Anemia di Wilayah Puskesmas Tanjung Baru Achmad Allfaress , Reffky; Angraini, Wulan; Yanuarti, Riska; Kosvianti, Emi; Agustinawati, Zulaikha
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v2i1.17

Abstract

Anemia pada remaja putri sampai saat ini masih cukup tinggi. Jika mayoritas remaja putri menderita anemia, lebih mudah terkena penyakit, menurunkan aktivitas remaja, prestasi belajar serta menurunkan kebugaran remaja, berpengaruh besar pada saat kehamilan dan persalinan. Tujuan penelitian ini adalah Diketahuinya pelayanan konseling, pelayanan promosi/KIE dan pelatihan tim konselor sebaya di Puskesmas Tanjung Baru pada Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) dalam Pencegahan dan Penanggulangan Anemia di Wilayah Puskesmas Tanjung Baru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif menggunakan metode purposive sampling dalam pemilihan 11 informan yaitu 1 orang informan kunci, 2 orang informan kunci ahli, dan 8 orang informan. Hasil penelitian didapatkan bahwa pelaksanaan pelayanan kesehatan peduli remaja belum optimal yang mana layanan konseling yang diberikan belum dimanfaatkan oleh remaja, tidak terdapat penyuluhan yang diberikan di luar gedung sekolah dan belum terdapatnya pelatihan konselor sebaya. Kesimpulan penelitian adalah pelaksanaan pelayanan kesehatan peduli remaja belum optimal karena terdapat beberapa kriteria yang belum terpenuhi yaitu belum terdapatnya pembekalan pada minimal 1 sekolah. Saran pada penelitian adalah perlunya Memberikan sosialisasi kepada remaja mengenai PKPR, Meningkatkan promosi di luar gedung dengan memaksimalkan posyandu remaja, memaksimalkan media di di era milenial ini yang mana remaja lebih menggunakan segala sesuatu yang serba digital, Puskesmas mengembangkan kerjasama dan dukungan dalam penyelenggaraan program pencegahan dan penanggulangan anemia dengan sekolah, dan Memaksimalkan membina sekolah dan melatih konselor sebaya. sehingga keberhasilan program pencegahan dan penanggulangan anemia di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Baru dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan dari program yang diinginkan.
Manajemen Pelayanan Kesehatan Asuhan Kebidanan Di Puskesmas Sekip Palembang Tahun 2024 Riska Widya Astuti; Ike Sri Wahyuni; Bulan Purnamasari; Dwi Astuti
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v2i1.18

Abstract

Community Health Centers (Puskesmas) are health service facilities that carry out public health efforts and first-level individual health efforts by prioritizing promotive and preventive efforts. To ensure that Puskesmas activities are carried out in accordance with the principles and functions of good management, the government has prepared guidelines for Puskesmas management as stated in PMK No. 44 of 2016 concerning Community Health Center Management Guidelines. Sekip Community Health Center as a Community Health Center which has a working area in several areas of Kemuning sub-district also implements management functions as written in PMK No. 44 of 2016. However, in its implementation there are several obstacles such as less than optimal HR planning and there are still Community Health Center service programs that have not yet achieved SPM targets especially in the Maternal and Child Health Room. A study of data on midwifery management practices in the KIA/KB room found several problems, including: Low VIA examination visits which were still far below the SPM target, namely only 14.92% with an SPM target of 100%, obstetric complications by the community which also had not reached the SPM target, namely 92.21 % in 2023, as well as the still low coverage of K6 visits which also has not reached the SPM target, namely 99.87% in 2023. By finding solutions to priority problems, it is hoped that it will be able to increase the number of KIA program coverage that has not reached the SPM target. It is recommended that the Sekip Community Health Center be more focused and able to attract public interest in midwifery management in the KIA/KB room, especially in several areas that have not yet reached the SPM target
Karakterisktik Pasangan Usia Subur Dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Fransisca, Lidya; Adriani, Adriani; Izalika, Izalika; Fatmawati, Tresna
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v2i1.19

Abstract

One of the various National Population and Family Agency efforts to reduce maternal mortality is to increase the use of Long-Term Contraceptive Methods (MKJP). According to data in Banyuasin Regency 2023, MKJP IUD users were 969 (1%), implants 15,629 (15.7%), MOW 1,699 (1.7%) and MOP 134 (0.1%) and non-MKJP injections 65,972 (66, 2%), pills 13,061 (13.1%), condoms 2,224 (2.2%). The low rate of use of MKJP is considered to cause several problems, such as a high rate of failure to delay or reduce the risk of having children. This research used a descriptive research design with a cross sectional approach with the sampling technique used was a total sampling technique totaling 35 respondents. From the research results, it was found that 60% of PUS were >35 years old, 40% were of parity >2, 60% had higher education and 34.3% were using MKJP. It is hoped that the results of this research can become study material for health workers to encourage the public, especially PUS, to use MKJP.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Ny. S di Tempat Praktik Mandiri Bidan (PMB) Siti Chodijah; Fransisca, Lidya; Rombe, Maritje; Hasanah, Hafizotun
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v2i1.20

Abstract

Comprehensive midwifery care is midwifery care that is provided comprehensively, in detail and continuously, starting from pregnant women, giving birth, postpartum and newborns, which is expected to reduce the maternal mortality rate which is the biggest problem in the world today. (Minister of Health of the Republic of Indonesia, 2020) The research design used was descriptive observation and case study research. Midwifery care uses midwifery management based on Varney's 7 steps in Mrs. S aged 33 years G3P2A0 32 weeks pregnant at TPMB Midwife. The period of childbirth and up to using a long-term contraceptive method, namely the IUD in postpartum, is 42 days. Comprehensive midwifery care has been provided to Mrs. S from pregnancy, childbirth, newborns and postpartum examination results were found to be within normal limits. Comprehensive midwifery care has been provided to Mrs. S from pregnancy, childbirth, newborns and postpartum examination results were found to be within normal limits.

Page 1 of 1 | Total Record : 6