cover
Contact Name
Desy Winda
Contact Email
desywinda12@gmail.com
Phone
+6285271196040
Journal Mail Official
jks.stikespmc@gmail.com
Editorial Address
Kampus STIKes Pekanbaru Medical Center, Jl. Lembaga Pemasyarakatan No.25 - Pekanbaru, Riau, Indonesia 28132
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kesehatan
ISSN : 25278460     EISSN : 25977903     DOI : https://doi.org/10.64931/jks
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Kesehatan merupakan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKes Pekanbaru Medical Center yang memuat hasil penelitian bidang kesehatan, umumnya bidang keperawatan, kebidanan, gizi dan lainnya. Jurnal Pendidikan Kesehatan terbit 2 kali dalam satu tahun pada bulan Juni dan Desember, dengan registasi ISSN : 2597-7903 (E-ISSN) dan 2527-8460 (P-ISSN).
Articles 81 Documents
Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Pending Klaim Indonesian Case Based Groups (INA-CBGS) Di Unit Casemix Rumah Sakit Umum Daerah Petala Bumi Provinsi Riau Agus Salim; Dilla Safira; Muhammad Firdaus; Bobi Handoko; Selly Angella
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Kesehatan (On Progress)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v6i2.282

Abstract

Pending klaim INA-CBGs merupakan permasalahan dalam proses pengajuan klaim BPJS Kesehatan yang dapat menghambat verifikasi dan pencairan klaim. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kejadian dan menganalisis faktor penyebab pending klaim berdasarkan teori 5M (Man, Material, Machine, Method, dan Money) di Unit Casemix RSUD Petala Bumi Provinsi Riau. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif observasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri atas 45 berkas klaim rawat inap peserta JKN yang berstatus pending pada Januari–April 2026 dan dipilih dengan total sampling. Data dikumpulkan melalui telaah dokumen menggunakan checklist dan dianalisis secara univariat. Hasil menunjukkan 45 kasus pending, dengan kasus terbanyak pada Maret sebanyak 17 kasus (37,8%). Faktor Method mendominasi sebanyak 39 kasus (86,7%). Dari 39 kasus tersebut, 14 kasus (35,9%; 31,1% dari seluruh kasus) berkaitan dengan ketidaktepatan kode diagnosis/tindakan, 5 kasus (12,8%) dengan penerapan PNPK, 4 kasus (10,3%) dengan diagnosis/tindakan yang tidak dikoding, dan 3 kasus (7,7%) dengan penentuan diagnosis utama/sekunder. Faktor Material ditemukan pada 6 kasus (13,3%), meliputi masalah data pelayanan, CPPT, bukti atau konfirmasi klinis, resume medis, laporan operasi, dan data klinis/anamnesis, masing-masing sebanyak 1 kasus (16,7% dari faktor Material). Temuan menunjukkan bahwa akar masalah operasional terutama berada pada penerapan standar coding dan aturan verifikasi pada tahap pra-pengajuan, sedangkan kelengkapan bukti klinis menjadi masalah pendukung. Perbaikan perlu diarahkan pada standardisasi coding, audit pra-klaim, penguatan pemahaman ketentuan verifikasi, dan pengendalian kelengkapan dokumen.