cover
Contact Name
Desy Winda
Contact Email
desywinda12@gmail.com
Phone
+6285271196040
Journal Mail Official
jks.stikespmc@gmail.com
Editorial Address
Kampus STIKes Pekanbaru Medical Center, Jl. Lembaga Pemasyarakatan No.25 - Pekanbaru, Riau, Indonesia 28132
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kesehatan
ISSN : 25278460     EISSN : 25977903     DOI : https://doi.org/10.64931/jks
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Kesehatan merupakan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKes Pekanbaru Medical Center yang memuat hasil penelitian bidang kesehatan, umumnya bidang keperawatan, kebidanan, gizi dan lainnya. Jurnal Pendidikan Kesehatan terbit 2 kali dalam satu tahun pada bulan Juni dan Desember, dengan registasi ISSN : 2597-7903 (E-ISSN) dan 2527-8460 (P-ISSN).
Articles 81 Documents
Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Dukungan Guru Dengan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Puji Al Hikmah; Nia Musniati
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v6i1.141

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan angka prevalensi yang tinggi, khususnya di kalangan remaja putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Intervensi yang dilakukan pemerintah yaitu dengan pemberian tablet tambah darah untuk mencegah anemia. Pemberian tablet tambah darah pada remaja putri yaitu satu tablet setiap minggu selama sepanjang tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan sikap dan dukungan guru dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMA N 84 Jakarta Tahun 2025. Penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswi di SMA N 84 Jakarta yang berjumlah 248 orang siswi dengan teknik Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 127 siswi. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni 2025 melalui google form. Pengukuran variabel pengetahuan, sikap dan dukungan guru menggunakan skala likert. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan bivariat. Hasil uji chi square  diperoleh data bahwa sikap (Pvalue = 0,019; PR = 1,314; 95% CI = 1,061-1,627) memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah, sedangkan pengetahuan (Pvalue 0,612) dan dukungan guru (Pvalue 1,000) tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan. Diharapkan siswi di sekolah membentuk peer group dengan guru untuk meningkatkan edukasi tentang anemia dan tablet tambah darah melalui poster dan social media yang bisa menjadi pengingat untuk mengkonsumsi tablet tambah darah.
Perbandingan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Pada Kehamilan Normal Dan Kehamilan Dengan Preeklampsia Berat Elsa Octavia; Tri Prasetyorini; Nova Hardianto
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v6i1.214

Abstract

Preeklampsia berat merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas baik pada ibu hamil maupun janin yang dikandungnya. Hubungan antara status glukosa darah dengan preeklampsia menjadi topik penting yang terus diteliti dan dikaji agar dapat memahami, mencegah, dan mengendalikan preeklampsia pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar glukosa darah sewaktu (GDS) antara ibu hamil normal dan ibu hamil dengan preeklampsia berat (PEB). Penelitian ini menggunakan desain observasional potong lintang dengan fokus analisis komparatif dua kelompok tidak berpasangan. Subyek penelitian terdiri dari 35 orang ibu hamil normal dan 35 orang ibu hamil dengan PEB yang melakukan pemeriksaan kesehatan di RS Budi Kemuliaan, Jakarta. Hasilnya menunjukan bahwa kelompok ibu dengan kehamilan normal memiliki kadar GDS dengan rata-rata 91 ± 13 mg/dL dan nilai tengah 91 (64—119) mg/dL, sedangkan kelompok ibu dengan kehamilan PEB memiliki kadar GDS dengan rata-rata 104 ± 48 mg/dL dan nilai tengah 93 (69—357) mg/dL. Hasil uji Mann-Whitney menunjukan nilai p = 0,321 (nilai p > 0,05). Dengan demikian, tidak terdapat perbedaan kadar GDS yang signifikan secara statistik antara kelompok ibu dengan kehamilan normal dan ibu dengan kehamilan PEB. Pada penelitian selanjutnya, disarankan menggunakan rancangan kohor atau kasus kontrol agar dapat menguji hubungan kausalitasnya serta penggunaan tes toleransi glukosa oral.
Analisis Faktor Risiko Dan Penanganan Komplikasi Retensio Plasenta Pada Ibu Primigravida: Studi Kasus Dewi Lasmini; Renda Natalina Pratama
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v6i1.215

Abstract

Perdarahan postpartum masih menduduki posisi puncak sebagai penyebab utama kematian maternal, di mana retensio plasenta memberikan kontribusi sebesar 19,8% dari total kasus perdarahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko pada retensio plasenta dan penanganan yang diberikan. Studi kasus dilakukan pada Ny. “T”, P1A0 usia kehamilan 28 minggu yang datang ke RS pada Desember 2025. Hasil anaslisis didapatkan faktor risiko pada Ny “T” antara lain merupakan primigravida, usia <20th, mengalami anemia ringan, kelahiran prematur dan tidak pernah melakukan ANC. Adapun penatalaksanaan yang diberikan di RS sudah sesuai prosedur. Asuhan kebidanan yang komprehensif dan berkesinambungan dapat mengidentifikasi faktor risiko retensio plasenta sehingga dapat memberikan edukasi antisipasi dan pelayanan yang maksimal khususnya bagi ibu hamil.
Perbaikan Status Nutrisi Balita Stunting Dengan Sosis Ikan Dan Tahu: Studi Kasus Amanda Tarisha; Septy Nur Aini; Ashar Abilowo
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v6i1.219

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, ditandai dengan tinggi badan yang tidak sesuai usia. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk memperbaiki status gizi balita stunting adalah pemberian makanan tambahan yang mengandung protein hewani dan nabati. Ikan kembung mengandung protein, omega-3, dan zat besi, sedangkan tahu merupakan sumber protein nabati dan kalsium. Tujuan dari penelitian ini yaitu menggambarkan kasus perubahan status nutrisi Balita stunting melalui pemberian sosis ikan dan tahu di Wilayah Kerja Puskesmas Sijuk, Kabupaten Belitung. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek studi kasus yaitu seorang anak dengan stunting dan mengalami penurunan nafsu makan serta berat badan. Intervensi yang diberikan yaitu menggunakan sosis ikan dan tahu. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner penurunan nafsu makan, dan lembar observasi harian. Hasil penelitian menunjukkan anak mengalami defisit nutrisi yang dibuktikan dengan nafsu makan menurun, tampak pendek, tinggi badan 74 cm, lingkar kepala 31 cm, dan berat badan menurun (7,5 kg). Hasil setelah di berikan tindakan pemberian sosis ikan dan tahu selama 4 minggu berturut turut terdapat peningkatan nafsu makan dari sedang (skor 6) menjadi ringan (skor 2) dan berat badan meningkat menjadi 8 kg, walaupun belum ada peningkatan tinggi badan. Kesimpulan penelitian ini yaitu sosis ikan dan tahu dapat meningkatkan berat badan pada balita stunting. Pemberian sosis ikan dan tahu dapat menjadi salah satu alternatif perbaikan status nutrisi pada Balita Stunting.
Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Kader Kesehatan Sebaya Melalui Pelatihan Dokter Kecil Di SDN 002 Ratu Sima Iqbal Arnif; Faizul Akbar; M Nurdiansyah Nurdiansyah; Kamilah Putri Utuh; Keisya Alya Tsabita; Riti Meilisah; Mai Fadilah Sari; Annisa Mercury; Umi Sahiroh; Indah Siti Fadillah; Zhafirah Nurul Rofiqoh
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v6i1.220

Abstract

Pelatihan Dokter Kecil merupakan salah satu upaya pemberdayaan siswa sebagai kader kesehatan sekolah untuk mendukung pelaksanaan UKS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SDN 002 Ratu Sima, Kota Dumai, dengan melibatkan 10 siswa kelas IV yang dipilih sebagai calon kader Dokter Kecil. Tujuan kegiatan adalah membekali pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pertolongan pertama serta perilaku hidup bersih dan sehat. Metode yang digunakan meliputi FGD, penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Materi yang diberikan mencakup pengenalan program Dokter Kecil, UKS, pertolongan pertama pada orang dengan penurunan kesadaran dan kecelakaan, pengenalan obat sederhana, kesehatan gigi dan mulut, ilmu gizi, edukasi ISPA, serta PHBS. Evaluasi dilakukan melalui observasi, sesi tanya jawab, dan penilaian praktik keterampilan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, mampu menjelaskan ulang konsep dasar, dan mampu mempraktikkan teknik pertolongan pertama sesuai demonstrasi dengan pendampingan fasilitator, serta menunjukkan peningkatan kualitas respons pada sesi tanya jawab dibandingkan dengan sebelum penyampaian materi. Selain itu, sebanyak 10 siswa berhasil dibentuk sebagai kader Dokter Kecil untuk mendukung pelaksanaan UKS di sekolah. Pelatihan Dokter Kecil menjadi strategi pilihan dalam meningkatkan kesiapan siswa sebagai kader kesehatan sekolah melalui pembelajaran interaktif berbasis demonstrasi dan praktik langsung.
Hubungan Daya Tanggap Petugas Administrasi Dengan Efektivitas Pelayanan Unit Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Petala Bumi Provinsi Riau Agus Salim; Azirah; Anastasya Shinta Yuliana; Bobi Handoko; Wiwik Suryandartiwi
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Kesehatan (On Progress)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v6i2.250

Abstract

Daya tanggap petugas administrasi merupakan faktor yang memengaruhi efektivitas pelayanan di rumah sakit. Berdasarkan studi pendahuluan di Unit Rawat Jalan RSUD Petala Bumi Provinsi Riau masih ditemukan kendala pelayanan administrasi yang memengaruhi efektivitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan daya tanggap petugas administrasi dengan efektivitas pelayanan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 99 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon petugas (p=0,001; r=0,454), kecepatan petugas (p=0,001; r=0,561), kecermatan petugas (p=0,044; r=0,203), dan kejelasan waktu pelayanan (p=0,001; r=0,372) berhubungan signifikan dengan efektivitas pelayanan. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara daya tanggap petugas administrasi dengan efektivitas pelayanan. Rumah sakit disarankan meningkatkan daya tanggap petugas dan menerapkan QR Code SOP alur pelayanan untuk mendukung efektivitas pelayanan.
EVALUASI SISTEM INFORMASI KELUHAN PASIEN BERBASIS QR CODE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PETALA BUMI PROVINSI RIAU Anastasya Shinta Yuliana; Olivia Intan; Marian Tonis; Agus Salim
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Kesehatan (On Progress)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v6i2.254

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong rumah sakit memanfaatkan sistem informasi berbasis Quick Response (QR) Code sebagai media penyampaian keluhan pasien. Di RSUD Petala Bumi Provinsi Riau, sistem tersebut telah diterapkan, namun masih ditemukan kendala pada akses, penempatan QR Code, dan fitur sistem. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sistem informasi keluhan pasien berbasis QR Code di RSUD Petala Bumi Provinsi Riau. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif melalui pendekatan Content Analysis. Penelitian dilakukan pada Januari–Juli 2026 di Unit Electronic Data Processing (EDP) dan Unit Layanan Pengaduan dengan empat informan, yaitu programmer, system analyst, kepala Unit EDP, dan pasien. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem telah dapat mendukung penyampaian dan pengelolaan keluhan pasien, tetapi masih terdapat kendala berupa akses yang belum stabil, keterbatasan fitur umpan balik atau pelacakan status keluhan, serta penempatan QR Code yang kurang mudah ditemukan. Kesimpulannya, sistem telah dapat digunakan dalam mendukung pengelolaan keluhan pasien, namun pemanfaatannya masih perlu ditingkatkan. Disarankan peningkatan stabilitas sistem, penambahan fitur pelacakan status keluhan, perluasan akses, serta penempatan QR Code pada lokasi yang mudah dijangkau pasien dan keluarga.
Evaluasi Pengelolaan Logistik Obat Dengan Penerapan Metode FIFO Dan FEFO Di RSIA Annisa Pekanbaru Bobi Handoko; Erika Anggraini; Agus Salim; Marian Tonis; Alfitri Yana Yunita
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Kesehatan (On Progress)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v6i2.255

Abstract

Pengelolaan logistik obat merupakan salah satu upaya untuk menjamin ketersediaan, mutu dan keamanan obat dalam mendukung pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penerapan metode FIFO dan FEFO berperan dalam mencegah obat kedaluwarsa. Evaluasi di RSIA Annisa Pekanbaru penting dilakukan meskipun kedua metode telah diterapkan, masih ditemukan obat slow moving serta obat yang mendekati dan melewati tanggal kedaluwarsa. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengelolaan logistik obat dengan penerapan metode FIFO dan FEFO, mengidentifikasi kendala pengelolaan logistik obat, serta menilai kesesuaian perencanaan dan pengadaan dengan kebutuhan pelayanan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terhadap lima informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode FIFO dan FEFO telah diterapkan pada tahap penyimpanan dan distribusi obat. Namun, penerapannya masih menghadapi kendala berupa keterlambatan dan ketidaktersediaan stok dari Pedagang Besar Farmasi (PBF), keterbatasan ruang penyimpanan, adanya obat slow moving, serta dokumentasi evaluasi yang belum sistematis. Kondisi tersebut ditunjukkan dengan masih ditemukannya obat yang mendekati maupun melewati tanggal kedaluwarsa. Kesimpulannya, penerapan FIFO dan FEFO di RSIA Annisa Pekanbaru telah berjalan, tetapi belum optimal karena masih ditemukan obat slow moving, obat mendekati dan melewati kedaluwarsa, serta dokumentasi evaluasi yang belum sistematis. Disarankan rumah sakit meningkatkan monitoring stok dan menyusun laporan dokumentasi evaluasi secara sistematis.
Gambaran Pengetahuan Tenaga Kesehatan Tentang Electronik Medical Record (EMR) Dalam Pendokumentasian Di UPT Puskesmas Kubang Jaya Foni Andiara; Siska Mayang Sari; Raja Fitrina Lastari; Susi Erianti; Abdurrahman Hamid
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Kesehatan (On Progress)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v6i2.256

Abstract

Electronic Medical Record (EMR) merupakan sistem pencatatan data pasien secara elektronik yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, serta kualitas pelayanan kesehatan. Penggunaan EMR dalam pendokumentasian di UPT Puskesmas Kubang Jaya memerlukan pengetahuan yang baik dari tenaga kesehatan agar proses dokumentasi dapat dilakukan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tenaga kesehatan tentang Electronic Medical Record (EMR) dalam pendokumentasian di UPT Puskesmas Kubang Jaya. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survey. Populasi dalam penelitian ini adalah sebagian tenaga kesehatan yang terlibat dalam pendokumentasian di UPT Puskesmas Kubang jaya dengan jumlah responden sebanyak 56 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala Likert yang terdiri dari 38 item pernyataan. Analisis data dilakukan secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup yaitu sebanyak 44 responden (78,6%), sedangkan kategori baik sebanyak 12 responden (21,4%), sehingga diperlukan peningkatan pelatihan dan sosialisasi mengenai penggunaan EMR dalam pendokumentasian asuhan keperawatan.
Efektivitas Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Remaja Puteri Tentang Pernikahan Dini Di SMA Tunas Bangsa Tahun 2026 Sri Hanivah; Neneng Julianti; Ismah Khaerunisa; Ika Kania Fatdo Wardani
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Kesehatan (On Progress)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v6i2.272

Abstract

Tingginya angka pernikahan dini hingga kini masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang krusial, karena berpotensi mengganggu kesehatan reproduksi, kondisi psikis, tatanan sosial, hingga keberlangsungan pendidikan siswi. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya kejadian pernikahan dini adalah rendahnya pengetahuan remaja mengenai risiko dan dampaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media leaflet terhadap pengetahuan remaja puteri tentang pernikahan dini di SMA Tunas Bangsa Tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kuntitatif yang menerapkan rancangan pre-experimental one group pretest-posttest. Populasi dan sampel berjumlah 32 remaja puteri yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengukuran pengetahuan dilakukan dengan kuesioner sebelum dan sesudah pemberian leaflet sebagai media edukasi. Pengujian normalitas data melalui metode Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal sehingga analisis selanjutnya dengan uji parametrik Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum dilakukannya intervensi, pengetahuan responden mayoritas berada pada kategori cukup (56%) lalu bergeser secara signifikan menjadi kategori baik (53%) setelah intervensi diberikan. Hasil pengujian Paired Sample t-Test menghasilkan signifikansi p < 0,001, yang mengindikasikan adanya perubahan bermakna pada tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Disimpulkan bahwa terdapat Efektivitas Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Remaja Puteri Tentang Pernikahan Dini Di SMA Tunas Bangsa Tahun 2026.