cover
Contact Name
Desy Winda
Contact Email
desywinda12@gmail.com
Phone
+6285271196040
Journal Mail Official
jks.stikespmc@gmail.com
Editorial Address
Kampus STIKes Pekanbaru Medical Center, Jl. Lembaga Pemasyarakatan No.25 - Pekanbaru, Riau, Indonesia 28132
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kesehatan
ISSN : 25278460     EISSN : 25977903     DOI : https://doi.org/10.64931/jks
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Kesehatan merupakan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKes Pekanbaru Medical Center yang memuat hasil penelitian bidang kesehatan, umumnya bidang keperawatan, kebidanan, gizi dan lainnya. Jurnal Pendidikan Kesehatan terbit 2 kali dalam satu tahun pada bulan Juni dan Desember, dengan registasi ISSN : 2597-7903 (E-ISSN) dan 2527-8460 (P-ISSN).
Articles 66 Documents
Hubungan Pengetahuan Sikap Dan Dukungan Suami Dengan Pemilihan MKJP Pada WUS Rahmawani, Rahmawani; Musniati, Nia
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v5i2.165

Abstract

Prevalensi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Indonesia yaitu implan (10,5%), IUD (8,9%), MOW (4,1%), dan MOP (0,2%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan dukungan suami dengan pemilihan MKJP pada WUS di wilayah kerja Puskesmas Pondok Kacang Timur tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian terdiri dari 23.078 WUS, sedangkan jumlah sampel sebanyak 130 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Kriteria inklusi yaitu wanita usia subur, sudah memiliki anak, dan akseptor KB. Data primer diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan yaitu analisis univariat, bivariat dengan chi square dan multivariat dengan uji logistik berganda. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden memilih metode kontrasepsi non MKJP (68,5%), pengetahuan kurang baik (66,2%), sikap positif (53,1%), dan mendapat dukungan suami (63,8%). Hasil analisis bivariat didapatkan adanya hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan (p=0,025), sikap (p=0,000), serta dukungan suami (p=0,037) dengan pemilihan MKJP. Hasil analisis multivariat menunjukkan variabel sikap merupakan variabel yang paling dominan dalam pemilihan MKJP dengan OR terbesar 5,402. Diperlukan upaya peningkatan pengetahuan, sikap dan dukungan suami melalui penyuluhan oleh tenaga kesehatan agar akseptor KB lebih memahami manfaat serta efektivitas dari MKJP
Pijat Tui Na Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita Stunting: Studi Kasus Di Kabupaten Belitung Awaliyah, Andi Melda; Aini, Septy Nur; Nazliansyah, Nazliansyah
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v5i2.178

Abstract

Stunting merupakan keadaan dimana anak terlalu pendek sesuai usianya karena kegagalan pertumbuhan yang disebabkan oleh buruknya gizi dan kesehatan anak sebelum dan sesudah kelahiran. Anak-anak yang mengalami stunting seringkali memiliki nafsu makan yang buruk, sehingga membatasi respon mereka terhadap intervensi gizi. Nafsu makan menurun atau sulit makan merupakan penolakan makanan sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan gizi. Salah satu terapi pada penurunan nafsu makan adalah pijat Tui Na. Tujuan dari penelitian ini yaitu manganalisis terapi pijat tui na dalam meningkatkan nafsu makan pada balita stunting di Wilayah kerja Peskesmas Perawas. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek studi kasus yaitu Anak dengan stunting dan mengalami penerunan nafsu makan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi harian dan kuesioner penurunan nafsu makan. Hasil setelah di berikan tindakan terapi pijat tui na selama 6 hari berturut turut terdapat peningkatan nafsu makan dengan skor awal 8 (penurunan nafsu makan berat) menjadi skor 2 (penurunan nafsu makan ringan) dan penambahan berat badan pada klien dari 11 kg menjadi 11,25 kg. Pijat tui na efektif untuk meningkatkan nafsu makan pada balita stunting. Saran bagi masyarakat khususnya keluarga dapat melakukan tindakan pemberian terapi pijat tui na dirumah sebagai salah satu upaya meningkatkan nafsu makan pada anak jika mengalami penurunan nafsu makan.
Rekam Medis Elektronik Dalam Praktik Keperawatan Dan Pelayanan Kesehatan: Literatur Review Tesa, Auliana; Dianti, Puteri; Siregar, Nabilah; Cleodora, Cindy; Wahyuni, Surya; Pitaloka, Rika Diah; Hanum, Syafrida
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v5i2.182

Abstract

Digitalisasi layanan kesehatan melalui rekam medis elektronik merupakan strategi global untuk meningkatkan mutu dokumentasi keperawatan serta mendukung pengambilan keputusan klinis berbasis data. Mengevaluasi dampak implementasi rekam medis elektronik terhadap akurasi dokumentasi, integritas data, efisiensi layanan, dan sikap tenaga kesehatan. Tinjauan literatur terhadap artikel dari Scopus dan Sage (2020–2025) dengan kata kunci terkait rekam medis elektronik. Dari 1.374 artikel yang teridentifikasi, enam studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Rekam medis elektronik meningkatkan akurasi diagnosis keperawatan, kelengkapan dokumentasi, dan efisiensi manajemen kasus. Tantangan tetap ada berupa kesalahan dokumentasi, keterbatasan pemanfaatan data rutin, serta kurangnya standardisasi terminologi. Sikap positif tenaga kesehatan terhadap rekam medis elektronik memerlukan dukungan organisasi, anggaran, dan infrastruktur teknologi. Keberhasilan implementasi rekam medis elektronik bergantung pada integrasi teknologi dengan kesiapan sumber daya manusia, kebijakan organisasi, dan kerangka manajemen data yang komprehensif. Temuan ini memberikan implikasi bagi kebijakan kesehatan dan pendidikan keperawatan untuk memastikan mutu dokumentasi, integritas data, serta efektivitas pengambilan keputusan berbasis bukti
Asuhan Kebidanan Kehamilan Pada Ny. “A” Dengan Kecemasan Dalam Menghadapi Proses Persalinan Di PMB MMA WATY Atika, Putri; Pratama, Renda Natalina
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v5i2.184

Abstract

Banyak ibu hamil, khususnya primigravida, mengalami kecemasan menjelang persalinan yang dapat memengaruhi kesiapan mental dan fisik sehingga memerlukan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan asuhan kebidanan kehamilan berbasis standar 10T, terutama pada aspek psikologis ibu, dalam menurunkan tingkat kecemasan menjelang persalinan pada ibu hamil primigravida di Praktik Mandiri Bidan (PMB). Studi kasus dilakukan pada Ny. “A”, G1P0A0 dengan usia kehamilan 38 minggu yang menjalani pemeriksaan di PMB Emma Waty pada Juni 2024. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale sebelum dan sesudah intervensi berupa konseling, edukasi, dan teknik relaksasi. Hasil asuhan menunjukkan bahwa intervensi yang diberikan sesuai dengan standar 10T dan mampu menurunkan skor HARS dari 14 (kecemasan ringan) menjadi 7 (tidak ada kecemasan). Temuan ini menunjukkan bahwa asuhan kebidanan yang komprehensif dan berkesinambungan efektif dalam menurunkan kecemasan ibu hamil primigravida serta meningkatkan kesiapan mental dan fisik dalam menghadapi persalinan.
Faktor Pendukung Dan Penghambat Implementasi Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT): Studi Literatur Hasanah, Miratul
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v5i2.187

Abstract

Saat ini, Indonesia berada di peringkat kedua di dunia dalam hal kontribusi kasus Tuberkulosis (TB) global, di belakang India, dengan 9,2%. Sebenarnya, TB adalah penyakit menular yang dapat diobati dan dapat dicegah. Upaya pencegahan penularan TB melalui implementasi Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir, namun pencapaiannya masih jauh dari target nasional. Oleh karena itu, tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung dalam implementasi TPT. Studi ini menggunakan pendekatan narrative revier dengan pencarian literatur melalui PubMed dan Google Scholar menggunakan kata kunci dalam bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Literatur yang berupa artikel asli, diterbitkan dalam 10 tahun terakhir, dapat diakses sepenuhnya dan memiliki konten yang relevan akan dikumpulkan dan diperiksa duplikasinya. Literatur terpilih kemudian disintesis. Sebanyak 18 artikel dipilih untuk ditinjau dan disintesis. Faktor pendukung dan penghambat implementasi TPT dari perspektif tenaga kesehatan, meliputi aspek pengetahuan, kapasitas, logistik, dan sistem pendukung. Berdasarkan perspektif kontak TB dan pengasuh anak yang kontak, faktor pendukung dan penghambat penerimaan TPT meliputi pengetahuan, akses, kepatuhan, keuntungan, kerugian, dan sistem pendukung. Kemudian dari perspektif pemangku kepentingan, faktor pendukung dan penghambat implementasi TPT adalah prioritas dan aspek logistik. Studi ini tidak secara khusus mencari literatur yang diperoleh dari Indonesia, sehingga dalam beberapa kasus, mungkin memberikan gambaran yang kurang sesuai dengan kondisi terkini di Indonesia.
Penerapan Terapi Bermain Puzzle Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia Toddler Dengan Acute Myeloid Leukemia Patrianto; Diahsari, Armenia; Widiastuti, Zeni
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v5i2.188

Abstract

Acute Myeloid Leukemia merupakan masalah keganasan hematologi yang berdampak signifikan terhadap kondisi fisik, psikologis, dan kualitas hidup pasien. Secara fisik, anak mengalami supresi sumsum tulang yang mengakibatkan anemia, risiko perdarahan, dan infeksi berulang. Secara psikologis, prosedur medis invasif dan lingkungan rumah sakit yang asing memicu ansietas (kecemasan). Kondisi ini jika tidak ditangani akan mengganggu proses tumbuh kembang serta menurunkan kooperatifitas anak dalam menjalani terapi pengobatan jangka panjang. Tujuan: studi kasus ini adalah untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan komprehensif pada pasien anak dengan penerapan terapi bermain puzzle terhadap penurunan tingkat kecemasan dengan Acute Myeloid leukemia mengevaluasi efektifitas intervensi nonfarmakologis berupa teknik distraksi dalam mengurangi kecemasan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, analisis rekam medis dengan menggunakan SDKI, SLKI dan SIKI. Hasil: menunjukkan bahwa setelah intervensi selama lima hari, skala kecemasan menurun dari 149 kecemasan tinggi menjadi 117 kecemasan sedang, pasien tampak lebih rileks, tidak rewel dan mulai beraktifitas ringan. Teknik nonfarmakologi menunjukkan penurunan kecemasan, meningkatkan kenyamanan. Kesimpulan: Terapi bermain puzzle menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan pada anak yang menjalani hospitalisasi.