cover
Contact Name
Mega Firdaus
Contact Email
megafirdaus@unusida.ac.id
Phone
+6231-7970999
Journal Mail Official
nter@unusida.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo, Kampus II, Rangkah Kidul, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 61234
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Nusantara Technology and Engineering Review
ISSN : -     EISSN : 30318920     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Nusantara Technology and Engineering Review (NTER) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Jurnal ini diterbitkan dalam versi online dengan akses terbuka dan unduhan gratis. NTER menerbitkan artikel penelitian pada bidang teknologi dan teknik. Nusantara Technology and Engineering Review terbit dua kali setahun pada bulan November dan Mei.
Articles 46 Documents
Praktik dan Hambatan Kultural dalam Implementasi Daur Ulang Kimia Plastik Skala Rumah Tangga Nadjmi, Nia; Romadloni, Saddam; Saputra, Ali
Nusantara Technology and Engineering Review Vol. 3 No. 1 (2025): Nusantara Technology and Engineering Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nter.v3i1.1710

Abstract

Masalah pengelolaan sampah plastik rumah tangga di Indonesia masih menghadapi hambatan besar, terutama karena rendahnya praktik daur ulang dan pengaruh budaya lokal yang belum mendukung perilaku berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi praktik dan hambatan kultural dalam implementasi daur ulang kimia plastik pada skala rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus dan wawancara semi-terstruktur terhadap rumah tangga di wilayah terpilih. Hasil menunjukkan bahwa rendahnya pengetahuan, praktik yang tidak konsisten, dan norma sosial menjadi faktor utama penghambat keberhasilan daur ulang. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan mengintegrasikan pendekatan budaya dalam analisis daur ulang plastik dan merekomendasikan intervensi edukatif yang lebih kontekstual bagi pembuat kebijakan dan pelaku komunitas. The problem of household plastic waste management in Indonesia still faces major obstacles, mainly due to low recycling practices and the influence of local culture that does not support sustainable behavior. This study aims to identify cultural practices and barriers in the implementation of chemical recycling of plastics at the household scale. The method used is a qualitative approach with case studies and semi-structured interviews with households in selected areas. The results show that low knowledge, inconsistent practices, and social norms are the main factors inhibiting the success of recycling. This study provides a new contribution by integrating a cultural approach in the analysis of plastic recycling and recommending more contextual educational interventions for policymakers and community actors.
Analisis Pemasaran UMKM Home Sewing dengan Pendekatan Business Model Canvas (BMC) dan SWOT Analysis Sholikhah, Nur; Wulandari, Rina Sri; Hakim, Luqman
Nusantara Technology and Engineering Review Vol. 3 No. 1 (2025): Nusantara Technology and Engineering Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nter.v3i1.1713

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam menunjang perekonomian nasional. Keberhasilan suatu bisnis sangat dipengaruhi oleh kemampuan pelaku usaha dalam mengelolanya. Manajemen yang baik akan mempermudah produk atau layanan yang ditawarkan untuk diterima oleh pasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan Business Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT dalam pengolahan datanya. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi langsung, serta dokumentasi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menilai model bisnis UMKM di sektor jahit rumahan menggunakan kerangka BMC dan SWOT, sehingga dapat dirumuskan saran-saran perbaikan pada sembilan komponen utama model bisnis tersebut. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa UMKM ini berada di kuadran 1 (strategi progresif), yang mengindikasikan bahwa perusahaan memiliki kekuatan serta peluang besar yang menguntungkan. Dalam situasi ini, strategi yang disarankan adalah strategi pertumbuhan agresif atau yang dikenal dengan istilah growth-oriented strategy. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a significant role in supporting the national economy. The success of a business is heavily influenced by the ability of its actors to manage it effectively. Good management facilitates the acceptance of products or services in the market. This study employs a descriptive method using the Business Model Canvas (BMC) approach and SWOT analysis for data processing. Data were collected through interviews, direct observation, and documentation. The primary objective of this study is to evaluate the business model of an MSME in the home sewing sector using the BMC and SWOT frameworks, to formulate improvement suggestions for the nine key components of the business model. The results of the SWOT analysis indicate that this MSME is positioned in Quadrant 1 (progressive strategy), suggesting that the business has substantial strengths and promising opportunities. In this context, the recommended strategy is an aggressive growth approach, commonly referred to as a growth-oriented strategy.
Efektifitas Tanaman Mangrove Rhyzopora Mucronata dan Bakteri dalam Menurunkan Kadar Salinitas Air Payau Khoiriyah, Layyinatul; Widiyanti, Atik
Nusantara Technology and Engineering Review Vol. 1 No. 1 (2023): Nusantara Technology and Engineering Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nter.v1i1.1068

Abstract

Peningkatan tinggi permukaan laut dapat mengakibatkan intrusi air laut yang berpotensi mencemari kualitas air tanahPencemaran air tanah yang disebutkan terjadi melalui merembesnya air laut yang mengandung kadar klorida (Cl), yang dapat menyebabkan kerusakan pada ekuifer air tawar. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah pemanfaatan teknologi biodesalinasi sebagai teknologi yang meyediakan air tawar yang dibantu oleh tanaman mangrove Rhyzopora mucronata dan bakteri (Bacillus mycoides dan Pseudomunas aeruginosa). Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimental. Penelitian ini menggunakan 4 reaktor, P0 reaktor kontrol, Reaktor P1 diberi tanaman mangrove (Rhyzopora mucronata) Reaktor P2 diberi tanaman mangrove (Rhyzopora mucronata) dan bakteri (Bacillus mycoides dan Pseudomunas aeroginosa). Reaktor P3 ditambahkan bakteri (Bacillus mycoides dan Pseudomunas aeroginosa). Volume air payau yang digunakan pada tiap reaktor adalah 13 L dan penambahan bakteri 300 ml, pengambilan sampel sebanyak 5 ml dengan 3 kali pengulangan. Hasil analisi setiap reaktor mengalami penurunan. Nilai efesiensi terbesar pada reaktor P2 sebesar 26% dan nilai efektifitas terbesar pada reaktor P2 sebesar 17,81 ⁰/₀₀. Reaktor terbaik dalam menurunkan kadar salinitas air payau adalah reaktor P2. An increase in sea level height can result in seawater intrusion, which has the potential to pollute groundwater quality. The mentioned groundwater pollution occurs through seepage of seawater containing high levels of chloride (Cl), which can cause damage to freshwater aquifers. This research aims to utilize desalination technology as a technology that provides fresh water assisted by the mangrove plant Rhyzopora mucronata and bacteria (Bacillus mycoides and Pseudomonas aeruginosa). This research was conducted using experimental methods. This research used four reactors: P0 was the control reactor, Reactor P1 was given mangrove plants (Rhyzopora mucronata), Reactor P2 was given mangrove plants (Rhyzopora mucronata) and bacteria (Bacillus mycoides and Pseudomunas aeroginosa). The P3 reactor added bacteria (Bacillus mycoides and Pseudomunas aeroginosa). The volume of brackish water used in each reactor was 13 L, and 300 ml of bacteria were added, 5 ml of samples were taken with three repetitions. The analysis results for each reactor decreased. The most significant efficiency value in the P2 reactor was 26%, and the most considerable effectiveness value in the P2 reactor was 17.81 ⁰/₀₀. The best reactor for reducing the salinity levels of salty water is the P2 reactor.
Pengukuran Kinerja Organisasi dengan Menggunakan Integrasi Metode Balanced Scorecard dan Analythical Hierarchy Process Fauzia, Yunia; Usada, Untung
Nusantara Technology and Engineering Review Vol. 1 No. 1 (2023): Nusantara Technology and Engineering Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nter.v1i1.1069

Abstract

Kebutuhan persyaratan jasa pelayanan di bidang Universitas Perguruan Tinggi setiap tahun terus meningkat menyebabkan sebuah lembaga pendidikan melakukan peningkatan kinerja organisasi, keselarasan tujuan kelompok dan individu dalam organisasi. Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo sebagai penyedia jasa pada lembaga pendidikan tentunya merencanakan peningkatan agar menjadi lebih baik dengan menggunakan alternatif pengukuran kinerja. Pada penelitian ini tentang pengukuran kinerja Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo dengan metode BSC (Balanced Scorecard) yang bertujuan untuk menggabungkan antara ukuran kinerja keuangan dan non keuangan. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan periode pengamatan pada tahun 2019 sampai dengan tahun 2021, tujuan dilakukan penelitian tersebut dengan mengoptimalisasi manajemen pengolahan agar dapat bersaing dengan universitas negeri maupun swasta. Pada penelitian ini membahas bagaimana menjalankan balance scorecard, terdapat beberapa topik yang dibahas diantara lain yaitu menentukan tujuan strategis, ukuran target, inisiatif, dan mengimplementasikan BSC pada lembaga pendidikan. Berdasarkan sistem pengukuran kinerja tersebut dapat menentukan berbagai kebutuhan yang ada dalam mewujudkan suatu peningkatan kinerja pada empat perspektif dalam Balanced Scorecard. The need for service requirements in the University and Higher Education sector continues to increase yearly, causing educational institutions to improve organizational performance alignment of group and individual goals. Nahdlatul Ulama Sidoarjo University, as a service provider to educational institutions, is planning improvements to enhance it by using alternative performance measurements. This research is about measuring the performance of Nahdlatul Ulama University Sidoarjo using the BSC (Balanced Scorecard) method, which aims to combine financial and non-financial performance measures. The approach to this research uses qualitative research with an observation period from 2019 to 2021. This research seeks to optimize processing management to compete with state and private universities. This research discusses how to run a balanced scorecard; several topics are discussed, including determining strategic goals, target measures, initiatives, and implementing BSC in educational institutions. Based on this performance measurement system, various needs can be selected to increase performance in the four perspectives in the Balanced Scorecard.
Carbon Capture and Storage dan Circular Economy: Tinjauan Sistematis dan Arah Penelitian di Masa Depan Edinov, Sarah; Rancak, Gunawan Tono; Wahyudi, Ramdan; Wiyani, Laila; Prabasari, Indriani Gadis
Nusantara Technology and Engineering Review Vol. 1 No. 1 (2023): Nusantara Technology and Engineering Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nter.v1i1.1109

Abstract

Sinergi teknologi Penangkapan dan Penyimpanan Karbon (CCS) ke dalam kerangka Ekonomi Sirkular (CE) sebagai konsiderasi esensial untuk memajukan praktik industri berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan mensintesis pengetahuan terkini mengenai sinergi antara CCS dan CE, mengidentifikasi potensi manfaat, tantangan, dan jalan untuk inovasi. Dengan menggunakan pendekatan metodologis, tinjauan ini menganalisis literatur dengan mengikuti pedoman PRISMA, memastikan cakupan yang komprehensif dan pemilihan studi relevan yang tidak memihak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CCS dapat berkontribusi secara signifikan terhadap CE dengan mengubah CO2 dari produk limbah menjadi sumber daya yang berharga, sehingga selaras dengan prinsip minimalisasi limbah dan efisiensi sumber daya CE. Namun, keberhasilan integrasi menghadapi tantangan termasuk skalabilitas teknologi, kelayakan ekonomi, dan penerimaan masyarakat. Tinjauan ini memberikan kontribusi di lapangan dengan memberikan pemahaman yang terkonsolidasi tentang peran CCS dalam CE, menyoroti perlunya pendekatan interdisipliner dan dukungan kebijakan untuk mewujudkan potensi penuh dari integrasi ini. Synergy of Carbon Capture and Storage (CCS) technology into the Circular Economy (CE) framework as an essential consideration for advancing sustainable industrial practices. The aim of this research is to explore and synthesize current knowledge regarding the synergies between CCS and CE, identifying potential benefits, challenges and avenues for innovation. Using a methodological approach, this review analyzes the literature following PRISMA guidelines, ensuring comprehensive coverage and unbiased selection of relevant studies. The research results show that CCS can contribute significantly to CE by converting CO2 from waste products into valuable resources, thereby aligning with the principles of waste minimization and resource efficiency of CE. However, successful integration faces challenges including technological scalability, economic feasibility, and societal acceptance. This review contributes to the field by providing a consolidated understanding of the role of CCS in CE, highlighting the need for interdisciplinary approaches and policy support to realize the full potential of this integration.
Studi Kimia Hijau dalam Pengelolaan Air Limbah: Tinjauan Komprehensif Teknik Pengolahan Tingkat Lanjut Syabriyana, Melinda; Jannah, Windah; Sadikin, Abdul; Chairunnas, Ahmad; Indaryati, Subaida
Nusantara Technology and Engineering Review Vol. 1 No. 1 (2023): Nusantara Technology and Engineering Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nter.v1i1.1110

Abstract

Peningkatan permasalahan lingkungan mendorong perkembangan praktik industri menggunakan integrasi teknologi berbasis kimia dan lingkungan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis bagaimana prinsip kimia hijau atau ramah lingkungan diterapkan untuk meningkatkan keramahan lingkungan dan efisiensi metode pengolahan air limbah. Pencarian literatur yang komprehensif dilakukan di seluruh database utama, dengan fokus pada penelitian yang diterbitkan dari tahun 2010 hingga 2022. Temuan ini mengungkapkan adanya pergeseran signifikan ke arah penggunaan bahan-bahan yang tidak terlalu berbahaya, peningkatan efisiensi energi, dan penggunaan bahan-bahan terbarukan dan biodegradable dalam proses pengolahan air limbah. Tinjauan ini menyoroti tantangan terkait skalabilitas, kelayakan ekonomi, dan aspek peraturan dari pendekatan ramah lingkungan ini. Studi ini memberikan gambaran mengenai tren dan mengidentifikasi arah penelitian dan kebijakan di masa depan terkait kimia hijau dalam pengelolaan air limbah berkelanjutan. Increasing environmental problems encourage the development of industrial practices using the integration of chemical-based and environmentally sustainable technologies. This research aims to systematically analyze how environmentally friendly chemical principles are applied to improve the environmental friendliness and efficiency of wastewater treatment methods. A comprehensive literature search was conducted across major databases, focusing on research published from 2010 to 2022. The findings revealed a significant shift towards the use of less hazardous materials, increased energy efficiency, and the use of renewable materials and biodegradable in the waste water treatment process. This review highlights challenges related to the scalability, economic feasibility, and regulatory aspects of this green approach. This study provides an overview of trends and identifies future research and policy directions regarding green chemistry in sustainable wastewater management.
Kecerdasan Buatan dan Big Data dalam Industri Manufaktur: Sebuah Tinjauan Sistematis Siska, Maudi; Siregar, Indra; Saputra, Ahmad; Juliana, Mery; Afifudin, Mehmed Tegar
Nusantara Technology and Engineering Review Vol. 1 No. 1 (2023): Nusantara Technology and Engineering Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nter.v1i1.1119

Abstract

Peran Kecerdasan Buatan (AI) dan Big Data dalam produksi dan manufaktur semakin penting dan mendesak dalam industri dan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi saat ini, tren, tantangan, dan peluang yang muncul dari teknologi AI dan big data di industri manufaktur. Dengan menggunakan metodologi tinjauan pustaka yang sistematis, penelitian ini dengan cermat menganalisis artikel-artikel yang diterbitkan hingga tahun 2023. Temuan ini mengungkapkan bahwa AI dan Big Data sangat penting dalam meningkatkan efisiensi operasional, pemeliharaan prediktif, optimalisasi rantai pasokan, dan dukungan pelanggan. pendekatan produksi yang sentris. Tantangan seperti integrasi data, masalah kualitas, keamanan siber, dan pertimbangan etis dalam penerapan AI juga diidentifikasi. Tinjauan ini memberikan kontribusi dengan menawarkan gambaran komprehensif mengenai kemajuan terkini dan bidang-bidang penelitian di masa depan, menekankan peran AI dan Big Data yang terus berkembang dalam proses manufaktur modern. The role of Artificial Intelligence (AI) and Big Data in production and manufacturing is increasingly important and urgent in industry and business. This research aims to identify current conditions, trends, challenges and opportunities emerging from AI technology and big data in the manufacturing industry. Using a systematic literature review methodology, this research carefully analyzes articles published through 2023. The findings reveal that AI and Big Data are critical in improving operational efficiency, predictive maintenance, supply chain optimization, and customer support. production centric approach. Challenges such as data integration, quality issues, cybersecurity, and ethical considerations in AI implementation are also identified. This review contributes to the field by offering a comprehensive overview of recent advances and future areas of research, emphasizing the growing role of AI and Big Data in modern manufacturing processes.
Analisis Kepuasan Pelanggan Terhadap Kualitas Pelayanan Menggunakan Metode Service Quality (Servqual) dan Metode Quality Function Deployment (QFD) (Studi Kasus Madrasah Ibtidaiyah “X”) Anggreani, Hariarti Maulita; Yafi, Muhammad Mansur
Nusantara Technology and Engineering Review Vol. 1 No. 1 (2023): Nusantara Technology and Engineering Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nter.v1i1.1164

Abstract

Kepuasan pelanggan adalah hal yang penting bagi setiap perusahaan jasa. Salah satu yang perlu dijaga dalam kepuasan pelanggan adalah kualitas pelayanan. Kualitas pelayanan pada Madrasah Ibtidaiyah ''X" masih jauh dikatakan layak, sehingga sangat perlu dilakukan perbaikan. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini untuk nenganalisis kualitas pelayanan di Madrasah Ibtidaiyah "X" dan menentukan faktor harapan dan kepentingan yang menjadi prioritas utama dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode Service Quality (Servqual) dan QFD (Quality Function Deployment). Pada metode Service Quality diperoleh beberapa atribut pelayanan yang belum memenuhi harapan konsumen kemudian diolah dan dianalisis dengan metode Quality Function Deployment. Pada pengolahan tersebut dihasilkan usulan perbaikan kualitas pelayanan pada Madrasah Ibtidaiyah “X”. Maka, hasil Service Quality diketahui terdapat 6 atribut yang gapnya bernilai negatif. Hal tersebut dinilai bahwa Madrasah Ibtidaiyah ''X" belum maksimal dalam melakukan pemenuhan dan kepuasan terhadap pelanggan. 6 atribut diantaranya adalah guru dalam menyampaikan materi yang mudah diterima siswa, kesediaan guru dalam siswa, kesabaran guru BK dalam menangani siswa, jaminan keamanan dilingkungan sekolah, pengaturan jadwal KBM. Setelah ditentukan hasil dari perhitungan servqual. Lalu, mulai menganalisa tentang HOQ atau biasa disebut Runuh kualitas. Nama pada tahap menganalisa HOQ terdapat perhitungan-perhitungan. Diantaranya adalah penentuan Voice of Customer, sales Point, Goal, Improvement Ratio, Raw Weight dan Normalized Raw Weight. Setelah ditentukannya hasil, tahapan ini juga mencari Technical Response yang diperoleh dari wawancara kepada pihak pemilik yayasan dan kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah “X”. Kemudian menentukan prioritas perbaikan yang perlu dilakukan dengan harapan perbaikan dapat membantu Madrasah Ibtidaiyah "X" lebih baik lagi kedepannya. Hasil usulan prioritas yang diperoleh dalam metode HOQ ini adalah pengadaan fisilitas disekolah, pengadaan tim survey, pengadaan checklist disekolah, pelatihan guru, penyesuaian komite disekolah, pengadaan tim penjamin kualitas, penambah tim kebersihan sekolah. Customer satisfaction is important for every service company. One thing that needs to be maintained in customer satisfaction is service quality. The quality of service at Madrasah Ibtidaiyah ‘X' customers. This research uses the Service Quality (Servqual) and QFD (Quality Function Deployment) methods. In the Service Quality method, several service attributes that do not meet consumer expectations are obtained, and then they are processed and analyzed using the Quality Function Deployment method. In this process, proposals for improving service quality are produced. At Madrasah Ibtidaiyah, "X". So, the Service Quality results show that there are 6 attributes whose gaps are negative. This is considered that Madrasah Ibtidaiyah "X" has not been optimal in fulfilling and satisfying customers. The 6 attributes include the teacher delivering material easily accepted by students, the teacher's willingness to engage with students, the guidance and counselling teacher's patience in handling students, ensuring security in the school environment, and setting the teaching and learning schedule. After determining the results of the servqual calculation. Then, start analyzing HOQ or what is usually called Quality Loss. In the HOQ analysis stage, there are calculations. Among them are determining the Voice of the Customer, Sales Point, Goal, Improvement Ratio, Raw Weight, and Normalized Raw Weight. After selecting the results, this stage also looked for Technical Responses obtained from interviews with the foundation owner and the principal of Madrasah Ibtidaiyah "X". Then, determine the priorities for improvements that need to be made in the hope that the upgrades can help Madrasah Ibtidaiyah "X" be even better. The results of the priority proposals obtained in this HOQ method are procurement of facilities in schools, procurement of survey teams, procurement of checklists in schools, teacher training, adjustment of committees in schools, procurement of quality assurance teams, and addition of school cleaning teams.
Studi Sistematis Tentang Penerapan Control Chart dalam Pengendalian Kualitas di Berbagai Sektor Industri Prasetyo, Rian; Rahayu, Putri; Melgandri, Sifa; Pramanda, Rudy; Hardiyanti, Amelia
Nusantara Technology and Engineering Review Vol. 2 No. 1 (2024): Nusantara Technology and Engineering Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nter.v2i1.1219

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan Control Chart dalam pengendalian kualitas lintas sektor industri, mengingat pentingnya menjaga konsistensi kualitas dalam lingkungan produksi yang beragam. Tujuan dari review sistematis ini adalah untuk menganalisis dan membandingkan cara penerapan serta efektivitas Control Chart di sektor manufaktur, otomotif, kesehatan, dan makanan. Metode yang digunakan meliputi pencarian literatur yang komprehensif dari berbagai basis data akademik, dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat untuk memastikan relevansi dan kualitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Control Chart bervariasi signifikan tergantung pada kondisi industri spesifik, dengan teknologi dan kompetensi karyawan sebagai faktor penentu utama. Studi ini memberikan wawasan baru mengenai adaptasi Control Chart di era digital dan menawarkan rekomendasi untuk penerapan teknologi informasi yang dapat memperkuat pengendalian kualitas di berbagai sektor. This research examines the use of Control Charts in quality control across industrial sectors, considering the importance of maintaining quality consistency in diverse production environments. This systematic review aims to analyze and compare the implementation and effectiveness of Control Charts in the manufacturing, automotive, health and food sectors. The methods used include a comprehensive literature search from various academic databases, with strict inclusion and exclusion criteria to ensure the relevance and quality of the data. The research results show that the Effectiveness Control Chart varies significantly depending on specific industry conditions, with technology and employee competency as the main determining factors. This study provides new insights into the adaptation of Control Charts in the digital era. It recommends applying information technology to strengthen quality control in various sectors.
Peningkatan Pengendalian Kualitas Produk Roti dengan Penerapan Metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) dan FTA (Fault Tree Analysis) di Home Industry Afiyanto, Mohammad Reza; Usada, Untung
Nusantara Technology and Engineering Review Vol. 2 No. 1 (2024): Nusantara Technology and Engineering Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nter.v2i1.1232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis cacat, penyebabnya dan juga memberikan solusi yang tepat untuk menekan angka kecacatan produksi. Metodologi yang digunakan adalah menggunakan failure mode and effect analysis (FMEA) untuk mengetahui jenis kegagalan, potensi efek kegagalan, penyebab kegagalan, mode deteksi, dan menentukan nilai RPN (Risk Priority Number). Langkah selanjutnya adalah menerapkan fault tree analysis (FTA) untuk mengidentifikasi akar permasalahan produksi, dengan temuan tiga jenis cacat utama: penjamuran (RPN 224), gosong (RPN 180), dan tidak mengembang (RPN 100). Usulan perbaikan meliputi memberikan istirahat yang cukup dan pengawasan pada karyawan, menghitung ulang beban adonan sebelum pengadukan, dan meningkatkan sirkulasi udara di tempat penyimpanan. This research aims to determine the types of defects and their causes and provide appropriate solutions to reduce the number of production defects. The methodology used is failure mode and effect analysis (FMEA) to determine the type of failure, potential failure effects, causes of failure, detection mode, and the RPN (Risk Priority Number) value. The next step was to apply fault tree analysis (FTA) to identify the root causes of production problems, with the discovery of three main types of defects: moulding (RPN 224), burning (RPN 180), and not expanding (RPN 100). Proposed improvements include providing adequate rest and supervision to employees, recalculating dough loads before mixing, and increasing air circulation in storage areas