cover
Contact Name
ANDRE AGACHI PURBA
Contact Email
andreagachipurba2000@gmail.com
Phone
+6285275487278
Journal Mail Official
andreagachipurba2000@gmail.com
Editorial Address
Jalan Bunga N Cole Raya No.83, Medan Tuntungan, Medan, Provinsi Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Health of Education
ISSN : 28092287     EISSN : 28092287     DOI : https://doi.org/10.62611/jhe
Core Subject : Health,
Journal Health of Education adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada bidang kesehatan, terutama kebidanan. Jurnal ini mempublikasikan hasil-hasil penelitian terbaru dan relevan dalam bidang kebidanan, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik di bidang tersebut. Diterbitkan dua kali setahun, pada bulan April dan Oktober, jurnal ini merupakan produk dari Program Studi Kebidanan, Universitas Audi Indonesia. Redaksi jurnal berlokasi di Jl. Bunga N Cole Raya No. 83, Medan Tuntungan, Sumatera Utara.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2022): APRIL" : 24 Documents clear
KOPI ANTI-DIABETES “MAHONI COFFEE” UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT DIABETES MELITUS DI KECAMATAN BERASTAGI Sari, Imelda
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 2 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v2i1.114

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah salah satu penyakit degeneratif yang sekarang banyak diderita oleh penduduk dunia, terutama diabetes melitus tipe 2. Banyak obat-obatan yang digunakan untuk mengobati diabetes melitus, namun kebanyakan memberikan efek samping yang tidak diinginkan sehingga dicari bahan-bahan alami yang dapat menjadi obat anti diabetes Salah satu tanaman yang biasa digunakan sebagai obat tradisional adalah biji mahoni daun kecil (Swietenia mahagoni Jacq.). Secara tradisional, bijinya berkhasiat sebagai obat tekanan darah tinggi, kencing manis, perangsang nafsu makan, obat rematik, demam, masuk angin, encok, dan eksim. Biji dari mahoni ini mengandung senyawa flavonoid yang cukup tinggi. Flavonoid yang juga terdapat dalam kopi ini dapat memberikan rasa yang sepat dan pahit ketika dikonsumsi. Kebanyakan orang penderita diabetes enggan mengkonsumsi biji mahoni dikarenakan rasa pahit yang dimilikinya. Kopi yang merupakan minuman kesukaan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia dapat menjadi alternatif minuman fungsional pelengkap untuk menutupi rasa pahit dari biji mahoni tersebut. Kami kenalkan ke ibu-ibu kader posyandu Kecamatan Berastagi dengan mempraktekkan cara pembuatan Kopi Anti- Diabetes “Mahoni Coffee” Untuk Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus. Dengan cara sortasi, mengupas kulit, menjemur, menggoreng biji mahoni, dilanjutkan dengan penghalusan, menggunakan blender, disaring, dimasukkan dalam kemasan dan diberi aturan cara pakai. Pengenalan dan cara pengolahan obat tradisional sampai menjadi produk Mahoni Coffee sudah dilakukan pertengahan bulan Mei sampai dengan bulan Juli 2019. Pada akhir pengabdian masyrakat ini kami membagikan buku saku tentang pembuatan Mahoni Coffee dan membagikan produk ke ibu-ibu kader posyandu dan masyarakat Kecamatan Berastagi.
EFEK SITOTOKSIK EKSTRAK ETANOLIK OCIMUM BASILICUM, L. PADA SEL KANKER PAYUDARA Fitri, Dwi Meida
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 2 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v2i1.115

Abstract

Pengobatan kanker menggunakan bahan alam terus dikembangkan. Salah satu tanaman yang memiliki efek sitotoksik Ocimum basilicum, L. tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas sitotoksik dari ekstrak etanol Ocimum basilicum (EEOB) terhadap sel kanker payudara T47D dan MCF7. Ocimum basilicum diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Pengujian aktivitas sitotoksik menggunakan metode MTT assay dengan seri konsentrasi EEOB 1000; 500; 250; 125; 62.5; 31,25 µg/mL. Hasil uji aktivitas sitotoksik EEOB memperlihatkan nilai IC50 pada sel T47D dan MCF-7 sebesar 399.86 µg/ml dan 387.76 µg/ml.
EFEKTIVITAS TANAMAN OBAT TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN SISTEM KEKEBALAN TUBUH PADA MASYARAKAT DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAMO RAMBE Sinambela, Efi Srivita
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 2 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v2i1.116

Abstract

Tanaman herbal adalah tanaman yang telah diindentifikasi dan diketahui berdasarkan pengamatan manusia mempunyai senyawa yang bermanfaat untuk mencegah, menyambuhkan penyakit, menjalankan fungsi biologis tertentu. Pengertian tanaman obat tradisional sering juga disebut dengan apotek hidup, yaitu pemanfaatan sebagai lahan agar dapat ditanami tanaman obat yang digunakan untuk keperluan sehari-hari. Sepeti kita ketahui, obat sendiri digolongkan menjadi dua jenis yang pertama obat kimia, yang berikutnya obat herbal tradisional. Obat kimia adalah obat dari hasil bahan kimia, bahannya di peroleh dari bahan sintetik dalam skala besar dan dapat di gunakan oleh masyarakat setelah dilakukan penelitian dari para ahli terlebih dahulu. Sedangkan obat herbal adalah obat dari hasil ekstrak tumbuhan berdasarkan apa yang dirasakan masyarakat mengenai pemanfaatan tumbuhan tersebut telah berhasil dalam mengurangi atau menyembuhkan penyakit, saat ini telah dilakukan penelitian oleh para ahli mengenai zat apa saja yang terkandung di dalamnya dan khasiatnya dari zat-zat ini. Sejak dahulu para orang tua di desa kelurahan namo gajah sering menggunakan obat-obatan tradisional yang ramuannya sengaja ditanam di pekarangan dan sekitar rumah, salah satunya jahe (zingiber officinale) untuk menyembuhkan batuk, bahkan ada yang tumbuh liar yang biasa orang sebut dengan laka. Bunganya (Immpetiens balsamina L) untuk penyembuhan luka. Namun saat ini hanya masyarakat tertentu khususnya kalangan lanjut usia yang masih melestarikan tradisi tersebut, sehingga keberadaan obat tradisional dan pemanfaatannya dikhawatirkan lambat laun akan punah.
PENDIDIDKAN KESEHATAN MENINGKATKAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN IBU DALAM TATALAKSANA ANAK SAKIT ISPA Sagala, Ridal Rismauly
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 2 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v2i1.139

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut yang disebut dengan ISPA merupakan penyebab utamamorbiditas dan mortalitas penyakit menular didunia, penyakit ini seringkali dijumpai pada balita.Salah satu bagian pengendalian ISPA adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalampenatalaksanaan kasus dan manajemen program melalui pendidikan kesehatan kepada kader yangmerupakan bagian dari masyarakat yang memiliki tugas salah satunya adalah memberikan penyuluhanpada ibu balita. Tujuan penelitian menganalisis potensi pelatihan pendidikan kesehatan anak sakitISPA terhadap pengetahuan, sikap dan ketrampilan kader dalam tatalaksana anak sakit ISPA diKelurahan Bangsal. Desain penelitian adalah Pra Experiment Design bentuk Pre-Post Test Design.Populasi penelitian seluruh kader dengan jumlah sample 20 responden, pengambilan datamenggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data untuk pengetahuan, sikap dan ketrampilanmenggunakan cheklist. Analisis data penelitian menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed RankTest. Hasil pada pengetahuan nilai significancy 0,002 (p<0,05), pada sikap nilai significancy 0,001 (ppada ketrampilan nilai significancy 0,004 (p<0,05) Kesimpulan, pendidikan Kesehatan meningkatkanpengetahuan, sikap dan ketrampilan kader dalam tatalaksana anak sakit ISPA
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG COVID-19 DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS Laia, Teorida
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 2 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v2i1.156

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentangCovid-19 dengan perilaku pencegahan Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Seginim KabupatenBengkulu Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional.Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Seginimdengan jumlah sampel sebanyak 76 orang. Analisa data dilakukan dengan uji chi-square. Hasilpenelitian sebagian besar dengan pengetahuan kurang yaitu sebanyak 30 orang (39.5%), sebagianbesar responden dengan perilaku pencegahan infeksi covid-19 baik yaitu sebanyak 41 orang (5.9%).Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi-square menunjukkan X2 hitung (23.079) > X2 tabel(5.591) dan nilai ρ(0,000) (p<0,05) Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan perilakupencegahan covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan.
HUBUNGAN ANTARA PENYAKIT JANTUNG BAWAAN DENGAN KECUKUPAN ASUPAN MAKANAN PADA ANAK Sinaga, Elvipson
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 2 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v2i1.163

Abstract

Gizi merupakan hal penting untuk memastikan energi yang adekuat untuk metabolisme basal,pertumbuhan, dan aktivitas fisik. Bayi dan anak dengan penyakit jantung bawaan (PJB) memilikirisiko yang signifikan mengalami kekurangan energi karena meningkatnya pengeluaran energi danasupan makanan yang tidak memadai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antarapenyakit jantung bawaan dengan kecukupan asupan makanan terutama energi dan protein. Penelitianini menggunakan desain cross-sectional yang dilakukan pada bulan Mei sampai Juni 2015 di RumahSakit Umum Adam Malik, Medan. Subjek dibagi menjadi PJB dan tanpa PJB. Asupan makanandihitung berdasarkan makanan yang dikonsumsi selama tiga hari dan kecukupan energi dan proteindihitung menggunakan program Nutrisurvey. Data dianalisis dengan chi square untuk melihathubungan PJB dengan asupan makanan. Untuk menilai faktor-faktor yang mempengaruhi asupanmakanan pada PJB digunakan uji bivariat yang selanjutnya dilakukan analisis multivariat. Hasilnyaadalah dari 80 anak yang memenuhi kriteria, 40 anak dengan PJB dan 40 anak tanpa PJB. Terdapathubungan yang signifikan antara PJB dengan asupan energi dengan risiko terjadinya asupan energitidak cukup pada PJB adalah 1.824 kali dengan 95% IK 1.226 - 2.713 dibandingkan tanpa PJB.Terdapat hubungan yang signifikan antara PJB dan asupan protein dengan risiko terjadinya asupanprotein tidak cukup pada PJB adalah 3.5 kali dengan 95% IK 1.823-6.719 dibandingkan tanpa PJB.Tidak terdapat pengaruh usia, jenis PJB, lama sakit dan status gizi terhadap asupan energi dan proteinpada anak PJB. Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara penyakit jantung bawaandengan kecukupan asupan makanan terutama energi dan protein.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN POSIS SEMI FOWLER PADA PESIEN TUBERCULOSIS PARU DENGAN GANGGUAN KEBUTUHAN OKSIGENASI Batubara, Khairunnisa
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 2 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v2i1.174

Abstract

Posisi semi fowler merupakan posisi setengah duduk dengan membentuk sudut 15-45°. Penerapan posisi semi fowler pada pasien Tuberculosis Paru mampu mengatasi masalahkesulitan pernapasan dan membuat pasien merasa nyaman.Tujuan penelitian dari studi kasuspenerapan posisi semi fowler adalah meningkatkan kemampuan bernafas 2 pasien agarmampu meningkatkan kemandirian posisi semi fowler secara mandiri. Metode penelitian inistudi kasus deskriptif yang menggambarkan penerapan posisi semi fowler pada 2 respondendengan gangguan kebutuhan dasar oksigenasi di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Hasilstudi kasus penelitian yang di dapatkan adalah telah di lakukan penerapan posisi semi fowlerpada pasien Tn. D dan Tn. A dan di dapatkan kedua masalah pasien teratasi. Kesimpulan daripenilitian ini adalah posisi semi fowler sangat efektif untuk di lakukan karena dapatmengurangi sesak napas yang di alami oleh klien dan dapat membuat klien merasa nyaman.Kesimpulan terjadi penurunan tanda dan gejala Tuberculosis Paru pada kedua responden danmeningkatkan kemampuan dalam menerapkan posisi semi fowler secara mandiri.
THE EFFECT OF ENDOTRACHEAL TUBE (ETT) SUCTION MEASURE ON OUR SATURATION LEVELS IN FAILED PETIENTS IN IGD -, Desmond
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 2 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v2i1.179

Abstract

Failure of the airways is a disease found in COPD, where one of the causes ofrespiratory failure is a blockage in the airway including a blockage due to the installation ofEndotracheal Tube (ETT). Treatment performed on patients who experience respiratoryfailure can be successful if at the time of the assessment has obtained data related torespiratory failure, and this will be done well if the understanding of the officer is good. Thepurpose of this study was to analyze whether there is an influence before and after the actionof suctioning the endotracheal tube (ETT) on changes in O2 saturation levels in patients whoexperience respiratory failure. The study was conducted at the Grandmed Lubuk PakamHospital with a sample size of 22, and using the Wilcoxon test, using a quantitative researchdesign with the design was Quasi Experiment with a one-group pretest-posttest, which isbefore taking action to first check the O2 saturation level and after observation of O2saturation levels was performed again. The technique of data collection is done by accidentalsampling technique where only patients who meet with researchers who become researchsamples, use the instrument observation sheet. The results of this study there are significantdifferences where before and after the action of oxygen saturation levels (p<0,000) whichmeans that there is an effect of the action of suctioning mucus before and after the O2saturation level (p<0,05) so Ha is accepted. It is recommended that future researchersinvestigate further different designs and more samples.
POSISI FOWLER UNTUK MENINGKATKAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN (CHF) CONGESTIVE HEART FAILURE YANG MENGALAMI SESAK NAFAS -, Dwiyanto
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 2 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v2i1.183

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) merupakan kelainan fungsi jantung yang tidakmampu untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Salah satu gejala klinis adalah sesaknafas merupakan kurangnya oksigen yang masuk keparu-paru. Posisi fowler sebagai salahsatu tidakan keperawatan yang mampu mengurangi sesak nafas sehingga asupan oksigenmeningkat dan sesak nafas berkurang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisapengaruh posisi fowler terhadap perubahan saturasi oksigen pada pasien Congestive HeartFailure (CHF) yang mengalami sesak nafas. Study kasus ini menggunakan desain studi kasusDeskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien Congestive Heart Failure(CHF) di IGD Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang. Jumlah respondensebanyak 2 responden. Studi kasus ini dilakukan pada bulan Oktober 2019. Alatpengumpulan data dengan lembar asuhan keperawatan dan oxymetri. Hasil studimenunjukkan bahwa pre test pasien CHF di IGD RS Roemani mengalami sesak nafas. Pasienpertama dengan RR: 26x/menit dengan SpO2 94%. Pasien kedua mengalamisesak nafasdengan RR: 28x/menit dan SpO2 95%. Hasil post test setelah memposisikan fowler selama15 menit mendapatkan hasil pada responden pertama RR: 20x/menit, SpO2 99%, padaresponden kedua hasil RR: 22x/menit, SpO2 98% Tindakan memposisikan fowler pada pasindengan CHF berpengaruh dalam peningkatan saturasi oksigen bagi pasien.
KETERAMPILAN PERAWAT DAN PELAKSANAAN MANAJEMEN CARE BUNDLE PADA PASIEN CEDERA KEPALA INSTALASI GAWAT DARURAT KOTA MEDAN -, Fourline
JOURNAL HEALTH OF EDUCATION Vol 2 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Audi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jhe.v2i1.186

Abstract

Mayoritas mata pencarian penduduk asli NTT adalah pengiris buah pohon lontar(Borassus flabellifer) yang mengharuskan mereka memanjat pohon setinggi 15-30 metertanpa alat perlindungan diri. Cedera yang ditimbulkan saat terjatuh dari pohon lontar adalahmultiple cedera dengan benturan utama terjadi pada bagian kepala dan servikal. Selain itu,kebiasaan warga NTT yang tidak menggunakan helm saat berkendara roda dua akan sangatberbahaya dan mengancam nyawa apabila terjadi kecelakan lalu lintas. Perawat di InstalasiGawat Darurat (IGD) memiliki peranan penting dalam penangan awal pasien dengan cederakepala. Namun faktanya masih banyak perawat yang tidak melakukan tatalaksana cederakepala secara tepat, salah satunya adalah pelaksanaan manajemen care bundle berkala,sehingga akan mempengaruhi kualitas perawatan yang diterima pasien. Hal ini disebabkanoleh sumber daya perawat, ketrampilan perawat, fasilitas kesehatan, dan pengetahuanperawat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan ketrampilan perawat denganpelaksanaan manajemen care bundle pada pasien cedera kepala di Instalasi Gawat DaruratKota Kupang. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectionalyang melibatkan 103 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metodepurposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji spearman rho yang menunjukkanbahwa p-value = 0,034, sehingga ada hubungan antara ketrampilan perawat denganpelaksanaan manajemen care bundle.

Page 2 of 3 | Total Record : 24