cover
Contact Name
Hamzah
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
+6282142428742
Journal Mail Official
hamza@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30327407     DOI : -
Core Subject : Health,
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologis; Pendidikan Kedokteran; Keperawatan; dan Kesehatan Masyarakat. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal akses terbuka, diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi).
Articles 275 Documents
PENINGKATKAN PENGETAHUAN KADER TENTANG REMAJA SEHAT DI RW 06 KELURAHAN JATIWARNA KOTA BEKASI Kastori F, Aris; Komalasari, Sartika; Maemunah, Azis; Febrianty, Rea
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 7 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kebutuhan untuk memberikan penyuluhan mengenai remaja sehat di lingkungan RW 06 Jatiwarna. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader remaja tentang definisi remaja sehat. Sebanyak 20 partisipan (n=20; semua perempuan) terlibat dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tentang remaja sehat. Hasil kuesioner menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan: kategori kurang sebesar 20%, cukup 63%, dan baik 17%. Setelah penyuluhan, pengetahuan kategori kurang turun menjadi 12%, cukup naik menjadi 66%, dan baik meningkat menjadi 22%. Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah penyuluhan dilakukan.
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA PUSKESMAS DENGAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS HAEKTO KECAMATAN NOEMUTI TIMUR. Berkanis, Appolonaris Tomas; Nokas , Primus Yudarius; Muskananfola , Istha Leanni
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 7 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The leadership style of the head of the community health center influences work motivation, work quality and employee performance in terms of providing health services to individuals, families, groups and communities. This research aims to determine the relationship between the leadership style of the head of the community health center and the work motivation of employees at the Haekto Community Health Center, East Noemuti District. The method used in the research was analytical observational with a cross-sectional design. The research was conducted from 18 September to 18 October 2023. The respondents in this study were 49 employees of the Haekto Community Health Center who met the inclusion criteria, namely 1. Willing to be respondents, 2. Working period > 1 year. The sampling technique used was total sampling with data collection using a questionnaire sheet. Data were analyzed using univariate analysis and bivariate analysis. The results of this research show that the leadership style of the head of the community health center is in the ideal category (81.6%), the work motivation of the community health center employees is in the high category (71.4%). The results of bivariate analysis using chi-square show that there is a relationship between the leadership style of the head of the community health center and employee work motivation at the Haekto Community Health Center East Noemuti District (P-value = 0.000). And it is hoped that this research will be an input in improving the leadership style of the head of the community health center in increasing employee work motivation at the Haekto Community Health Center, East Noemuti District.
Literature Reviews: Penggunaan Multilayer Perceptron untuk Klasifikasi Diabetes Melitus Pontoh, Yafet Rafael; Yahya , Hafid; Zannah , Muhdiatul; Rahmawati, Rahmawati
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus or commonly known as diabetes is a chronic metabolic disease characterized by high blood sugar levels (hyperglycemia) due to impaired body ability to produce insulin. Based on data from the International Diabetes Federation (IDF), the number of diabetes sufferers will increase rapidly in 2024 to 700 million people. Therefore, we need to find out what are the triggers for contracting diabetes mellitus. One of them is by using the machine learning method. Machine learning is used to classify what factors can be the possibility of contracting diabetes mellitus. One of the well-known methods for making this classification is the Multilayer Perceptron (MLP) method, which is a type of artificial neural network (ANN) consisting of several layers, where each layer has nodes that are interconnected. Its advantage is that it is able to handle non-linear relationships between complex data features - including patient data and diseases in patients - so this method is said to be very relevant for this study. Researchers also compared the accuracy of MLP with several other algorithms, such as Random Forest, Support Vector Machine, and K-Nearest Neighbors. This is intended to evaluate the effectiveness of MLP in classifying diabetes mellitus compared to other methods. In addition, researchers also want to overcome the weaknesses of traditional methods in classifying diabetes and offer solutions based on artificial intelligence, by utilizing MLP in processing medical data and paying attention to parameters or features that can affect patients with diabetes. Several techniques in machine learning, such as regularization and hyperparameter optimization can prevent overfitting, data normalization and dimensionality reduction are used to improve the quality of input given to the model, so as to maximize accuracy and make the diagnosis process faster and more precise. The results obtained show that MLP has good performance in classifying this disease, compared to other algorithms. MLP gets more stable and higher results. Overall, it can be said that the application of MLP makes a significant contribution to improving the diabetes diagnosis system and is expected to be applied in the health system.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DENGAN KETEPATAN WAKTU PEMBERIAN IMUNISASI POLIO PADA BAYI 0-18 BULAN DI POSYANDU ANGGREK 3 RW 03 DESA BANGUNJAYA, BOGOR BARAT DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM Akmilatunnisa, Akmilatunnisa; Mustofa , Samsul; Afrizal, Afrizal; Purwaningsih , Endang
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 7 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polio merupakan penyakit infeksi virus yang menular. Pengobatan khusus penyakit polio belum ada namun bisa dicegah dengan pemberian imunisasi. Ada dua jenis vaksin polio: pertama virus polio yang dilemahkan dan diberikan melalui oral (OPV) dan kedua, virus polio yang dilemahkan dan diberikan melalui suntikan (IPV). Dalam Islam imunisasi diperbolehkan jika menggunakan bahan yang halal, terdapat pengecualian dalam kondisi darurat mengancam nyawa. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dengan ketepatan waktu pemberian imunisasi polio dan tinjauannya menurut pandangan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Posyandu Anggrek 3 RW 03 Desa Bangunjaya, Bogor Barat dengan menggunakan data primer yang diperoleh menggunakan kuisioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 orang dengan kriteria tertentu. Penetapan sampel menggunakan cluster random sampling. Uji statistic menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan ibu di Posyandu Anggrek 3 RW 03 Desa Bangunjaya, Bogor Barat sebanyak 66.7% tidak tepat waktu dan pengetahuan kurang 82.6%. Didapatkan hasil yang bermakna pada hubungan pengetahuan ibu dengan ketepatan waktu imunisasi (p=0,003). Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dengan ketepatan waktu pemberian imunisasi polio. Imunisasi dalam pandangan Islam diperbolehkan jika dilakukan tenaga ahli.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: HUBUNGAN PENINGKATAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU BEKERJA DENGAN PENDEKATAN HAPA (HEALTH ACTION PROCESS APPROACH) Feralta, Sheeni; Murtiningsih, Murtiningsih
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 7 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Breast milk (breast milk) is the main and best food for babies that is incomparable. The benefits of exclusive breastfeeding are huge, especially for the baby's growth and development, immunity, psychology, and the economy of the baby's parents. Although the benefits of exclusive breastfeeding are obvious for mothers and their babies, the coverage of exclusive breastfeeding for babies is still low. The purpose of this study is to analyze the relationship between increasing exclusive breastfeeding in working mothers with the hapa (health action process approach). An example of this study is a working mother who has a baby 0-6 months in Batu Bara Regency. The sampling technique is Non-Probability Sampling using Total Sampling, where the number of samples is equal to a population of 100 people. The data processing method uses Univariate, Bivariate, and Multivariate tests. The results showed that self-efficacy, expectation of results, risk perception, planning, influence of intention, maintenance, and planning strategies to overcome obstacles had a significant effect on breastfeeding practices of working mothers in Batu Bara Regency as evidenced by the p-value of 0.000 <0.05 variables, respectively. The results of the multivariate test showed that together the independent variables had a significant influence on the dependent variables, with the most dominant variable being the maintenance variable with an average value of 10.66
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG GIGI TIRUAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM Chotimah, Chusnul; Latta, Nabila Lesari A; Naja, Nur Alisa; Zaliha, Mar’ahtun; Salmawati, Siti; Prawira, Moch. Dimas
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 7 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas Pengaruh Penyuluhan Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Gigi Tiruan Dalam Perspektif Islam di Rumah Sakit Islam Faisal, Makassar. Islam memberikan pedoman terkait kesehatan, termasuk kesehatan gigi dan mulut, yang relevan dengan penggunaan gigi tiruan sebagai solusi atas kehilangan gigi. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hukum penggunaan gigi tiruan dalam Islam, kaitannya dengan ibadah, serta manfaatnya dalam meningkatkan kualitas hidup. Metode penelitian melibatkan penyuluhan dan pembagian kuesioner dengan 10 pertanyaan yang menilai pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan dengan paired sample t-test, yang menggambarkan peningkatan signifikan pada skor posttest (rata-rata 6,64) dibandingkan skor pretest (rata-rata 4,44). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi ini efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai gigi tiruan dalam perspektif Islam, serta memotivasi mereka untuk mempertimbangkan penggunaannya di masa depan. Studi ini memberikan kontribusi penting terhadap upaya edukasi kesehatan berbasis agama.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG POLA PEMBERIAN MAKAN KEPADA BALITA USIA 12-59 BULAN DENGAN KEJADIAN STUNTING DI POSYANDU CEMPAKA RW 07 KELURAHAN KALISARI KECAMATAN PASAR REBO JAKARTA TIMUR DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM Ghasani, Almas Sabrina; Mustofa, Samsul; Afrizal, Afrizal; Purwaningsih, Endang
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 7 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/serojahusada.v1i7.4732

Abstract

Peran ibu merupakan hal dasar yang penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan pada anak sejak dalam masa kandungan sampai dewasa. Pemberian asupan gizi dan nutrisi yang tidak seimbang dapat menyebabkan terjadinya gangguan pertumbuhan pada anak yaitu stunting. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh pengetahuan ibu terhadap pemberian makanan yang bergizi kepada anak terhadap kejadian stunting di Posyandu Cempaka RW 07 Kelurahan Kalisari Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Posyandu Cempaka RW 07 Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sebagian besar ibu di Posyandu Cempaka memiliki pengetahuan yang tepat terhadap pola pemberian makanan pada balita yaitu sebanyak 20 orang (66,67%) dan kejadian stunting pada balita sebanyak 4 orang (13,3%). tidak terdapat hubungan signifikan antara tipe pola makan dengan status stunting dengan nilai p sebesar 0,704. Hak anak terhadap gizi untuk mencegah stunting adalah dengan memberikan asupan gizi yang cukup seperti memberikan ASI sampai anak berusia 2 tahun dan memberikan makanan yang bernutrisi untuk anak. Dalam pandangan Islam orang tua memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk memenuhi segala kebutuhan anak terutama dalam kebutuhan asupan gizi yang seimbang terutama dalam menyediakan makanan yang halal dan thayyib. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran ibu terhadap pentingnya pemberian gizi seimbang dengann cara menentukan jenis makanan, jumlah makanan, dan jadwal makanan sesuai dengan kebutuhan anak sesuai usianya.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG ZAT GIZI DENGAN KEJADIAN BBLR DI PUSKESMAS JEKAN RAYA Epatni, Dea Mura; Putra, Ravenalla Abdurrahman Al Hakim Sampurna; Yuliani, Ni Nyoman Sri
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan penyebab utama kematian bayi baru lahir di Indonesia pada tahun 2019-2020, dengan jumlah kasus mencapai 129.815 atau 2,73%. Di Kalimantan Tengah, jumlah kasus BBLR tercatat sebesar 1,9% pada tahun 2018 dan meningkat menjadi 2,2% pada tahun 2021. Kondisi ini menyoroti pentingnya memahami hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian BBLR di Puskesmas Jekan Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik simple random sampling dengan total 96 sampel. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dengan angka pada fisher exact test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan tingkat pendidikan rendah sebanyak 22 orang (22,7%), sementara tingkat pendidikan tinggi sebanyak 74 responden (76,3%), dengan nilai p-value sebesar 0,133. Nilai ini menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas Jekan Raya. Kesimpulan ini mengindikasikan perlunya pendekatan yang lebih komprehensif untuk mengurangi angka kejadian BBLR melalui intervensi pendidikan gizi yang melibatkan faktor-faktor lain.
OTITIS MEDIA AKUT REKUREN AURICULA SINISTRA Rizky, Nadya Savira Amalia; Julianti , Erlina; Rahmi , Hastuti
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Otitis media akut rekuren (OMAR) adalah infeksi telinga yang berulang, yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran, keterlambatan perkembangan bahasa, dan masalah kualitas hidup. Penyakit ini ditandai dengan episode infeksi berulang yang memerlukan perhatian medis berulang kali. Faktor risiko termasuk predisposisi anatomis, infeksi saluran pernapasan atas, serta paparan lingkungan seperti asap rokok.Tujuan: Penelitian ini bertujuan unttuk menganalisis kasus seorang perempuan tahun yang mengalami otitis media akut rekuren auricula sinistra. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menganalisis seorang perempuan yang mengalami Otitis media akut rekuren auricula sinistra. Hasil: Pasien menunjukkan gejala keluhan keluar cairandari telinga kanan 3 hari SMRS. Sebelumnya pasien mengalami hal yang sama dengan 3 kali Peride/ 6 bulan.Pada Pemeriksaan Penunjang Otoendoskopi pada tanggal 15 januari 2024 didapatkan hasil Auricula Sinistra: CAE: Lapang (+), Hiperemis (+) sekret (+) serumen (-). MT: Perforasi (+) warna putih Kekununingan, cone of light (-) Kesimpulan: Otitis Media akut Rekuren merupakan kondisi yang kompleks dengan berbagai tahapan klinis yang memerlukan strategi penanganan yang terintegrasi. Identifikasi faktor risiko dan pemahaman tentang tahapan penyakit dapat membantu dalam merancang intervensi yang lebih efektif. Penanganan yang tepat dapat mengurangi frekuensi episode infeksi dan mencegah komplikasi jangka panjang. Rekomendasi untuk praktik klinis meliputi pendekatan pencegahan dan evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan individu pasien ini.
ASPEK-ASPEK MANAJEMEN KEPERAWATAN YANG BERPENGARUH TERHADAP KOMPETENSI INTERPERSONAL PERAWAT DI RAWAT INAP RS. PERTAMINA SORONG Gumilang, Helni Firta
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Manajemen keperawatan di ruang rawat inap berperan penting dalam meningkatkan kompetensi interpersonal perawat. Kompetensi ini, seperti empati, komunikasi, dan ketegasan, sangat penting untuk interaksi perawat-pasien yang efektif dan kolaborasi tim.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis aspek-aspek manajemen keperawatan yang secara signifikan memengaruhi kompetensi interpersonal perawat di ruang rawat inap RS Pertamina Sorong. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur naratif, menyintesis bukti dari studi sebelumnya tentang manajemen keperawatan, pengembangan keterampilan interpersonal, dan dampaknya pada praktik klinis. Aspek utama yang dianalisis meliputi gaya kepemimpinan, strategi komunikasi, dan lingkungan kerja yang mendukung. Hasil: Kepemimpinan transformasional berdampak positif pada hubungan interpersonal dalam tim keperawatan serta meningkatkan kolaborasi dan hasil pasien. Strategi komunikasi yang efektif sesuai dengan kebutuhan staf meningkatkan dukungan dan umpan balik, mendorong pengembangan keterampilan dan kepuasan kerja. Selain itu, lingkungan kerja yang mendukung memperkuat resiliensi, mengurangi stres, dan mempererat hubungan interpersonal di antara perawat. Kesimpulan: Aspek-aspek manajemen keperawatan, seperti kepemimpinan transformasional, komunikasi adaptif, dan lingkungan kerja yang mendukung, berperan penting dalam pengembangan kompetensi interpersonal perawat. Implementasi strategi ini dapat meningkatkan kualitas perawatan dan kerja tim di ruang rawat inap RS Pertamina Sorong.