cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2024): Mei 2024" : 6 Documents clear
Prespektif Filsafat Dalam Aliran-aliran Pendidikan falikhah_ramdani27; Faridatul Hilmiyah; Dhiyaul Millah; Wahyu Hidayat; Dina Indriana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 3 (2024): Mei 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat adalah sekumpulan pertanyaan mengenai kemungkinan yang ada lalu menggali kebenarannya. Filsafat Pendidikan adalah sumber ide dari berbagai kebutuhan pokok Pendidikan. Sedangkan pendidikan merupakan suatu usaha untuk membangun kepribadiannya sesuai aturan dan adat yang berlaku di budaya dan masyarakatnya. Pendidikan bertujuan untuk belajar memperbaiki hidup dan menggapai kemajuan. Dalam usaha menggapai kemajuan itu, masing-masing manusia memiliki gagasannya sendiri. Penyelidikan ini merupakan penyelidikan subyektif dengan prosedur pengumpulan informasi dengan penyelidikan kepustakaan dan mengambil referensi penting terhadap judul pertimbangan yang sedang di pertimbangkan.Bidang pendidikan mencakup banyak teori dan metode untuk memahami pembelajaran manusia. Artikel ini membahas sekolah pendidikan dari perspektif filosofis. Sekolah-sekolah ini mencerminkan pandangan yang berbeda mengenai tujuan, metode, dan nilai-nilai pendidikan. Hal ini juga akan memperdalam perdebatan tentang cara terbaik untuk meningkatkan sistem pendidikan kita demi kepentingan generasi mendatang . Ide-ide dalam pendidikan seperti progresivisme, rekonstruksionalisme, dan humanisme mendorong siswa untuk menggunakan kemampuannya secara penuh dan konstruktif untuk membangun pengetahuan dan potensi yang ada, tanpa menunggu instruksi atau nasihat dari guru atau siswalain. Anda harus bisa berkembang. Filsafat pendidikan adalah penerapan filsafat dalam pendidikan.
KOMPARASI PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM KH HASYIM ASY'ARI DAN KH AHMAD DAHLAN vina indriyani; ikha solekha; wirdiyana; Dina indriyana; wahyu hidayat
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 3 (2024): Mei 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pemikiran pendidikan islam dari sudut pandang K.H Hasyim Asy’ari juga K.H Ahmad Dahlan. Sebagaimana pada ajaran islam, pendidikan ialah sebuah upaya guna penyiapan generasi muda supaya berperan penting dalam berbagai bidang kehidupan dengan menambah atau menyampaikan ilmu pengetahuan tentang ajaran islam yang sejalan dengan aktivitas manusia seperti semestinya dari dunia maupun akhirat sehingga pendidikan diartikan sebagai jalan menuju pengembangan moral. Moralitas mempunyai peran penting dalam pengembangan kepribadian manusia secara normatif. Terdapat dua tokoh besar islam yang memiliki tujuan dan pandangan mengenai pendidikan islam yaitu KH Hasyim Asy’ari juga KH Ahmad Dahlan. Kajian ini menggunakan metode studi kepustakaan yang juga diartikan sebagai metode yang dipadukan antara kajian teoritis dengan beberapa data referensi yang tidak terlepas dari pengguna literatur-literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut dari kedua tokoh besar islam, pendidikan islam ialah mengangkat derajat umat islam dan mendidiknya dengan cara menambah ilmu pengetahuan sehingga melahirkan ulama besar yang berintelektual. Hasil analisis terhadap tokoh-tokoh reformasi islam ini, penulis menunjukkan perbandingan dengan persamaan keduanya, yang menonjolkan kekurangan dan kelebihan dari hasil perdebatan yang diteliti. Perbedaan juga persamaan kedua angka tersebut misalnya pada tujuan pendidikan islam serta landasan pendidikan islam tersebut. Kata Kunci: Pandangan, Pendidikan, Islam
Kemampuan Self-Control Mahasiswa Terhadap Impulsive Buying Belanja Online Di Tanggal kembar Arsy Amalia Putri; Dian Alfia Purwandari; Nandi Kurniawan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 3 (2024): Mei 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pihak e-commerce memberikan berbagai tawaran yang menarik seperti banyaknya pilihan produk, transaksi cashless, cashback, biaya pengiriman barang gratis dan promo besar-besaran lainnya yang dilakukan setiap bulan pada tanggal yang sama atau tanggal kembar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana self-control dapat berpengaruh terhadap impulsive buying pada mahasiswa yang berbelanja online disaat tanggal kembar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Peneliti menggunakan teknik sampel non-probability sampling secara purposive sampling dengan jumlah sampel 88 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan kuisioner (angket) dan studi kepustakaan. Data yang terkumpul dianalisis, proses analisis dibantu dengan software IBM SPSS 25 Statistic for Windows. Hasil penelitian ini menunjukan H1 diterima dengan thitung = -4,420 lalu nilai signifikannya 0,000 < 0,05. Artinya self-control berpengaruh terhadap perilaku impulsive buying dimana jika semakin tinggi self-control yang dimiliki mahasiswa FIS UNJ maka semakin rendah perilaku impusive buying belanja online saat tanggal kembar pada mahasiswa FIS UNJ, dan sebaliknya. Kemudian, nilai R Squere sebesar 0,185 atau 18,5% yang menunjukan besarnya kontribusi self-control terhadap impulsive buying, sedangkan sisanya merupakan pengaruh dari faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENGARUH UPACARA BENDERA DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT NASIONALISME PADA PESERTA DIDIK DI SMAS ST.PETRUS KEWAPANTE Kristina Diana; Nur Chotimah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 3 (2024): Mei 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui salah satu upaya menanamkan jiwa nasionalisme pada peserta didik yautu melalui upacara bendera di sekolah SMAS ST.Petrus Kewapante. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah Kepalah Sekolah, Guru Pendidikan Kewarganegaraan, Guru Kesiswaan, dan Peserta Didik SMAS ST.Petrus Kewapante.Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi,wawancara,dokumentasi. Teknik analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data,dan vertivikasi data.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Pada hakikatnya guru dan peserta didik memahami jiwa nasionalisme sebagai sikap cintah tanah air yang penting di miliki setiap warga negara termasuk peserta didik.Upacara bendera di sekolah juga dianngap penting sebagai salah satu upaya penguatan jiwa nasionalisme peserta didik.
PERBANDINGAN KONSEP PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM IBNU JAMA'AH DAN IBNU SAHNUN Nabila Aulia Afandi Putri; Rifdahtul Choirah Zulkarnaen; Annisa Maulidina Sahara; Wahyu Hidayat; Dina Indriana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 3 (2024): Mei 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa konsep pemikiran pendidikan islam menurut Ibnu Jama’ah dan Ibnu Sahnun, serta mengidentifikasi dan membandingkan perbedaan perbedaan yang ada antara pemikiran pendidikan islam menurut Ibnu Jama’ah dan pemikiran pendidikan islam menurut Ibnu Sahnun. Pada penelitian ini kami menggunakan pendekatan jenis penelitian kepustakaan (library reseacrh) dengan mengumpulkan data-data yang akurat, obyek kajiannya menggunakan data pustaka berupa buku-buku sebagai sumber datanya. Kami membaca, menelaah, dan menganalisis berbagai literatur yang ada untuk mengumpulkan data data yang ada. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa kedua tokoh tersebut memiliki konsep pemikiran yang berbeda tentang pendidikan islam. Diantara perbedaan perbedaan pemikiran mereka terkait konsep pendidikan Islam, salah satunya ialah Ibnu Jamaah memandang bahwasanya pendidikan Islam merupakan alat untuk mengubah keagamaan, sedangkan Ibnu Sahnun menganggap pendidikan Islam sebagai pendidikan utama serta wajib bagi keagamaan.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI DITINJAU DARI KETERPAAN MEDIA ELEKTRONIK SISWA SMA Chantika Auliya; Desy Safitri; Sujarwo
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 3 (2024): Mei 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran pendidikan dalam pembangunan suatu bangsa tidak dapat dipandang sebelah mata, dan kualitasnya sangat bergantung pada pengalaman belajar yang ditawarkan. Di era digital saat ini, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah merevolusi cara pendidikan disampaikan dan diterima. Dalam konteks ini, geografi muncul sebagai mata pelajaran yang dapat mengambil manfaat besar dari alat pembelajaran digital. Geografi, yang erat kaitannya dengan dunia nyata, memberikan peluang ideal untuk memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan hasil pembelajaran. Dengan adopsi pendekatan deskriptif kualitatif dan studi kepustakaan, penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang peran media pembelajaran digital dalam pendidikan geografi. Analisis literatur yang cermat diharapkan memberikan wawasan yang berharga bagi praktisi pendidikan dan para pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan hasil pembelajaran geografi. Melalui integrasi media pembelajaran digital dalam pendidikan geografi, harapannya adalah meningkatkan efisiensi sistem pendidikan, memperdalam pemahaman konsep geografi siswa, dan membuka pintu bagi kemungkinan-kemungkinan baru dalam pembelajaran yang inovatif dan inklusif di era digital ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 6