cover
Contact Name
Adnan Faris Naufal
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6289698282401
Journal Mail Official
afn778@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhamadiyah Surakarta Telpon: +62 271 717417 ext. 0000 Email: fisioterapi@ums.ac.id
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
FISIO MU: Physiotherapy Evidences
ISSN : 27229629     EISSN : 27229610     DOI : https://doi.org/10.23917/fisiomu.v4i3.5044
Core Subject : Health,
Aim: This journal aims to publish articles with special interest in the development of physiotherapy and health sciences. Not only limited to discussing musculoskeletal, but this journal covers broader health sciences seen from the development of motion and activity. Scope: - Physiotherapy Musculoskeletal - Physiotherapy Neurology - Physiotherapy Cardio Pulmonal - Physiotherapy Pediatric - Physiotherapy Integumen - Physiotherapy Reproduction Health - Physiotherapy Geriatric - Physiotherapy Sport - Physiotherapy Wellness
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol.3,No.2 Juli 2022" : 9 Documents clear
Kompetensi Motorik Anak Usia Dini dengan Prestasi Belajar Di Taman Kanak-Kanak (Tk) Aisyiyah 5 Semanggi Awanis, Almas; Amarseto, Binuko; Diyono, Diyono
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.2 Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.5012

Abstract

Pendahuluan: Pendidikan awal anak usia dini merupakan bagian terpenting sebagai pondasi pembangun bangsa. Dianggap sebagai pendidikan usia dini karena mereka berada pada usia dimana individu mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Usia ini juga disebut dengan usia emas. Masa pra sekolah apabila diberikan stimulasi seluruh aspek perkembangan, maka berperan penting untuk tugas perkembangan selanjutnya, dimana 80 % perkembangan kognitif anak telah tercapai pada usia prasekolah. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan dari kompetensi motorik anak usia dini dengan prestasi belajar di taman kanak-kanak (TK) aisyiyah 5 semanggi. Metode: Penelitian ini akan dilakukan pada Taman Kanak-kanak (TK) Aisyiyah 5 Semanggi pada bulan juli 2020. Data hasil penelitian akan dianalisis dengan uji univariable dan bivariable untuk mengetahui bagaimana hubungan dari kompetensi motorik anak usia dini dengan prestasi belajar di taman kanak-kanak (TK) aisyiyah 5 Semanggi. Hasil: Terdapat peningkatan dari proses pembelajaran yang telah diberikan oleh pihak TK. Peningkatan dari aspek motorik anak berpengaruh terhadap aspek kognitif, peningkatan ini mengarah ke positif. Sehingga semakin baik perkembangan motorik kasar anak maka semakin baik pula perkembangan motorik halusnya. Kesimpulan: Terdapat hubungan dari kompetensi motorik anak usia dini dengan prestasi belajar di taman kanak-kanak (TK) aisyiyah 5 semanggi.
Pengaruh Faktor Biopsikososial terhadap Kualitas Hidup pada Individu dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah: a Literature Review Pristianto, Arif; Ilyas, Muhammad Taufik; Herawati, Isnaini
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.2 Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.5013

Abstract

Nyeri punggung bawah tidak hanya terjadi karena adanya patofisiologi dari struktur anatomi pada tubuh khususnya punggung (back) tetapi juga bisa dikarenakan oleh sikap, kepercayan, dan perilaku. Keluhan pada individu terkait nyeri punggung bawah dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti biologi, psikologi dan sosial dari individu tersebut. Faktor biopsikososial pada individu dengan keluhan nyeri punggung bawah dapat dipengaruhi oleh intervensi yang berkaitan dengan rehabilitasi biopsikososial dimana dapat meningkatkan kualitas hidup individu. Kualitas hidup merujuk suatu keadaan fisik, emosional dan sosial individu serta kemampuan aktivitas pada kehidupanya sehari-hari. Kualitas hidup dapat dinilai secara kondisi fisik, psikologis, hubungan sosial dan lingkunganya. Tujuan dari studi ini adalah mengetahui adanya pengaruh intervensi biopsikososial terhadap kualitas hidup pada individu dengan keluhan nyeri punggung bawah. Metode yang digunakan pada studi ini yaitu literature review dimana jurnal yang akan diteliti menggunakan jenis penelitian randomized controlled trial. Artikel yang digunakan berdasarkan pencarian dari search engine dengan mempertimbangkan kriteria tertentu. Proses appraisal menggunakan PICO yang selanjutnya dilakukan appraisal dengan skala PEDro. Berdasarkan hasil review terdapat empat artikel dengan bias rendah dan dua artikel dengan moderate. Hasil review dari artikel dengan bias rendah menghasilkan simpulan bahwa faktor biopsikosial terbukti mempengaruhi kualitas hidup individu dengan keluhan nyeri punggung bawah.
Pengaruh Exergaming terhadap Keseimbangan pada Pasien Parkinson: Literature Review Salam, Muhamad Elfitra
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.2 Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.5027

Abstract

Parkinson’s Disease (PD) merupakan penyakit neurodegeneratif progresif yang dapat menimbulkan masalah pada fungsi motorik dan non motorik, salah satunya gangguan keseimbangan. Exergaming sebagai metode rehabilitasi pasien PD dapat berpengaruh terhadap keseimbangan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh exergaming terhadap keseimbangan pada pasien PD melalui literature review. Metode yang digunakan adalah pencarian artikel melalui sumber data Google Scholar, PubMed, Sage Publication dan PEDro dengan menggabungkan kata kunci Exergaming, Parkinson, Parkinson’s Disease, Balance. Dari 68 artikel yang ditemukan, 4 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dilakukan tinjauan. Kata kunci: Parkinson, PD, Exergaming, Keseimbangan.
Faktor Penyebab Low Back Pain Myogenic di Rumah Sakit Stella Maris Makassar Mambu’, Evelyn Dwigrasia
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.2 Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.5028

Abstract

Latar belakang: Low back pain myogenic merupakan gangguan yang disebabkan karena adanya aktivitas tubuh yang tidak benar dan dilakukan secara berulang-ulang atau terus-menerus. Sehingga menyebabkan gangguan pada unsur muskuloskeletal tanpa disertai gangguan neurologis, dalam kata lain hanya unsur otot dan rangka saja yang mengalami gangguan namun tidak terjadi gangguan pada sistem persarafan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab low back pain myogenic berdasarkan usia, jenis kelamin dan indeks massa tubuh (IMT) di RS Stella Maris kota Makassar. Metode: Penelitian ini bersifat observational dengan desain analisis cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua penderita low back pain yang berkunjung ke Poli Fisioterapi RS Stella Maris dan teknik pengambilan sampel yaitu secara total sampling dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 71 orang. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa penderita low back pain myogenic berdasarkan kelompok usia, menunjukkan bahwa paling banyak responden yang berusia 51-60 tahun yaitu sebanyak 27 orang (38%), untuk kelompok jenis kelamin menunjukkan bahwa responden yang paling banyak adalah perempuan yaitu 59 orang (83%), sedangkan berdasarkan kelompok indeks massa tubuh (IMT) yang paling banyak adalah kategori obesitas yaitu sebanyak 34 orang (48%). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa usia, jenis kelamin, dan indeks massa tubuh (IMT) merupakan faktor penyebab low back pain myogenic. Kata kunci: Low Back Pain Myogenic, Usia, Jenis Kelamin, Indeks Massa Tubuh (IMT)
Hubungan Physical Activity Terhadap Perubahan Physical And Mental Fatigue Pada Relawan COVID-19 Di Yogyakarta Salehah, Riska Febrianto; Anniza, Meiza; Putro, Parmono Dwi
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.2 Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.5029

Abstract

Latar Belakang: Ketidakpastian umum, ancaman kesehatan individu, serta tindakan karantina dapat memperburuk kondisi yang sudah ada sebelumnya seperti depresi, kecemasan, dan gangguan stress pasca trauma. Aktivitas fisik (Physical Activity) diketahui memberikan banyak manfaat dalam hal kesehatan, termasuk dalam menghadapi pandemic COVID-19, maka dari itu perlu bagi kita untuk mengetahui aktivitas fisik yang aman dilakukan pada masa pandemic COVID-19.Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan hubungan physical activity terhadap perubahan physical and mental fatigue pada relawan COVID-19 di Yogyakarta.Metode: penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif desain observasional. Responden berjumlah 30 Relawan dari Satuan Tugas Penanggulangan Penyebaran COVID-19 di Yogyakarta. Menggunakan teknik proportional random sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dari NASA-TLX untuk pengukuran kelelahan fisik dan mental dan kuesioner GPAQ untuk mengetahui tingkat aktivitas fisik relawan COVID-19.Hasil: Hasil observasi menggunakan kuesioner menggunakan uji Rank Spearman didapatkan hasil nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,361 > 0 dan P sebesar 0,001 ≤ 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara kelelahan fisik dan mental pada relawan COVID-19.Kesimpulan: Adanya hubungan physical activity terhadap perubahan physical and mental fatigue pada relawan COVID-19 di Yogyakarta.
Postur Abnormal dan Keseimbangan Pada Anak: Literature Study Naufal, Adnan Faris; H, oor Ifah Wahyuni.
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.2 Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.5030

Abstract

Latar Belakang: Sumber daya manusia merupakan salah satu penentu berkembangnya negara ini, khususnya pertumbuhan dan perkembangan anak-anak yang berkualitas. Postur tubuh yang tegap dan lurus diharapkan juga sudah tumbuh kembang selama masa anak. Faktor terjadinya gangguan postural yaitu penggunaan tas ransel yang salah, berbagai jenis perilaku gerak, aktifitas fisik dan olahraga, termasuk faktor genetik yang mempengaruhi keadaan postur anak. Proporsi anak dengan gangguan postur terdistribusi dalam bentuk kifosis. Kifosis berkembang selama percepatan pertumbuhan remaja, sementara itu menurun mengikuti perlambatan pertumbuhan, akibat adanya perubahan postur ini terjadi penurunan kemampuan keseimbangan postural pada anak. Tujuan: Mencari tahu hubungan terkait postur abnormal dengan keseimbangan. Metode: untuk mengetahui studi terkait postur abnormal dan keseimbangan pada anak maka dilakukan penelitian menggunakan literature study dengan pendekatan scoping review. Hasil: Sebanyak empat artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi terpilih untuk dilakukan review, dan terdapat korelasi positif antara postur abnormal dan keseimbangan pada anak. Abstract: Human resources are one of the determinants of the development of this country, especially the growth and development of quality children. A straight and upright posture is also expected to grow and develop during childhood. Factors that cause postural disorders are the use of the wrong backpack, various types of movement behavior, physical activity and sports, including genetic factors that affect the child's posture. The proportion of children with postural disorders is distributed in the form of kyphosis. Kyphosis develops during the adolescent growth spurt, while it decreases following the growth slowdown, due to this change in posture there is a decrease in the ability of postural balance in children. Objective: To find out the relationship between abnormal posture and balance. Methods: To find out studies related to abnormality posture and balance in children, a study as carried out using a literature study with a scoping review approach. Results: A total of our articles that met the inclusion criteria were selected for review, and there was a positive correlation between abnormal posture and balance in children.
Pengaruh Senam Aerobik Intensitas Moderate Terhadap Peningkatan Imun Di Era Normal Baru: Systematic Review Fatmala, Weni; Alwafa, Fatwa; Sulkhiyah, Nida; Putri, Josevania Fellyta
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.2 Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.5031

Abstract

Latar belakang: Era Normal Baru di masa pandemi Covid-19, era di mana kita tetap menjalankan aktivitas seperti biasa tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan. Mengingat Covid-19 ini berasal dari virus yang ditularkan melalui percikan tubuh maupun kontak fisik, maka perlu dilakukan hal-hal seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tetap menjaga kondisi dan daya tahan tubuh. Oleh karena itu dengan olahraga di rumah sangat penting untuk dilakukan, salah satunya adalah dengan senam aerobik intensitas moderate. Tujuan: meningkatkan sistem imunitas tubuh dengan senam aerobik intensitas moderate di era normal baru. Metode: dengan menggunakan metode penelitian tinjauan sistematis (systematic review) dengan mengumpulkan referensi-referensi yang ada. Hasil: didapatkan bahwa senam aerobik intensitas moderate dapat meningkatkan imunitas tubuh. Kesimpulan: terjadi peningkatan imunitas tubuh dengan menggunakan senam aerobik intensitas moderate di era normal baru. Background: The New Normal Era in the Covid-19 pandemic, an era in which we continue to carry out activities as usual but must stick to healt protocol.Given the Covid-19 is derived from a virus that is transmitted through splashes of body and physical contact, things need to be done such as wear a mask, wash your hands, keep your distance and maintain the condition and resistance of the body. Therefore, with exercise at home very importat to do, one of them with the moderate intensity aerobic exercise. Objectives: increase the immune system of the body with moderate intensity aerobic exercise in the new normal era. Method: by using the research methods of systematic review by collecting existing reference. Result: found that the moderate intensity aerobic exercise can increase the immune system of the body. Conclusion: an increase the immune system of the body by using moderate intensity aerobic exercise in the new normal era.
An Electromyography (EMG) Analysis After Pre-Cooling Between Male and Female in Recreational Runners Maghfiroh, Rinna Ainul; Konharn, Kurusart
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.2 Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.5032

Abstract

Background: Maintaining internal body temperature is critical for the runner’s performance. The inability to reduce the rising temperature may result in hyperthermia and muscle fatigue. Pre-cooling may lower core temperature, allowing for greater heat storage during exercise and delaying thermally-induced fatigue, as well as increased motor output through decrease electrical activity by cooling the muscles. Furthermore, there have been lack studies that compare electrical activity in muscle between gender differences in response to prolonged exercise after pre-cooling. Objective: The purpose of this study to investigate the changes in electrical activity pre and post cold water immersion (CWI) in male and female recreational runners. Methods: This case involved 2 males and 2 females aged 20 years old who are physically active runner with normal-weight BMI. The outcome was measured using electromyography (EMG) which was carried out every 4 minutes while 1st and 2nd running sessions (16 minutes). Results: Male subjects' electrical activity (mV) decreased significantly between 8 to 16 minutes and 16 to 8 minutes (p=0.04, p<0.05). But not in female subjects (p>0.05). Conclusion: It can be concluded that CWI as pre-cooling had an effect of lowering the electrical activity level in the muscle during running in both genders. Keywords: electromyography, electrical activity, cold water immersion, gender, recreational runner
Hubungan Kepatuhan Aktivitas Fisik Dengan Kapasitas Aerobik Pada Pasien Osteoartritis Lutut Di RSUD Dr. Moewardi Rahman, Farid; Anugerah, Ricky Winarsa Desti
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.2 Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.5033

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan kepatuhan aktivitas fisik dengan kapasitas aerobik terhadap pasien osteoartritis lutut di RSUD dr. Moewardi Surakarta. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan kepatuhan aktivitas fisik antara kapasitas aerobik pada pasien osteoartritis lutut. Subjek penelitian ini berjumlah 23 orang, sedangkan populasi penderita osteoartritis lutut di RSUD dr. Moewardi berjumlah 25 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cross sectional. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan physical activity adherence questionnaire untuk tingkat kepatuhan aktivitas fisik, dan 6 minutes walking test untuk pengukuran kapastitas aerobik. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan korelasi chi square. Hasil analisis data yang diperoleh dari penelitian ini yaitu tidak ada hubungan antara kepatuhan aktivitas fisik dengan kapasitas aerobik pada pasien osteoartritis lutut. Hal ini ditunjukkan dengan nilai p sig. (2 tailed) 0,968. Kepatuhan akivitas fisik secara umum termasuk dalam kategori patuh dengan hasil presntase 69,6%. Kapastias aerobik tergolong dalam kategori kurang baik dengan hasil presentase 56,5%. Kata Kunci: Osteoartritis lutut, kepatuhan aktivitas fisik, kapasitas aerobik

Page 1 of 1 | Total Record : 9