cover
Contact Name
Rusli
Contact Email
journal.egovwiyata@gmail.com
Phone
+6283826748762
Journal Mail Official
journal.egovwiyata@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Pangandaran Cijulang Km 3.3 Kecamatan Pangandaran 46396 Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat
Location
Kab. pangandaran,
Jawa barat
INDONESIA
Kybernology : Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Administrasi Publik
ISSN : -     EISSN : 30311063     DOI : -
Core Subject : Social,
Focus : Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik adalah Jurnal nasional yang fokus pada Bidang Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik. Jurnal ini menerima manuskrip hasil penelitian/riset dan hasil kajian literatur (literatur review). Scope : Administrasi Publik Kebijakan Pemerintahan. Manejemen Pemerintahan Birokrasi Pemerintah Politik Pemerintahan Kepemimpinan Pemerintahan Ekonomi Pemerintah Hukum Tata Pemerintah E- Government Pengawasan Pemerintahan Tata Kelola Pemerintahan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Pusat dan Daerah Pembangunan Desa Perencanaan Pemerintah
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025" : 16 Documents clear
EFEKTIVITAS PELAYANAN SAMSAT KELILING DALAM MELAYANI PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA KUPANG fallo, Loryenci; Wadu, Jacob; Seran, Delila A. Nahak
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v3i2.300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pelayanan Samsat Keliling dalam melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor di Kota Kupang. Pelayanan publik menjadi fokus utama pembangunan nasional, dengan paradigma New Public Service (NPS) yang memandang masyarakat sebagai citizen dengan hak dan kewajiban setara. Regulasi seperti UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah, serta Perpres Nomor 5 Tahun 2015 tentang SAMSAT, mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan pajak. Meskipun pembayaran pajak sering dianggap rumit, pengembangan Samsat berbasis teknologi informasi diharapkan mampu mengatasi masalah efisiensi dan aksesibilitas. Pajak kendaraan bermotor merupakan sumber pendapatan daerah yang vital, dan peningkatan jumlah kendaraan di Kota Kupang menunjukkan potensi besar untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meskipun data menunjukkan peningkatan realisasi penerimaan pajak melalui Samsat Keliling dari tahun 2020 hingga 2023, masih terdapat tantangan dalam efektivitas pelayanan. Berdasarkan indikator waktu, kecermatan, dan gaya pelayanan (Sondang P. Siagian, 2007:151), ditemukan bahwa meskipun waktu pelayanan menjadi lebih cepat berkat sistem real-time, masalah ketelitian dan sistem antrean yang kurang jelas masih menyebabkan keluhan masyarakat, bahkan membuka peluang bagi praktik percaloan. Namun, gaya pelayanan petugas secara umum dinilai baik dengan penerapan prinsip 5S. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih melalui teknik purposive sampling dan accidental sampling, meliputi Kepala Sub Bagian Administrasi Keuangan, Umum, dan Kepegawaian, penanggung jawab, pegawai, dan masyarakat pengguna Samsat Keliling. Data primer dikumpulkan melalui wawancara, sementara data sekunder berasal dari dokumen dan arsip. Analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan gambaran komprehensif mengenai efektivitas pelayanan Samsat Keliling dan rekomendasi untuk peningkatannya.
PERAN SEKRETARIAT DPRD DALAM MENDUKUNG FUNGSI DPRD (STUDI DI KANTOR SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN ROTE NDAO) Lay, Jesica Magdalena; Wadu, Jacob; Long , Belandina L.; Nursalam, Nursalam
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v3i2.168

Abstract

Role is the behavior or behavior of a person or group in carrying out the duties of the position or position that is carried out. The role of the DPRD Secretariat is how to carry out its duties and functions in supporting the functions of the DPRD. This research aims to analyze the role of the DPRD Secretariat in supporting the functions of the Rote Ndao Regency DPRD. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The types and sources of data obtained are primary data and secondary data. The results showed that the role of the DPRD Secretariat was not maximized in supporting the function of the Rote Ndao Regency DPRD. The main obstacles faced are the limited number of employees, budget, infrastructure, and staff skills in supporting administrative digitization. This has an impact on the slow work process and less than optimal service to the DPRD. Therefore, an increase in resources is needed to realize a better role of the DPRD Secretariat.
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI BELANJA, SERTA PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN DALAM PENYERAPAN ANGGARAN BELANJA (Studi Kasus di RSUP Pemerintah di Kota Tangerang) Sulistianingsih, Fitria; Melzatia, Shinta
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v3i2.307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja RSUP Pemerintah di Kota Tangerang tahun 2019 sampai 2021. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis efektivitas, analisis efisiensi, analisis varians belanja, dan analisis pertumbuhan belanja. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat efektivitas belanja RSUP Pemerintah di Kota Tangerang tahun 2019 sampai 2021 bervariasi. Tahun 2019 dan 2020 masuk dalam kriteria kurang efektif dikarenakan banyak kegiatan yang belanjanya tidak terealisasikan. Dan tahun 2021 masuk dalam kriteria efektif. Tingkat efisiensi belanja RSUP Pemerintah di Kota Tangerang pada tahun 2019 dan 2020 memiliki kriteria cukup efisien dan tahun 2021 masuk dalam kriteria sangat efisien. Kinerja keuangan RSUP Pemerintah di Kota Tangerang dapat dinilai baik karena tingkat penyerapan anggaran belanja tidak melebihi target anggaran belanja. Tingkat pertumbuhan ditahun 2021 dinilai kurang baik karena adanya penurunan pagu anggaran dari tahun sebelumnya.
INOVASI PELAYANAN GERAI URUSAN PELANGGAN INSAN WAJIB ADMINDUK GARUGIWA DALAM PENGURUSAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (Studi Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ende) Wea, Beatrisna Vianey; Lay, Marthina R.; Oktavianto, Aspri Budi
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v3i2.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi penerapan inovasi Garugiwa dalam Pengurusan Administrasi Kependudukan yang dilakukan pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ende. Dengan Jarak yang berjauhan, akses sulit, biaya tinggi, percaloan, prosedur berbelit, layanan buruk, dan pungutan liar menjadi kendala dalam pengurusan dokumen kependudukan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan interaktif yang terdiri dari Data Condensation, Data Display, Verifying/ Drawing dan Collection. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan inovasi Garugiwa telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Garugiwa terbukti dapat menyelesaikan masalah efektivitas waktu, efisiensi biaya dan tenaga serta peningkatan kepuasan masyarakat Kabupaten Ende. Masih ditemukan beberapa kendala seperti adanya permasalahan jaringan, server, serta kurangnya sosialisai kepada masyarakat.
KONFLIK SOSIAL TERHADAP DAMPAK BUDAYA PASOLA DI DESA WAINYAPU Bora Lero, Samuel; Lende, Meriana
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v3i2.309

Abstract

Pasola merupakan upacara tradisional yang dilakukan orang Sumba, penganut agama asli yang disebut Marapu. Pelaksanaan bulan Februari dan  Maret. Puncak kegiatan upacara adat dilakukan beberapa hari sebelum Pasola. Pasola merupakan perang-perangan yang dilakukan kedua kelompok berkuda. Setiap kelompok kurang lebih 100 orang yang dipersenjatain dengan Tombak kayu berdiameter kira-kira 1,5 m, ujungnya tumpul. Penelitan bertujuan untuk mengkaji dan mendiskripsikan sejarah Pasola, tujuan Pasola, aturan Pasola dan suku-suku yang ikut dalam Pasola. Konsep penelitian ini yaitu dampak Pasola, Nyale atau Cacing laut, tombak, kuda sandalwood, konflik sosial, penyebab konflik, bentuk-bentuk konflik, konflik sosial dan jenis konflik. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan narasi. Sumber data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan  observasi, wawancara dan dokumentasi. Populasi penelitian adalah Rato adat dan pembantu Rato adat 3 orang, dengan teknik purposive sample. Analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, verifikasi data serta penarikan kesimpulan. Jawaban penelitian  disimpulkan bahwa analisis data, hubungan kekeluargaan antara peserta Pasola, penonton tetap terjaga baik walaupun terjadi konflik, pengawasan pemerintah maupun Rato adat, Pasola tetap terkoordinasi dengan baik serta persatuan dan kesatuan menjaga tradisi Pasola ini terjalin dengan baik antara peserta Pasola, penonton, Rato adat dan bahkan pihak pemerintah dan proses penyelesaian konflik sudah terminimalisir baik.
MEMBANGUN KEPEMIMPINAN VISIONER DI ERA DISRUPSI: TELAAH LITERATUR TEORITIS Gafur, Abdul
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v3i2.304

Abstract

The era of disruption, characterized by rapid change, high uncertainty, and organizational complexity, demands the presence of leaders with a strong futureoriented vision. This article aims to present a theoretical literature review on visionary leadership by highlighting its key characteristics, strategic relevance, and implementation challenges within modern organizational contexts. Using adescriptive-qualitative approach based on library research, this study analyzes various theories and perspectives on the role of visionary leaders in driving transformation and innovation. The findings indicate that visionary leadership is crucial in shaping an organization's strategic direction, inspiring collaboration, and fostering resilience amid disruption. However, its implementation requires supportive organizational culture, leadership capacity, and the courage to overcome resistance. Therefore, investing in the development of visionary leadership is an urgent necessity for building adaptive and sustainable future organizations
DIPLOMASI ILMIAH DAN KONSENSUS KEAGAMAAN: STUDI ADMINISTRASI PUBLIK KONGRES KALENDER HIJRIAH INTERNASIONAL ISTANBUL 2016 Arafat, Muhammad
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v3i2.323

Abstract

Penelitian ini menganalisis International Hijri Calendar Unity Congress 2016 di Istanbul sebagai studi kasus dalam diplomasi ilmiah dan administrasi publik transnasional. Latar belakang penelitian ini adalah fragmentasi sosial-keagamaan di dunia Islam akibat ketiadaan kalender Hijriah yang seragam. Kongres yang diinisiasi oleh Kepresidenan Urusan Agama Turki berfungsi tidak hanya sebagai forum astronomi, tetapi juga sebagai strategi politik untuk memperkuat posisi Turki dalam kepemimpinan dunia Islam. Penelitian kualitatif ini menggunakan kerangka diplomasi ilmiah dan teori administrasi publik untuk mengidentifikasi bagaimana sains dimanfaatkan dalam membangun konsensus keagamaan serta mencapai tujuan kebijakan luar negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kongres tersebut berhasil mengubah diskusi yang berkepanjangan menjadi keputusan konkret melalui inovasi prosedural berupa pemungutan suara yang menghasilkan resolusi Kalender Hijriah Global Tunggal. Meskipun demikian, penerapannya menghadapi hambatan politik dan kelembagaan, termasuk penolakan dari otoritas keagamaan tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kongres tersebut merupakan keberhasilan parsial yang menegaskan kapasitas Turki dalam membangun soft power berbasis agama sekaligus menunjukkan batasan konsensus teknokratis dalam tata kelola dunia Islam.
E-GOVERNMENT DALAM SDGS: PENERAPAN WEBSITE SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KEBERLANJUTAN PEMBANGUNANDI PROVINSI SUMATERA SELATAN Kencana, Novia
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v3i2.335

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the sdgs.sumselprov.go.id website as an effort to support the development of e-government in the sustainable development goals (SDGs) point of strong institutions in South Sumatra Province. The type of research used in this study is descriptive qualitative research with a literature review method. This study uses the theory and model of E-Government by Hiller's and ASPA's Five-Stage. This model is a theory created by Hiller to explain the implementation of E-Government in providing web-based public services through five stages or indicators. From the results of the analysis, it can be concluded that the implementation of e-government has reached the third stage, namely the Interactive Web presence stage (the presence of an interactive website). At this stage, it shows that the implementation of e-government in supporting strong institutional efforts is quite good but not yet optimal. Keywords: E-Government, SDGs, Strong Institutions, Sumatera Selatan.
EVALUASI IMPLEMENTASI PERMENDAGRI NO. 9 TAHUN 2009 PADA PENYERAHAN PRASARANA JALAN PERUMAHAN DI KOTA CILEGON Anas, Anas; Riswanda, Riswanda; Cadith, Juliannes
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v3i2.342

Abstract

This article discusses the evaluation of the implementation of Minister of Home Affairs Regulation No. 9 of 2009 concerning the Procedure for Handover of Public Facilities, Infrastructure, and Utilities (PSU) in Cilegon City, focusing on road infrastructure. The main challenges identified include non-compliance by developers, weak government supervision, and a lack of coordination between stakeholders. According to data from the Cilegon City Housing and Settlement Area Office, 29 developers have not handed over PSUs in accordance with regulations. The research employs a qualitative method with an evaluative approach based on literature studies to assess the implementation of Regulation No. 9 of 2009 regarding the handover of PSUs. The findings reveal that developers' non-compliance is often due to weak sanctions and a lack of understanding of regulations. On the other hand, budget constraints and limited supervision resources hinder the local government's management of PSUs. This study recommends strengthening regulations with stricter sanctions, adequate budget allocation for supervision, and increased transparency through clear agreements between developers and the government. A more structured coordination mechanism is also necessary to accelerate the PSU handover process. The research contributes significantly to improving the implementation of PSU policies in Cilegon City to support better residential infrastructure and urban spatial planning.
PERAN PEMERINTAH DESA BERAKIT DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM DESA WISATA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT Daryanti, Daryanti
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v3i2.350

Abstract

This study aims to analyze the role of the government of Berakit Village in empowering the community through the village tourism program to improve the quality of life of the community. This research uses a qualitative method with data collection techniques through observation and direct interviews with the village officials of Berakit. The results show that the role of the Berakit Village Government in formulating policies for village tourism development has been quite good. However, in the implementation stage of the program and community empowerment, its performance is still suboptimal due to several inhibiting factors that affect the success of the program. The Berakit Village Government has conducted empowerment activities in the fields of economy, youth, and religion. However, empowerment in the youth and religious sectors has not been maximized, particularly due to the lack of a youth organization that can serve as a platform for youth to actively participate in the village tourism program.

Page 1 of 2 | Total Record : 16