cover
Contact Name
Yesri Talan
Contact Email
yesrierik@gmail.com
Phone
+6282140768048
Journal Mail Official
jurnalsesawi@gmail.com
Editorial Address
Pondok Maritim Indah Blok AA.1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Sesawi: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen
ISSN : -     EISSN : 27157598     DOI : 10.53687
Core Subject : Religion, Education,
SESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung (STTSA) Surabaya.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2022): Juni" : 8 Documents clear
PEMAHAMAN IBADAH YANG BENAR MENURUT ROMA 12:1 BAGI KEHIDUPAN ROHANI JEMAAT JKI BOSS NIRWANA SURABAYA Sonny Herens Umboh
Sesawi Vol 3, No 2 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v3i2.81

Abstract

Adanya pemahaman yang salah mengenai ibadah memberikan dampak kepada jemaat JKI Boss Nirwana Surabaya didalam melaksanakan ibadah. Kegiatan ibadah hanya di jadikan sarana untuk kepentingan pribadi. Untuk itu peneliti melakukan penelitan berdasarkan Roma 12:1-2 dengan menggunakan metode kualitatif guna mendapatkan makna akan ibadah dan hubungan nya dengan pertumbuhan rohani jemaat. Hasil penelitian memberikan pemahaman bahwa ibadah yang sejati adalah dengan memepersembahkan tubuh yaitu dengan melalui seluruh aspek kehidupan untuk kemuliaan nama Tuhan. Hal ini memberikan pertumbuhan rohani bagi jemaat sehingga di dalam melaksanakan ibadah mempunyai tujuan hanya untuk kemuliaan nama Tuhan bukan lagi sebagai sarana untuk kepentingan pribadi.
KARAKTERISTIK KEPRIBADIAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MENURUT 2 TIMOTIUS 2:1-13 Renny Tade Bengu
Sesawi Vol 3, No 2 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v3i2.73

Abstract

Kepribadian guru merupakan fakor terpenting bagi keberhasilan belajar siswa-siswi. ataukah akan menjadi perusak atau penghancur bagi masa depan siswa-siswi terutama bagi siswa-siswi yang masih kecil (tingkat dasar) dan mereka yang sedang mengalami kegoncangan jiwa (tingkat menengah. Penelitian ini menggunakan kajian literatur teks Alkitab dalam 2 Timotius 2:1-13 yang memuat tentang prinsip memuridkan dari Paulus kepada Timotius. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, dengan menerapkan metode deskriptif analisis pada teks 2 Timotius 2:1-13, sehingga didapati beberapa karakteristik tentang kepribadian guru Pendidikan agama Kristen. Hasil yang ditemukan adalah kepribadian guru Pendidikan agama Kristen  adalah merupakan kepribadian  guru yang rela berkorban, taat, dan tekun.
STUDI ANALISIS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DARI PERSPEKTIF ETIKA KRISTEN Levi A Lefta; Melyarmes H Kuanine
Sesawi Vol 3, No 2 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Artikel ini memaparkan sikap etika Kristen dalam menyikapi persoalan kekerasan rumah tangga merupakan perilaku atau berupa tindakan yang  memaksa seseorang sehingga mengalami penderitaan. Kesan tersebut memunculkan persepsi bahwa dalam konteks Alkitab bertentangan dengan mandat Allah mengenai eksistensi rumah tangga. Sudah jelas bahwa Allah menciptakan keluarga untuk beranak cucu memenuhi bumi, menjaga, dan memelihara bumi (Kej. 1:28). Mandat tersebut terwujud jika setiap rumah tangga Kristen hidup dalam kasih, saling memahami dan menyadari pentingnya peran masing-masing akan tercipta keharmonisan dalam rumah tangga. Hal ini terjadi karena banyak rumah tangga Kristen yang membangun rumah tangganya tidak dilandasi dengan tujuan Allah. Pola kekerasan yang nampak dan sering terjadi baik seksual, fisik maupun batin. Persoalan ini terjadi karena kurangnya kesadaran dan kemampuan memahami, mengelola bahtera rumah tangga Kristen yang sehat. Mengacu pada persoalan tersebut sebagai perilaku yang tidak terhormat, maka arah kajian artikel ini pada tataran konsep etika Kristen, kekerasan rumah tangga dan tindakan pencegahan dari gereja masa kini.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN BAGI ANAK MENGGUNAKAN METODE BERCERITA BERDASARKAN ULANGAN 6:7 Juita Lusiana Sinambela; Janes Sinaga; Stepanus Pelawi; Max Lucky Tineti
Sesawi Vol 3, No 2 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v3i2.76

Abstract

Tujuan penelitian ini diharapkan agar orang tua dalam kehidupan rumah tangganya dapat memberikan Pendidikan Kristen kepada anak-anaknya, karena kewajiban memberikan Pendidikan rohani kepada anak-anak adalah menjadi tanggungjawab utama sebagai orang tua dalam kehidupan rumah tangga. Pendidikan Agama Kristen dapat dilakukan dengan menggunakan metode yang sederhana yaitu bercerita. Mendengarkan cerita adalah sesuatu yang sangat digemari anak-anak, apabila hal tersebut dilakukan orang tua diwaktu anak-anak sedang bersantai maupun sebelum tidur, hal ini sesuai dengan nasihat Firman Tuhan dalam Ulangan 6:7 mengajarkan anak-anak berulang-ulang pada setiap kesempatan. Cara terbaik menyampaikan pesan moral dan pembinaan kerohanian terhadap anak adalah dengan bercerita, dikarenakan pada umumnya anak lebih mudah mengingat sebuah pesan melalui cerita daripada metode lain. Bahan cerita Kristiani yang dapat digunakan oleh orang tua adalah adalah Alkitab, Alkitab berisi cerita kisah orang-orang beriman yang dapat menjadi panutan iman bagi anak-anak Kristen. Metode penelitian ini dengan metode kualitatif dengan mengumpulkan data-data dari daftar Pustaka berupa Alkitab, buku-buku dan jurnal. Penelitian ini diharapkan membuat orang tua dapat mengimplementasikan Pendidikan Agama Kristen Bagi anak-anak dengan metode bercerita, sehingga lebih mudah diingat dan dimengerti setiap anak.
PERSPEKTIF NAZAR DALAM PARENTING ANAK: 5 PRINSIP HANA MEMBESARKAN SAMUEL SEBAGAI MILIK TUHAN (1SAM. 1:11-28;2:18-21) Gerhard Eliasman Sipayung; Petrus Silaban; Mariati Barus; Resie Sinaga; Hendry Tarigan
Sesawi Vol 3, No 2 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v3i2.91

Abstract

AbstrakDalam proses membesarkan seorang anak sejak dari dalam kandungan sampai dewasa seorang ibu perlu memiliki dan menerapkan konsep  pola asuh yang benar agar  kebutuhan anak dapat terpenuhi baik secara jasmani dan spiritual sehingga anak bertumbuh menjadi orang yang berintegritas. Dalam  penelitian ini Peneliti  membahas konsep  parenting/pola asuh  yang dilakukan Hana dalam membesarkan Samuel sebagai nazar kepada Tuhan. Adapun hasil dari penelitian tentang konsep parenting yang  diterapkan oleh Hana dalam membesarkan Samuel adalah;pertama, anak adalah milik TUHAN sejak dalam kandungan; kedua, mempersiapkan anak sebagai pelayan TUHAN seumur hidup; ketiga,mempersiapkan kebutuhan mendasar;keempat, pendampingan bersama pasangan;kelima komitmen mentoring. Dalam  penelitian ini, Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis  Kata Kunci : Pola Asuh, Nazar, Hana, Samuel 
URGENSITAS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PAK TERHADAP EFEKTIVITAS BELAJAR SISWA Melyarmes H. Kuanine; Samadaya Harefa
Sesawi Vol 3, No 2 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v3i2.77

Abstract

Artikel ini merupakan suatu kajian urgensitas pedagogik secara teoritis tentang kompetensi pedagogik guru pendidikan agama Kristen sebagai pengajar dengan tugas utama membimbing, melatih, menilai dan mengevaluasi agar mewujudkan efektivitas belajar siswa. Untuk mencapai tujuan dari penulisan ini, maka penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan bahan kajian dari buku, jurnal teologi dan jurnal umum untuk penyempurnaan tulisan ini. Hasil penelitian menggambarkan kompetensi pedagogik guru PAK merupakan integrasi menyeluruh dari perjalanan profesionalisme guru. Sebab, guru bukan hanya menguasai mata pelajaran secara teoritis tetapi harus menguasai karakteristik siswa, supaya dapat mengetahui bagaimana kondisi atau situasi pengajaran di kelas. Pemahaman yang diperoleh guru akan memunculkan proses pembelajaran yang hidup, di dalamnya terjadi interaksi siswa dan guru secara berimbang. Menerapkan kompetensi pedagogik yang tepat akan tercipta efektivitas belajar siswa yang baik pula. Dari hal ini dipahami, bahwa urgensitas kompetensi pedagogik memiliki pengaruh penting dalam meningkatkan efektivitas belajar siswa, terlihat dari guru menguasai karakteristik siswa, menguasai teori dan prinsip pengajaran, mengembangkan kurikulum, pengembangan potensi dan menguasai tehnik komunikasi dengan siswa.
PERDAMAIAN DALAM KONTEKS PLURALITAS INDONESIA: SEBUAH ANALISIS ETIS-TEOLOGIS Made Nopen Supriadi; Malik Malik
Sesawi Vol 3, No 2 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v3i2.78

Abstract

Pluralism is the color of Indonesia. Pluralism has the potential to cause conflict if it is seen as a threat, but plurality becomes a wealth if it accepts differences. The history of Indonesia shows that the presence of differences does not cause significant friction, in fact friction begins to occur when there is an action in pluralism trying to generalize all situations to be the same. The majority group wants to generalize their views and apply their views, so the attempt to harmonize culture creates conflict. This research applies the literature study method in the form of descriptive analysis. The results of this study show the situation of life in Plural Indonesia and solutions to build peace in the context of the plurality of life in Indonesia.
SIGNIFIKANSI PENGAJARAN ROHANI ORANG TUA BAGI ANAK BERDASARKAN ULANGAN 6:4-9. Wendy Efryduansyah Situmorang; Arisman Gulo
Sesawi Vol 3, No 2 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53687/sjtpk.v3i2.79

Abstract

Keluarga adalah organisasi yang dibentuk sendiri oleh Allah secara langsung, keluarga memang organisasi paling kecil dalam suatu bangsa namun keluarga adalah suatu organisasi yang sangat penting. Allah yang membentuk keluarga sendiri, dan Allah memberikan anak sebagai bukti karunia dan juga sebagai generasi, anak harus diberikan pengajaran baik secara intelektual dan spiritualitas. Bahkan dalam keluarga sendiri haruslah memprioritaskan Tuhan dalam segala hal. Tuhan adalah objek yang harus dipermuliakan dalam keluarga dan manusia menjadi objek cinta kasih Tuhan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8