cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
jurnaljdedte@gmail.com
Editorial Address
Perum Taman Asri 1 Blok C2 RT 31 RW 06 Palembang South Sumatra 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics (JDEDTE)
ISSN : -     EISSN : 30326036     DOI : https://doi.org/10.59407/jdedte.v1i2
ournal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics (JDEDTE) is a national journal for scientific research: Development Economics, Economic and Digitalization, Monetary and Fiscal Policy, Economic and Public Policy, Environment and Natural resource, Industrial Organization, Regional and Urban Economics, Big Data Economy, Tourism and Hospitality Development , Sharia Compliant Tourism, Human Resource Management in Tourism, Sustainability Tourism, Tourist Behaviour, Marketing-Tourism, Economic Development, Technological Change, and Growth Industrial and Energy Policy, Economic Policy, Financial Economics and Banking, International Trade and Monetary Economics, Finance and Financial Markets, Environmental Economics, Public and Business Economics, Public administration of tourism development, safety and security in tourism,
Articles 83 Documents
PENGARUH GROSS PROFIT MARGIN, DEBT TO EQUITY RATIO DAN TOTAL ASSETTURNOVER TERHADAP HARGA SAHAM PADA PT UNILEVER INDONESIA TBK Satria, Rita; Molina, Endah
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 2 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v2i3.2758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Gross Profit Margin (GPM), Debt to Equity Ratio (DER), dan Total Asset Turnover (TATO) terhadap harga saham PT Unilever Indonesia Tbk selama periode 2014–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda, menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia dan diolah melalui software SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, GPM dan DER tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan TATO berpengaruh signifikan. Namun, secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap harga saham PT Unilever Indonesia Tbk. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa efisiensi penggunaan aset menjadi faktor yang paling dipertimbangkan investor, dan kombinasi indikator keuangan secara keseluruhan memberikan gambaran yang lebih kuat terhadap pergerakan harga saham. Kata Kunci: Gross Profit Margin, Debt to Equity Ratio, Total Asset Turnover, Harga Saham
MODEL AKUNTANSI WAKAF DIGITAL: PELUANG DAN TANTANGAN DI ERA 4.0 Resthi Amandaputri; Hafizah Al Munawwaroh; Dwi Apriliani Ningsih
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v2i4.2618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang, tantangan, serta implementasi PSAK 112 dalam sistem akuntansi wakaf digital di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) yang dianalisis secara tematik dan naratif berdasarkan 9 artikel terpilih dari 645 literatur yang disaring menggunakan pendekatan PRISMA 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi wakaf telah menghadirkan berbagai inovasi seperti penggunaan blockchain, big data, dan smart contract, serta pengembangan sistem informasi akuntansi wakaf (SIAW dan SIWAK) yang terintegrasi dengan PSAK 112. Selain mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan dana wakaf, sistem digital juga mempercepat siklus pelaporan dan memperkuat akuntabilitas kelembagaan. Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa digitalisasi wakaf merupakan langkah strategis dalam membangun sistem akuntansi wakaf yang profesional, adaptif terhadap teknologi, dan sesuai dengan prinsip syariah, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur, regulasi, dan kompetensi SDM. Kata Kunci: Wakaf Digital, PSAK 112, Akuntansi Syariah, Blockchain, Transparansi
KONTRIBUSI ULAMA KLASIK DALAM PENGEMBANGAN KONSEP AKUNTANSI ISLAM: KAJIAN HISTORIS Robby Sagara; Bayu Erlangga; Muhammad Al-Aziz Fitra Bunaya
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v2i4.2619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi ulama klasik dalam pengembangan konsep akuntansi Islam melalui pendekatan historis yang mengintegrasikan nilai-nilai etika, spiritualitas, dan prinsip-prinsip maqashid syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA untuk menyeleksi dan menganalisis 20 artikel ilmiah terpilih yang relevan pada periode 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh-tokoh seperti Abu Ubaid, Al-Mawardi, Al-Ghazali, Ibnu Taimiyah, dan Ibn Khaldun telah meletakkan fondasi penting dalam konsep akuntabilitas, pencatatan keuangan, keadilan distribusi, serta tanggung jawab sosial dan spiritual dalam pengelolaan harta umat. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemikiran ulama klasik sangat relevan untuk membentuk kerangka konseptual akuntansi Islam kontemporer yang tidak hanya berorientasi pada efisiensi teknis, tetapi juga menekankan etika, kejujuran, dan tanggung jawab moral sebagai bagian dari sistem keuangan Islam yang berkeadilan.  
PERAN FINTECH SYARIAH DALAM INKLUSI KEUANGAN ANALISIS BERBASIS SLR Ezzy Cardila Vertiwi; Lola Cahaya Seri Rahayu
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 2 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v2i3.2621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi teknologi finansial (fintech) dalam memperluas inklusi keuangan di Indonesia serta dampaknya terhadap stabilitas sistem keuangan dan pengurangan ketimpangan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan pendekatan naratif dan analisis deskriptif kualitatif, melalui seleksi ketat terhadap 48 publikasi ilmiah yang diperoleh dari basis data Scopus dan Google Scholar dalam rentang waktu 2019–2024, serta penilaian kualitas menggunakan instrumen MMAT dan panduan PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech berperan signifikan dalam meningkatkan akses layanan keuangan, mendukung pemberdayaan UMKM, serta memperluas jangkauan sistem keuangan digital, termasuk di wilayah terpencil, dengan tetap menghadapi tantangan seperti regulasi yang belum stabil dan isu keamanan data. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penguatan regulasi, peningkatan literasi digital, dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan lembaga keuangan sangat penting untuk mengoptimalkan peran fintech dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Fintech, Inklusi Keuangan, UMKM, Stabilitas Keuangan, Literasi Digital
RISIKO DAN PELUANG AKAD MUSYARAKAH DALAM PEMBIAYAAN PROYEK SYARI’AH Selpi, Selpi Julianti; Nikita, Nikita Valentin; Lise, Lise Salma Nurdia
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 2 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v2i3.2622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko dan peluang akad musyarakah dalam pembiayaan proyek syariah sebagai alternatif pembiayaan yang adil dan berlandaskan prinsip syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, yang dilakukan melalui proses identifikasi, seleksi, dan sintesis terhadap 23 artikel ilmiah terpilih dari berbagai database terpercaya pada periode 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad musyarakah mengandung berbagai risiko seperti risiko bisnis, moral hazard, asimetri informasi, kepatuhan syariah, hingga risiko hukum dan pasar, namun juga memiliki peluang strategis yang signifikan dalam meningkatkan akses pembiayaan, khususnya bagi sektor UMKM dan proyek riil berbasis syariah. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa meskipun akad musyarakah memiliki risiko yang kompleks, penerapan strategi mitigasi risiko yang tepat dan penguatan peran stakeholder mampu menjadikan musyarakah sebagai model pembiayaan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan dalam sistem ekonomi Islam. Kata Kunci: Musyarakah, Pembiayaan Syariah, Risiko, Mitigasi, Proyek Syariah
OPTIMALISASI TEKNOLOGI BLOCKCHAIN DALAM AKUNTANSI ZAKAT: STUDI LITERATUR AKUNTANSI,FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS Nadia Puspita Sari; Fika Asrianti
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v2i4.2630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi teknologi blockchain dalam akuntansi zakat guna meningkatkan transparansi, akurasi, dan efisiensi pengelolaan zakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang melibatkan analisis literatur sekunder dari berbagai sumber terpercaya selama periode 2017–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi blockchain mampu mengatasi kendala dalam pencatatan dan distribusi zakat melalui sistem yang terdesentralisasi, aman, transparan, dan real-time, sehingga meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan publik terhadap lembaga zakat. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa teknologi blockchain memiliki potensi besar untuk mentransformasi akuntansi zakat menjadi lebih efisien dan terpercaya, namun penerapannya memerlukan dukungan regulasi, kesiapan infrastruktur, dan peningkatan literasi teknologi para pengelola zakat.  
INOVASI AKAD MUDHARABAH DI ERA FINTECH SYARI`AH Putri Reza Utami; Jeni Wandira Manullang; M Reja Dwi Pranoto
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v2i4.2631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami inovasi akad Mudharabah dalam praktik fintech syariah di Indonesia sebagai solusi inklusi keuangan berbasis prinsip syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen pada beberapa platform fintech syariah seperti ALAMI Sharia, Investree Syariah, dan Ammana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akad Mudharabah pada fintech syariah mampu meningkatkan akses pembiayaan terutama bagi UMKM dan sektor yang sulit dijangkau lembaga konvensional dengan tetap menjaga nilai keadilan, transparansi, dan kemitraan. Meski terdapat tantangan regulasi, literasi keuangan, dan infrastruktur, fintech syariah dengan dukungan regulasi adaptif dan edukasi masyarakat berpotensi menjadi model pembiayaan yang inklusif, berkelanjutan, dan selaras dengan prinsip Islam. Kata Kunci: Fintech Syariah, Akad Mudharabah, Inklusi Keuangan, UMKM, Pembiayaan Digital
DAMPAK FINTECH TERHADAP INKLUSI KEUANGAN DI NEGARA BERKEMBANG Selvia Dwi Oktaviany; Nurfadia, Dita
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v2i4.2678

Abstract

This research comprehensively analyzes impact, Financial Technology (Fintech), financial inclusion, and developing (assuming developing countries or similar context countries through the methodology (Systematic Literature Review (SLR) method) and the guiding framework (guided by PRISMA), reviewing articles from 2020 to 2025. The research results indicate that fintech has become a transformative force in enhancing financial inclusion, especially in developing countries. The rapid development of fintech, driven by increased digital access, has facilitated easier and more affordable access to formal financial services for previously underserved communities. Various forms of fintech services such as e-wallets, digital payments, and online lending platforms (P2P lending) have proven effective in expanding the reach of financial services, empowering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), and enhancing transaction efficiency. Although its contributions are significant, the effectiveness of fintech still faces challenges such as low financial literacy and uneven digital infrastructure, which can hinder full adoption. However, this research also emphasizes the crucial role of government policies and adaptive regulations in supporting the growth of a healthy fintech ecosystem, protecting consumers, and maintaining the stability of the financial system. Collaboration between regulators, industry players, and traditional financial institutions is necessary to Fintech can help build a financial system that includes everyone and lasts for the long term. It's not just a technological solution, but also a vital agent of social change in efforts to reduce inequality and enhance economic welfare in developing countries.
IMPLEMENTASI SISTEM PERENCANAAN STRATEGIK DENGAN KERANGKA BALANCED SCRORECARD Lina, Anisa Angel; Ahmad Sumarlan; Dwi Rahma; Anggrain, Fitria; Oktaliza, Mezi
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v2i4.2774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi sistem perencanaan strategik dengan menggunakan kerangka Balanced Scorecard (BSC) sebagai pendekatan manajerial dalam meningkatkan efektivitas strategi organisasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur (literature review) terhadap berbagai publikasi ilmiah, artikel jurnal, dan laporan penelitian yang diterbitkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2020–2025). Hasil kajian menunjukkan bahwa BSC tidak hanya berperan sebagai alat pengukuran kinerja, tetapi juga sebagai sistem manajemen strategik yang mengintegrasikan visi dan misi organisasi ke dalam indikator kinerja yang terukur dalam empat perspektif: keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Implementasi BSC secara efektif mampu meningkatkan keterlibatan manajemen dalam proses perencanaan strategis, memperkuat komunikasi lintas unit, serta mendorong pencapaian tujuan jangka panjang. Meskipun demikian, tantangan masih ditemukan dalam hal penyesuaian indikator kinerja dan integrasi dengan sistem informasi manajemen. Studi ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam memperkaya pemahaman mengenai peran BSC dalam mendukung perencanaan strategik di era transformasi digital.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI PETANI BAWANG MERAH DI DESA TONTONAN KEC. ANGGERAJA KAB. ENREKANG Safitriani, Ayu
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v2i4.2819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempegaruhi motivasi petani dalam menanam bawang merah di Desa Tontonan Kec. Anggeraja Kab. Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 3 informan Petani Bawang Merah, 2 informan tokoh Masyarakat, dan 1 informan Dinas Pertanian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi petani dipengaruhi oleh faktor intrinsik seperti kepuasan pribadi, rasa pencapaian, ketertarikan terhadap aktivitas bertani. Serta fator ekstrinsik seperti imbalan finansial, tekanan sosial, dan dukungan pemerintah. Selain itu, upaya peningkatan motivasi petani juga dilakukan melalui pelatihan, penyuluhan dan bantuan pertanian. Temuan ini memberikan gambaran mengenai pentingnya pendatan holisik dalam mendorong keinginan petani bawang merah di daerah tersebut.