cover
Contact Name
Niko Zulni Pratama
Contact Email
nikozulni@gmail.com
Phone
+6282121653011
Journal Mail Official
jurnal.edukasifkip@gmail.com
Editorial Address
Kampus FKIP Universitas Islam Indragiri (UNISI) Jl. Soebrantas No. 10. Tembilahan Hilir. Kec. Tembilahan. Kab. Inhil - Riau
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Edukasi
ISSN : 20870310     EISSN : 27217728     DOI : 1061672
Core Subject : Education,
JURNAL EDUKASI adalah jurnal yang mengkaji tentang pendidikan dan pembelajaran. Mencakup multidisplin ilmu pendidikan. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan November. Dipublikasikan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 14 No 1 (2026): EDUKASI" : 18 Documents clear
Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Untuk Pembentukan Karakter Nasionalis dan Adaptif Bagi Siswa Auliya Aenul Hayati; Alyda Maqriz An-Nahwa; Salsa Nur Aidila; Wafianda Zulfa; Wandea Hinggil Nuda
Jurnal Edukasi Vol 14 No 1 (2026): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v14i1.3416

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana nilai kebijaksanaan lokal diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah dasar serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi perkembangan karakter anak pada abad ke-21. Data dikumpulkan di SDN Kartini 5 melalui observasi, wawancara, dan pencatatan melalui metode kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan penerapan prinsip kebijaksanaan lokal seperti kerja sama, tanggung jawab, empati, dan toleransi memiliki dampak positif terhadap perkembangan karakter moral dan sosial siswa. Dengan menghubungkan ide-ide akademik dengan nilai-nilai budaya, pendekatan pembelajaran kontekstual seperti etnomatematika dan program Profil Siswa Pancasila (P5) dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap warisan budaya.  Kerja sama antara pendidik, orang tua, dan masyarakat dapat meningkatkan internalisasi nilai-nilai ini meskipun menghadapi hambatan seperti ketimpangan ekonomi-sosial dan rendahnya keterlibatan orang tua. Dengan mempertimbangkan segala hal, memasukkan pengetahuan lokal ke dalam kelas membantu mengembangkan siswa yang berbudaya, patriotik, dan fleksibel dalam menghadapi tantangan global. Kata Kunci: Kearifan lokal, Pendidikan karakter, Sekolah dasar, Profil Siswa Pancasila, Nasionalisme.   ABSTRACT The purpose of this study is to describe how local wisdom values are integrated into the elementary school curriculum and how this affects the development of 21st-century character in children.  Data were collected at SDN Kartini 5 through observation, interviews, and recording using descriptive qualitative methods.  The results show that the application of local wisdom principles such as cooperation, responsibility, empathy, and tolerance has a positive impact on students' moral and social character development. By connecting academic ideas with cultural values, contextual learning approaches such as ethnomathematics and the Pancasila Student Profile (P5) program can foster a sense of nationalism and love for cultural heritage.  Cooperation between educators, parents, and the community can enhance the internalization of these values despite obstacles such as socioeconomic inequality and low parental involvement. All things considered, incorporating local knowledge into the classroom helps develop students who are cultured, patriotic, and flexible in facing global challenges. Keywords: Local wisdom, Character education, Elementary school, Pancasila Student Profile, Nationalism.  
Analisis Cabang Ilmu Kebahasaan  Buku  Ajar Jenjang Sekolah Dasar Amira Rizqun Malakiano; Reni Putri Hapsari; Fadlillah Nurul Aini; Adhelia Novian Putri
Jurnal Edukasi Vol 14 No 1 (2026): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v14i1.3420

Abstract

This study examines linguistic disciplines including morphology, syntax, semantics, and pragmatics using the Systematic Literature Review (SLR) method. The instruments employed are several textbooks aligned with the Merdeka Curriculum. The primary objective is to analyze these textbooks as key tools for understanding how various linguistic aspects are integrated and presented in learning materials. Through the SLR approach, this research collects and synthesizes relevant literature sources on the application of morphology, syntax, semantics, and pragmatics theories. The findings are expected to provide a comprehensive overview of the representation and role of these four aspects in language education.
Pendidikan Islam Berbasis Literasi Al-Qur'an Bagi Masyarakat Muslim Suku Kokoda Di Papua Barat Daya Abdillah, Fardan
Jurnal Edukasi Vol 14 No 1 (2026): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v14i1.3422

Abstract

Pendidikan Islam berbasis literasi Al-Qur'an bagi masyarakat Muslim suku Kokoda di Papua Barat Daya memiliki peran strategis dalam mengatasi keterbatasan akses pendidikan agama yang berkualitas dan meningkatkan pemahaman agama dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan, strategi, serta dampak dari implementasi pendidikan literasi Al-Qur'an di kalangan masyarakat suku Kokoda. Pendekatan kualitatif dengan studi kasus digunakan untuk menggali data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mayoritas masyarakat Kokoda menganut agama Islam, mereka menghadapi tantangan besar dalam hal literasi Al-Qur'an, seperti keterbatasan pengajaran yang terstruktur dan rendahnya pemahaman tafsir. Pengajaran literasi Al-Qur'an di suku Kokoda harus mempertimbangkan kearifan lokal, seperti nilai-nilai gotong-royong dan kekeluargaan, yang selaras dengan ajaran Islam, serta menerapkan pendekatan berbasis komunitas untuk mendukung pemahaman agama secara holistik. 
Hubungan Intensitas Scrolling TikTok Terhadap Minat Membaca Siswa Kelas Tinggi di SDN 2 Woro, Kragan Nur Fitria, Wal' Ismatul
Jurnal Edukasi Vol 14 No 1 (2026): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v14i1.3424

Abstract

Perkembangan teknologi digital memengaruhi kebiasaan siswa sekolah dasar, termasuk penggunaan aplikasi TikTok. Penelitian ini bertujuan menelaah hubungan intensitas scrolling TikTok terhadap minat membaca siswa kelas tinggi di SDN 2 Woro, Kragan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 36 responden yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert mengenai frekuensi penggunaan TikTok dan minat membaca. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar siswa menggunakan TikTok dalam kategori rendah hingga sedang, sementara minat membaca berada pada kategori rendah hingga sedang. Uji korelasi Spearman menghasilkan rs = 0,05, menunjukkan hubungan sangat lemah antara scrolling TikTok dan minat membaca. Temuan menekankan pentingnya pengawasan orang tua dan pembiasaan membaca untuk memanfaatkan teknologi secara positif.
Pengaruh lingkungan sekolah terhadap hasil belajar di tingkat sekolah dasar Aida
Jurnal Edukasi Vol 14 No 1 (2026): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v14i1.3471

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam membentuk potensi dan karakter siswa, dengan keberhasilan belajar sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekolah. Studi ini diarahkan untuk mengkaji dampak lingkungan sekolah mengenai hasil belajar siswa Sekolah Dasar (SD). Studi menerapkan desain kualitatif memakai pendekatan studi literatur, membahas berbagai penelitian terkait aspek fisik, sosial, dan akademik lingkungan sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang mendukung, meliputi ditandai oleh ketersediaan infrastruktur yang layak, kondisi pembelajaran yang kondusif, interaksi sosial yang positif, serta keberadaan fasilitas belajar yang optimal berkontribusi relevan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Kondisi lingkungan yang tidak kondusif berpotensi menghambat konsentrasi siswa serta menurunkan efektivitas proses pembelajaran. Temuan ini menegaskan pentingnya peran pendidik dan lembaga sekolah dalam menciptakan ekosistem belajar yang mendukung. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas lingkungan sekolah harus menjadi prioritas dalam kebijakan pendidikan untuk memperkuat hasil belajar, menumbuhkan karakter siswa, serta membentuk generasi yang unggul dan kompetitif di masa depan.
Makna Konotatif Lirik Lagu Biarkan Berlari Karya Stephanus Prasongko Kurniawan Dan Penerapannya Sebagai Media Pembelajaran Menulis Puisi Di Sma Kelas X Attasya, Khavia Fitroh
Jurnal Edukasi Vol 14 No 1 (2026): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v14i1.3473

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menginterpretasi makna konotatif yang terkandung dalam lirik lagu Biarkan Berlari karya Stephanus Prasongko Kurniawan serta menganalisis bagaimana makna tersebut dapat dijadikan media pembelajaran menulis puisi di SMA kelas X pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini memusatkan perhatian pada aspek semantik makna konotatif yang meliputi pesan tersirat serta makna tambahan yang terkandung dalam gaya bahasa lirik lagu tersebut untuk meningkatkan pemahaman bahasa dan nilai estetika pada siswa. Pada penelitian ini, data diperoleh dari lirik lagu Biarkan Berlari yang mengandung makna konotatif. Makna konotatif dari lirik lagu tersebut dianalisis melalui klasifikasi konotasi kolektif yang dibagi menjadi tiga yaitu: konotasi baik, konotasi tidak baik, dan konotasi netral sesuai dengan teori Tarigan (1986: 60). Penelitian ini selanjutnya dijabarkan dalam kajian berjudul Makna Konotatif Lirik Lagu Biarkan Berlari Karya Stephanus Prasongko Kurniawan dan Penerapannya sebagai Media Pembelajaran Menulis Puisi di SMA Kelas X, yang membahas bagaimana pemaknaan konotatif dalam lirik lagu tersebut dapat dimanfaatkan secara efektif sebagai media pembelajaran menulis puisi di tingkat SMA kelas X. Hasil penelitian makna konotatif lirik lagu Biarkan Berlari karya Stephanus Prasongko Kurniawan dan penerapannya sebagai media pembelajaran menulis puisi di SMA kelas X yang disajikan dalam bentuk modul ajar.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Jigsaw Dalam Pembelajaran PPKn Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Siswa Kelas X diSekolah SMAN 3 Kota Gorontalo Moh Mufarid J. Hasani; Sukarman Kamuli; Roni Lukum
Jurnal Edukasi Vol 14 No 1 (2026): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v14i1.3475

Abstract

This study was motivated by the low level of student participation and learning outcomes in Civic Education at SMA Negeri 3 Gorontalo, which was still dominated by conventional teaching approaches. The research aimed to analyze the implementation of the Jigsaw cooperative learning model and examine its effectiveness in improving students’ interest and academic achievement. The method employed was Classroom Action Research conducted in two cycles, consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected through observation, questionnaires, and learning achievement tests, then analyzed quantitatively using percentages and mean scores. The findings revealed a significant improvement in students’ average scores and learning mastery in the second cycle, exceeding the predetermined criteria. It can be concluded that the Jigsaw model effectively enhances student participation and learning outcomes in a more active, collaborative, and meaningful learning environment.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Organisasi Intra Sekolah Osis di Sekolah Menengah Pertama SMP Negeri 3 Una-Una Andina; Asmun W. Wantu; Zulfikar Adjie
Jurnal Edukasi Vol 14 No 1 (2026): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v14i1.3476

Abstract

This study aims to describe the implementation of Pancasila values through the Student Council Organization (OSIS) at SMP Negeri 3 Una-Una and to identify the obstacles encountered in carrying out the role of OSIS as a medium for fostering and internalizing Pancasila values. This research employs a qualitative approach with a descriptive research design. The study was conducted at SMP Negeri 3 Una-Una, Tojo Una-Una Regency, Central Sulawesi Province. The data sources consist of primary data obtained through interviews and observations, as well as secondary data derived from school documents and OSIS activity archives. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and documentation, while data analysis was carried out through the stages of data reduction, data display, and inductive conclusion drawing. The results of the study indicate that OSIS plays a strategic role in implementing Pancasila values through religious activities, nationalistic activities, deliberation, community service, and character-strengthening programs that emphasize habituation and practical application. Pancasila values have been internalized in students’ behavior, although their conceptual understanding remains limited. The obstacles encountered include limited student resources, low participation of some OSIS members, inadequate facilities and infrastructure, minimal support from the family environment, and limited mentoring time. The conclusion of this study shows that the implementation of Pancasila values through OSIS has been carried out fairly well; however, it still requires strengthened guidance, mentoring, and continuous support to ensure optimal internalization of values. 
Strategi Guru PPKn dalam Mengelola Kelas Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas VII SMP Negeri 8 Gorontalo Indri Asraini La Punu; Ngiu, Zulaecha; Adjie, Zulfikar
Jurnal Edukasi Vol 14 No 1 (2026): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v14i1.3483

Abstract

Social change and technological development place education in a strategic position for shaping citizens’ character based on Pancasila values. The success of Pancasila Education learning is greatly influenced by teachers’ ability to manage the classroom effectively. This study aims to analyze the strategies employed by Pancasila Education teachers in managing classrooms for seventh-grade students at SMP Negeri 8 Gorontalo and to identify the inhibiting factors encountered during the learning process. This research employed a qualitative approach with a descriptive-analytical design. The research informants consisted of three Pancasila Education teachers and ten seventh-grade students selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and then analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The results indicate that teachers implement various classroom management strategies, including democratic, inclusive, constructivist, positive, and proactive approaches, to create a participatory and conducive learning environment. However, classroom management still faces several challenges originating from teacher-related factors, such as limited variation in teaching methods and pedagogical competence, as well as student-related factors associated with discipline and learning responsibility. This study confirms that adaptive and humanistic classroom management strategies play a crucial role in enhancing student learning engagement while supporting the internalization of Pancasila values in the learning process
Pengaruh Perangkat Wearable Pemantau Postur terhadap Kesehatan Muskuloskeletal dan Performa Gerak pada Mahasiswa Pendidikan Jasmani Alim, Bahrul; Wildayati, Wildayati
Jurnal Edukasi Vol 14 No 1 (2026): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v14i1.3484

Abstract

Gangguan muskuloskeletal dan penurunan kualitas gerak merupakan permasalahan nyata yang dihadapi mahasiswa pendidikan jasmani akibat aktivitas fisik berulang dan postur yang tidak optimal selama pembelajaran praktik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan perangkat wearable pemantau postur terhadap kesehatan muskuloskeletal dan performa gerak mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar. Penelitian menggunakan rancangan pretest-posttest control group design dengan pendekatan kuantitatif eksperimen. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi yang menggunakan wearable berbasis inertial measurement unit (IMU) selama pembelajaran praktik dan kelompok kontrol tanpa intervensi. Kesehatan muskuloskeletal diukur menggunakan Nordic Musculoskeletal Questionnaire, Numeric Pain Rating Scale, serta tes fleksibilitas dan kapasitas fungsional. Performa gerak dinilai menggunakan Functional Movement Screen. Hasil menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami penurunan nyeri muskuloskeletal yang signifikan, peningkatan fleksibilitas dan kapasitas fungsional, serta peningkatan skor performa gerak, kontrol tubuh, keseimbangan, koordinasi, dan keterampilan motorik yang lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Korelasi positif ditemukan antara perbaikan postur dan peningkatan performa gerak (r = 0,62). Perangkat juga menunjukkan tingkat kenyamanan dan penerimaan pengguna yang tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa wearable pemantau postur berpotensi menjadi instrumen pendukung pembelajaran berbasis teknologi dalam pendidikan jasmani.

Page 1 of 2 | Total Record : 18