cover
Contact Name
Ahmad Yousuf Kurniawan
Contact Email
frontbiz@ulm.ac.id
Phone
+6281211109125
Journal Mail Official
frontbiz@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Frontier Agribisnis
ISSN : -     EISSN : 30481260     DOI : https://doi.org/10.20527/frontbiz
Frontier Agribisnis adalah jurnal yang dikelola Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Tema jurnal ini mencakup agribisnis secara umum, meliputi: analisis penyediaan input pertanian, analisis usaha tani dan perkebunan, analisis pengolahan dan pemasaran hasil pertanian, penyuluhan dan komunikasi pertanian, pemberdayaan masyarakat, dan analisis kebijakan pertanian. Terbit 4 kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember).
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2023)" : 25 Documents clear
Analisis Keuntungan Ternak Ayam Broiler di Desa Simpung Layung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong Rima Oktavian Marfuah; Yudi Ferrianta; Rifiana Rifiana
Frontier Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i1.8266

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Indonesia semakin baik dapat meningkatkan pendapatan peternak dalam tatanan ekonomi nasional. Penyediaan pangan berupa daging bagi masyarakat dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang dapat mencapai sasaran tersebut maka peranan ayam sebagai salah satu sumber protein hewani dapat diandalkan karena ayam merupakan salah satu aset nasional yang turut menunjang kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Sehingga usaha ayam pedaging juga merupakan salah satu usaha peternakan yang memiliki prospek yang cukup cerah untuk terus dikembangkan dalam rangka untuk memperbesar penyediaan sumber protein hewani bagi masyarakat luas. Tujuan Penelitian ini adalah 1) Untuk menganalisis keuntungan usaha ternak ayam broiler di Desa Simpung Layung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong. 2) Untuk Mengetahuibesar R/C Ratio usaha ternak ayam broiler di Desa Simpung Layung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong. 3) Untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam usaha ternak ayam broiler di Desa Simpung Layung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong. Jenis data dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel peternak menggunakan teknik cluster sampling method. Keuntungan usaha ternak ayam ras pedaging di Desa Simpung Layung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong sebesar Rp.36.010.416/per tahun untuk skala usaha mikro dan sebesar Rp. 83.422.337/tahun untuk skala usaha menengah. R/C Ratio Usaha ternak ayam ras di Desa Simpung Layung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong adalah layak untuk diusahakan yaitu sebesar 1,07 untuk skala usaha mikro dan sebesar 1,08untuk skala usaha menengah. Kendala yang paling banyak dihadapi peternak ayam ras pedaging di Desa Simpung Layung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong ialah serangan penyakit dan cuaca dan iklim tidak menentu.
Analisis Usahatani Melon (Cucumis Melo L.) di Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar Abdurrahman Abdurrahman; Hamdani Hamdani; Nuri Dewi Yanti
Frontier Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i1.8280

Abstract

Produktivitas tanaman melon Kalimantan Selatan dari tahun ke tahun ada yang mengalami fluktuatif. Hal ini terjadi karena adanya cuaca yang tidak menentu seperti musim kemarau panjang yang membuat kesulitan air untuk penyiraman tanaman sehingga tanaman mengalami pembuahan yang kurang maksimal. Hal tersebut dapat mempengaruhi pada tingkat produksinya dan perkembangan produksi tanaman melon di Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan dan tingkat kelayakan usaha dari usahatani melon (Cucumis melo L.) dan mendeskripsikan permasalahan apa saja yang terdapat dalam usahatani melon (Cucumis melo L.). Penelitian ini dilaksanakan di usahatani melon (Cucumis melo L.) di Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar. Berdasarkan hasil penelitian rata-rata biaya total yang dikeluarkan selama tiga bulan masa tanam sebesar Rp 21.418.333,- dengan jumlah penerimaan rata-rata sebesar Rp 45.500.000,- pendapatan rata-rata sebesar Rp 25.661.667,- dan keuntungan yang diperoleh yaitu rata-rata sebesar Rp 24.081.667,-. Kelayakan usahatani pada tiga bulan masa tanam secara finansial diperoleh nilai RCR > 1 yaitu rata-rata sebesar 2,18. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi usahatani yaitu untuk masalah teknis terkendala dengan iklim mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan tanaman melon dan lambatnya datang pasokan obat-obatan karena tidak tersedianya obat-obatan lengkap.
Identifikasi Kelas Kemampuan Kelompok Tani di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar Muhammad Rizky Ramadhani; Eka Radiah; Masyhudah Rosni
Frontier Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i1.8271

Abstract

Identifikasi kelas kemampuan kelompok tani merupakan salah satu kelas belajar mengajar, unit produksi, kelompok usaha kearah komersial dan sebagai wahana kerjasama antara sesama anggota kelompok serta kerjasama antara kelompok tani dengan kelompok tani lainnya. Upaya pembinaan kelompok tani melalui penyuluh pertanian berkaitan dengan upaya pemberdayaan petani. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kelas kemampuan kelompok tani di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar. Penelitian ini menggunakan metode survei. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 24 orang. Berdasarkan hasil penelitian, identifikasi kelas kemampuan kelompok tani di Desa Panggalaman Kecamatan Martapura Barat dengan menggunakan 5 aspek yang terdiri dari: (1) Perencanaan dengan skor rata-rata 56,4; 2) Pengorganisasian dengan skor rata- rata 47,8; 3) Pelaksanaan dengan skor rata-rata 105,2; 4)Pengendalian dan Pengawasan dengan skor rata-rata 44,1; dan 5) Kepemimpinan dengan skor rata-rata 56,9. Identifikasi kemampuan kelas kelompok tani pada tahun 2022 dengan hasil perhitungan diketahui dari 24 kelompok tani yang tergolong ke dalam, yaitu: 1) kelas pemula ada sebanyak 5 kelompok tani; 2) kelas lanjut ada sebanyak 16 kelompok tani; dan 3) kelas madya sebanyak 3 kelompok tani; serta 4) kelompok tani kelas utama belum ada. Nilai tertinggi yaitu 611 dan tergolong ke dalam kelas madya adalah kelompok tani Bangun Karyo serta nilai terendah yaitu 124 dan tergolong kelas pemula adalah kelompok tani Subur Makmur.
Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Teh Celup Bawang Dayak (Eleutherine Palmofilia) Kota Palangka Raya (Studi Kasus Umkm Berkat Uhat Kayu) Tasya Hulwa Laili Wahyu Putri; Nina Budiwati; Masyhudah Rosni
Frontier Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i1.8262

Abstract

Usaha Pengolahan Teh Celup Bawang dayak merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang industri minuman herbal dengan produk yang dihasilkan yaitu teh celup dari tanaman bawang Dayak. Rumah produksi teh celup bawang Dayak ini berlokasi di Kota Palangka Raya dan dipasarkan semenjak tahun 2017. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis biaya, penerimaan, keuntungan dan nilai tambah pada usaha pegolahan teh celup bawang dayak Berkat Uhat Kayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dari sumber data yang digunakan yakni data primer dan data sekunder. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Februari 2022 sampai dengan bulan Oktober 2022. Data yang digunakan dalam penelitian ini dari 05 September 2022 - 04Oktober 2022 - Oktober terhitung selama satu bulan produksi. Berdasarkan hasil penelitian biaya total yang dikeluarkan oleh usaha pengolahan teh celup bawang dayak Berkat Uhat Kayu pada 05 September 2022 - 05 Oktober 2022 sebesar Rp10.398.041,00 dengan biaya tetap yaitu sebesar Rp208.541,00 dan biaya variabel sebesar Rp10.189.500,00. Penerimaan yang diperoleh usaha pengolahan teh celup bawang dayak Berkat Uhat Kayu yakni Rp14.000.000,00 dan keuntungan sebesar Rp3.601.959,00. Nilai tambah teh celup bawang dayak sebesar Rp168.000,00/kg dengan rasio sebesar 88,42%, pendapatan tenaga kerja sebesar Rp118.652,00/kg dengan pangsa tenaga kerja sebesar 70,63%. Keuntungan teh celup bawang dayak sebesar Rp49.348,00/kg dengan tingkat keuntungan 25,79%, sumbangan input lain 0% dan keuntungan perusahaan sebesar 29,37%.
Analisis Usahatani Sayur Sayuran di Desa Pulau Pinang Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin Tambarico Oktavianda Sitepu; Usamah Hanafie; Sadik Ikhsan
Frontier Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i1.8285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya dan pendapatan usahatani serta menganalisis keuntungan dan kelayakan usaha pada usahatani sayur-sayuran bapak H. Hairani. Dalam penelitian ini ada dua macam jenis sayuran yang ditanam pada usahatani ini yaitu cabai dan terong. Luas lahan untuk usahatani cabai adalah 0,5 ha dan luas lahan untuk usahatani terong adalah 0,5 ha. Dari hasil penelitian yang dilakukan terdapat hasil bahwa untuk biaya yang dikeluarkan untuk usahatani cabai adalah sebesar Rp 6.035.200 dan untuk usahatani terong sebesar Rp 7.447.500. Sedangkan untuk penerimaan usahatani cabai adalah sebesar Rp 8.359.000 dan untuk usahatani terong adalah sebesar Rp 8.744.000. Untuk usahatani cabai hasil pendapatan yang didapatkan adalah sebesar Rp 2.323.800 sedangkan untuk usahatani terong adalah sebesar 1.296.500. Hasil dari perhitungan kelayakan usahatani milik bapak H. Hairani untuk usahatani cabai adalah sebesar 1,4 dan usahatani terong sebesar 1,2 yang berarti RCR > 1 menunjukkan bahwa usahatani cabai dan terong ini layak untuk dijalankan.

Page 3 of 3 | Total Record : 25