Articles
261 Documents
Penghambatan Perkecambahan Benih Kakao(Theobroma cacao l.) Pada Berbagai Variasi Konsentrasi zat Alelopati Ekstrak Daun Tomat
Driyunitha Driyunitha
AgroSainT Vol 4 No 3 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v4i3.659
Biji Kakao termasuk benih yang tidak memiliki masa dormansi sehingga dibutuhkan perlakukan khusus untuk menunda kecepatan perkecambahan benih khususnya selama masa pengiriman. Salah satu alternatif untuk menunda masa perkecambahan benih kakao adalah dengan melakukan perendaman benih menggunakan zat alelopati yang dapat bersifat sebagai inhibitor. Percobaan ini dilaksanakan di Kelurahan Tampo, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Taoraja, Sulawesi Selatan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAK yang terdiri atas 4 taraf perlakuan konsentrasi ekstrak daun tomat dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun tomat pada konsentrasi 15 gram/liter air dapat menghambat daya kecambah dan menunda perkecambahan benih kakao, menghambat tinggi bibit kakao dan pertambahan jumlah daun.
Pattern Of Vocabulary Size Development
Yulianus P Mangewa
AgroSainT Vol 4 No 3 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v4i3.660
This mini project assessed students’ vocabulary size development. This an exploratory study aims at describe the developing of the number of word family the students know. The multiple-choice format from the Vocabulary Levels Test was used to collect the data namely 2000 version of the Vocabulary Size Test (VST). This mini project was particularly interested to know the students’ vocabulary size development. The findings revealed that the students’ vocabulary size was less than 2,000 word-families. This means that the vocabulary size of the students is still far from the standard required. This means that the students' vocabulary size is still far from the required standard. The majority of students do not have the English vocabulary size sufficiently to be used as a media to learn the subjects at university, though formal exposure to language has been given for more than 12 years. This paper, also explains the development of vocabulary size from first year(Semester Two) to fourth year (Semester Eight) at university.
Rancang Bangun Sistem Informasi Akademik Universitas Kristen Indonesia Toraja
Srivan Palelleng
AgroSainT Vol 4 No 3 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v4i3.661
Pengolahan data mahasiswa adalah salah satu kegiatan rutin di sebuah universitas yang sangat penting. Pengolahan data tersebut antara lain berupa pembuatan Biodata Mahasiswa, Rencana Studi , Nilai Ujian dan akan menghasilkan Kartu Hasil Studi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Akademik di Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja dari sistem yang masih manual ke sistem yang berbasis database. Beberapa kendala yang dialami UKI Toraja dalam pengolahan data mahasiswa adalah (1) Pencatatan data nilai masih dilakukan secara manual, sehingga memerlukan waktu yang relatif lama untuk dapat mengetahui data nilai. Program masih menggunakan Microsoft Excel (2)Proses perhitungan cukup memakan waktu dan bila permintaan informasi cukup banyak maka perhitungan itu cukup menyulitkan bagi pengawai untuk memenuhinya dalam jangka waktu yang relatif pendek. (3) Sering terjadi kerangkapan data. (4) Kesulitan dalam melakukan pencarian data yang diperlukan mengenai data nilai mahasiswa. (5) Pembuatan laporan masih menggunakan sistem manual, sehingga memerlukan waktu yang relatif lama. (6) Sering terjadi data yang telah diberikan oleh Mahasiswa, atau Nilai Ujian dari Dosen hilang Sering terjadi kesalahan pencatatan data mahasiswa, data nilai ujian mahasiswa. Dalam penelitian ini akan dirancang suatu sistem informasi akademik berbasis database yang Memudahkan dalam penginputkan mata kuliah yang diprogram dalam Kartu Rencana Studi, dan pendistribusian kelas dari setiap mata kuliah. Mengumpulkan data-data mahasiswa dan nilai ujian dari dosen menjadi satu kesatuan didalam database, sehingga dapat diolah dan disajikan menjadi suatu infomasi yang berguna bagi pengguna. Meningkatkan pelayanan kepada mahasiwa dalam pembuatan Penerimaan Kartu Hasil Studi ( KHS ) dan transkrip nilai agar lebih cepat dan tepat diterima oleh Mahasiswa. Dan mencegah terjadinya kerangkapan data mahasiswa. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem yang siap diimplementasikan di UKI Toraja dalam pengolahan data mahasiswa. Sistem ini dapat memberi keuntungan bagi penggunanya dari segi kemudahan penggunaan sistem, kualitas informasi dan manfaat informasi yang dihasilkan sistem.
Kajian Wujud Makna Referensial Dalam Koran Kompas Edisi November 2012
Daud Rodi Palimbong
AgroSainT Vol 4 No 3 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v4i3.662
Makna merupakan objek dari semantik yang mempelajari tentang suatu arti atau maksud. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud makna referensial dalam Koran kompas edisi November 2012. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dimana data primer bersumber dari Koran kompas edisi November 2012, sedangkan data sekunder bersumber dari buku-buku semantik yang membicarakan makna referensial. Hasil penelitian ini menyimpulkan tentang wujud makna referensial dalam Koran kompas edisi November 2012 khususnya kata yang merujuk ke kata benda ditemukan kata benda abstrak dan dan kata benda kongkrit.
Analisis Pendapatan Petani Sayur Sawi di Kelurahan Tarongko Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja
Althon K Pongtuluran
AgroSainT Vol 4 No 3 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v4i3.663
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan petani sayur sawi dalam satu bulan yang di peroleh petani sayur di Kelurahan Tarongko. Penelitian ini adalah penelitian deskreptif yang menggambarkan, memaparkan tentang, cara atau metode perhitungan analis pendapatan pada petani sayur sawi di Kelurahan Tarongko. Setelah dilakukan penelitian dan perhitungan diketahui biaya tetap pada petani sayur sawi dalam 1 ha. perbulan tahun 2012 sebesar Rp. 100.000,-, biaya variabel sebesar Rp.1.800.000,-, Total produksi sayur sawi 2.800 ikat dengan harga 2.000,- per ikat. Jadi dalam satu bulan per 1 ha. penerimaan petani sayur sawi sebesar Rp. 5.600.000,- . Setelah melakukan analisis maka besarnya pendapatan petani sayur dalam 1 ha. per bulan Rp. 3.700.000,- . Tingkat pendapatan petani sayur sawi di kelurahan Tarongko antara Rp. 1.850.000,- sampai dengan Rp. 5.550.000,- tergantung pada luas lahan yang digarap, rata-rata petani sayur sawi yang ada di Kelurahan Tarongko menggarap lahan seluas antara 0,5 ha sampai dengan 1,5 ha. dengan cara menyewa per tahun atau milik sendiri.
Pengaruh Strategi Penemuan Terbimbing Terhadap Motivasi Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN I Rantepao Kabupaten Toraja Utara
Benyamin Salu
AgroSainT Vol 4 No 3 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v4i3.664
Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh strategi pembelajaran penemuan terbimbing pada mata pelajaran IPA terhadap motivasi belajar siswa. Rancangan penelitian adalah desain eksperimen semu. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Rantepao I Kabupaten Toraja Utara yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas IVA 38 siswa dan IVB 37 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dan angket. Pengujian hipotesis menggunakan teknik Anacova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa lebih tinggi pada strategi pembelajaran penemuan terbimbing dibanding strategi konvensional.
Analisis Kekuatan Tekan Beton terhadap Bentuk Agregat di Kabupaten Tana Toraja
Parea Rangan
AgroSainT Vol 4 No 3 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v4i3.666
Penyediaan material campuran beton yang sesuai dengan persyaratan dan spesifikasi yang berlaku merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas campuran beton. Material utama pembentuk campuran beton adalah agregat kasar, karena agregat kasar merupakan material yang paling dominan dalam campuran beton. Agregat kasar berupa batu pecah pada umumnya didapat dari hasil pemecahan batu-batu yang berukuran besar oleh alat pemecah batuan. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan buku / literatur dan mempelajari tahap-tahap dan standar dalam design campuran beton, dimana material yang didapatkan dari sumber pengambilan material diuji di laboratorium untuk menentukan spesifikasi dan untuk menentukan proporsi dari semua material yang digunakan dalam campuran beton (mix design), dimana material yang diguanakan dalam penelitian ini adalah agregat kasar (batu pecah), agregat halus (pasir alam), dan filler (semen). Bentuk butir yang paling banyak ditemukan yaitu berbentuk kubus (persegi), pipih (flaky) dan lonjong (elongated). Pada penlitian ini diteliti pengaruh bentuk butiran pipih dan bentuk butiran lonjong terhadap campuran beton. Penelitian ini membandingkan campuran beton normal dan beberapa kombinasi pemakaian agregat kasar pipih dan lonjong dengan variasi 20%, 30%, 40%, dan 50% dari total agregat kasar yang digunakan untuk campuran beton, dimana kuat tekan rencana adalah 20 Mpa. Hasil penelitian didapatkan persentase penggunaan agregat kasar pipih dan agregat kasar lonjong yang aman digunakan adalah 20% dari total agregat kasar yang digunakan dalam campuran beton, dimana jumlah ini melebihi kuat tekan rencana yaitu 20,378 Mpa.
PENERAPAN TEKNOLOGI SAMBUNG SAMPING, SAMBUNG PUCUK, DAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADA TANAMAN KAKAO DI PROPINSI SULAWESI SELATAN
Jermia Limbongan
AgroSainT Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v5i2.667
Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah pengembangan kakao yang cukup luas, mencapai 256.348 ha terdapat pada 21 kabupaten di antaranya Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Bone, dan Soppeng. Produktivitas yang dicapai di daerah ini masih cukup rendah (kurang dari 600 kg per ha per tahun) disebabkan oleh kegiatan para petani kakao yang mendatangkan benih yang tidak jelas asal keturunannya antara lain dari Jawa, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Kalimantan. Kendala yang dihadapi dalam pengembangan komoditas kakao di Sulawesi Selatan terutama tanaman kakao yang telah ditanam selama bertahun-tahun tidak menghasilkan buah Selain itu sebagian besar tanaman kakao sudah berumur lebih dari 20 tahun sehingga tidak produktif lagi. Tanaman kakao yang tidak produktif tersebut dapat direhabilitasi menggunakan teknologi sambung samping, sambung pucuk. Selain itu pemupukan organik merupakan suatu hal yang penting melalui pemanfaatan limbah tanaman menggunakan decomposer untuk mepercepat proses dekomposisi. Agar petani dapat menerapkan teknologi-teknologi tersebut dengan baik, perlu ada pendampingan dari peneliti/penyuluh baik melalui berbagai media komunikasi maupun melalui demplot dimana petani bisa melihat dan terlibat langsung dalam proses adopsi teknologi tersebut.
KAJIAN PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK PADA LAHAN SUB OPTIMAL DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADI
M P Sirappa
AgroSainT Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v5i2.668
Kajian penggunaan pupuk organic terhadap pertumbuhan dan hasil padi pada lahan sub optimal dilaksanakan di desa Debowae, kecamatan Waeapo, kabupaten Buru pada MT 2011,.Tujuan pengkajian adalah untuk mengtahui pengaruh tiga jenis pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil padi pada lahan sub-optimal.Luas lahan yang digunakan seluas 1 ha.Perlakuan yang dikaji adalah penggunaan tiga jenis pupuk organik yang bersumber dari pupuk kandang kotoran sapi (PK), organik granul (OG), dan petroganik (PG).Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali (petani sebagai ulangan).Takaran pupuk organic yang digunakan adalah 3 t pupuk kandang, 1 t pupuk organik granul, dan 1 t pupuk petroganik per ha.Varietas yang digunakan adalah padi rawa varietas Indragiri, yang diperoleh dari Balai Besar Padi Sukamandi.Budidaya padi dilakukan dengan teknologi model pengelolaan tanaman terpadu (PTT). Pupuk anorganik yang digunakan adalah 300 kg NPK Phonska dan 200 kg urea, dimana setengah bagian urea diberikan bersamaan seluruh NPK Phonska pada umur 7 hari setelah tanam (hst), dan sisa urea diberikan pada umur 24 hst dan 38 hst. Parameter yang diukur adalah sifat fisik dan kimia tanah, komponen pertumbuhan dan hasil tanaman.Hasil kajian menunjukkan bahwa jenis tanah pada lokasi kajian adalah Endoaquepts dengan status kesuburan tanah yang tergolong rendah.Jenis pupuk organik yang memberikan rata-rata pertumbuhan dan hasil padi terbaik adalah petroganik (PG), menyusul organik granul (OG) dan terendah pupuk kandang (PK). Rata-rata produktivitas padi yang diperoleh dengan penggunaan pupuk organik yang dikombinasikan dengan pupuk anorganik dan pemakaian varietas adaptif untuk lahan sub-optimalberkisar antara 6,58 – 6,75 t ha-1walaupun umumnya tidak menunjukkan perbedaan yang nyata.
COST-VOLUME-PROFIT (CVP) SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA DEPOT AIR MINUM AQUAKITA DI RANTELEMO KABUPATEN TANA TORAJA
Agustinus Mantong
AgroSainT Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v5i2.669
Perkembangan dan kemajuan usaha sangat ditentukan oleh kemampuan manajemen menata dan memprediksi tujuan yang akan dicapai pada masa yang akan datang. Tujuan-tujuan tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk perencanaan kerja yang akan ditindaklanjuti dari waktu ke waktu. Salah satu tujuan yang umum dicapai oleh setiap usaha adalah untuk mendapatkan laba. Laba diperoleh melalui selisih pendapatan dengan total beban yang dikorbankan pada setiap periode akuntansi (biasanya satu tahun). Keberhasilan mencapai laba tertentu akan menjamin kontinuitas usaha, sehingga eksistensi perusahaan dalam dunia persaingan akan tetap terjaga dengan baik. Agar perusahaan dapat memprediksi seperti apa laba yang diharapkan pada masa yang akan datang, diperlukan suatu alat yang dapat membantu perusahaan yang bersangkutan.Salah satu alat yang dianggap jitu dalam merencanakan laba adalah Analisis Cost-Volume-Profit (CVP). Alat analisis ini menekankan pada hubungan antara beban, volume, dan harga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perencanaan laba pada Depot Air Minum Aquakita di Rantelemo Kabupaten Tana Toraja melalui Analisi Cost Volume Profit. Kajian ini dilakukan melalui perhitungan dan perencanaan dengan menggunakan beberapa elemen analisis yaitu analisis break even point, contribution margin, analisis operating leverage, dan analisis margin of safety. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Depot Air Minum Aquakita dari sisi break even point (BEP) cepat dicapai, menunjukkan bahwa hanya sedikit unit yang terjual perusahaan sudah memperoleh modalnya, sehingga unit penjualan di atas BEP akan menghasilkan laba. Besarnya laba yang diinginkan perusahaan ditentukan melalui analisis cost volume profit, dengan mempertimbangkan hubungan beban, volume, dan laba.