cover
Contact Name
Tawvicky Hidayat
Contact Email
tawvicky.hdyt@gmail.com
Phone
+6282335670303
Journal Mail Official
bayanlinnaas77@gmail.com
Editorial Address
PP. Al-Amien Prenduan Kompleks UNIA Prenduan.
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam
ISSN : 25803409     EISSN : 25803972     DOI : 10.28944/bayanlin-naas
Core Subject : Education, Social,
Sub themes and scope in the scientific publications of Bayan lin-Nass include: 1. Dakwah and Islamic propagation: a. Studies in the science of dakwah, such as history of dakwah, philosophy of dakwah, and methodology of dakwah, include in culturally, economically, and politically. b. Management of dakwah that related to make a plan and strategy for Islamic proselytizing, Islamic global tourism, and Islamic management and religious tourism. c. Dakwah, especially in the analysis of social and psychological, Islamic counseling, and the relationship between dakwah and socio-cultural studies. 2. Communication science: a. Studies in communication science in general, communication theory, and approaches in communication, interpersonal communication, group communication, and organizational communication. b. Political communication, including the strategies of political communication, political campaigns, political marketing, governance, public policy, and political parties. c. Development of communication, such as the communication planning, communication and contemporary issues, and communication management. d. Communication science in the study of psychology and social culture, include in the field of sociology of communication, psychology of communication, communication and local wisdom, and intercultural communication. e. Media studies, including the scope of journalism, mass communication, mass media management, media content analysis, and new media studies. f. Public Relations (PR), consisting of human relations, corporate social resposibility (CSR), media relations, public affair, marketing communications, and advertising.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2025)" : 8 Documents clear
BUDAYA POPULER DI TENGAH TRADISI PESANTREN: STRATEGI TMI PUTRI AL-AMIEN PRENDUAN DALAM MELAKUKAN RESISTENSI DAN ADAPTASI Ulfa, Wildana; Ali, Ahmad Zulfikar
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v9i1.1957

Abstract

Budaya populer merupakan salah satu bentuk berkembnagnya teknologi dan media massa. Budyaa populer salah satu elemen yang masuk dalam setiap aspek kehidupan manusia, termasuk dalam pendidikan. Pesantren adalah salah satu lembaga pendidikan yang terkena dampak dari budaya populer, baik dari  segi resisten dan adaptasinya. Dalam hal ini pesantren berupaya untuk melakukan resistensi sebagai bentuk dari ketahanan lembaga terhadap pengaruh budaya yang negatif, serta pesantren juga melakukan adaptasi sebagai bentuk respon pesantren terhadap perkembangan teknologi dan media massa agar tidak ketinggalan zaman. Lokasi penelitian bertempat di Lembaga TMI Putri Al-Amien Prenduan Sumenep Madura. Fukus penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan maksud peneliti ingin mencapai dua fokus penelitian, yaitu bagaimana bentuk resistensi dan adaptasi pesantren dalam menghadapi budaya populer. hasil dari observasi, wawancara, serta dokumentasi yang telah peneliti lakukan, penelitian ini memaparkan bahwa bentuk resistensi pesantren dalam menghadapi budaya populer dilakukan dengan pembatasan akses media sosial, penoloakan terhadap busana yang tidak sesuai syari’at Islam, dan penekakan terhadap tradisi Agama. Sedangkan adaptasi yang dilakukan pesantren dalam menghadapi budaya populer dilakukan dengan cara memberikan pendidikan multimedia Islami, pemberian ruang bagi kesenian (kegiatan kreatif), serta penggunaan teknologi dan internet. 
STRATEGI KOMUNIKASI ANTARBUDAYA SUKU JAWA DAN MADURA DI PESANTREN Amin, Agus Saifuddin; Besyair, Besyair
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v9i1.2132

Abstract

Indonesia memiliki keberagaman budaya yang kaya, termasuk perbedaan bahasa. adat istiadat, dan nilai-nilai sosial. Suku Jawa dan suku Madura, meskipun sama-sama beragama Islam, memiliki karakter budaya yang berbeda, yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dalam komunikasi. Namun, di lingkungan pesantren seperti TMI Putri Al-Amien Prenduan, santriwati dari kedua suku ini mampu hidup berdampingan dengan harmonis. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana komunikasi antar budaya dapat berperan dalam memperkuat Ukhuwah Islamiyah di lingkungan pesantren. Penelitian ini berfokus pada pola komunikasi yang digunakan oleh santriwati dari suku Jawa dan suku Madura dalam membangun interaksi sosial yang harmonis. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat komunikasi antar budaya di TMI Putri Al-Amien Prenduan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi Informan penelitian terdiri dari santriwati kelas V dan VI yang berasal dari kedua suku. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai komunikasi antar budaya di pesantren ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antar budaya di TMI Al-Amien Prenduan berjalan secara efektif melalui interaksi intensif utama dalam memperkuat Ukhuwah Islamiyah di antara santri dari latar belakang budaya yang berbeda. Kesimpulannya, komunikasi antar budaya yang baik dapat menciptakan harmoni dan mempererat persaudaraan dalam lingkungan pesantren. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi lembaga pendidikan Islam dalam mengelola keberagaman budaya, sehingga Ukhuwah Islamiyah dapat terus terjaga dan berkembang di tengah perbedaan.
ANALISIS DAMPAK KEHADIRAN GAME ONLINE TERHADAP INTENSITAS KOMUNIKASI KELUARGA Febriana, Sinta
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v9i1.2168

Abstract

AbstrakGame online merupakan permainan yang mampu dioperasikan melalui jaringan internet, permainan ini banyak diminati dikalangan masyarakat, dimana permainan yang dimainkan secara individu maupun kelompok yang di akses dari berbagai lokasi. Permainan ini sangat berpegaruh terhadap komunikasi keluarga dimana komunikasi yang disampaikan tidak kondusif .Komunikasi adalah suatu proses dimana masyarakat menyampaikan informasi dengan orang lain, melalui komunikasi masyarakat dapat berinteraksi antar sesama baik melalui pesan verbal maupun pesan non verbal. Komunikasi sangat berpengaruh terhadap Game online sehingga mempunyai berbagai macam dampak positif dan dampak negatif bagi kalangan masyarakat khususnya terhadap komunikasi keluarga.Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Untuk menganalisis komunikasi keluarga akibat dampak game online di desa galis tengah. 2. Untuk mengetahui cara mengatasi kecanduan game online terhadap komunikasi keluarga di desa galis tengah. Penelitian yang digunakan penelitian studi kasus dengan menggunakan pendekatana kualitatif. Tahapan penelitian menggunakan wawancara dan dokumentasi.Berdasarkan hasil penemuan dilokasi penelitian, penulis dapat menyimpulkan bahwa 25% Game Online berdampak positif sedangkan 75 % berdampak negatif . Adapun cara mengatasi kecanduan game online terhadap intensitas komunikasi keluarga adalah: memberi nasehat dengan memberi waktu saat bermain, memberi pengalihan dengan permainan tradisional dan merampas hp anak disaat anak sudah mulai tidak mendengarkan perkataan orang tua.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA LAU BAKERI MELALUI PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN PARTISIPASI AKTIF DALAM PEMBANGUNAN DESA Kustiawan, Winda; Jihad, Dermawan; Alpiansyah, Muhammad Fikih; Harahap, Ahmad Ammar
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v9i1.2177

Abstract

Pemberdayaan masyarakat desa merupakan pendekatan strategis dalam meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian warga pedesaan, namun sering kali terhambat oleh keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Penelitian ini mengkaji penerapan riset aksi sebagai metode pemberdayaan di Desa Lau Bakeri, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, dengan fokus pada peningkatan kualitas SDM yang rendah. Melalui pendekatan partisipatif, masyarakat dilibatkan aktif dalam setiap tahap penelitian, mulai dari identifikasi masalah hingga perencanaan dan pelaksanaan tindakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dengan program pelatihan keterampilan dasar, literasi digital, serta pengembangan wirausaha berbasis potensi lokal, masyarakat dapat mengatasi keterbatasan SDM dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pembangunan desa. Riset aksi terbukti efektif dalam mendorong transformasi sosial yang berkelanjutan, memperkuat kemandirian, dan menciptakan perubahan sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
UPAYA MASYRAKAT DESA TERHADAP ANAK-ANAK YANG TERPAPAR MEDIA SOSIAL Sa’diah, Haliza Nur; Kustiawan, Winda; Rambe, Nurul Adila; Dino, Reno Al
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v9i1.2169

Abstract

This study explores how the community of Sidorejo Village responds to early childhood social media addiction. The research is motivated by the increasing use of platforms such as TikTok and YouTube, which can impact children’s cognitive, emotional, and social development. Using a qualitative approach with a descriptive design, data were collected through interviews and participatory observation involving parents, educators, and community leaders. Findings indicate that parents take active steps to limit screen time, foster positive communication, and model responsible digital behavior. Children also face internal conflict between their desire to use social media and the boundaries set by adults. The study concludes that collaboration among families, schools, and the local community, along with early digital literacy education, is crucial.
ISLAM POS DAN KOMUNIKASI RELIGIUS DI ERA DIGITAL: MEMBANGUN RUANG DAKWAH YANG ADAPTIF Arista, Riky
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v9i1.2139

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi cara penyampaian pesan keagamaan di era digital. Salah satu bentuk respons atas fenomena tersebut adalah kemunculan media daring berbasis Islam seperti *Islam Pos*, yang menjadi ruang baru dalam menyampaikan dakwah secara adaptif. Penelitian ini berada dalam diskursus ilmu komunikasi Islam, khususnya pada area komunikasi religius di media digital. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menganalisis bagaimana *Islam Pos* membangun komunikasi religius yang efektif dan adaptif dalam menghadapi audiens digital yang beragam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi dan observasi partisipatif daring, serta wawancara dengan tim redaksi Islam Pos.Penelitian tidak berangkat dari hipotesis, melainkan dari asumsi bahwa media digital dapat menjadi ruang dakwah yang produktif apabila mampu mengemas pesan secara kontekstual dan komunikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa *Islam Pos* menggunakan strategi komunikasi religius satu arah yang persuasif, didukung oleh gaya bahasa yang santun, narasi berbasis Al-Qur’an dan hadis, serta penggunaan media sosial sebagai alat penyebaran pesan. Efektivitas komunikasi dilihat dari tiga aspek: kognitif (pemahaman), afektif (sikap), dan konatif (perilaku). Meskipun begitu, tantangan juga teridentifikasi dalam bentuk segmentasi pembaca yang terbatas, kurangnya interaksi langsung, serta kredibilitas sumber konten yang belum merata.Kontribusi tulisan ini terletak pada pemetaan strategi dakwah digital berbasis media dan identifikasi prinsip adaptif dalam komunikasi religius kontemporer. Hasil penelitian ini penting karena menunjukkan bahwa media Islam daring tidak hanya berfungsi sebagai penyampai pesan, tetapi juga sebagai ruang dialog sosial-keagamaan yang relevan dan inklusif bagi masyarakat digital. 
INTEGRASI NILAI ISLAMI DAN LITERASI DIGITAL: TRANSFORMASI PAI MENUJU GENERASI EMAS SOCIETY 5.0 Wulandari, Maulidiyah; Rohmad, Muhammad Ali; Yaqin, Ainul
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v9i1.2226

Abstract

Penelitihan ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) membentuk karakter siswa untuk mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan era Society 5.0 di SMA Negeri 1 Tarik, yang ditandai oleh perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan, Internet of Things, dan big data. Tidak hanya generasi saat ini diharapkan memiliki kemampuan teknologi, tetapi mereka juga harus memiliki sifat religius, moral, dan bertanggung jawab. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dari guru PAI dan siswa. Pendekatan kualitatif dan metode studi kasus digunakan untuk mendapatkan data. Penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman telah berhasil diintegrasikan ke dalam pembelajaran PAI secara kontekstual dan kreatif. Untuk meningkatkan etika digital, empati sosial, literasi teknologi, dan pemikiran kritis, guru menggunakan metode berbasis nilai, pembiasaan religius, dan media interaktif. Selain itu, sekolah menyediakan dukungan untuk program kewirausahaan digital yang menggabungkan nilai moral dan kemampuan abad ke-21. Terbukti bahwa pembelajaran PAI tidak hanya membantu menyampaikan informasi agama tetapi juga membantu membangun karakter siswa yang fleksibel, kooperatif, dan tangguh. Ini juga membantu mengembangkan kurikulum yang relevan dan kontekstual di era digital.
METODE TEMATIK DALAM DAKWAH AL-QUR'AN: STUDI TENTANG CIRI KHAS DAN PENERAPANNYA Shiddiq, Ahmad Nadjamuddin; Mardani, Dadan; Bakhrudin, Elang
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v9i1.2002

Abstract

Metode tematik dalam dakwah Al-Qur’an menawarkan pendekatan yang efektif untuk menjawab tantangan kontemporer dalam penyampaian pesan Islam melalui fokus pada tema-tema spesifik. Diskursus dakwah kontemporer menghadapi kompleksitas isu sosial dan budaya yang memerlukan pendekatan yang relevan dan kontekstual. Artikel ini bertujuan mengeksplorasi ciri khas dan penerapan praktis metode tematik dalam konteks dakwah Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui kajian literatur terhadap karya tafsir klasik seperti Tafsir Ibnu Katsir dan kontemporer seperti Tafsir Al-Misbah, serta studi-studi relevan lainnya. Studi ini menemukan bahwa metode tematik meningkatkan pemahaman pesan Al-Qur’an dengan mengorganisasikannya ke dalam topik-topik yang kohesif, memungkinkan audiens untuk melihat hubungan antar ayat dan memahami pesan secara holistik. Selain itu, metode ini memungkinkan penyampaian pesan yang relevan secara kontekstual dan mendorong keterlibatan yang lebih mendalam dengan teks Al-Qur’an. Metode ini juga mempromosikan pemikiran kritis dan penanganan isu sosial, seperti permasalahan etika di era digital dan dialog antaragama dalam konteks pluralisme. Kontribusi tulisan ini terletak pada penegasan potensi metode tematik sebagai instrumen revitalisasi praktik dakwah dan peningkatan relevansinya dalam konteks sosial-budaya yang beragam. Studi ini menyimpulkan bahwa penerapan metode tematik dalam dakwah Al-Qur’an sangat penting untuk merespons tantangan zaman dan menyampaikan pesan-pesan Al-Qur’an secara lebih efektif dan bermakna.

Page 1 of 1 | Total Record : 8