cover
Contact Name
Al Fakhri Zakirman
Contact Email
fakhrizakirman@gmail.com
Phone
+6285347400305
Journal Mail Official
dialokafdki@gmail.com
Editorial Address
Jl.Raya Petaling KM. 13 Mendo Barat BANGKA IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
JURNAL DIALOKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Islam
ISSN : -     EISSN : 29864739     DOI : https://doi.org/10.32923
DIALOKA is focusing on issues of da’wah and communication. The main focus of the DIALOKA includes: Islamic public speaking/tabligh, Islamic counseling, Journalism, public relations, broadcasting, and Islamic psychology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
PANDANGAN SYEIKH MUHAMMAD ZAINUDIN DALAM KITABNYA SIRAJU HUDA: SIMPULAN AHLI TAKWA ATAS FITNAH DAJJAL Pratama, Apri Nanda; Pratama, Vitto; Widodo, Wedy
JURNAL DIALOKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Vol 2 No 1 (2023) : Kajian Literatur Naskah Nusantara
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/dl.v2i1.3488

Abstract

Abstract: This research examines the views of Sheikh Muhammad Zainuddin Assumbawi on the Dajjal in his book "Sirajul Huda ila Bayani 'Aqaidit Taqwa" which is translated into Malay with the title "Light of Guidance To Declare All Conclusions of All Devoted Experts on the Slander of the Dajjal the End of Time". This study uses a descriptive qualitative method to describe Sheikh Zainuddin's views and understanding of the Dajjal. This study discusses a brief profile of Sheikh Zainuddin Assumbawi, who is a scholar, writer, and expert on Sufism from Sumbawa. He has many influential students in the archipelago and has spread true religious understanding to people in the region. In this research, the definition of Dajjal according to the views of Sheikh Zainuddin Assumbawi is presented. Dajjal is described as a human figure who will appear at the end of time as a great slander for mankind. He describes the Antichrist as a figure who is very cunning, deceitful and has extraordinary magical powers. Dajjal will try to deceive people by claiming to be God or a false prophet. This study also discusses the actions of the Dajjal which are included in the signs of end-time slander. Dajjal is said to be able to heal the blind and revive the dead. He also mentioned that the Dajjal will provide false fertility and prosperity as an attempt to deceive people. In addition, this study describes the characteristics of the Dajjal according to the views of Sheikh Zainuddin Assumbawi. Dajjal is described as having writing between his eyes, a big body, curly hair, and one-eyed.In closing, this study concludes that Sheikh Zainuddin Assumbawi's view of the Dajjal refers to the book "Sirajul Huda ila Bayani 'Aqaidit Taqwa". Dajjal is seen as an end-time slander with magical powers and aims to deceive people. Muslims are encouraged to strengthen their faith, deepen their religious knowledge, and pray to be protected from the temptations and slander of the Dajjal. Keywords: Views of Sheikh Zainuddin Assumbawi, book, antichrist, a sign of the apocalypse, deepened religious knowledge Keywords: Dajjal, views, Sheikh Zainuddin Assumbawi, Sirajul Huda ila Bayani 'Aqaidit Taqwa, slander, the end of time. Abstrak: Penelitian ini mengkaji pandangan Syeikh Muhammad Zainuddin Assumbawi tentang Dajjal dalam kitabnya Sirajul Huda ila Bayani 'Aqaidit Taqwa yang diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu dengan judul "Pelita Petunjuk Kepada Menyatakan Segala Simpulan Segala Ahli Takwa atas Fitnah Dajjal sang Akhir Zaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan pandangan dan pemahaman Syeikh Zainuddin tentang Dajjal. Penelitian ini membahas profil singkat Syeikh Zainuddin Assumbawi, yang merupakan seorang ulama, penulis, dan ahli tasawuf yang berasal dari Sumbawa. Beliau memiliki banyak murid yang berpengaruh di Nusantara dan telah menyebarkan pemahaman agama yang benar kepada orang-orang di wilayah tersebut.Dalam penelitian ini, dikemukakan pengertian Dajjal menurut pandangan Syeikh Zainuddin Assumbawi. Dajjal dijelaskan sebagai sosok manusia yang akan muncul pada akhir zaman sebagai fitnah besar bagi umat manusia. Beliau menggambarkan Dajjal sebagai sosok yang sangat licik, penipu, dan memiliki kekuatan sihir yang luar biasa. Dajjal akan berusaha memperdaya manusia dengan mengaku sebagai Tuhan atau Nabi palsu. Penelitian ini juga membahas perbuatan-perbuatan Dajjal yang termasuk dalam tanda-tanda fitnah akhir zaman. Dajjal dikisahkan memiliki kemampuan menyembuhkan orang buta dan menghidupkan orang yang sudah mati. Beliau juga menyebutkan bahwa Dajjal akan memberikan kesuburan dan kemakmuran palsu sebagai upaya untuk menipu manusia.Selain itu, penelitian ini menggambarkan ciri-ciri Dajjal menurut pandangan Syeikh Zainuddin Assumbawi. Dajjal digambarkan memiliki tulisan di antara kedua matanya, berbadan besar, berambut keriting, dan bermata sebelah. Dalam penutup, penelitian ini menyimpulkan bahwa pandangan Syeikh Zainuddin Assumbawi tentang Dajjal mengacu pada kitab "Sirajul Huda ila Bayani 'Aqaidit Taqwa". Dajjal dipandang sebagai fitnah akhir zaman yang memiliki kekuatan sihir dan bertujuan untuk menipu manusia. Umat Muslim dianjurkan untuk memperkuat iman, memperdalam pengetahuan agama, dan berdoa agar terlindung dari godaan dan fitnah Dajjal.
ORANG YANG MENINGGALKAN SHALAT DALAM PANDANGAN KITAB TANBIHUL GHAFILIN Hana, Novia; Romanda, Melly; Widari, Widari
JURNAL DIALOKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Vol 2 No 1 (2023) : Kajian Literatur Naskah Nusantara
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/dl.v2i1.3499

Abstract

Islam merupakan agama yang berperan sebagai pedoman umat dalam berperilaku dan bertindak sesuai ajaran Al-Qur’an dan Hadits dalam menjawab berbagai problematika yang dihadapi umat manusia. Dalam islam terdapat berbagai ibadah yang diperintahkan langsung oleh Allah SWT, salah satu ibadah tersebut ialah shalat. Pengkajian mengenai shalat baik definisi, hukum, keutamaan, dan ganjaran telah dijelaskan di dalam Al-Qur’an maupun Hadist serta kitab yang dituliskan oleh para ulama. Salah satunya dibahas dalam kitab Tanbih al-Ghafilin karya Syaikh Abdullah bin Abdul Mubin dalam bab pertamanya mengenai siksa bagi orang yang meninggalkan shalat. Apabila melihat perkara tersebut yang diletakan di pembahasan awal dalam kitab menunjukan perkara ini masih menjadi fokus perhatian besar terlebih melihat situasi saat ini. Dalam mengkaji hal tersebut digunakan metode berupa tinjauan pustaka. Dari hasil analisa yang telah dilakukan didapatkan bahwa dalam kitab Tanbih-al Ghafilin terdapat empat poin besar terkait siksa bagi orang yang meninggalkan shalat yaitu pertama orang yang meninggalkan shalat sama dengan meruntuhkan agama, kedua perbedaan islam dengan orang kafir dan munafik adalah shalatnya, ketiga hukuman bagi orang yang meninggalkan shalat serta keempat hikmah bagi orang yang melaksanakan shalat lima waktu. Keempat poin tersebut membahas mengenai hadits yang masing-masing tercakup dalam kitab Tanbih al-Ghafilin serta pandangan dari para ulama dan para ahli fiqih terkait hal tersebut sehingga diharapkan dengan dilakukan pengkajian mengenai siksa bagi orang yang meninggalkan shalat akan menumbuhkan kesadaran serta kualitas seorang manusia dalam bentuk penghambaan serta pengkoneksian antara hati dan jiwa dengan tuhan seluruh pencipta alam.
SAKARATUL MAUT DALAM PERSPEKTIF Al-QUR’AN MENURUT NASKAH SYEIKH ZAINAL ABIDIN BIN MUHAMMAD ALFATONI Rapiqi, Apzalul; Hanisah, Pipit; Zilpa, Indah; Kalsum, Umi
JURNAL DIALOKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Vol 2 No 1 (2023) : Kajian Literatur Naskah Nusantara
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/dl.v2i1.3518

Abstract

Abstract: Every living thing must die. Death must be understood as something that must happen so that humans can live well and face death with good preparation. The purpose of this research is to understand the meaning of sakaratul maut according to the book of Syeikh Abidin. This research is a library study. The results show that (a) death is a condition in which the spirit begins to separate from the body, (b) the virtue of remembering death is that it can increase human fear of Allah SWT. So that they can continue to prepare for death, (c) the sense of Sakaratul is divided into three stages of disaster, the testimony of the angel of death, which can cause feelings of horror and fear in the heart for a year, like those who commit immorality, who witness hell, and where they are very afraid. the dark places are full of worms, and the conditions that people receive are according to their deeds in the world. Abstrak: Setiap yang hidup hidup pasti mati. Kematian harus dipahami sebagai sesuatu yang pasti terjadi agar manusia dapat hidup dengan baik dan menghadapi kematian dengan persiapan yang matang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pengertian sakaratul maut menurut dalam kitab Syeikh Abidin. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) kematian adalah keadaan dimana ruh mulai terpisah dari jasad, (b) keutamaan mengingat kematian adalah dapat meningkatkan rasa takut manusia kepada Allah SWT. Agar mereka dapat terus mempersiapkan kematian, (c) rasa Sakaratul dibagi menjadi tiga tahap bencana, yaitu rasa sakit yang begitu mengerikan ketika nyawa dicabut, kesaksian malaikat maut, dan kondisi yang diterima manusia sesuai dengan perbuatan mereka di dunia.
TELAAH PENGHARAMAN DAN HUKUMAN MEMINUM ARAK DALAM KITAB KASYFUL GHOIBIYAH Irfan, Muhammad; Arselan, Rifqi; Prasetiawan, Haris Agung
JURNAL DIALOKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2023): Vol 2 No 2 (2023) : Broadcasting and Journalism
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/dla.v2i2.3523

Abstract

Penelitian ini membahas peran penting pemilihan makanan dan minuman yang halal dan sehat dalam ajaran Islam, dengan fokus pada larangan konsumsi arak. Al-Qur'an dan hadits Nabi Muhammad memandu umat Islam untuk menjalani gaya hidup yang sehat demi kemaslahatan umat manusia. Larangan terhadap arak bukan sekadar aturan, melainkan upaya melindungi umat dari dampak negatifnya. Penelitian menggunakan pendekatan historis untuk menggali pandangan ulama tentang arak dan merinci hukum serta sanksi bagi peminumnya. Studi literatur review melibatkan analisis teoritis yang mendalam, mengidentifikasi teori dan metode yang relevan. Sebagai tambahan, penelitian ini menyoroti biografi Syaikh Zainal Abidin al-Fatani, mengungkapkan pandangan Islam terhadap minuman beralkohol melalui terjemahan kitab Kasyful Ghoibiyah. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan holistik tentang konsumsi arak dalam konteks Islam, menggabungkan aspek hukum, sejarah, dan pandangan ulama untuk memahami implikasinya secara menyeluruh.
BID’AH DALAM KEHIDUPAN BERKELUARGA MENURUT KITAB AL HABIB USMAN BIN ABDULLAH BIN ‘AQIL BIN YAHYA Triwahyuni, Firly; Niken, Niken; Asvania, Selvy; Utami, Tera
JURNAL DIALOKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Vol 2 No 1 (2023) : Kajian Literatur Naskah Nusantara
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/dl.v2i1.3532

Abstract

Abstract: The difference in understanding among Muslims is a social and historical reality that has been going on since the first time after the death of Rasulullah SAW. This is caused by the conflict of interpretation in understanding religious texts. One of the religious terms that is always popular in modern times, namely "Bid'ah". In Indonesia, bid'ah is often a topic of prolonged religious polemic that has no resolution. Moreover, bid'ah has become a daily habit and a hereditary tradition that is difficult to get rid of. This study aims to determine heresy in family life, especially from marriage to childbirth. The method used is qualitative through a literature study using the book Al Habib Usman bin Abdullah bin 'Aqil bin Yahya and various literature. Abstrak: Perbedaan pemahaman di antara umat Islam merupakan realitas sosial dan sejarah yang telah berlangsung sejak dulu setelah Rasulullah SAW wafat. Hal ini disebabkan oleh adanya konflik interpretasi dalam memahami naskah-naskah keagamaan. Salah satu istilah keagamaan yang senantiasa populer di zaman modern ini, yaitu “Bid’ah”. Di Indonesia sendiri, bid’ah sering kali menjadi topik polemik keagamaan berkepanjangan yang tiada penyelesaiannya. Apalagi bid’ah telah menjadi kebiasaan sehari-hari dan tradisi turun-temurun yang sulit untuk dihilangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bid’ah-bid’ah dalam kehidupan berkeluarga khususnya dari menikah hingga melahirkan. Metode yang digunakan, yaitu kualitatif melalui studi kepustakaan yang menggunakan kitab Al Habib Usman bin Abdullah bin ‘Aqil bin Yahya dan berbagai literatur. Dapat disimpulkan bahwa bid’ah yang terjadi di Indonesia merupakan hasil turun-temurun yang disebabkan oleh lemahnya pemahaman masyarakat terhadap agama islam.
PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF UTSMAN BIN ABDULLAH BIN AQIL BIN YAHYA: Telaah atas Kandungan Kitab “Perhiasan Bagus Untuk Anak Perempuan Neni, Neni; Marchelina, Nova; Akla, Nurfitri A'tul; Triwahyuni, Firly
JURNAL DIALOKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Vol 2 No 1 (2023) : Kajian Literatur Naskah Nusantara
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/dl.v2i1.3536

Abstract

Abstract: Women have always been an interesting conversation in life, whether it's about fighting for their rights or about rules for women to Islamic views on the position of women in the family and society. The perception that occurs in this community illustrates that each religion and its adherents and society differentiate between men and women are very different. So that these rules are indicated based on religious rules, community rules, and cultural values in society. This study aims to find out about women in the perspective of Uthman bin Abdullah bin Aqil bin Yahya. The method used is qualitative through literature study based on the book of Uthman bin Abdullah bin Aqil bin Yahya and various other literature. It can be concluded that some of Uthaman's views are in line with Islamic teachings regarding rules for women. However, there are several things that are contradictory if these rules are related to the current era. Abstrak: Perempuan selalu menjadi perbincangan yang menarik di kehidupan, baik itu tentang memperjuangkan hak-hak nya maupun mengenai aturan-aturan bagi kaum perempuan hingga pandangan Islam terhadap kedudukan perempuan di keluarga maupun masyarakat. Adanya persepsi yang terjadi pada masyarakat tersebut menggambarkan bahwa setiap agama maupun penganutnya dan masyarakat dalam membedakan laki-laki dan perempuan sangat berbeda. Sehingga aturan-atuaran tersebut di indikasikan berdasarkan aturan agama, aturan masyarakat, serta nilai-nilai budaya dimasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai perempuan dalam perspektif Utsman bin Abdullah bin Aqil bin Yahya. Metode yang digunakan, yaitu kualitatif melalui studi pustaka berdasarkan pada kitab Utsman bin Abdullah bin Aqil bin Yahya dan berbagai literatur lainnya. Dapat disimpulkan bahwa Beberapa pandangan utsaman sejalan dengan ajaran Islam mengenai aturan-atuaran bagi perempuan. Akan tetapi terdapat beberapa hal yang bertentangan jika aturan-aturan tersebut dikaitkan di zaman saat ini.
FRAMING PEMBERITAAN JOKOWI 3 PERIODE DALAM MENGKONTRUKSI REALITAS DI MEDIA ONLINE lisa, Lisa; Kusuma, Rafles Abdi
JURNAL DIALOKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2023): Vol 2 No 2 (2023) : Broadcasting and Journalism
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/dla.v2i2.3707

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh berbagai bentuk pembingkaian pemberitaan yang telah dilakukan oleh berbagai media online diantaranya Tempo.co dan Cnn Indonesia .com dalam melakukan bentuk pemberitaan Jokowi 3 periode, sehingga wacana tersebut banyak muncul dan timbullah pemahaman terhadap audiens atau masyrakat yang membaca pemberitaan tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan teknik pengumpulan data, observasi, dokumentasi. Sedangkan teknis analisis data yaitu dengan model analisis framing untuk mengetahui seleksi berita Jokowi 3 priode dari berbagai aspek realitas yang ditonjolkan dalam bentuk pemberitaan dengan menggunakan konsep wacana krisis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam pembingkain berita yang dilakukan oleh Tempo dan Cnn Indonesia tidak adanya keseimbangan dalam memberitakan pemberitaan Jokowi 3 periode, sehingga timbulnya perbedaan dari kedua media tersebut dalam melakukan kegiatan penulisan dan penerbitan berita. Hasil sesuai dengan model analisis framing Robert N Entmen berupa Definie Problems, Diagnoses Causes, Make Moral Judgement, Treatment Recommendation (Pendefinisisan Masalah, Penyebab Masalah, Penilaian Moral, Penyelesaian Masalah).
MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI MELALUI ALAT PERAGA MATERI SIFAT-SIFAT MAGNET KELAS V SDN 13 KELAPA Pasti, Pasti; Azpa, Pani
JURNAL DIALOKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2023): Vol 2 No 2 (2023) : Broadcasting and Journalism
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/dla.v2i2.3833

Abstract

Penelitian ini bertopik tentang media pembelajaran sebagai sarana komunikasi melalui alat peraga materi sifat-sifat magnet kelas v sdn 13 kelapa. Penyebab rendahnya peningkatan pembelajaran yaitu kurangnya kreativitas guru dalam menerapkan teknik pembelajaran yang baik sehingga pembelajaran tidak tercapai dengan optimal. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui alat peraga benda-benda magnetik yang dilaksanakan sebanyak 3 siklus. Perbaikan yang dilakukan dalam 3 periode siklus menghasilkan peningkatan hasil belajar siswa kelas V SDN 13 Kelapa tentang sifat-sifat magnet dengan menggunakan media pembelajaran sebagai sarana komunikasi pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata nilai pada Siklus III sebesar 7,7. Dari perolehan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran siswa kelas V SDN 13 Kelapa dapat berhasil dengan baik.
HUBUNGAN ANAK DENGAN ORANG TUA DI DALAM KITAB PERHIASAN BAGUS MENURUT NASKAH UTSMAN BIN ABDULLAH BIN ‘AQIL BIN YAHYA AL-‘ALAWI Sakinah, Milya; Annisa, Virginia; Saputra, Riwan
JURNAL DIALOKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2023): Vol 2 No 2 (2023) : Broadcasting and Journalism
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/dla.v2i2.3913

Abstract

Abstract: The relationship between children and their parents is very important as explained in the book of good jewelry, we as children must be obedient or dutiful to our parents, but nowadays there are many children who disobey their parents, such as arguing, hitting and even killing their parents. they. This research will examine the importance of filial piety to parents and children's obligations to parents in the book on fine jewelry as well as bk science and other sciences. Keywords: Relationship, Devotion to parents, obligation Disobedience. Uthman bin Abdullah's fine jewelry Abstract: Hubungan anak dengan orang tua sangat penting sebagaimana dijelaskan dalam kitab perhiasan bagus ,kita sebagai seorang anak harus taat atau berbakti kepada orang tua,tetapi pada zaman sekarang banyak anak-anak yang durhaka kepada orang tua seperrti membantah,memukul bahkan sampai membunuh orang tua mereka. Penelitian ini akan mengkaji mengenai penting berbakti kepada orang tua dan kewajiban anak kepada orang tua dalam kitab perhiasan bagus serta ilmu bk dan ilmu-ilmu lainnya. Kata kunci: Hubungan,Berbakti kepada orang tua, kewajiban, Durhaka, Perhiasan bagus, Utsman bin Abdullah
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM PADA ANAK DALAM KELUARGA PEDAGANG DI PASAR MINGGGU JAKARTA SELATAN kurniawan, Edi; Simanungkalit, Shalsabilla Fauzanah; Mufid, Ahmad Irfan; Gustin, Gustin; Azpa, Pani
JURNAL DIALOKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 3 No. 1 (2024): Vol 3 No 1 (2024) : Digital Enterpreneur
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/dla.v3i1.3984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi nilai-nilai pendidikan islam, nilai-nilai islam yang ditekankan dan hambatan pada anak dalam keluarga pedagang pasar minggu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Prosedur pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi mengenai implementasi nilai-nilai pendidikan islam pada anak dalam keluarga pedagang di pasar minggu dengan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yang peneliti temukan adalah proses implementasi nilai-nilai islam pada sang anak yang dilakukan oleh orang tua nyatanya bisa berjalan dengan baik, dengan cara sang anak di sekolahkan di pondok pesantren dan di TPQ atau musholah dekat rumah mereka yang diajarkan langsung oleh guru ngaji. Nilai-Nilai islam yang diutamakan dan ditekankan dalam pendidikan anak keluarga pedagang di pasar minggu adalah pertama tentang keimanan. Tantangan atau hambatan dalam mengimplementasikan nilai-nilai pendidikan islam pada anak keluarga pedagang di pasar minggu adalah sang anak susah nurut ketika dikasih tau oleh orang tua nya, ada yang melawan hingga tidak mendengarkan apa yang disuruh oleh orang tua nya padahal hal itu untuk kebaikan sang anak.

Page 2 of 3 | Total Record : 25