cover
Contact Name
Raekha Azka
Contact Email
raekha.azka@uin-suka.ac.id
Phone
+6281217781179
Journal Mail Official
polynom2021@gmail.com
Editorial Address
Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika Sekolah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Jl. Marsda Adisucipto, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Polynom: Journal in Mathematics Education
ISSN : 28288521     EISSN : 28080777     DOI : https://doi.org/10.14421/polynom
Core Subject : Education,
Polynom: Journal in Mathematics Education mencakup penelitian asli dalam pendidikan matematika dan tidak diserahkan ke jurnal atau konferensi lain dari berbagai bidang penelitian seperti penelitian dan pengembangan, penelitian eksperimental, survei, penelitian tindakan kelas, dll. Jurnal ini dirancang dan dikhususkan untuk mahasiswa, dosen , guru pendidik, sarjana, instruktur sekolah matematika, yang ingin mempublikasikan laporan penelitian mereka. Ruang Lingkup Inovasi pendidikan matematika Teknologi di pendidikan matematika Pembelajaran matematika kemampuan matematis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) RME (Realistic Mathematics Education) Ethnomathematics dll
Articles 87 Documents
Etnomatematika Eksplorasi Etnomatematika: konsep Aritmetika Sosial serta Pola dan Hubungan terhadap Nasi Lengko makanan Khas Indramayu Fanisha, Nabila Putri; Nurul Afianti
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 5 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2025.52.74-80

Abstract

Nasi Lengko adalah hidangan khas yang mencerminkan kesederhanaan dan kearifan lokal masyarakat Indramayu dan sekitarnya. Terdiri dari nasi putih yang disajikan dengan tahu, tempe, tauge, dan irisan timun, lalu disiram dengan bumbu kacang khas dan kecap manis, serta ditaburi kucai dan biasa di hidangkan pada pagi hari. Bagi pedagang Nasi Lengko, perhitungan modal dan untung sangat diperhatikan. Dengan adanya penelitian ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Etnomatematika sekaligus menganalisis keterkaitan antara budaya kuliner Nasi Lengko dengan konsep matematika; “aritmetika sosial”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi langsung terhadap proses pembuatan, serta wawancara mendalam dengan penjual Nasi Lengko yang diperkuat dengan studi literatur. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa di balik keragaman cita rasa bumbu yang khas, Nasi Lengko juga memiliki hubungan yang kuat terhadap konsep aritmetika sosial dengan menentukan harga jual per porsi hingga analisis keuntungan harian. Sehingga dapat kita simpulkan bahwa Nasi Lengko dapat dimodelkan dan dihitung secara matematis dalam proses pembuatannya yang membuktikan bahwa adanya integrasi matematika dalam budaya praktis masyarakat.
Keterkaitan Keterkaitan Matematika dan Budaya Lokal pada Proses Penggilingan Mi Lethek Menggunakan Tenaga Sapi di Bantul, Yogyakarta: - Fer, Lidwina Ferdiana Putri; Nurul Arfinanti
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 5 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2025.52.47-57

Abstract

Mi Lethek merupakan salah satu makanan tradisional khas Bantul Yogyakarta yang sampai saat ini proses pembuatannya masih menggunakan cara tradisional yaitu masih menggunakan tenaga sapi untuk menggiling adonan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep matematis khususnya frekuensi, periode, dan kecepatan linear dalam aktivitas penggilingan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan Bapak Yasir Ferry Ismatrada, pemilik usaha mi lethek generasi ketiga, yang dilakukan di Srandakan, Bantul pada tanggal 29 September 2025 dan observasi. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa, frekuensi putaran sebesar 1 putaran/menit serta kecepatan linear sapi sebesar serta total jarak tempuh sapi sekitar selama sesi kerja 2 jam. Dalam satu hari, penggilingan bisa dilakukan selama tiga kali tergantung dari permintaan pasar dan kondisi fisik sapi. Penggunaan gilingan sapi masih dipertahankan sampai saat ini, karena akan berpengaruh terhadap tekstur dan cita rasa mi lethek.
Pengaruh Kemampuan Menghafal Al-Qur’an dengan Kemampuan Matematis dalam Pembelajaran Matematika : Systematic Literature Review Khodroh, Rosita; Putri Nur Malasari
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2025.53.104-115

Abstract

ABSTRAK Kajian ini dilakukan untuk menelusuri hubungan antara kemampuan menghafal Al-Qur’an dengan kemampuan matematis dalam konteks pembelajaran matematika. Penelitian diawali dengan proses pencarian artikel menggunakan kata kunci yang relevan melalui Google Scholar, dengan fokus pada publikasi ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025 sebanyak 15000 yang dapat diperoleh dari database Google Scholar, Cossref, dan PubMed dengan menggunakan aplikasi Publish or Perish. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Systematic Literature Riview dengan dengan menggunakan pendekatan sintesis tematik. Data diperoleh dari 18 artikel jurnal nasional yang telah terindeks dan memiliki nomor ISSN. Setiap artikel dianalisis untuk mengidentifikasi pola hubungan, faktor-faktor yang memengaruhi, serta implikasi kegiatan tahfidz terhadap pengembangan kemampuan berpikir matematis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menghafal Al-Qur’an memiliki pengaruh positif terhadap kemampuan matematis siswa. Aktivitas tahfidz berperan dalam memperkuat daya ingat, fokus, serta kemampuan berpikir logis yang menjadi dasar dalam memahami konsep dan memecahkan masalah matematika. Selain itu, hubungan keduanya juga dipengaruhi oleh faktor afektif, lingkungan, spiritual, dan pedagogis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan pembelajaran matematika berbasis nilai-nilai Al-Qur’an yang holistik dan integratif.   Kata kunci: hafalan Al-Qur’an, kemampuan matematis, tahfidz, pembelajaran matematika, Systematic Literature Riview    
Memahami Statistics Anxiety pada Mahasiswa Non-STEM: Studi Kualitatif pada Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Triliana; Ramadani, Iqbal
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2026.61.1-9

Abstract

Literasi statistik merupakan kompetensi fundamental dalam penelitian pendidikan, namun kecemasan statistik (statistics anxiety) tetap menjadi hambatan signifikan bagi mahasiswa non-STEM, khususnya di lingkungan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi manifestasi, faktor pemicu, dan dampak kecemasan statistik pada mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI). Menggunakan metode studi kasus kualitatif, data dikumpulkan dari 10 mahasiswa PAI yang dipilih melalui screening menggunakan instrumen multidimensi dari total 34 responden. Temuan penelitian mengungkapkan adanya fenomena "disonansi identitas keilmuan", di mana mahasiswa merasa statistik tidak selaras dengan latar belakang keilmuan agama mereka. Kecemasan ini dipicu oleh persepsi diri negatif, pengalaman matematika masa lalu yang kurang memadai, kompleksitas konten prosedural, dan desain pedagogis. Manifestasi kecemasan muncul dalam dimensi emosional-kognitif (seperti cognitive freezing), fisik-somatik, serta perilaku, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) sebagai strategi coping adaptif. Dampak dari kecemasan ini bersifat multidimensional, memengaruhi efektivitas proses belajar, performa evaluasi, dan relasi sosial akademik. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan holistik melalui intervensi individual, reframing materi statistik dalam konteks keilmuan PAI, serta integrasi teknologi AI yang terarah (scaffolded) untuk meminimalkan ketergantungan dan memperkuat pemahaman konseptual.
Upaya Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Dengan Menggunakan Pendekatan Understanding by Design (UbD) dan Teaching at The Right Level (TaRL) Nurhidayati Luthfiralda; Arif Rahman Hakim; Seruni
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2026.61.10-18

Abstract

Keberagaman peserta didik adalah hal yang alami, sehingga pembelajaran harus mampu memfasilitasi keberagaman peserta didik, baik keberagaman aspek kognitif maupun non-kognitif. Understanding by Design (UbD) mengarahkan untuk menentukan tujuan pembelajaran, kemudian dilanjutkan dengan menentukan asesmen, lalu menyusun kegiatan pembelajaran, dan secara tidak langsung konsep UbD mengarahkan guru untuk melakukan alur mundur (backward flow) desain mundur, dan alur mundur ini membantu guru untuk memfasilitasi keberagaman peserta didik dan membuat pembelajaran lebih terarah dan pembelajaran menjadi lebih mendalam dengan berfokus pada pemahaman konsep dasar materi yang diajarkan. Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) juga membantu guru untuk memfasilitasi keberagaman peserta didik dalam aspek kognitif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel yang diambil adalah 24 siswa. Instrumen yang digunakan adalah instrumen kemampuan pemahaman konsep. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan UbD dan TaRL efektif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dengan rata-rata pre-test 2.958 dan post-test 38.688, sehingga diperoleh peningkatan sebesar 35.729.
Eksplorasi Konsep-Konsep Matematika dalam Tradisi Longkangan di Munjungan, Kabupaten Trenggalek Melalui Pendekatan Etnomatematika Maharani, Nita; Nurul Arfinanti
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2025.53.116-122

Abstract

Longkangan adalah salah satu tradisi bersih desa sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah Swt. terlebih bagi para nelayan. Tradisi Longkangan di daerah Munjungan merupakan bentuk sedekah laut yang diwariskan secara turun-temurun serta dilaksanakan sekali setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek-aspek matematis yang terkandung dalam tradisi Longkangan. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnomatematika pada penelitian ini. Adapun pengumpulan data diperoleh melalui pemberian angket terbuka kepada Bapak Mujab selaku tokoh masyarakat di Munjungan, studi literatur dari artikel jurnal, dan dokumentasi dari media sosial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya kaitan antara tradisi Longkangan dengan konsep-konsep matematika, mulai dari geometri bangun ruang pada bentuk Tumpeng Agung, konsep simetri dan transformasi dalam pelaksanaan kirab, serta konsep bilangan dan kelipatan persekutuan terkecil dalam menentukan waktu pelaksanaan ritual. Dengan adanya penelitian ini peneliti berharap dapat memberikan pemahaman kepada para pembaca bahwa suatu kebudayaan itu bukan saja mengenai sebuah warisan yang harus kita lestarikan namun kita dapat melihat sisi lainnya yaitu aspek matematika. Kaitan tersebut juga dapat dikembangkan dalam pembelajaran matematika di sekolah sekaligus memperkenalkan budaya yang ada di sekitar.
Kajian Frieze Group pada Ornamen Bangunan di Keraton Yogyakarta Nency Surya Andini; Raekha Azka
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2026.61.19-31

Abstract

Keraton Yogyakarta merupakan pusat kebudayaan Jawa yang kaya akan ornamen bangunan bernilai estetika tinggi. Penelitian ini bertujuan mengkaji jenis-jenis frieze group pada ornamen bangunan di kompleks Keraton Yogyakarta menggunakan pendekatan etnomatematika. Observasi dilakukan terhadap 13 ornamen pada delapan bangunan utama: Bangsal Srimanganti, Bangsal Mandalasana, Bangsal Manis, Bangsal Pancaniti, Rumah Keluarga Sultan, Bangsal Kencana, Pintu Masuk Ruang Lukisan, dan Bangsal Trajumas. Hasil analisis menunjukkan ditemukannya empat jenis frieze group: F1 (hop) pada 3 ornamen, F2 (step) pada 1 ornamen, F3 (jump) pada 4 ornamen, F6 (sidle) pada 3 ornamen, dan F7 (spinning sidle) pada 2 ornamen. Dominasi F3 mencerminkan preferensi estetika Jawa yang mengutamakan keseimbangan dan kesimetrisan dalam seni dekoratif. Kajian ini membuktikan bahwa ornamen tradisional Keraton Yogyakarta secara implisit mengandung konsep-konsep matematika dalam bidang geometri transformasi.