cover
Contact Name
Raekha Azka
Contact Email
raekha.azka@uin-suka.ac.id
Phone
+6281217781179
Journal Mail Official
polynom2021@gmail.com
Editorial Address
Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika Sekolah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Jl. Marsda Adisucipto, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Polynom: Journal in Mathematics Education
ISSN : 28288521     EISSN : 28080777     DOI : https://doi.org/10.14421/polynom
Core Subject : Education,
Polynom: Journal in Mathematics Education mencakup penelitian asli dalam pendidikan matematika dan tidak diserahkan ke jurnal atau konferensi lain dari berbagai bidang penelitian seperti penelitian dan pengembangan, penelitian eksperimental, survei, penelitian tindakan kelas, dll. Jurnal ini dirancang dan dikhususkan untuk mahasiswa, dosen , guru pendidik, sarjana, instruktur sekolah matematika, yang ingin mempublikasikan laporan penelitian mereka. Ruang Lingkup Inovasi pendidikan matematika Teknologi di pendidikan matematika Pembelajaran matematika kemampuan matematis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) RME (Realistic Mathematics Education) Ethnomathematics dll
Articles 69 Documents
Eksplorasi Etnomatematika Pada Tradisi Saparan Pondok Wonolelo Antia, Vindy; Arfinanti, Nurul
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 4 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika menjadi salah satu mata pelajaran yang harus dipelajari pada tingkat dasar hingga menengah. Namun, matematika menjadi pelajaran yang “momok” bagi sebagian besar peserta didik. Matematika dipandang sebagai mata pelajaran yang sulit bagi peserta didik. Pembelajaran matematika yang belum berhubungan dalam kehidupan sehari-hari menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan dalam belajar matematika. Oleh karena itu diperlukan pembelajaran matematika yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari yaitu pembelajaran dengan etnomatematika. Pembelajaran matematika berbasis etnomatematika memiliki banyak dampak positif bagi peserta didik. Salah satu obyek budaya etnomatematika yang dapat digunakan yaitu Tradisi Saparan Pondok Wonolelo. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan temuan dari eksplorasi etnomatematika pada tradisi Saparan Pondok Wonolelo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Subyek penelitian ini adalah tokoh masyarakat setempat di dusun Pondok Wonolelo, sedangkan objek penelitiannya yaitu tradisi Saparan Pondok Wonolelo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, studi literatur , serta menganalisis semua data yang telah dikumpulkan. Teknik analisis data menggunakan analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema budaya. Hasil penelitian ini yaitu terdapat 4 konsep matematika yang terdapat pada tradisi saparan Pondok Wonolelo, yaitu konsep geometri, operasi aljabar, operasi pembagian, dan perbandingan nilai . Pada gunungan apem terdapat konsep operasi aljabar dan geometri yaitu bangun ruang limas segi empat. Pada Jodang terdapat konsep geometri yaitu bangun ruang limas segi empat dan bangun datar trapesium, segitiga, dan lingkaran. Pada apemnya terdapat konsep perbandingan, operasi pembagian, dan geometri yaitu bangun datar lingkaran.
Pengembangan Pengembangan Modul Ajar Matematika Berbasis Problem Based Learning Pada Materi Peluang Siswa Kelas X MAN 4 Bantul: Pengembangan modul ajar matematika Alifa, Vina Noer; Nurul Arfinanti; Muhammad Iqna Hibatallah
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 3 No. 3 (2023): November 2023
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2023.33.104-109

Abstract

Penelitian ini dilakukan di MAN 4 Bantul pada siswa kelas X tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk berupa modul ajar matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi peluang siswa kelas X MAN 4 Bantul agar dapat membantu guru dalam melaksanakan proses pembelajaran pada materi peluang. Pengembangan modul ajar ini termasuk dalam penelitian pengembangan Development & Research (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4D yang meliputi 4 tahap yaitu Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), dan Dissemination (Penyebaran). Modul ajar ini divalidasi oleh dua ahli dengan memperoleh hasil validasi skor 174 dan 173 dengan presentase 87% dan 86,5% yang berkategori sangat baik dan layak untuk diimplementasikan ke sekolah sebagai salah satu panduan bagi guru untuk membantu kegiatan pembelajaran pada materi peluang.
Penentuan Rute Terpendek Stasiun Lempuyangan ke UIN Sunan Kalijaga dengan Algoritma Dijkstra Antia, Vindy; Indri Dwi Cahyaningtyas; Gading Julio Perkasa; Miranti; Jasmine Nurul Izzah; Burhanuddin Latif
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 3 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2023.32.56-62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute terpendek dari Stasiun Lempuyangan ke UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggunakan algoritma Dijkstra. Data berupa jarak aktual antar lokasi diambil dari Google Maps dan direpresentasikan dalam bentuk graf berbobot, dengan simpul sebagai lokasi dan sisi sebagai jarak antar lokasi. Algoritma Dijkstra bekerja dengan mencari jarak terpendek dari simpul awal ke simpul lainnya secara iteratif hingga mencapai simpul tujuan. Proses perhitungan dilakukan dengan bantuan aplikasi berbasis VB.Net. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rute terpendek dari Stasiun Lempuyangan ke UIN Sunan Kalijaga adalah melalui A → B → D → E → H → K dengan bobot total 3,45. Implementasi algoritma Dijkstra terbukti efisien dan akurat dalam menentukan jalur terpendek, sehingga dapat menjadi solusi optimal untuk sistem navigasi dan pemetaan
Analisis Kompetensi Pedagogik Calon Guru Matematika Melalui Implementasi Lesson Study Dalam PLP Sari, Nur Aini Amalia; Suparni; Raekha Azka; Muhammad Iqbal Hibatallah
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 3 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2023.32.63-69

Abstract

Kompetensi pedagogik merupakan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru dan menjadi ciri yang membedakan profesi guru dengan profesi lain. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menganalisis hasil implementasi lesson study dalam Pengenalan Lapangan Pendidikan (PLP) yang dilakukan oleh calon guru matematika ditinjau dari kemampuan pedagogiknya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan melalui lesson study. Pelaksanaan lesson study dalam PLP terdiri dari satu guru model dan dua orang observer. Adapun instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar observasi pelaksanaan lesson study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi lesson study pada siklus pertama dan kedua berhasil meningkatkan kompetensi Kompetensi pedagogik merupakan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru dan menjadi ciri yang membedakan profesi guru dengan profesi lain. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menganalisis hasil implementasi lesson study dalam Pengenalan Lapangan Pendidikan (PLP) yang dilakukan oleh calon guru matematika ditinjau dari kemampuan pedagogiknya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan melalui lesson study. Pelaksanaan lesson study dalam PLP terdiri dari satu guru model dan dua orang observer. Adapun instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar observasi pelaksanaan lesson study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi lesson study pada siklus pertama dan kedua berhasil meningkatkan kompetens i
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Materi Barisan dan Deret Aritmetika Fatma, Fatma Azzahra Nur'aini; Raekha Azka; Lilin Suraida
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 3 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2023.32.70-78

Abstract

Kemampuan berpikir kritis ialah salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki siswa, terutama dalam mempelajari matematika. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal pada materi barisan dan deret aritmetika. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan sebanyak 36 siswa kelas X sebagai subjek. Data diperoleh melalui tes soal uraian, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada kategori sangat baik mencapai 5,6%, kategori baik sebesar 8,3%, kategori cukup sebesar 19,4%, dan kategori kurang sebesar 66,7%. Berdasarkan analisis jawaban siswa, pada indikator interpretasi, 100% siswa mampu menginterpretasikan soal dengan benar. Pada indikator analisis, 78% siswa berhasil menganalisis soal, sedangkan pada indikator evaluasi hanya 33% siswa yang mampu mengevaluasi dan menyelesaikan soal. Sementara itu, pada indikator inferensi, hanya 11% siswa yang mampu menginferensi soal dengan tepat. Berdasarkan hasil menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah pada indikator evaluasi dan inferensi. Untuk meningkatkan kemampuan tersebut, diperlukan langkah-langkah seperti memberikan latihan soal yang melatih kemampuan berpikir kritis, menggunakan strategi atau metode pembelajaran yang tepat, serta memanfaatkan media yang mendukung siswa dalam mencapai kemampuan berpikir kritis yang optimal.
Ekplorasi Etnomatematik Pada Aktivitas Pembuatan Pathilo Singkong Khas Gunungkidul Sari, Nur Aini Amalia; Nurul Arfinanti
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 3 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2023.32.79-87

Abstract

Etnomatematika adalah studi yang mengeksplorasi konsep-konsep matematika dalam konteks budaya yang beragam dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai makanan khas Gunungkidul, pathilo dapat dijadikan sebagai sumber belajar etnomatematika yang kaya akan nilai-nilai budaya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menggali proses pembuatan pathilo dan melihat aspek fundamental matematis pada aktivitas tersebut kemudian menuangkan konsep tersebut pada materi matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Subjek dalam penelitian ini yaitu salah satu UMKM pembuat pathilo di Rongkop Gunungkidul. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat aspek-aspek matematis dalam aktivitas fundamental pembuatan pathilo, yaitu aktivitas menghitung dan mendesain. Aktivitas menghitung yang ditemukan dalam penelitian ini adalah komposisi bahan baku yang digunakan, lama waktu mengukus pathilo, jumlah pathilo yang dihasilkan, dan penentuan harga jual. Adapun dalam aktivitas mendesain dapat ditemukan pada satu set alat yang digunakan untuk mencetak pathilo. Aspek-aspek matematis tersebut kemudian diterapkan dalam materi matematika yaitu pada konsep geometri dan unsur kekongruenan pada cetakan pathilo.
Systematic Literatur Review Pengembangan Media Pembelajaran Game Edukasi Matematika Arif Fadhil Muhammad; Nurul Arfinanti
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 3 No. 3 (2023): November 2023
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2023.33.95-103

Abstract

Game edukasi adalah sebuah permainan yang dirancang menggunakan multimedia untuk memberikan suatu permasalahan dimana siswa diharuskan menyelesaikannya sehingga terbentuk proses berpikir kritis dan kreatif. Game identik dengan menarik, asik, dan menyenangkan yang dapat membuat siswa tidak bosan dalam memainkannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengembangan sebuah game edukasi matematika dan penggunaannya dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Systematik Literatur Review (SLR) yang dilakukan melalui tahapan mengidentifikasi, mengkaji, mengevaluasi, serta menafsirkan semua artikel rujukan yang telah terkumpul. Hasil dari penelitian ini menunjukkan berbagai macam multimedia dan software yang digunakan dalam pengembangan game edukasi matematika. Uji validasi ahli produk menunjukkan bahwa media game edukasi layak digunakan dalam pembelajaran matematika.
Mengatasi Problematika Pembelajaran Matematika dengan Praktik Lesson Study Pitriyani, Novia; Azka, Raekha; Suparni; Oktavia, Winda
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 3 No. 3 (2023): November 2023
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2023.33.110-116

Abstract

ABSTRAK Pendidikan adalah salah satu faktor penting dalam proses berkembangnya suatu negara. Negara yang maju memiliki pendidikan dengan kualitas yang baik sehingga diperlukan inovasi, salah satunya dalam proses pembelajaran. Banyak cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran salah satunya adalah dengan lesson study. Lesson study yang merupakan serangkaian kegiatan dalam pengembangan kemampuan pendidik dalam mengelola kegiatan pembelajaran di kelas mulai dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, sampai kegiatan akhir yang terdiri dari 3 tahapan yaitu plan (perencanaan), do (pelaksanaan), dan see (refleksi). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan lesson study sebagai solusi untuk mengatasi problematika pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi langsung pada pelaksanaan lesson study di kelas XI F5 SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa lesson study menjadi tindakan yang efektif dalam mengatasi problematika pembelajaran matematika. Berdasarkan hasil lesson study, problematika yang terjadi seperti kurangnya keefektifan waktu karena sulitnya mengefektifkan pembagian kelompok karena perbedaan pendapat dapat diatasi dengan pembelajaran individu untuk diterapkan di kelas XI F5 dibandingkan dengan pembelajaran kelompok.
Eksplorasi Konsep Etnomatematika pada Gerakan Tarian Topeng Ireng 'Ulya, Khomisa Anisatul
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 3 No. 3 (2023): November 2023
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2023.33.117-121

Abstract

Mask ireng dance is a form of cultural heritage that originally developed in the Magelang area, Central Java. That said, this mask ireng dance depicts a group of dashing soldiers who were camouflaged in fighting the Dutch colonization at that time. The purpose of this study is to explore the relationship between mathematics and culture, particularly in the traditional dance Topeng Ireng. This research uses an ethnograpic approach, which is an empirical and theoretical approach to obtain a comprehensive description and analysis of a culture based on field notes obtained from the collection of information. The results of this study indicate that in traditional Mask ireng dances have various geometry concepts, such as vertical lines, horizontal lines, intersecting lines, acute angles, and obtuse angles. Therefore, this traditional dance can be used as a starting point or context for curriculum development for elementary and secondary school students. In addition, it can change the students’ paradigm that math can be related to daily activities and culture and can be learned in a fun way.
Etnomatematika pada Tradisi Begalan Banyumasan Najma Aufa Khansa; Raekha Azka
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 4 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2024.41.19-24

Abstract

This research reveals the importance of ethnomathematics in mathematics education, particularly in the context of the Begalan Banyumasan tradition. Begalan Banyumasan is a traditional performance that contains symbolic meanings in the tools used, such as wangkring, ian, ilir, kukusan, cowek, and muthu. In this tradition, each tool has a profound meaning that can be related to mathematical concepts, such as cylindrical and conical shapes, square and rectangular shapes, and circles. The research method used is qualitative with an ethnographic approach. Data were collected through reviews of articles, journals, and webpages relevant to the Begalan Banyumasan tradition. The results show that the Begalan Banyumasan tradition can be used as a means to understand mathematical concepts in daily life through tools that have symbolic meanings.