cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Editorial Address
PT. Amirul Bangun Bangsa - Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Jawa Timur Telp : 0858-0680-8392 email : penelitianmultidisiplinbangsa@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa
ISSN : -     EISSN : 30484251     DOI : https://doi.org/10.59837/jpnmb
Jurnal Penelitian Multidisplin Bangsa published every month (12 times a year), contains the publication of the student final assignment research, research students and lecturers in the field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2024): Agustus" : 15 Documents clear
Gambaran Deteksi Dini Kesehatan Jiwa Pada Lansia Dengan Penyakit Degeneratif Di Desa Allang Asaude Wilayah Kerja Puskesmas Waesala Hitiyaut, Mirdat; Hatuwe, Ernawati; Samalle, Amelia Pratiwi
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i3.48

Abstract

Lansia akan mengalami banyak gangguan fisik maupun gangguan psikologis atau mental. ini proses alamiah badan manusia yang sudah memasuki fase usia lanjut. Dengan demikian, deteksi dini kesehatan jiwa pada lansia perlu dilakukan. Tujuan: untuk mendeskripsikan kesehatan jiwa dan gangguan mental pada lansia dengan penyakit degeneratif di Desa Allang asaude. Metode Penelitian : Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain penilitian deskriptif. Instrument yang digunakan adalah kuesioner Self-Reporting Questionnarie (SRQ) 20 Item. Hasil: Hasil  Penelitian yang dilakukan pada 87 responden,  terdapat 70 (80.5%) responden normal; 17 (19.5%) responden terindikasi gangguan Kesehatan Jiwa; Penderita  Rhematoid Athritis yang terindikasi gangguan mental berjumlah 3 (17.6%) responden; penderita Hipertensi yang terindikasi gangguan mental berjumlah 4 (23.5%) responden;  penderita Diabetes Melitus yang terindikasi gangguan mental berjumlah 3 (17.6%) responden;  penderita Syndrome Dispepsia yang terindikasi gangguan mental berjumlah 2 (12.0%) responden. Kesimpulan: Perlu  diperhatikan kondisi kesehatan lansia, baik fisik maupun mental. Deteksi dini kesehatan jiwa perlu dilakukan lebih awal pada lansia maupun masyarakat agar mengetahui kondisi kesehatan jiwa mereka.
Strategi Adaptif untuk Mempertahankan Tenaga Kerja di Era Society 5.0: Menghadapi Tantangan Cobot Handayani, Kristin
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i3.50

Abstract

Di era Society 5.0, kehadiran robot kolaboratif manusia (cobot) menjadi tantangan dinamika baru bagi tenaga kerja. Cobot dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas, namun dapat mengancam keberadaan pekerjaan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi adaptif yang diperlukan untuk mempertahankan tenaga kerja terhadap integrasi robot kolaboratif (cobot) di tempat kerja, dengan fokus pada faktor-faktor seperti persepsi terhadap cobot, tingkat kesiapan pekerja, pengalaman pelatihan, budaya dan lingkungan kerja, serta dukungan manajerial. Metode penelitian yang diterapkan secara kualitatif melibatkan studi kasus di 5 perusahaan di wilayah Jabodetabek, dengan melakukan wawancara terhadap 3 pekerja dan 1 manajer di tiap perusahaan dalam rangka mengidentifikasi praktik terbaik dalam integrasi cobot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan manajerial yang kuat berkontribusi pada sikap positif pekerja terhadap cobot, menciptakan rasa aman dan keterlibatan. Budaya perusahaan yang kolaboratif juga mendorong adaptasi, sementara budaya yang hierarkis memicu resistensi. Tingkat kesiapan pekerja bervariasi; beberapa merasa percaya diri, sedangkan yang lain merasa kurang terampil dan membutuhkan pelatihan lebih. Responden menginginkan program pelatihan yang lebih praktis dan berkelanjutan, fokus pada keterampilan lintas fungsi. Saran yang diberikan mencakup perlunya komunikasi yang jelas dari manajemen, dukungan berkelanjutan, serta perbaikan dalam program pelatihan agar lebih relevan dengan kebutuhan pekerja. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi perusahaan dalam merencanakan strategi integrasi teknologi yang efektif dan responsif terhadap perubahan di tempat kerja.
Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Penurunan Tinggi Fundus Uteri pada Ibu Nifas di Puskesmas Pegandon Kabupaten Kendal Nani, Shinta Ayu; Sandhi, Shinta Ika; Dewi, Desi Wijayanti Eko
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i3.51

Abstract

Pada periode pasca persalinan, tubuh ibu mengalami serangkaian perubahan fisiologis untuk memfasilitasi pemulihan dan adaptasi terhadap kondisi pra-kehamilan. Salah satu aspek penting dari proses ini adalah involusi uterus. Pijat oksitosin dilakukan untuk merangsang refleks oksitosin yang membantu kontraksi otot rahim dan mempercepat terjadinya proses involusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian pijat oksitosin dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada ibu nifas di Puskesmas Pegandon, Kabupaten Kendal. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan rancangan posttest only design with control group, melibatkan total 30 ibu nifas yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dengan melakukan pemijatan oksitosin dan pengukuran tinggi fundus uteri secara langsung pada hari ke 1, 3, 5 dan 7 masa nifas. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Shapiro Wilk untuk normalitas data, uji Levene untuk homogenitas, uji beda Independen sample t test dan uji Man Whitney untuk menguji hipotesis. Hasil uji beda independent sample t test diperoleh nilai sig (2-tailed) 0,828 dan 0,599 > 0,05 sedangkan uji man whitney diperoleh nilai sig (2-tailed) 0,949 dan 0,594 > 0,05 berarti pemberian pijat oksitosin tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada ibu nifas.
Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada CV Mandiri Langgeng Muchlisun, Rochmat
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i3.52

Abstract

Sumber daya manusia adalah salah satu dari sekian banyak sumber daya yang mempunyai peran paling penting, sehingga dapat disebut sebagai asset perusahaan yang harus dipertahankan keberadaannya. Apalagi jika perusahaan memiliki sumber daya manusia yang sangat potensial dan diharapkan akan dapat melakukan perubahan – perubahan kearah yang lebih baik. Motivasi sering diberikan kepada karyawan untuk meningkatkan kinerja karyawan yang dimiliki oleh perusahaan dalam mempertahankan sumber daya manusia sebagai salah satu asset penting. Motivasi merupakan faktor yang dapatmempengaruhi kinerja karyawan. Motivasi dapat memberikan efek kepada karyawan yang berkaitan dengan peningkatan kinerja. Sehingga karyawan akan berusaha menunjukkan kinerja yang lebih baik dan para karyawan akan bertahan untuk perusahaan dimana karyawan tersebut bekerja. Kerangka analisis yang digunakan adalah kerangka analisis sumber daya manusia dalam memberikan motivasi yang bertujuan dapat meningkatkan kinerja karyawan. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian motivasi kepada karyawan untuk meningkatkan kerja sangat efektif. Terbukti hasil perhitungan menunjukan adanya hubungan positif antara pemberian motivasi dan terhadap kinerja karyawan. Tetapi kinerja karyawan masih dapat dipengaruhi oleh faktor lain yang dalam hal ini diabaikan oleh penulis.
Hubungan Pengetahuan Orang Tua Tentang Nutrisi Dengan Status Nutrisi Pada Anak Prasekolah Harahap, Afrida Sriyani; Fitriani, Dwi Ayu
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i3.53

Abstract

Nutrisi merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi pada tahun-tahun awal kehidupan anak. Pada usia anak prasekolah pemenuhan nutrisi yang tepat dapat menujang pertumbuhan dan perkembangan anak terutama pada aspek sensorikdan motorik, kognitif bahasa kapasitas emosional sosial. Nutrisi yang buruk secara kuantitas dan kualitas berakibat pada hilangnya potensi pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan orang tua tentang nutrisi dengan status gizi anak prasekolah di TK Al Mujahidin Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang bersifat korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 56 siswa di Tk Al Mujahidin Pekanbaru. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur pengetahuan orang tua serta pengukuran antropometri yaitu IMT/U berdasarkan z-scrose. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat adanya hubungan pengetahuan orang tua tentang nutrisi dengan status gizi pada anak prasekolah di TK Al Mujahidin Pekanbaru.

Page 2 of 2 | Total Record : 15