cover
Contact Name
Siti Mutholingah
Contact Email
siti.mutholingah89@gmail.com
Phone
+6285731759907
Journal Mail Official
siti.mutholingah89@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cengger Ayam No. 24 Tulusrejo, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education (AJMIE)
ISSN : -     EISSN : 27744639     DOI : 10.32478
Core Subject : Education,
Tafsir Tarbawi, Hadith Tarbawi, Studies of Islamic Education, Studies of Sufism, Science of Islamic Education, Philosophy of Islamic Education, Management of Islamic Education, Evaluation of Islamic Education, Curriculum Development of Islamic Education, Learning and Teaching Strategies, Modern Education Problems and Multidisciplinary Islamic Education
Articles 106 Documents
Eksklusifisme Pendidikan: Studi Kasus di SMK At-Tholibiyah Bumijawa Tegal Muh Afifurrohman; Muh. Rodhi Zamzami
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i1.1226

Abstract

Artikel ini menyoroti peraturan wajib bercadar yang diterapkan di SMK At-Tholibiyah Tegal yang disinyalir sebagai bagian dari eksklusivisme pendidikan. Sedangkan eksklusivisme berpotensi meningkat menjadi radikalisme, bahkan terorisme. Akan tetapi, hasil temuan artikel ini menunjukkan bahwa peraturan wajib bercadar yang dinilai mencerminkan sikap eksklusivisme, bertolak-belakang dengan pemahaman, sikap, perbuatan dan kurikulum pendidikan yang diajarkan di SMK At-Tholibiyah yang justru mengajarkan nilai-nilai cinta agama dan negara. Di sisi lain, banyak indikator lain yang menunjukkan pemahaman, sikap dan perbuatan inklusif yang dilakukan oleh civitas akademika SMK At-Tholibiyah Tegal.
Eksklusifisme Pendidikan: Studi Kasus di SMK At-Tholibiyah Bumijawa Tegal Muh Afifurrohman; Muh. Rodhi Zamzami
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i1.1226

Abstract

Artikel ini menyoroti peraturan wajib bercadar yang diterapkan di SMK At-Tholibiyah Tegal yang disinyalir sebagai bagian dari eksklusivisme pendidikan. Sedangkan eksklusivisme berpotensi meningkat menjadi radikalisme, bahkan terorisme. Akan tetapi, hasil temuan artikel ini menunjukkan bahwa peraturan wajib bercadar yang dinilai mencerminkan sikap eksklusivisme, bertolak-belakang dengan pemahaman, sikap, perbuatan dan kurikulum pendidikan yang diajarkan di SMK At-Tholibiyah yang justru mengajarkan nilai-nilai cinta agama dan negara. Di sisi lain, banyak indikator lain yang menunjukkan pemahaman, sikap dan perbuatan inklusif yang dilakukan oleh civitas akademika SMK At-Tholibiyah Tegal.
Implementasi Pembelajaran Kitab Fathul Qarib Aplikatif di Pondok Pesantren Darul Fiqhi Lamongan Victor Imaduddin Ahmad; Nur Iftitahul Husniyah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1365

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi dan hasil pembelajaran kitab Fathul Qarib di Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Darul Fiqhi Lamongan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran kitab Fathul Qarib di Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Darul Fiqhi Lamongan, dimulai dari kegiatan perencanaan; dilanjutkan pembelajaran inti dengan menggunakan empat metode, yakni sorogan, ceramah, bandongan dan diskusi; dan diakhiri dengan kegiatan penutup. Adapun hasil pembelajarannya dapat dilihat dari peningkatan pada empat kategori berikut: Pertama, Kemampuan santri dalam menulis makna kitab. Kedua, Kemampuan santri dalam membaca makna yang sudah ditulis dalam kitab. Ketiga, Kemampuan santri dalam memaknai kitab yang belum dimaknai oleh ustadz. Keempat, Kemampuan santri dalam memahami materi yang sudah diajarkan, terutama kemampuan mendiskusikan ilmu Fikih yang terkandung dalam kitab Fathul Qarib terkait kehidupan sehari-hari.
Implementasi Pembelajaran Kitab Fathul Qarib Aplikatif di Pondok Pesantren Darul Fiqhi Lamongan Victor Imaduddin Ahmad; Nur Iftitahul Husniyah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1365

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi dan hasil pembelajaran kitab Fathul Qarib di Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Darul Fiqhi Lamongan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran kitab Fathul Qarib di Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Darul Fiqhi Lamongan, dimulai dari kegiatan perencanaan; dilanjutkan pembelajaran inti dengan menggunakan empat metode, yakni sorogan, ceramah, bandongan dan diskusi; dan diakhiri dengan kegiatan penutup. Adapun hasil pembelajarannya dapat dilihat dari peningkatan pada empat kategori berikut: Pertama, Kemampuan santri dalam menulis makna kitab. Kedua, Kemampuan santri dalam membaca makna yang sudah ditulis dalam kitab. Ketiga, Kemampuan santri dalam memaknai kitab yang belum dimaknai oleh ustadz. Keempat, Kemampuan santri dalam memahami materi yang sudah diajarkan, terutama kemampuan mendiskusikan ilmu Fikih yang terkandung dalam kitab Fathul Qarib terkait kehidupan sehari-hari.
Perlindungan Data Pribadi Konsumen Pinjaman Online Menurut UU No. 27 Tahun 2022 Dina Shafa’ul Lathifah; Vicka Rizqi Maulani
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v4i1.1576

Abstract

Berkembangnya teknologi memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya secara daring, seperti melakukan pinjaman online (pinjol). Problemnya, Data Pribadi konsumen pinjol kerap disalahgunakan. Oleh sebab itu, Data Pribadi perlu mendapat perlindungan hukum demi keamanan konsumen pinjol. Dari sini, pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. Artikel ini memakai pendekatan yuridis, konseptual dan studi kasus untuk menelaah UU tersebut. Artikel ini membahas tentang pengertian terminologis Data Pribadi dan Pinjaman Online; dilanjutkan ulasan perlindungan hukum bagi konsumen Pinjol dalam Perundang-Undangan; ditutup dengan tips bagi calon konsumen maupun konsumen aktif Pinjol.
Perlindungan Data Pribadi Konsumen Pinjaman Online Menurut UU No. 27 Tahun 2022 Dina Shafa’ul Lathifah; Vicka Rizqi Maulani
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v4i1.1576

Abstract

Berkembangnya teknologi memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya secara daring, seperti melakukan pinjaman online (pinjol). Problemnya, Data Pribadi konsumen pinjol kerap disalahgunakan. Oleh sebab itu, Data Pribadi perlu mendapat perlindungan hukum demi keamanan konsumen pinjol. Dari sini, pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. Artikel ini memakai pendekatan yuridis, konseptual dan studi kasus untuk menelaah UU tersebut. Artikel ini membahas tentang pengertian terminologis Data Pribadi dan Pinjaman Online; dilanjutkan ulasan perlindungan hukum bagi konsumen Pinjol dalam Perundang-Undangan; ditutup dengan tips bagi calon konsumen maupun konsumen aktif Pinjol.
Sistem Perankingan di Lembaga Paud: Studi Analisis Kebutuhan Anak dan Tuntutan Masyarakat di Desa Ellak Laok Kec. Lenteng Kab. Sumenep Barratun Naqiyah; Afina Fajriana; Danil Basyirah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1902

Abstract

Artikel ini menganalisa tingkat kebutuhan siswa dan tuntutan masyarakat (guru, orang tua) terhadap predikat ranking kelas di RA Miftahul Huda dan RA Al-Hilal yang berlokasi di Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Artikel ini memakai pendekatan kualitatif, jenis penelitian studi kasus dan termasuk penelitian lapangan. Hasil penelitian menemukan: Pertama, rata-rata anak PAUD mengaitkan ranking dengan pemberian hadiah yang bersifat konkret, bukan prestasi belajar yang bersifat abstrak. Kedua, sebagian guru PAUD menyetujui sistem ranking dengan alasan untuk memotivasi belajar sekaligus tradisi yang turun-temurun, sedangkan sebagian guru PAUD lainnya tidak menyetujui sistem ranking dengan alasan mendiskriminasikan potensi siswa yang beraneka-ragam. Ketiga, mayoritas orang tua selaku wali murid PAUD tidak menyetujui sistem ranking bagi anaknya yang masih usia dini, karena dapat membebani anak maupun orang tuanya. Implikasinya, sistem ranking yang masih diterapkan di RA Miftahul Huda dan RA Al-Hilal, disarankan ditinjau ulang, demi memenuhi kebutuhan anak dan tuntutan masyarakat, sebagaimana tersaji pada artikel ini.
Sistem Perankingan di Lembaga Paud: Studi Analisis Kebutuhan Anak dan Tuntutan Masyarakat di Desa Ellak Laok Kec. Lenteng Kab. Sumenep Barratun Naqiyah; Afina Fajriana; Danil Basyirah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1902

Abstract

Artikel ini menganalisa tingkat kebutuhan siswa dan tuntutan masyarakat (guru, orang tua) terhadap predikat ranking kelas di RA Miftahul Huda dan RA Al-Hilal yang berlokasi di Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Artikel ini memakai pendekatan kualitatif, jenis penelitian studi kasus dan termasuk penelitian lapangan. Hasil penelitian menemukan: Pertama, rata-rata anak PAUD mengaitkan ranking dengan pemberian hadiah yang bersifat konkret, bukan prestasi belajar yang bersifat abstrak. Kedua, sebagian guru PAUD menyetujui sistem ranking dengan alasan untuk memotivasi belajar sekaligus tradisi yang turun-temurun, sedangkan sebagian guru PAUD lainnya tidak menyetujui sistem ranking dengan alasan mendiskriminasikan potensi siswa yang beraneka-ragam. Ketiga, mayoritas orang tua selaku wali murid PAUD tidak menyetujui sistem ranking bagi anaknya yang masih usia dini, karena dapat membebani anak maupun orang tuanya. Implikasinya, sistem ranking yang masih diterapkan di RA Miftahul Huda dan RA Al-Hilal, disarankan ditinjau ulang, demi memenuhi kebutuhan anak dan tuntutan masyarakat, sebagaimana tersaji pada artikel ini.
Urgensi Pendidikan Tauhid Perspektif Filsafat Al-Kindi Rahmatullah Rahmatullah; Moh. Zaini Miftah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1903

Abstract

Ajaran tauhid menjadi hal terpenting dalam pendidikan, karena menjadi risalah semua rasul. Pada tataran implementasi, pendidikan tauhid dipandang secara sepintas sebagai dogma agama. Pendidikan tauhid belum dianggap penting untuk dipelajari, karena tidak berkaitan dengan keterampilan hidup. Padahal secara filosofis, pendidikan tauhid berkenaan dengan sila pertama Pancasila, yakni Ketuhanan yang Mahaesa. Artikel ini disusun dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian literatur yang relevan. Ada dua temuan artikel. Pertama, biografi Al-Kindi mulai dari pribadi, keluarga, lingkungan, pendidikan dan karyanya, menjadi gambaran awal tentang urgensi pendidikan tauhid. Kedua, urgensi pendidikan tauhid perspektif Al-Kindi dilandasi oleh ayat qauliyyah (verbal) dan kauniyyah (non-verbal) yang meliputi aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis.
Urgensi Pendidikan Tauhid Perspektif Filsafat Al-Kindi Rahmatullah Rahmatullah; Moh. Zaini Miftah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1903

Abstract

Ajaran tauhid menjadi hal terpenting dalam pendidikan, karena menjadi risalah semua rasul. Pada tataran implementasi, pendidikan tauhid dipandang secara sepintas sebagai dogma agama. Pendidikan tauhid belum dianggap penting untuk dipelajari, karena tidak berkaitan dengan keterampilan hidup. Padahal secara filosofis, pendidikan tauhid berkenaan dengan sila pertama Pancasila, yakni Ketuhanan yang Mahaesa. Artikel ini disusun dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian literatur yang relevan. Ada dua temuan artikel. Pertama, biografi Al-Kindi mulai dari pribadi, keluarga, lingkungan, pendidikan dan karyanya, menjadi gambaran awal tentang urgensi pendidikan tauhid. Kedua, urgensi pendidikan tauhid perspektif Al-Kindi dilandasi oleh ayat qauliyyah (verbal) dan kauniyyah (non-verbal) yang meliputi aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis.

Page 4 of 11 | Total Record : 106