cover
Contact Name
Fransisca Chondro
Contact Email
fransisca_chondro@trisakti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalabdimastrimedika@trisakti.ac.id
Editorial Address
Jl. Kyai Tapa No.260, RT.5/RW.9, Tomang, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 30322871     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.25105
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika adalah jurnal nasional yang memaparkan naskah hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat, terutama berupa penerapan ilmu kedokteran dan kesehatan dalam upayanya memperbaiki tingkat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Jurnal ini merupakan jendela sumbangsih insan kesehatan dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika melalui proses tinjauan sejawat (peer-review) dengan akses terbuka secara online sebagai salah satu jurnal resmi Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti yang terbit dua kali setahun (Bulan Januari dan Juli).
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2025)" : 12 Documents clear
SKRINING HIPERGLIKEMIA DAN PELATIHAN MANAJEMEN DIRI PENGENDALIAN GULA DARAH PADA DIABETES MELITUS Herwana, Elly; Yenny, Yenny; Kurniasari, Kurniasari; Kalumpiu, Joice Viladelvia; Alvina, Alvina; Soesanto, Sheila; Graciela, Audria
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v2i1.22106

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease with a high prevalence throughout the world. Chronic hyperglycemia in DM increases the risk of complications in kidney function disorders, stroke, heart diseases, and retinopathy, which will impact to a high economic burden and decrease the quality of life in DM patients. Early detection of DM, optimal management by administering antidiabetic drugs and continuous self-management of blood sugar control will reduce the risk of DM complications. This activity was carried out with the aim of early detection of DM and to increase knowledge about DM, self-management, controlling hyperglycemia, and the risk of DM complications. Early detection screening for DM was carried out by measuring the respondent's blood sugar levels in the morning. Increasing knowledge about DM is carried out through training, counseling and interactive questions and answers with respondents. Screening for blood sugar levels found that 8 respondents (26.7%) suffered from DM. The distribution of body mass index (BMI), systolic, and diastolic blood pressure did not show significant differences between DM and non-DM respondents. Training and counseling about DM had the impact of increasing the level of respondent’s knowledge by 13.4% (83.3% vs 96.7%) so this training is expected to be useful in reducing the risk of complications for DM patients
DETECTION AND COUNSELING OF OCCUPATIONAL DISEASES IN GREEN MUSSEL PEELERS IN CILINCING, NORTH JAKARTA Amalia, Husnun; Hairunisa, Nany; Mashabi, Yasmine; Zaina, Nashita Amira
Jurnal Pengabdian Masyarakat Trimedika Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/abdimastrimedika.v2i1.22151

Abstract

Latar Belakang Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dan masalah kesehatan mata masih menjadi sesuatu yang belum dapat diselesaikan arena sirtuasi geografis dan demografis. Terdapat 0,4% angka kebutaan pada penduduknya, dan 80% adalah kebutaan yang dapat dicegah atau diobati dan refraksi adalah menjadi penyebab utama (42%). Kelainan refraksi sampai saat ini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat karena menjadi penyebab gangguan penglihatan yang paling besar dan mengenai seluruh kelompok usia dan percepatan terjadinya gangguan penglihatan pada berusia produktif akan merugikan perekonomian negara karena terganggunya sumber daya manusia. Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti dan masyarakat dapat membantu berpartisipasi pada program ini dengan melaksanakan pengabdian skrining Kesehatan mata dan memberikan tatalaksananya agar mencegah kebutaan akibat kelainan refraksi khususnya. Metode Kegiatan pengabdian diikuti oleh 136 peserta, dilakukan anamnesis, pemeriksaan Kesehatan mata termasuk pemeriksaan refraksi. Bagi peserta yang memerlukan kacamata dilakukan edukasi dan diberikan kacamata. Hasil Peserta berusia anatara 3 tahun sampai 71 tahun, dengan 83,1% adalah laki-laki dan 16,9% adalah perempuan dan Sebagian besar peserta tidak memiliki pekerjaan (41,9%). Sekitar 42,6% memiliki Riwayat pengguna kacamata namun yang membutuhkan kacamata adalah 52,2% peserta. Kesimpulan Pada 136 penduduk kurang mampu di Pondok Aren, 57,4% memerlukan kacamata untuk memperbaiki penglihatannya.

Page 2 of 2 | Total Record : 12