cover
Contact Name
Hariyono
Contact Email
dharma@stkipnganjuk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dharma@stkipnganjuk.ac.id
Editorial Address
Jl. A.R. Saleh No.21, Kauman, Kec. Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur 64411
Location
Kab. nganjuk,
Jawa timur
INDONESIA
Dharma Pendidikan
Published by STKIP PGRI Nganjuk
ISSN : 19072813     EISSN : 28290267     DOI : https://doi.org/10.69866/dp.vXXi1.XX
Core Subject : Education,
Dharma Pendidikan is a journal contains publications from researches and scientific studies. The publications intended to contribute understanding and developing scientific theories and concepts, education and their application in education.
Articles 167 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Pada Materi Koloid Pada Siswa Kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 1 Rejoso Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018 Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Besarnya Minat Berwirausaha Siswa Tinari, Yetty
Dharma Pendidikan Vol 14 No 2 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i2 Oktober.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis proyek dengan produk es krim terhadap pemahaman konsep dan besarnya minat wirausaha siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Kelas XI MIPA 5 SMA 1 Rejoso yang menerima pelajaran Kimia. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. yang terdiri atas empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas XI MIPA 5 SMA 1 Rejoso Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2017/2018. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa Pembelajaran menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dapat meningkatkan kemampuan meningkatkan pemahaman konsep dan besarnya minat berwirausaha siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes ketuntasan belajar siswa yang mengalami peningkatan dari siklus I, dan II yaitu masing-masing 61 % dan 89,7 %. Pada siklus II ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai sehingga tidak perlu diadakan siklus berikutnya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kimia berbasis proyek dengan produk es krim berpengaruh terhadap pemahaman konsep siswa Kelas XI MIPA 5 materi koloid dan menumbuhkan minat wirausaha berkriteria kuat di SMA 1 Rejoso.
Peningkatan Prestasi Belajar PPKN Melalui Model Snowball Pada Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Tanjunganom Tahun Pelajaran 2018/2019 Mujianto, Mujianto
Dharma Pendidikan Vol 14 No 2 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i2 Oktober.15

Abstract

Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Bagaimanakah peningkatanprestasi belajar PPKn dengan diterapkannya model snowball pada siswa Kelas XSMK Negeri 1 Tanjunganom tahun pelajaran 2018/2019?(b) Bagaimanakah pengaruh model snowball terhadap motivasi belajar PPKn pada siswa Kelas X SMK Negeri 1 Tanjunganom Tahun Pelajaran 2018/2019. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Mengetahui pengaruh motivasi belajar PPKn setelah diterapkan model snowball pada siswa Kelas X SMK Negeri 1 Tanjunganom tahun pelajaran 2018/2019 (b) Mengetahui pengaruh motivasi belajar PPKn setelah diterapkan model snowball pada siswa Kelas X SMK Negeri 1 Tanjunganom tahun pelajaran 2018/2019 (c) Menyempurnakan pelaksanaan pembelajaran PPKn dalam meningkatkan prestasi belajar pada siswa Kelas XSMK Negeri 1 Tanjunganom tahun pelajaran 2018/2019.Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas XSMKNegeri 1 Tanjunganom Tahun Pelajaran 2018/2019. Data yang diperoleh berupa hasil tes, dan lembar observasi kegiatan belajar mengajar.Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (64,60%), siklus II (77,00%), siklus III 88,90%).Simpulan dari penelitian ini adalah model pengajaran snowball dapat meningkatkanprestasi belajar PPKn siswa kelas X SMK Negeri 1 Tanjunganom, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran PPKn khususnya, dan mata pelajaran lain pada umumnya.
Profil Kesalahan Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Nganjuk Dalam Menyelesaikan Soal Teori Graf Ditinjau Dari Perbedaan Gender Erdyna Dwi Etika
Dharma Pendidikan Vol 12 No 1 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i1.20

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk menemukan kesalahan mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Nganjuk dalam menyelesaikan soal teori graf ditinjau dari perbedaan gender, (2) Untuk mengetahui penyebab kesalahan mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Nganjuk dalam menyelesaikan soal teori graf ditinjau dari perbedaan gender. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan purpossive sampling. Subjek penelitian dipilih dari mahasiswa semester VI Prodi Matematika STKIP PGRI Nganjuk. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti sendiri sebagai instrumen utama dan instrumen bantu berupa soal teori graf dan pedoman wawancara. Hasil penelitian : (1) kesalahan yang ditemukan pada mahasiswa Prodi Matematika STKIP PGRI Nganjuk: (a) mahasiswa perempuan dengan kognitif tinggi melakukan kesalahan operasi mahasiswa perempuan dengan kognitif rendah melakukan kesalahan konsep dan prinsip; (b) mahasiswa laki-laki dengan kognitif tinggi melakukan kesalahan konsep dan operasi,dan mahasiswa laki-laki dengan kognitif rendah melakukan kesalahan konsep dan prinsip. (2) Penyebab kesalahan pada mahasiswa Prodi Matematika STKIP PGRI Nganjuk perempuan dan laki-laki dengan kognitif tinggi dan sedang adalah kurang memahami secara menyeluruh definisi dan teorema-teorema yang ada dalam teori graf dan tidak mampu mengaplikasikan teorema ke dalam soal.
Students’ Characters Building In The 2013 English Curriculum And Its Practices In The Classroom: A Case Study Endang Warniati
Dharma Pendidikan Vol 12 No 1 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i1.21

Abstract

The aim of the study is to identify the teachers’ perception about the students’ characters building in the 2013 English curriculum and its practices in the classroom at the first grade students in a public Senior High School in Nganjuk regency academic year 2016/2017 which have been using the 2013 English curriculum at the first year.This study is a qualitative case study conducted by involving two English teachers and students at the first grade of that school, academic year 2016/2017. Data of this study mainly obtained through some qualitative techniques, such as curriculum documents analysis, interview, observation, questionnaire, and case reports as well, and analyzed by using comparative method of Glaser and Strauss. Finding of the research are: (1) the English teachers’ perceptions about the students’ characters building as their translation of their knowledge in the 2013 English curriculum are same in general, but they still need to have a precise perception toward the C-2013 and mastering its information better; (2) the English teachers implementation of the 2013 English curriculum in developing the students’ good characters in the teaching learning practices in the classroom are: (a) needs some strategies and creativity to make the students enjoy the lesson, (b) scientific approach recommended as an appropriate approach for the students (c) collaboration learning is highly required in the C-2013 classroom. The finding of the research shows that a good perception of the C-2013 strongly influences to the teaching activity to increase characters building for the students. For that reason the English teachers are expected to extend their knowledge of the C-2013 and have a precise perception as the result of a good understanding in C- 2013 to create more effective, joyful, and meaningful teaching learning process as well to maximize the characters’ value for them.
Upaya Memanfaatkan Alat Peraga Agar Pembelajaran Matematika Menyenangkan agustin patmaningrum
Dharma Pendidikan Vol 12 No 1 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i1.22

Abstract

Pelajaran matematika merupakan pelajaran yang kurang disukai oleh siswa. Maka dalam pembelajaran matematika digunakan media untuk mempermudah belajar salah satu media yang digunakan adalah alat peraga. Alat Peraga akan berfungsi dengan baik apabila alat tersebut dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna, mengaktifkan dan menyenangkan siswa. Dalam arti bahwa alat peraga memiliki peranan yang sangat besar bagi guru untuk menyampaikan konsep dasar matematika serta bagi siswa dapat menerima pembelajaran matematika dengan mudah dan menyenangkan. Dan akan membawa hasil belajar yang memuaskan.
The Effectiveness Of Clustering Essay Technique In Teaching Writing Viewed From Students’ Intelligence Anita Budi Rahayu
Dharma Pendidikan Vol 12 No 1 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i1.24

Abstract

This research is aimed at finding out: (1) whether or not Clustering essay Technique is more effective than conventional Technique in teaching writing; (2) whether the students who have high intelligence have better writing ability than those who have low intelligence; and (3) whether there is an interaction between teaching techniques and intelligence in teaching writing. This experimental research was carried out in SMAN I Berbek Nganjuk in the academic year of 2016/2017 from April to June 2017. The population was the eleventh grade students of in the academic year of 2016/2017, and the number of population was 168 students who were divided into four classes. The samples, which were selected by using cluster random sampling, were XI B as the experimental group and XI D as the control group. Each group consists of 42 students. The experimental group was treated by using Clustering essay Technique, while the control group was treated by using Conventional Technique. The data analysis shows the following findings: (1) Clustering essayTechnique is more effective than Conventional Technique in teaching writing; (2) students with high intelligence have better writing ability than those having low intelligence; and (3) there is an interaction between teaching techniques and intelligence in teaching writing.
Penerapan Metode Teagtour Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Sebagai Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII.A Di SMP Negeri 3 Kertosono Semester Genap Tahun Pelajaran 2014/2015 Misbachudin Misbachudin
Dharma Pendidikan Vol 12 No 1 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i1.25

Abstract

Hasil belajar siswa kelas VIII.A di SMP Negeri 3 Kertosono pada mata pelajaran Bahasa Inggris belum sesuai dengan yang diharapkan, terlihat pada hasil belajarnya siswa sebelum penelitian tindakan rata-rata nilai tes baru mencapai 65 (kurang baik). Hasil tersebut belum mencapai KKM. Sedangkan pembelajarannyapun masih didominasi oleh guru. Solusi untuk permasalahan tersebut dengan memberikan sebuah tindakan kelas dengan penerapan metode TEAGTOUR. Metode ini dirasakan lebih efektif, karena materi lebih mudah dikuasai oleh siswa dan lebih memotivasi guru dalam pelaksanaan pembelajaran. Tujuan penelitian tindakan ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII.A di SMP Negeri 3 Kertosono. Penelitian Tindakan ini terdiri dari 3 siklus, dengan langkah-langkah sebagai berikut : 1) Planning, membuat skenario pembelajaran dan instrumen yang diperlukan dalam penelitian. Misalnya Lembar Observasi, kuisioner siswa, lembar tes ; 2) Acting : melaksanakan pembelajaran sesuai skenario ; 3) Observing : mengambil data dan informasi ; 4) Reflecting : data hasil observasi direfleksikan untuk mengetahui perubahan-perubahan dan merencanakan kembali kegiatan selanjutnya. Hasil observasi dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada aspek hasil belajar siswa. Sebelum Pembelajaran menerapkan metode TEAGTOUR, rata – rata hasil belajar siswa di kelas baru 65, pada siklus I meningkat menjadi 76, pada siklus II menjadi 77, dan pada siklus III menjadi 81 dengan kategori baik. Hasil observasi PBM menunjukkan kinerja guru semakin baik dalam pengelolaan pengajaran maupun pengelolaan kelas, dan hasil kuisioner juga menunjukkan penerapan metode TEAGTOUR pada pembelajaran bahasa Inggris berhasil dengan skor yang diperoleh 31 atau 88%. Dengan harapan keberhasilan hari ini merupakan langkah awal dalam peningkatan mutu pendidikan di SMP Negeri 3 Kertosono, khususnya pada mata pelajaran bahasa Inggris.
The Significant Various Methods of English Vocabulary Mastery of Advanced Students Rina Puji Utami
Dharma Pendidikan Vol 12 No 1 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i1.27

Abstract

There many methods of English language learners especially for advanced students to gain their target language based on some theories of concept and elements of the language learned in the academic need. In fact that it is arguable to think there is only the best one of the various methods to master the language well. Certainly it will become a meaningful choice for them which one is to be the best one to do that is suitable in their daily life. In Indonesia, the English learners have to realize that English is as a foreign language since it is not used in daily communication beside mother language such as Malaysia, Singapore, India and so on that the people use English in their daily life as a second language. Therefore they have to find the best method of how to master English well through many kinds of current useful methods stated by some newest experts and competent learners in English or other language than can be alternative choices of the best method English learners especially advanced Students of English, Vocabulary mastery is an essential part in foreign language learning as the meanings of new words are very often emphasized, whether in book, in classrooms and out of the classroom. It is also central to language learning of four skills of English and is of paramount importance to language learners. In this article, I summarizes significance of a bunch of various methods used by some experts who have been involved in the field of English or other foreign languages that will be able to be a choice to do of how to master vocabulary well and grab their target language of how to be successful language learners as advanced students of English.
Analisis Kesalahan Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Soal Analisa Vektor Di STKIP PGRI Nganjuk Addin Zuhrotul Aini
Dharma Pendidikan Vol 12 No 1 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i1.28

Abstract

Analisis kesalahan perlu dilakukan untuk mengetahui kesalahan apa saja yang banyak dilakukan oleh mahasiswa dan untuk mengetahui faktor penyebab kesalahan tersebut terjadi. Sehingga dengan diketahui faktor penyebab kesalahan tersebut dosen dapat memberikan jenis bantuan yang seperti apa yang dibutuhkan oleh mahasiswa. Dengan adanya bantuan yang dilakukan oleh dosen, diharapkan dapat meningkatkan prestasi siswa kususnya dalam materi analisa vektor. Mata kuliah analisa vektor dipelajari pada semester V . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan dan faktor penyebab kesalahan tersebut. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga mahasiswa program studi pendidikan matematika yang sedang menempuh mata kuliah analisa vektor. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari peneliti sebagai instrumen utama, tes tertulis dan pedoman wawancara. Validasi data yang digunakan merupakan triangulasi data.
Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Novel Sepatu Dahlan Karya Khrisna Pabichara Serta Implementasinya Dalam Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia Di MTS Amin Ngetos, Kabupaten Nganjuk Achmad Tantowi Azis
Dharma Pendidikan Vol 12 No 1 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i1.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan deskripsi mengenai bentuk nilai- nilai pendidikan yang ada dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara. Selain itu penelitian ini juga bertujuan mendapatkan deskripsi dari proses implementasi hasil analisis bentuk nilai-nilai pendidikan yang ada di dalam novel tersebut pada pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data berasal dari novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara, dan data dari hasil observasi dan wawancara yang berlokasi di MTS Al Amin Ngetos, Kabupaten Nganjuk. Teknik analisis data menggunakan dua teknik analisis yaitu content analysis dan Miles and Huberman. Content analysis digunakan saat menganalisis data dari novel, sedangkan teknik analisis Miles and Huberman digunakan untuk mendeskripsikan data yang diperoleh saat dilapangan. Dari hasil temuan penelitian yang berkaitan dengan fokus penelitian diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Nilai pendidikan religius dalam novel tersebut ditunjukkan lewat prilaku dan sikap dalam keseharian tokoh meliputi iman, ihklas, takwa, tabah, tawakal dan meyakini sepenuh hati terhadap doa yang dipanjatkan kepada Tuhan (2) Nilai pendidikan sosial dalam novel tersebut ditunjukkan dengan prilaku lebih mengutamakan kepentingan bersama dari pada kepentingan pribadi dan hidup mandiri tanpa berharap pemberian orang tanpa usaha (3) Nilai pendidikan moral dalam novel tersebut banyak ditunjukkan dengan sikap hormat dan patuh kepada orang tua serta taat terhadap aturan yang diterapkan dalam keluarga, nasihat agar tidak berharap menjadi orang kaya dan tidak takut hidup miskin (4) Nilai pendidikan budaya dalam novel tersebut banyak ditunjukkan dengan budaya bersalaman, hormat dan taat pada guru, tradisi sastra lisan, kepercayaan terhadap hal yang magis, hukuman mondok, dan tradisi tahunan berupa kupatan dan punjungan (5) pengeimplementasian bentuk perjuangan hidup meliputi rencana pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, metode, media, dan evaluasi.

Page 2 of 17 | Total Record : 167