cover
Contact Name
Sawaluddin
Contact Email
marwahmadaniriau@gmail.com
Phone
+6282171744586
Journal Mail Official
marwahmadaniriau@gmail.com
Editorial Address
Jalan Rokan Siak Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Qonun Iqtishad EL Madani Journal
ISSN : -     EISSN : 28277759     DOI : https://doi.org/10.55438/jqim
Core Subject : Economy,
Qonun Iqtishad EL Madani Journal the publisher Yayasan Marwah Madani Riau. Qonun Iqtishad EL Madani Journal this accept article economic and shariah economic. Qonun Iqtishad EL Madani Journal is twice publish (Juni and December). Qonun Iqtishad EL Madani Journal have e issn 2827-7759.
Articles 39 Documents
Peran BMT Ummi dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil Fery Sudarmanto
Qonun Iqtishad EL Madani Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan penelitian ini dilatar belakangi karena masyarakat Bagan Batu mengalami keterbatasan dalam hal dana atau permodalan untuk mengembangkan usaha mikro Kecil. BMT UMMI adalah salah satu lembaga perekonomian mikro syariah yang memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat yang menjalankan aktifitasnya sesuai dengan prinsip Islam khususnya dibidang perekonomian, bertujuan agar mereka terhindar dari kemiskinan dan jeratan rentenir. Rumusan masalah dari skripsi ini adalah bagaimana peran BMT dalam pengembangan usaha mikro Kecil di Bagan Batu. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran BMT dalam pengembangan usaha mikro Kecil di Bagan batu. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer, dari data tersebut peneliti berusaha mengumpulkan data-data yang dibutuhkan dengan cara wawancara kepada pihak Lembaga BMT UMMI Bagan Batu dan nasabah usaha mikro. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini, penulis menggunakan data wawancara, dokumentasi dan informasi. Kemudian data yang sudah diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada BMT UMMI Bagan Batu didapatkan peran-peran pihak BMT dalam usaha mikro diantaranya sebagai Meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil,melepaskan krtergantungan renternir, mengurangi praktek riba, ikut membina usaha dilingkungan sekitar,ikut meningkatkan kualitas SDM. Dalam hal ini peranan yang diberikan BMT untuk pengembangan usaha nasabah sudah baik terhadap nasabahnya
Peran Koperasi Syariah Terhadap Perilaku Konsumen Disekolah Fery Sudarmanto
Qonun Iqtishad EL Madani Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi syariah di Sekolah berperan sangat penting untuk kelancaran proses belajar mengajar di sekolah, koperasi merupakan salah satu sumber belajar yang tepat bagi siswa untuk mempraktikkan ilmu kewirausahaan yang mereka dapat di kelas dan motivasi wirausaha dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan siswa. Dalam hal ini peneliti tertarik pada sekolah yang akan diteliti berbentuk asrama sehingga sangat cocok dengan adanya kegiatan koperasi sekolah untuk mempermuda siswa dalam memenuhi kebutuhan sekolah di lingkup asrama dan dapat digunakan sebagai motivasi wirausaha. Fokus penelitian skripsi ini adalah (1) Perkembangan Koperasi Syariah Yayasan As syakirin (2) Membentu budaya wirausaha terhadap siswa di Yayasan As syakirin (3) Bagaimana pengaruh koperasi syariah terhadap perilaku konsumen di Yayasan As syakirin? Skipsi ini bermanfaat bagi siswa/siswi serta anggota koperasi yang ada di lingkungan sekolah, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan dan pertimbangan dalam upaya mengembangkan perilaku konsumen lebih baik koperasi sekolah dalam menumbuhkan motivasi wirausaha siswa Yayasan As syakirin, Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan mengambil latar pengaruh koperasi sekolah dalam menumbuhkan motivasi wirausaha siswa Yayasan As syakirin. Sumber data yang diambil berupa data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan koperasi sekolah untuk memenuhi kebutuhan siswa dan juga untuk melatih kemampuan wirausaha siswa. Motivasi yang diberikan yaitu memberikan pengetahuan-pengetahuan tentang peluang wirausaha, mendidik dan menanamkan rasa suka atas pelajaran perkoperasian, memelihara suatu kesadaran dalam hidup bergotong royong sesama dengan yang lain, dan memupuk rasa cinta kepada sekolah dalam meningkatkan mutu pengetahuan dan ketrampilan siswa. Hambatan yang terjadi yaitu fasilitas yang belum memadai dan pemahaman siswa mengenai koperasi sekolah masih kurang. Solusi yang dapat diberikan yaitu meberikan fasilitas yang memadai dan sosialisasi dari guru pembina koperasi kepada siswa. Koperasi syariah mempengaruhi siswa supaya tidak adanya riba yang dimana siswa menggunakan sistem bagi hasil dalam berwirausaha.
Analisis Perundang-undangan: Kajian Kritis Undang-Undang Perbankan Syariah Ichwan Ahnaz Alamudi Ichwan Ahnaz Alamudi
Qonun Iqtishad EL Madani Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Phenomenon in a relatively short period of time, Islamic banks stand hand in hand with the efforts of banking legislation, until finally Law No. 21 of 2008 on Sharia banking. The boom of sharia-based banking business in Indonesia, is also actually a form of Correction for conventional banks that operate with an interest system that is considered by some scholars as usury. Researchers provide a fundamental question that became the subject of the problem, namely how the form of legislation in Sharia banking legislation? This paper is a reflection on the problems that exist in the regulation of Islamic banking. This research is a type of literature study or in the world of law is called juridical-normative law Research. This study shows that the renewal aspect of Islamic banking regulation can be said to undergo periodic legal transformation, namely the period in 1992, the period in 1998 and the period in 2008. In 1992, banks introduced the concept of Islamic banking based on "profit sharing “which in jurisprudence is called”Al-mudharabah". And the starting point of sharia-based banking is based on the term “profit sharing”. In the period of 1998, the banking system combines two systems which became known as the “dual banking system", which combines the interest system with a profit-sharing system. In 2008, the government has issued a law on Islamic Banking. This law - among other things-has affirmed the transition of the interest system (riba) to the revenue-sharing system (al-mudharabah).
Media Pendidikan dalam Persefektif Hadis Amri Amri
Qonun Iqtishad EL Madani Journal Vol. 1 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadis sebagai sumber ajaran Islam yang kedua setelah al-Qur’an, merupakan sarana fungsionalis untuk menggali tentang media pendidikan Islam. Media pendidikan Islam merupakan salah satu komponen yang sangat menentukan dalam sistem pendidikan, karena media pendidikan Islam merupakan alat untuk mencapai tujuan sekaligus yang akan memudahkan guru dalam pelaksanaan pendidikan pada semua jenjang tingkat pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Media Pendidikan Dalam Persefektif Hadis? Penelitian ini kualitatif, yaitu pendekatan yang memberikan penjelasan dan penjabaran terhadap suatu fenomena yang berkenaan dengan kajian yang diteliti secara jelas, sistematis dan objektif, tanpa mengurangi keilmiahannya. Maka dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan kajian penelitian pustaka (Library research), data yang penulis dapatkan melalui membaca sejumlah kitab-kitab hadist, buku, artikel dan literatur lainnya yang bersumber dari data primer dan data skunder, yang bertujuan untuk mempersiapkan bahan-bahan teoritis yang berhubungan langsung dengan pokok pembahasan, serta mengenai tehnik analisis data yang penulis gunakan adalah adalah analisis isi atau content analysis. Adapun hasil penelitian ini yaitu Penelitian ini tergolong metode model library research, yakni berbasis literature. Penulis juga melakukan dua pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yakni mawdhu'iy (tematik) dan tahliliy yang digunakan untuk menganalisis teks Hadits. Kedua pendekatan metode ini memang yang paling populer di kalangan para pakar tafsir dan Hadits. Pendekatan kajian tematik (mawdhu'iy) merupakan bagian pendekatan kajian dan penelitian dalam Hadits. Metode ini pada mulanya diperkenalkan oleh al - Farmawiy dalam konteks pembahasan Al - Qur'an. Tetapi pada akhirnya metode ini pun dapat dipakai dalam kajian Hadits dalam berbagai hal. Sistematika pembahasan hadits tarbawi yang akan ditulis diantaranya: lafadz hadits dan terjemahan, mufrodat, asbabul wurud, sanad dan matan hadits, serta penjelasan kandungan hadits atau syarah.
Masa dan Rentang Waktu Pendidikan dalam Perspektif Hadis Amri Amri
Qonun Iqtishad EL Madani Journal Vol. 2 No. 1 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak telah diatur dalam Islam sesuai dengan perkembangan anak, seperti dalam hadist Rasul yang berkata ketika anak umur 7 tahun mendidiknya itu dengan perintah mendirikan shalat, dan sampai 10 tahun mendidiknya bisa dengan memukul, bahkan umur 10 tahun pisah tempat tidur, tentu hal itu sesuai dengan perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Masa Dan Rentang Waktu Pendidikan Dalam Perspektif Hadis? Penelitian ini kualitatif, yaitu pendekatan yang memberikan penjelasan dan penjabaran terhadap suatu fenomena yang berkenaan dengan kajian yang diteliti secara jelas, sistematis dan objektif, tanpa mengurangi keilmiahannya. Maka dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan kajian penelitian pustaka (Library research), data yang penulis dapatkan melalui membaca sejumlah kitab-kitab hadist, buku, artikel dan literatur lainnya yang bersumber dari data primer dan data skunder, yang bertujuan untuk mempersiapkan bahan-bahan teoritis yang berhubungan langsung dengan pokok pembahasan, serta mengenai tehnik analisis data yang penulis gunakan adalah adalah analisis isi atau content analysis. Adapun hasil penelitian ini yaitu kedua hadis tersebut sama-sama membahas tentang batas atau masa pendidikan bagi anak-anak, sebagaimana inti sari dari hadis tentang fitrah dijelaskan bahwa, pendidikan mulanya bagi anak itu dalam keluarga, semenjak anak tersebut lahir ke dunia ini, maka sebagai tempat adalah rumah serta sebagai pendidik adalah orang tua, nah disitulah anak pertama mengayomi pendidikan sampai dia baliq.
Manajemen Pengelolaan Zakat Infak Sedekah Dan Wakaf (Ziswaf) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Dalam Kemandirian Umat Di Kota Batam muhammad fikri; Ilyas Husti; Trian Zulhadi
Qonun Iqtishad EL Madani Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jqim.v3i1.91

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian yang memuat tentang manajemen pengelolaan zakat, infaq, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) di Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dalam kemandirian umat di kota Batam. Penelitian ini dilakukan selama kurang lebih empat bulan (Februari – Juni 2023) di kota Batam. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; 1) Bagaimana Manajemen Pengelolaan Zakat Infak Sedekah Dan Wakaf (Ziswaf) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Dalam Kemandirian Umat Di Kota Batam?; 2) Faktor yang mendukung dan menghambat Manajemen Pengelolaan Zakat Infak Sedekah Dan Wakaf (Ziswaf) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Dalam Kemandirian Umat Di Kota Batam?. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana Manajemen Pengelolaan Zakat Infak Sedekah Dan Wakaf (Ziswaf) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Dalam Kemandirian Umat Di Kota Batam?, dan Faktor yang mendukung dan menghambat Manajemen Pengelolaan Zakat Infak Sedekah Dan Wakaf (Ziswaf) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Dalam Kemandirian Umat Di Kota Batam?. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Batam Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah, Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik observasi dan wawancara kepada narasumber yang telah penulis tentukan yaitu, branch manager, bendahara, dan sekretaris. Hasil penelitian mendapatkan bahwa manajemen pengelolaan zakat, infak, sedekah dan wakaf (ZISWAF) pada Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dalam kemandirian umat di kota Batam Sudah Efektif. Manajemen yang dilakukan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kota Batam yang pertama itu dengan membuat perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan (evaluasi) namun demikian, ada beberapa faktor penghambat seperti keterbatasan anggaran, Fasilitas yang kurang memadai, dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kurang mumpuni. Adapun faktor pendukung dalam menunjang manajemen Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Batam terdiri dari, perencanaan yang tersistem yang telah dibuat oleh Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kota Batam, partisipasi dari seluruh pimpinan dan staff cukup tinggi, dan adanya bantuan dari pihak-pihak luar dan penyaluran dana Zakat Infak Sedekah Dan Wakaf (Ziswaf) untuk usaha ekonomi produktif
Penetapan Harga Minyak Goreng Oleh Pemerintah Pasca Kelangkaan Ditinjau Menurut Ekonomi Syariah M.kamal hadi
Qonun Iqtishad EL Madani Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jqim.v3i1.92

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penetapan Harga Minyak Goreng Oleh Pemerintah Pasca Kelangkaan Ditinjau Menurut Ekonomi Syariah. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) yaitu metode untuk menemukan secara spesifik dan realitas tentang apa yang sedang terjadi di masyarakat. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan apa yang saat ini berlaku. Terdapat uapaya mendeskripsikan, mencatat, analisis dan menginterprestasikan kondisi yang sekarang ini terjadi atau ada. Adapun Hasil Penelitian ini adalah kurangnya faktor produksi tetapi karena permainan mafia sehingga harga menjadi naik. Dalam tinjauan Islam produksi hukumnya fardhu kifayah karena menyangkut hajat hidup orang banyak, yang mana dalam hal ini adalah minyak goreng yang menjadi salah satu kebutuhan rumah Indonesia dan dunia pada umumnya. Jika dilihat dari upaya pemerintah maka sesungguhnya pemerintah telah berupaya untuk menanggulanginya termasuk menangkap mafia minyak goreng yang bahkan dari elemen pemerintahan itu sendiri. Upaya selanjutnya yaitu menekan harga sehingga masyarakat kalangan bawah tidak kesulitan mendapatkan minyak goreng yaitu dengan mengeluarkan Minyakita yang dihargai sebesar Rp. 14.000 per liter. Maka dalam hal ini pemerintah telah menjalankan prinsip syariah
Dualisme Wewenang dan Kompetensi dalam Penyelesaian Sengketa Konsumen (Studi Analisis Terhadap BMPPVI dengan BPSK) Laila Afni Rambe
Qonun Iqtishad EL Madani Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jqim.v3i1.93

Abstract

Lembaga penyelesaian sengketa konsumen di Indonesia mengalami tumpang tindih kewenangan. Terdapat 2 (dua) lembaga yang memiliki kompetensi yang sama yaitu BMPPVI dan BPSK. Terdapat dualisme kewenangan lembaga dalam menyelesaikan sengketa konsumen. Tumpang tindih kewenangan ini melahirkan kebingungan bagi pelaksana usaha serta konsumen untuk memilih lembaga yang harus ditempuh ketika mengalami sengketa. Di lain sisi regulasi yang berlaku juga tidak memberikan kepastian hukum sehingga tidak diketahui lembaga yang berhak menyelesaikan sengketa konsumen. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research) dengan teknik analisis descriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMPPVI dan BPSK saling memiliki kewenangan sehingga dapat saling mengisi kekosongan hukum di Indonesia. BMPPVI hanya berada pada tingkat pusat yang berkantor di Jakarta sehingga konsumen yang berada di luar Jakarta kesulitan menjangkau akses. Sementara BPSK telah memiliki kantor perwakilan ditingkat provinsi dan kabupaten, dengan demikian lebih mudah untuk diakses konsumen. Adanya dualisme penyelesaian sengketa konsumen di Indonesia perlu untuk ditegaskan kembali melalui peraturan perundang-undangan sehingga tidak terdapat tumpang tindih wewenang dan kompetensi
Akad Dalam Transaksi Keuangan Syari’ah (Sistem Keuangan Syari’ah) Mukhlis Mukhlis
Qonun Iqtishad EL Madani Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jqim.v3i2.114

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tentang Akad Dalam Transaksi Keuangan Syari’ah  (Sistem Keuangan Syari’ah). Penelitian ini disebut sebagai penelitian kepustakaan (library research), yaitu penelitian yang dilakukan melalui bahan-bahan pustaka atau literatur kepustakaan sebagai sumber tertulis. Dalam proses pengolahan data digunakan mode analisa interaktif melalui tiga alur, yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode deduksi. Adapun hasil penelitian ini adalah bahwa Dalam kehidupan sehari-hari akad merupakan unsur terpenting yang harus diperhatikan dalam bertransaksi, karenanya akad yang menentukan suatu transaksi yang dapat di nyatakan sah menurut syara’ atau batal sehingga akad harus diperhatikan dari berbagai aspeknya baik dari rukun dan syaratnya. Akad juga terjadi berdasarkan kesepakatan antara kedua belah pihak atau lebih untuk melakukan suatu perbuatan tertentu, yang dilakukan dengan suka rela, dan menimbulkan kewajiban atas masing-masing secara timbal balik. Ada 2 jenis akad yaitu: Akad tabarru’ (kebajikan) dan Akad tijaroh (bisnis). Akad tabarru’ adalah akad yang betujuan untuk saling tolong menolong tanpa mengharapkan imbalan ataupun meminta laba dari salah satu pihak. Yang termasuk akad-akad tabarru’ adalah qard, rahn, hiwalah, wakalah, kafalah, wadi’ah, hibah, sedekah . Akad tijaroh adalah akad bisnis yang mengharapkan keuntungan dari salah satu pihak atas dasar suka sama suka dan ini adalah akad yang terjadi pada kehidupan bertransaksi keuangan. Yang termasuk akad tijarah adalah akad-akad investasi, jual beli, sewa-menyewa.
Prinsip Dasar dan Aspek Filosofis Konsumsi dalam Ekonomi Syariah Ahmad Arifin
Qonun Iqtishad EL Madani Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jqim.v3i2.115

Abstract

The aim of this research is to find out and analyze the Basic Principles and Philosophical Aspects of Consumption in Sharia Economics. This research is referred to as library research, namely research carried out using library materials or library literature as written sources. Data was collected using a review technique of relevant references and related to the problems to be studied, especially the basic principles and philosophical aspects of consumption in sharia economics. The collected data is presented using qualitative descriptive and deductive methods. It is called descriptive because the research describes the object of the problem based on facts systematically, carefully and in depth in the research study. In the data processing process, an interactive analysis mode is used through three channels, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The collected data was analyzed using the deduction method. The results of this research are that the Islamic concept of Needs and Desires, which is something that is necessary for humans to function perfectly, is divided into dhruriyat (primary), hajiyat (secondary), and tahsiniyat (tertiary). The Concept of Utilities and Maslahah in Consumption. Utility in economics is the usefulness or satisfaction that consumers feel when consuming goods or services. Maslahah in Islamic economics refers to the benefits obtained from consumption in accordance with sharia principles. The differences between utility and maslahah include the objective nature of maslahah, its consistency with social problems, and the orientation towards goodness and welfare in Islamic economics. Consumerism and Consumption Balance in Islamic Economics. Consumerism is the urge to buy and own goods excessively without considering ethical values ​​or social impacts. The purpose of consumption in Islam is as a means of worshiping Allah and achieving falah, namely a noble and prosperous life in this world and the hereafter. Consumption based on the intention to gain Allah's approval, using halal goods, moderation, and paying attention to social balance can bring blessings to consumers and society

Page 3 of 4 | Total Record : 39