cover
Contact Name
La Ode Agus Salim
Contact Email
sciencetech.group23@gmail.com
Phone
+6289508163057
Journal Mail Official
sciencetech.group23@gmail.com
Editorial Address
Jl. Findayani Indah, Kec. Baruga, Kel. Wundudopi, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia
Published by CV. Science Tech Group
ISSN : -     EISSN : 30478855     DOI : -
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia adalah platform publikasi terkemuka yang berkomitmen menyajikan penelitian berkualitas tinggi dengan penekanan pada inovasi, kreativitas, dan keaslian, yang berlandaskan metodologi ilmiah yang ketat. Jurnal ini mencakup berbagai bidang studi seperti kesehatan umum, farmasi, teknologi dan rekayasa kesehatan, nutrisi dan gizi, sains alam dan lingkungan, biologi, kimia, dan fisika. Terbit enam kali setahun, Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia didedikasikan untuk standar kualitas tertinggi, berupaya menjadi sumber rujukan utama, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan ilmu pengetahuan serta peningkatan kesehatan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2025): Mei-Jun" : 5 Documents clear
Tinjauan Literatur Kepuasan Tenaga Medis terhadap Penggunaan Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit Septalita, Annisa; Putri , Nisrina A.; Nur Khofifah; Nurul Irba Somadinata; Oldilia Yolanda; Oriza Sativa; Oxy Asfuridah Ansori; Puja Sitna H Latupono; Putri Novthalia
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): Mei-Jun
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i3.371

Abstract

Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di rumah sakit telah menunjukkan dampak positif terhadap efisiensi pelayanan, keamanan data, dan kepuasan tenaga medis. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kepuasan tenaga medis terhadap penggunaan RME di rumah sakit. Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah studi literatur yang mengkaji hasil dari lima penelitian yang membahas kepuasan tenaga medis terhadap penggunaan RME di berbagai rumah sakit di Indonesia, Ethiopia, dan Malaysia. Kesimpulan: Tingkat kepuasan pengguna RME bervariasi antara 53,1% hingga 89%, dengan faktor penentu utama meliputi kualitas sistem, informasi, layanan teknis, pelatihan, serta karakteristik demografis pengguna. RME mempermudah akses informasi pasien secara cepat dan akurat, mengurangi kebutuhan ruang arsip fisik, serta meningkatkan keamanan dan kerahasiaan data medis. Secara keseluruhan, RME berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kepuasan tenaga medis di rumah sakit.
Uji Aktivitas Antioksidan Okara (Ampas Tahu) dan Formulasi Sediaan Face Scrub dengan Bahan Aktif Okara (Ampas Tahu) Agustina, Lia; Widianti, Riska Widianti; Yuliati, Ninis; Lestari , Tri Puji; Soehartono , David R.
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): Mei-Jun
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i3.373

Abstract

Kulit merupakan organ pelindung utama tubuh dari paparan sinar ultraviolet (UV), sekaligus berfungsi dalam proses ekskresi, pengaturan suhu tubuh, dan sebagai indera peraba. Agar dapat menjalankan fungsinya secara optimal, kulit membutuhkan antioksidan yang berperan dalam menetralisir efek merugikan dari radikal bebas. Antioksidan merupakan senyawa yang berfungsi menghambat reaksi oksidasi dengan menetralkan radikal bebas. Ampas tahu (okara) merupakan hasil samping produksi tahu yang memiliki kandungan isoflavons ebagai antioksidan. Face scrub merupakan salah satu bentuk sediaan topical yang berfungsi mengangkat sel-sel kulit mati dari permukaan wajah melalui proses eksfoliasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur aktivitas antioksidan dari okara melalui metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl), serta evaluasi mutu fisik sediaan face scrub. Sediaan face scrub dibuat dalam empat formulasi: F0 (tanpa zat aktif), F1 (2,5% okara), F2 (5% okara), dan F3 (7,5% okara).  Hasil uji karakteristik sediaan yang meliputi uji homogenitas, iritasi, organoleptis, pH, dan stabilitas menunjukkan bahwa seluruh formulasi memenuhi persyaratan mutu. Hasil uji aktivitas antioksidan okara menunjukkan IC50 sebesar 477,636 ppm (antioksidan lemah). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa okara dapat digunakan sebagai bahan dalam formulasi face scrub dan memiliki potensi aktivitas antioksidan.
Pengaruh Tingkat Pendidikan terhadap Kinerja Pegawai di Rumah Sakit X Kota Makassar Rahmilah, Mitha
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): Mei-Jun
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i3.411

Abstract

Kualitas kinerja pegawai memainkan peran penting dalam menentukan keberhasilan organisasi dan meningkatkan daya saingnya di pasar. Oleh karena itu, penting bagi organisasi untuk memprioritaskan pengembangan kualitas kinerja pegawai melalui pelatihan, evaluasi, dan sistem penghargaan yang adil. Salah satu usaha pengembangan kualitas kinerja adalah dengan memperhatikan tingkat pendidikan. Tingkat pendidikan dapat memengaruhi kinerja pegawai karena dengan pendidikan yang berkualitas maka pegawai cenderung lebih mampu beradaptasi, berkomunikasi dengan baik, dan menyelesaikan tugas dengan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan terhadap kinerja pegawai di rumah sakit X Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan desain penelitian cross sectional study. Sampel penelitian ini terdiri atas 91 responden menggunakan total sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner. Analisis chi-square digunakan sebagai pengaruh tingkat pendidikan terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan secara signifikan berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Analisis chi-square memperoleh P-value = 0.008 < 0.05, yang berarti bahwa ada pengaruh tingkat pendidikan dengan kinerja pegawai di rumah sakit X Kota Makassar. Hal ini menyimpulkan bahwa tingkat pendidikan secara signifikan berpengaruh terhadap kinerja pegawai di rumah sakit X Kota Makassar. Maka dari itu, pihak manajemen rumah sakit harus selalu menaruh perhatian terhadap kualitas sumber daya manusia yang mereka miliki. Hal ini dikarenakan kinerja pegawai sangat bergantung pada tingkat pendidikan dan pengetahuan yang mereka miliki.
Strategi Mengatasi Dampak Negatif Penggunaan Gadget Berlebihan pada Kesehatan Fisik dan Mental Mahasiswa Institut Bakti Nusantara Lampung Rinanda, Dina; Febriyaningrum , Dinda Nur; Nitasari , Mayang; Fauzi
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): Mei-Jun
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i3.435

Abstract

Penggunaan gadget yang berlebihan dikalangan mahasiswa telah menjadi perhatian serius karena berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif dampak tersebut serta merumuskan strategi intervensi yang efektif dalam konteks mahasiswa Institut Bakti Nusantara (IBN) Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed-method, yaitu kombinasi pendekatan kuantitatif melalui survei dan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas mahasiswa menggunakan gadget lebih dari 5 jam per hari, yang berdampak pada gangguan penglihatan, nyeri otot dan sendi, gangguan tidur, serta masalah kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan depresi. Selain itu, penggunaan gadget secara berlebihan juga menurunkan kemampuan konsentrasi dan kualitas interaksi sosial mahasiswa. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan strategi intervensi berbasis bukti, seperti edukasi literasi digital, pengaturan waktu penggunaan gadget, penyediaan fasilitas ergonomis, dan layanan kesehatan mental dilingkungan kampus. Kesimpulannya, penggunaan gadget yang tidak terkontrol berdampak multidimensional terhadap mahasiswa, sehingga diperlukan pendekatan holistik untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan berkelanjutan.
Hubungan Kadar Asam Urat terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu pada Individu Lanjut Usia Munadi, Abdul Karim; Kusdiantini, Andini
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): Mei-Jun
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i3.446

Abstract

Populasi lanjut usia (lansia) terus meningkat, termasuk di Indonesia, dengan peningkatan risiko gangguan metabolik seperti hiperurisemia dan gangguan metabolisme glukosa. Prevalensi hiperurisemia pada lansia mencapai 25-40%, sedangkan diabetes dan prediabetes berkisar 20-35%. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kadar asam urat dengan kadar gula darah sewaktu (GDS) pada lansia. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan metode kuantitatif sampel 100 lansia berusia ≥60 tahun di Cipeundeuy. Kadar asam urat dan GDS diukur menggunakan alat Point-of-Care Testing (POCT) Multi Check 3 in 1. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman dan regresi linear berganda menggunakan SPSS 26.0. Rerata kadar asam urat responden adalah 6,30 ± 1,096 mg/dL, sedangkan rerata GDS 182,74 ± 24,752 mg/dL. Analisis bivariat menunjukkan korelasi positif signifikan antara asam urat dan GDS (r = 0,598; p < 0,001). Analisis multivariat mengonfirmasi asam urat sebagai prediktor independen terhadap GDS (β = 0,371; p < 0,001), dengan setiap kenaikan 1 mg/dL asam urat meningkatkan GDS sebesar 12,057 mg/dL. Usia dan jenis kelamin tidak berpengaruh signifikan. Terdapat hubungan positif antara kadar asam urat dan GDS pada lansia, dengan asam urat sebagai faktor prediktif independen. Temuan ini mendukung pentingnya pemantauan asam urat dalam manajemen kesehatan metabolik lansia.

Page 1 of 1 | Total Record : 5