cover
Contact Name
Andriyana
Contact Email
andriyana03@gmail.com
Phone
+6282121616969
Journal Mail Official
jurnal.guruku@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien no. 36A Cijoho-Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 30318181     DOI : https://doi.org/10.25134/jguruku
Core Subject : Education,
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru merupakan media publikasi dengan lingkup pendidikan yang terbuka bagi semua guru dan semua cabang ilmu. Penulis harus memiliki intansi di sekolah baik SD, SMP, dan SMA sebagai penulis, penulis lain dari luar intansi tersebut merupakan target lain dengan fokus tulisan pendidikan seperti mahasiswa, peneliti, tau dosen. Kami terbuka menerima naskah dari para penulis dengan mengikuti ketentuan yang ada dalam fokus dan lingkup, etika publikasi, petunjuk penulisan, proses review, dan template jurnal yang harus diikuti oleh penulis. Dengan ketentuan yang berlaku pada jurnal JGuruku, Naskah yang terbit pada jurnal ini diberikan akses terbuka yang artinya siapa saja bisa mengakses arsip jurnal yang diterbitkan dengan perlindungan ketentuan hak cipta mengikuti Creativ Cumon CC-BY-SA. Penerbitan mengunakan Lisensi LOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: LOCKSS License. Lisensi CLOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: CLOCKSS License.
Articles 225 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN MENGGUNAKAN MEDIA FLASH CARD PADA SISWA KELAS III SD NEGERI LOSARI LOR 03 TAHUN PELAJARAN 2022 / 2023 Siti Shofikah
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan dengan media flash card pada siswa kelas III SDN Losari Lor 03 dalam kompetensi ini masih kurang dan belum memenuhi KKM, yaitu 65. Penelitian ini dilaksanakan, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan menghitung penjumlahan dan pengurangan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas II SDN Losari Lor 03 Kec. Losari Tahun Pelajaran 2022/2023 dengan jumlah siswa sebanyak 21 anak .Penelitian ini dilakukan sebanyak tiga siklus. Rancangan penelitian tindakan setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data diperoleh dari observasi atau pengamatan, tes, dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah meningkatnya hasil belajar peserta didik materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pada peserta didik kelas III SDN Losari Lor 03. Hasil belajar rata-rata 57, 5 pada prasiklus; 62, 5 pada siklus I; 68, 57 pada siklus II; dan 76, 78 pada siklus III. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran flash card dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III SD Negeri Losari Lor 03 pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan. Kata Kunci : Matematika, Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan, Media Pembelajaran `Flash Card EFFORTS TO INCREASE ACTIVITY AND LEARNING OUTCOMES IN MATHEMATICS MATERIAL FOR ADDITION AND SUBTRACT CALCULATION OPERATIONS USING FLASH CARD MEDIA IN CLASS III STUDENTS OF LOSARI LOR 03 STATE PRIMARY SCHOOL ACADEMIC YEAR 2022 / 2023 ABSTRACT This research aims to increase the activeness and learning outcomes of mathematics in addition and subtraction arithmetic operations material using flash cards in class III students at SDN Losari Lor 03 in this competency which is still lacking and does not meet the KKM, namely 65. This research was carried out with the aim of improving their abilities. calculate addition and subtraction. This research is classroom action research (PTK). The research subjects were class II students at SDN Losari Lor 03 Kec. Losari for the 2022/2023 academic year with a total of 21 students. This research was carried out in three cycles. The action research design for each cycle consists of planning, implementing actions, observing and reflecting. Data is obtained from observations, tests and documentation. The data analysis techniques used are qualitative and quantitative. The result of this research is an increase in student learning outcomes in addition and subtraction arithmetic operations material for class III students at SDN Losari Lor 03. Average learning outcomes were 57.5 in the pre-cycle; 62.5 in cycle I; 68, 57 in cycle II; and 76, 78 in cycle III. Thus, it can be concluded that the use of flash card learning media can improve the learning outcomes of class III students at SD Negeri Losari Lor 03 on the material of addition and subtraction arithmetic operations. Keywords: Mathematics, Addition and Subtraction Calculation Operations, Flash Card Learning Media
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN METODE PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA Herik Sahari
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Keaktifan belajar siswa merupakan unsur terpenting dalam pembelajaran, karena keaktifan akan berpengaruh besar pada keberhasilan proses pembelajaran. Keterlibatan siswa secara aktif pada proses pembelajaran masih rendah. Adapun rendahnya keterlibatan siswa pada proses pembelajaran dikarena siswa belum mempunyai motivasi yang muncul dalam diri untuk memperoleh informasi dari membaca. Hal ini dikarenakan guru menyampaikan materi pembelajaran dengan metode ceramah sehingga siswa kurang terlibat aktif dalam kegiatan diskusi dan presentasi. Penelitian ini akan berfokus pada upaya untuk meningkatkan keaktifan siswa pada materi pencemaran air di SMK Negeri 5 Kuningan melalui model pembelajaran Inkuiri terbimbing dengan metode praktikum. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kuantitatif melalui pengumpulan data melalui kegiatan observasi dan wawancara dengan rekan sejawat dan evaluasi terhadap pembelajaran di kelas X SMKN 5 Kuningan tahun pembelajaran 2023-2024 sebanyak 15 orang siswa sebagai sampel. Berdasarkan hasil pengolahan data dan pembahasan menunjukkan perolehan dinilai pada aspek sikap sosial yaitu pada sikap tanggung jawab dengan nilai rata-rata sebesar 92,8%. Hal ini menunjukkan bahwa siswa dapat bertanggungjawab dalam melakukan diskusi saat praktikum. Sikap gotong royong sebesar 92,8%. Hal ini menunjukan bahwa pelaksanaan diskusi dapat memfasilitasi siswa untuk bertanggung jawab dan bergotong royong dalam mencapai tujuan pembelajaran. Hasil presentasi dengan nilai rata-rata sebesar 3,9. Hal ini menunjukan bahwa presentasi sudah baik, dikarenakan presentasi dapat melatih siswa untuk belajar aktif dalam menyampaikan tugas secara lisan. Hasil penilaian LKPD berbasis diagram vee dengan nilai rata-rata sebesar 3,56. Hal ini menunjukan bahwa itu LKPD menuntun siswa untuk melaksanakan proses sains yang memfasilitasi siswa agar mampu mengintrepetasikan analisis data serta memecahkan masalah yang bersipat kontekstual. Kata kunci: keaktifan siswa, inkuiri terbimbing, metode praktikum APPLICATION OF A GUIDED INQUIRY LEARNING MODEL USING PRACTICUM METHODS TO INCREASE STUDENT ACTIVITY ABSTRACT Student learning activity is the most important element in learning, because activity will have a big influence on the success of the learning process. Active student involvement in the learning process is still low. The low level of student involvement in the learning process is because students do not yet have the motivation to obtain information from reading. This is because teachers deliver learning material using the lecture method so that students are less actively involved in discussion and presentation activities. This research will focus on efforts to increase student activity in water pollution material at SMK Negeri 5 Kuningan through a guided inquiry learning model with practicum methods. The method used in the research is a quantitative descriptive method through data collection through observation and interviews with colleagues and evaluation of learning in class Based on the results of data processing and discussion, it shows that gains were assessed in the social attitude aspect, namely in the attitude of responsibility with an average score of 92,8%. This shows that students can be responsible in conducting discussions during practicum. The mutual cooperation attitude was 92,8%. This shows that holding discussions can facilitate students to be responsible and work together in achieving learning goals. The presentation results with an average score of 3,9. This shows that the presentation is good, because the presentation can train students to learn actively in conveying assignments orally. The results of the vee diagram-based LKPD assessment with an average score of 3,56. This shows that the LKPD guides students to carry out science processes that facilitate students to be able to interpret data analysis and solve contextual problems. Keywords: student activity, guided inquiry, practicum methods
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN LKPD BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATERI LIMBAH DAN POLUSI Yuri Wulan Sari; Rahma Widiantie; Wiwi Widiarsih
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah; (2) pengaruh LKPD berbasis masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah; jenis penelitian yang digunakan eksperimen pretes dan post test serta LKPD berbasis masalah. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X ATP SMK An-Nuur Pasaleman Cirebon. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes soal uraian dan LKPD berbasis pemecahan masalah. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantatif. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah tersebut dapat kita lihat dari indikator- indikator penilaian pemecahan masalah siswa dalam pembelajaran yaitu pemecahan masalah siswa dalam diskusi kelompok, menyusun laporan dan presentasi kelompok. Maka didapatkan kesimpulan bahwa adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa sebesar 85% setelah menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dengan LKPD pemecahan masalah pada materi limbah dan polusi dikelas X ATP SMK An-Nuur Pasaleman. Salah satu kelebihan utama model Problem Based Learning adalah mendorong pembelajaran siswa dalam pemecahan masalah tetapi mereka aktif terlibat dalam mencari alternatif solusi untuk masalah dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: PBL, LKPD Berbasis Masalah, Pemecahan Masalah Siswa THE INFLUENCE OF THE PROBLEM BASED LEARNING MODEL WITH PROBLEM BASED LKPD ON STUDENTS' PROBLEM SOLVING ABILITY IN WASTE AND POLLUTION MATERIALS ABSTRACT This research aims to describe: (1) the influence of the Problem Based Learning (PBL) model on problem solving abilities; (2) the influence of problem-based LKPD on problem-solving abilities; The type of research used is pre-test and post-test experiments as well as problem-based LKPD. The population of this study were all class X students at ATP An-Nuur Pasaleman Vocational School, Cirebon. The instruments used to collect data were essay test questions and problem solving based LKPD. The data analysis technique in this research uses quantitative descriptive analysis techniques. We can see the increase in problem solving abilities from the indicators for assessing student problem solving in learning, namely solving student problems in group discussions, compiling reports and group presentations. So it was concluded that there was an increase in students' problem solving abilities by 85% after implementing the Problem Based Learning learning model with problem solving LKPD on waste and pollution material in class X ATP SMK An-Nuur Pasaleman. One of the main advantages of the Problem Based Learning model is that it encourages student learning in problem solving but they are actively involved in finding alternative solutions to problems in everyday life. Keywords: PBL, Problem Based LKPD, Student Problem Solving
IMPLEMENTASI MODEL PBL (PROBLEM BASED LEARNING) BERBANTUAN VIDEO DAN LKPD BERBASIS PBL TERHADAP KEMAMPUAN KERJA SAMA PESERTA DIDIK KELAS X MERDEKA 9 DI SMA NEGERI 1 JALAKSANA Dina Rahmawati
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model PBL (Problem Based Learning) berbantuan video dan LKPD berbasis PBL terhadap kemampuan kerja sama peserta didik kelas X Merdeka 9 di SMA Negeri 1 Jalaksana pada materi Inovasi Teknologi Biologi. Objek penelitian ini adalah peserta didik kelas X Merdeka 9 dengan jumlah 20 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan soal evaluasi dan angket peserta didik. Teknik analisis data menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Teknik pengambilan sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik non probability sampling jenis purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini selain penyajian hasil berupa data berupa angka peneliti juga menentukan pengolahan hasil dengan membuat analisis implementasi model PBL (Problem Based Learning) terhadap kemampuan kerja sama peserta didik berbantuan video dan LKPD berbasis PBL. Hasil penelitian untuk kemampuan kerja sama peserta didik diperoleh nilai rata-rata yaitu 87,50 dengan kategori sangat baik artinya peserta didik sudah dapat bekerja sama dalam kegiatan diskusi kelompok. Penilaian ini digunakan untuk mengetahui kerja sama peserta didik dalam diskusi kelompok, hasil yang diperoleh adalah peserta didik dapat bekerja sama dengan peserta didik lainnya saat berdiskusi memecahkan permasalahan tanaman endemik yang ada di Indonesia dengan pemanfaatan Inovasi Teknologi Biologi. Hasil rata-rata nilai evaluasi yang diperoleh peserta didik yaitu 83, sehingga dengan menggunakan model PBL (Problem Based Learning) memfasilitasi peserta didik untuk mencapai hasil belajar sesuai dengan tujuan pembelajaran. Analisis angket peserta didik memperoleh hasil 80% yang menunjukkan respon peserta didik terhadap implementasi model PBL (Problem Based Learning) berbantuan Video dan LKPD berbasis PBL terhadap kemampuan kerja sama peserta didik termasuk kategori sangat baik. Kesimpulan dalam penelitian ini, model PBL (Problem Based Learning) berbantuan media video dan LKPD berbasis PBL mampu memfasilitasi peserta didik dalam kemampuan kerja sama. Kata kunci: PBL (Problem Based Learning), LKPD berbasis PBL, Kerja sama IMPLEMENTATION OF THE PROBLEM-BASED LEARNING MODEL (PROBLEM-BASED LEARNING) ASSISTED BY VIDEO AND PBL-BASED LKPD ON STUDENTS' COOPERATION SKILLS CLASS X MERDEKA 9 AT SMA NEGERI 1 JALAKSANA ABSTRACT This study aims to determine the implementation of the PBL (Problem Based Learning) model with video assistance and PBL-based LKPD on the cooperation skills of class X Merdeka 9 students at SMA Negeri 1 Jalaksana on Biological Technology Innovation material. The object of this research is students of class X Merdeka 9 with a total of 20 students. The data collection technique uses evaluation questions and student questionnaires. The data analysis technique uses the Microsoft Excel application. The sampling technique used in this study is a non-probability sampling technique of purposive sampling type. Data analysis techniques using quantitative descriptive analysis. In this study, in addition to presenting the results in the form of data in the form of numbers, researchers also determine the processing of results by analyzing the implementation of the PBL (Problem Based Learning) model on the cooperation skills of students assisted by videos and PBL-based LKPD. The results of the study for the ability of student cooperation obtained an average value of 87.50 with a very good category, meaning that students have been able to work together in group discussion activities. This assessment is used to determine the cooperation of students in group discussions, the results obtained are students can work together with other students when discussing solving the problem of endemic plants in Indonesia by utilizing Biological Technology Innovation. The average evaluation score obtained by students is 83, so that using the PBL (Problem Based Learning) model facilitates students to achieve learning outcomes in accordance with learning objectives. Analysis of students' questionnaires obtained a result of 80% which shows the response of students to the implementation of the PBL (Problem Based Learning) model assisted by Video and PBL-based LKPD to the cooperation skills of students including a very good category. The conclusion in this study is that the PBL (Problem Based Learning) model assisted by video media and PBL-based LKPD is able to facilitate students in the ability to work together. Keywords: PBL (Problem Based Learning), PBL-based LKPD, Cooperation.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V SDN BANTARKAWUNG 01 PADA MATA PELAJARAN PENDIDKAN PANCASILA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Abdul Ajid
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan peserta didik kelas V SD Negeri Bantarkawung 01 dalam pelajaran Pendidikan Pancasila tentang macam-macam norma dalam kehidupanku melalui penerapan model pembelajaran PBL dengan memanfaatkan media elektronik berupa handphone, infokus, dan ice breaking. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan melibatkan 20 peserta didik sebagai partisipan pendidikan. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan sesuai sintak PBL melalui metode diskusi menggunakan media elektronik dan video berbantu projektor. Saya menerapkan model PBL bertujuan untuk memberi peluang kepada peserta didik dalam berlatih berfikir kritis, aktif dan kreatif. Penyajian informasi melalui video untuk memberikan pengalaman yang berbeda. Penerapan metode diskusi melatih peserta didik agar mampu berkolaborasi dalam menemukan informasi, mencari solusi dan menyimpulkan masalah melalui LKPD. Saya melakukan penilaian terhadap aspek pemahaman, pengetahuan, keterampilan, dan sikap baik secara individu maupun kelompok. Saya dan siswa menyimpulkan materi yang sudah dipelajari, pembelajaran diakhiri dengan do’a dan salam. Penerapan model PBL dengan media elektronik ( handphone ) dan video tentang macam-macam norma dalam kehidupanku melalui metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hasil penilaian mengalami perubahan dengan perolehan : 75 % peserta didik tuntas mengerjakan soal tertulis individu, 75 % peserta didik mampu mengerjakan soal pada LKPD dan 50% peserta didik mampu mempresentasikan hasil diskusi kelompok. Sehingga saya dan peserta didik merasa senang dengan pembelajaran, ini menjadi Best Practise untuk pembelajaran saya. Kata kunci: macam-macam norma dalam kehidupanku, model pembelajaran PBL, peserta didik kelas V SD Negeri Bantarkawung 01 EFFORTS TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES OF CLASS V STUDENTS SDN BANTARKAWUNG 01 ON PANCASILA EDUCATION SUBJECTS THROUGH PROBLEM BASED LEARNING (PBL) ABSTRACT This study aims to improve grade V students of Bantarkawung State Elementary School 01 in Pancasila education lessons about various norms in my life through the application of the PBL learning model by utilizing electronic media in the form of cellphones, infocus, and ice breaking media. The research method used was classroom action research involving 20 students as educational participants. Learning activities are carried out according to PBL syntax through discussion methods using electronic media and projector-assisted videos. I apply the PBL model to provide opportunities for students to practice critical, active and creative thinking. Presentation of information through video to provide a different experience. The application of the discussion method trains students to be able to collaborate in finding information, finding solutions and concluding problems through LKPD. I assess aspects of understanding, knowledge, skills, and attitudes both individually and in groups. My students and I concluded the material that had been learned, the lesson ended with prayers and greetings. The application of PBL models with electronic media (cellphones) and videos about variuos norms in my life through discussion methods can improve student learning outcomes. The assessment results have changed with the acquisition of: 75% of students completed individual written questions, 75% of students were able to do questions at LKPD and 50% of students were able to present the results of group discussions. So that I and my students feel happy with learning, this becomes the Best Practice for my learning. Keywords: varoius norms in my life, PBL learning model, grade V students of Bantarkawung State Elementary School 01.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASSED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV SD NEGERI TIWULANDU 02 RASJI
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pada pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar masih berpusat pada guru sebagai pengajar dimana guru memberikan materi kepada siswa sehingga siswa hanya mendengarkan dan mencatat apa yang disampaikan oleh guru, adapun sumber belajar Matematika hanya buku paket mata pelajaran saja, dimana kegiatan pembelajaran Matematika kurang memberikan pengalaman belajar kepada siswa seperti melaksanakan proses pemecahan masalah yang berkaitan dengan sifat-sifat bangun datar. Pada kegiatan pembelajaran ini, guru masih belum menggunakan model pembelajaran yang tepat. Hal ini menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika melalui penerapan model pembelajaran problem based learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di SD Negeri Tiwulandu 02 sebanyak 18 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode tes berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 10 butir. Data hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif yaitu dengan cara mencari rata-rata nilai siswa dan ketuntasan belajar. Adapun data siklus I menunjukan rata-rata nilai hasil belajar mencapai 72 ketuntasan belajar mencapai 77% dengan kriteria baik. Kemudian pada siklus II menunjukan rata- rata nilai hasil belajar mencapai 89 dan ketuntasan belajar 94% dengan kriteria sangat baik. Maka, dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran problem based learning sangat berpengaruh dan dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas IV di SD Negeri Tiwulandu 02. Adanya penerapan model pembelajaran problem based learning yaitu siswa berperan aktif memecahkan berbagai masalah yang dihadapi, pengalaman langsung saat belajar, keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, pembelajaran bersifat konstruktivisme, peningkatkan daya ingat siswa dan pembelajaran berpusat pada siswa. Kata kunci: Hasil Belajar, Matematika, Problem Bassed Learning.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA SUNARIYEM
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Dimana penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas siswa, hasil wawancara, lembar soal tes akhir siklus, catatan lapangan dan dokumentasi. Berdasarkan analisis dan pengamatan hasil dari penelitian tersebut diperoleh informasi bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa, dapat terlihat pada siklus I rata-rata persentase aktivitas belajar sebesar 55,2% dan rata- rata hasil belajar siswa sebesar 64,69. Sedangkan pada siklus II rata-rata persentase aktivitas sebsesar 82% dan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 76,64. Pada siklus I masih ada siswa yang mendapat nilai dibawah KKM yaitu 67, namun pada siklus II nilai terendahnya adalah 70 dan sudah tidak ada lagi siswa yang mendapat nilai dibawah KKM. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin besar rata-rata aktivitas belajar siswa, semakin besar pula rata-rata nilai tes hasil belajar siswa, dan sebaliknya. Kata kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Proses aktivitas, Pembelajaran, Hasil belajar, IPS TERPADU (Ekonomi) APPLICATION OF THE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) LEARNING MODEL TO IMPROVE STUDENT LEARNING ACTIVITIES ABSTRACT In this research, the classroom action research (PTK) method was used. Where this research aims to increase student learning activities through the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model. The instruments used are student activity observation sheets, interview results, end-of-cycle test question sheets, field notes and documentation. Based on the analysis and observations of the results of this research, information was obtained that the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model can increase student activity and learning outcomes. It can be seen that in cycle I the average percentage of learning activities was 55.2% and the average learning outcomes students amounted to 64.69. Meanwhile, in cycle II the average percentage of activity was 82% and the average student learning outcome was 76.64. In cycle I there were still students who got a score below the KKM, namely 67, but in cycle II the lowest score was 70 and there were no longer any students who got a score below the KKM. Thus, it can be concluded that the greater the average student learning activity, the greater the average student learning outcome test score, and vice versa. Keywords: Problem Based Learning (PBL) Learning Model, Activity Process, Learning, Learning Outcomes, INTEGRATED Social Sciences (Economics)
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN LKPD LIVEWORKSHEET DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORASI ABAD 21 SISWA PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN Eva Fauziah; Rahma Widiantie; Wiwi Widiarsih
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keterampilan kolaborasi siswa dengan menggunakan Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Anyer. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X, Objek penelitian ini adalah model PBL dan keterampilan kolaborasi siswa. Hasil penelitian pada pada pembelajaran sebelumnya menunjukan nilai keterampilan kolaborasi siswa masih dikatakan kurang, yakni peserta didik belum berkomunikasi dan bertukar pendapat, Peserta didik belum bekerja secara produktif dalam menyelesaikan masalah. Setelah menerapkan keterampilan abad 21 sesuai indicator, mengalami peningkatan yaitu nilai kolaborasi siswa menunjukkan 89,10 dengan kriteria Sangat Baik. Menerapkan model PBL dengan LKPD Liveworksheet ternyata dapat memperoleh ketuntasan dalam hasil belajar. Hal ini berarti, peserta didik mampu mengikuti pelajaran dengan model PBL. Dari hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa, dengan menerapkan model PBL dengan LKPD Liveworksheet dalam pelajaran Biologi, mampu meningkatkan keterampilan kolaborasi abad 21 siswa pada materi Perubahan Lingkungan kelas X. Kata kunci: Perubahan Lingkungan, Kemampuan Kolaborasi abad 21 siswa, Problem Based Learning. APPLICATION OF PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) MODEL WITH LKPD LIVEWORKSHEET TO ENHANCE 21ST CENTURY COLLABORATION SKILLS OF STUDENTS IN THE TOPIC OF ENVIRONMENTAL CHANGES ABSTRACT This research aims to enhance students' collaboration skills using Problem-Based Learning (PBL). The study was conducted at SMA Negeri 1 Anyer, with the subjects being grade X students. The research focused on the PBL model and students' collaboration skills as the objects of the study. The findings from the previous learning sessions indicated that students' collaboration skills were considered insufficient. Participants were not effectively communicating and exchanging ideas, and they were not working productively to solve problems. After implementing 21st-century skills indicators, there was an improvement, with the collaboration skills score reaching 89.10, classified as Excellent. Applying the PBL model with Liveworksheet LKPD proved to be effective in achieving learning outcomes. This implies that students were able to engage in lessons using the PBL model. The results of this research demonstrate that implementing the PBL model with Liveworksheet LKPD in Biology lessons can enhance 21st-century collaboration skills among grade X students, particularly in the topic of Environmental Changes. Keywords: Environmental Changes, 21st Century Collaboration Skills of Students, Problem-Based Learning.
PENGGUNAAN MEDIA PERMAINAN KARTU BERGAMBAR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PADA SISWA KELAS 1 SD NEGERI SIGENTONG 03 Nurlaela Oktafiani
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Setelah dilakukan penelitian mengenai penggunaan media kartu bergambar sebagai Upaya meningkatkan kemampuan membaca pada siswa kelas 1 SD Negeri Sigentong 03 didapatkan hasil sebagai berikut bahwa kemampuan membaca siswa kelas 1 sebelum dilakukan Tindakan sangat rendah . dari jumlah peserta didik 28 hanya sekitar 28,57 % peserta didik yang bisa membaca sisanya belum bisa. Setelah dilakukan tidakan dengan menggunakan media kartu bergambar siklus 1 menunjukan angka kenaikan kemampuan membaca siswa menjadi 69,20%. Kemudian dilakukan perbaikan pada siklus 1 dengan membagi kelompok lebih banyak sehingga setiap kelompok hanya berjumlah 4 orang, hasilnya menunjukan bahwa terjadi kenaikan peserta didik yang mampu membaca dengan baik sebanyak 92,3%. Sedangkan sisanya ada sebanyak 2 orang peserta didik ditindak lanjuti dengan mengikuti remidial.yaitu diadakan les setelah selesai pembelajaran. Kata kunci: kartu bergambar, membaca, media. THE USE OF PICTURE CARD GAME MEDIA AS AN EFFORT TO IMPROVE READING ABILITIES IN 1ST GRADE STUDENTS OF SIGENTONG 03 ELEMENTARY SCHOOL ABSTRACT After conducting research regarding the use of picture card media as an effort to improve the reading ability of grade 1 students at Sigentong 03 State Elementary School, the following results were obtained that the reading ability of grade 1 students before the action was taken was very low. Of the 28 students, only around 28.57% of students can read, the rest cannot. After carrying out actions using cycle 1 picture card media, the rate of increase in students' reading ability was 69.20%. Then improvements were made in cycle 1 by dividing more groups so that each group only had 4 people. The results showed that there was an increase in students who were able to read well by 92.3%. Meanwhile, the remaining 2 students were followed up by taking part in remedial training, namely tutoring after completing learning. Keywords: picture cards, reading, media
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI KELAS V SD NEGERI KALIBUNTU 01 DENGAN MENGGUNAKAN MODEL KONSTRUTIVISTIK ELABORASI DENGAN CTL Siti Nuraeni
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK enelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran matematika pada siswa kelas V di SD Negeri Kalibuntu 01, Kabupaten Brebes, dengan menerapkan model pembelajaran konstruktivisme yang dikombinasikan dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) selama dua siklus pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pencapaian hasil belajar siswa setelah menerapkan model pembelajaran yang diusulkan. Pada siklus kedua, persentase pencapaian hasil belajar mencapai lebih dari 85%, melebihi target yang ditetapkan. Dalam proses pembelajaran, ditemukan bahwa penggunaan media pembelajaran konkret seperti balok kubus sangat membantu siswa dalam memahami konsep matematika. Selain itu, pendekatan CTL memungkinkan siswa untuk mengaitkan pembelajaran dengan konteks dunia nyata mereka, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna bagi mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan model konstruktivisme dan pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil pembelajaran matematika siswa di sekolah dasar. Kata kunci: Pembelajaran Matematika, Model Konstruktivisme, Contextual Teaching and Learning (CTL), Penelitian Tindakan Kelas (PTK), SD Negeri Kalibuntu 01. IMPROVEMENT OF MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES IN GRADE V OF KALIBUNTU 01 ELEMENTARY SCHOOL USING THE ELABORATION CONSTRUCTIVIST MODEL WITH CTL ABSTRACT This research aims to improve mathematics learning outcomes in grade V students at SD Negeri Kalibuntu 01, Brebes Regency, by applying a constructivism learning model combined with a Contextual Teaching and Learning (CTL) approach. The research was conducted using the Classroom Action Research (PTK) method for two learning cycles. The results showed a significant improvement in the achievement of student learning outcomes after applying the proposed learning model. In the second cycle, the percentage of achievement of learning outcomes reached more than 85%, exceeding the set target. In the learning process, it was found that the use of concrete learning media such as cube blocks is very helpful for students in understanding mathematical concepts. In addition, the CTL approach allows students to relate learning to their real-world context, making learning more meaningful to them. These findings suggest that the use of constructivism models and CTL approaches can improve students' math learning outcomes in primary school. Keywords: Mathematics Learning, Constructivism Model, Contextual Teaching and Learning (CTL), Classroom Action Research (PTK), SD Negeri Kalibuntu 01.