cover
Contact Name
Andriyana
Contact Email
andriyana03@gmail.com
Phone
+6282121616969
Journal Mail Official
jurnal.guruku@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien no. 36A Cijoho-Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 30318181     DOI : https://doi.org/10.25134/jguruku
Core Subject : Education,
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru merupakan media publikasi dengan lingkup pendidikan yang terbuka bagi semua guru dan semua cabang ilmu. Penulis harus memiliki intansi di sekolah baik SD, SMP, dan SMA sebagai penulis, penulis lain dari luar intansi tersebut merupakan target lain dengan fokus tulisan pendidikan seperti mahasiswa, peneliti, tau dosen. Kami terbuka menerima naskah dari para penulis dengan mengikuti ketentuan yang ada dalam fokus dan lingkup, etika publikasi, petunjuk penulisan, proses review, dan template jurnal yang harus diikuti oleh penulis. Dengan ketentuan yang berlaku pada jurnal JGuruku, Naskah yang terbit pada jurnal ini diberikan akses terbuka yang artinya siapa saja bisa mengakses arsip jurnal yang diterbitkan dengan perlindungan ketentuan hak cipta mengikuti Creativ Cumon CC-BY-SA. Penerbitan mengunakan Lisensi LOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: LOCKSS License. Lisensi CLOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: CLOCKSS License.
Articles 225 Documents
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KONSEP SIFAT CAHAYA DAN CERMIN TEMA 5 SUBTEMA 2 PEMBELAJARAN 1 MELALUI METODE EKSPERIMEN PADA SISWA KELAS IV SDN PANDANSARI SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Hajar, Ibnu
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permasalahan yang menyangkut proses pembelajaran mata pelajaran IPA di SD adalah bagaimana menerapkan pembelajaran tematik dengan metode eksperimen, dimana dalam proses pelaksanaannya mengalami kesulitan mempelajari materi sehingga hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA masih banyak yang memperoleh nilai di bawah KKM. Tujuan dari penelitian ini adalah mengatasi masalah pembelajaran dan hasil belajar peningkatan hasil belajar konsep sifat-sifat cahaya dan cermin tema 5 subtema 2 pembelajaran 1 melalui metode eksperimen pada siswa kelas IV SDN Pandansari semester 1 tahun pelajaran 2019/2020. Adapun model yang diterapkan dalam penelitian ini menggunakan langkah-langkah dalam penelitian tindakan kelas. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan saintifik dengan jenis penelitian tindakan kelas. Subjek peneliti ini adalah siswa kelas IV SDN Pandansari Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes Semester 1 Tahun pelajaran 2019/2020. Teknik pengumpulan data keterampilan siswa menggunakan tes tertulis, kinerja dan evaluasi tes di akhir pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode eksperimen dapat meningkatan hasil belajar siswa pada materi konsep sifat-sifat cahaya dan cermin pada siswa kelas IV SDN Pandansari, terbukti nilai yang di hasilkan pada siklus II lebih meningkat dibandingkan pada silkus I. Kata kunci: Peningkatan Hasil Belajar, Konsep Sifat-sifat Cahaya dan Cermin, Metode Eksperimen. EFFORTS TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES OF THE CONCEPT OF THE NATURE OF LIGHT AND MIRRORS THEME 5 SUBTHEME 2 LEARNING 1 THROUGH EXPERIMENTAL METHODS ON GRADE IV STUDENTS OF SDN PANDANSARI SEMESTER 1 OF THE 2019/2020 ACADEMIC YEAR ABSTRACT The problem regarding the learning process of science subjects in elementary schools is how to apply thematic learning with experimental methods, where in the process of implementation they have difficulty learning the material so that the learning outcomes of students in science subjects still get scores below KKM. The purpose of this study is to overcome learning problems and learning outcomes to improve learning outcomes of the concept of the properties of light and mirrors theme 5 subtheme 2 learning 1 through experimental methods on grade IV students of SDN Pandansari semester 1 of the 2019/2020 academic year. The model applied in this study uses steps in classroom action research. The approach in this study is a scientific approach with a type of classroom action research. The subject of this researcher is a grade IV student of SDN Pandansari, Brebes District, Brebes Regency Semester 1 of the 2019/2020 academic year. Student skill data collection techniques use written tests, performance and test evaluation at the end of learning. The results showed that the application of experimental methods could improve student learning outcomes on the concept material of the properties of light and mirrors in grade IV students of SDN Pandansari, it was proven that the value produced in cycle II increased compared to silkus I. Keywords: Increased Study Outcomes, Concepts of Light and Mirror Properties, Experimental Methods.
PENGGUNAAN KONSEP PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH DASAR Purwanti, Retno
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman siswa dalam mempelajari konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan simulasi ubin. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV MI Ihyaul Islam Gunggungan Lor Pakuniran. Metode pengumpulan data adalah observasi dan tes. Analisis data yang digunakan adalah mendeskripsikan hasil simulasi dan pengerjaan tes siswa. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa dengan melakukan simulasi ubin siswa dapat menguasai konsep operasi bilangan bulat dengan mudah. Siswa dapat menentukan tindakan apa yang harus dilakukan ketika mendapatkan soal sekaligus merencanakan penyelesaiannya. Belajar dengan simulasi ubin menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan. Siswa dapat mengerjakan tes yang diberikan. Berdasarkan hasil tes terlihat bahwa siswa perempuan lebih teliti dalam menjawab sehingga hasil perhitungan banyak bernilai benar. Sedangkan untuk siswa laki-laki kurang teliti dalam menjawab soal tes yang berakibat kekeliruan dalam menjawab. Kata Kunci: penjumlahan, bilangan bulat, matematika USE OF THE CONCEPT OF ADDITION AND SUBTRACTION OF INTEGERS IN ELEMENTARY SCHOOL MATHEMATICS LEARNING ABSTRACT This study aims to find out how students understand the concept of addition and subtraction of integers with tile simulation. The approach used is a qualitative approach with the type of descriptive research. The research subjects were fourth grade students of MI Ihyaul Islam Gunggugan Lor Pakuniran. Data collection methods are observation and tests. Analysis of the data used is to describe the results of simulations and student test work. The results of the study found that by doing tile simulation students could master the concept of integer operations easily. Students can determine what action to take when they get a question and plan their solution. Learning with tile simulation makes learning more fun. Students can take the given test. Based on the test results, it can be seen that female students are more thorough in answering so that the results of many calculations are correct. Meanwhile, male students were less thorough in answering test questions which resulted in errors in answering. Keywords: addition, integer, math
PENERAPAN METODE INQURY BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI RENGASPENDAWA 04 Rokhayati, Siti
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu dampak penggunaan metode inqury based learning pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial terhadap peningkatan kualitas dan prestasi belajar siswa kelas IV SD Negeri Rengaspendawa 04. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas dengan urutan kegiatan dimulai dari refleksi hasil pembelajaran, diskusi dengan observer, penyusunan rencana perbaikan, pelaksanaan perbaikan pembelajaran, pengamatan proses pembelajaran, analisis hasil pembelajaran dan kembali pada langkah refleksi. Hasil penerapan metode inqury based learning menunjukan bahwa aktivitas siswa dalam pembelajaran meningkat dengan skor hasil pengamatan 13 pada Siklus 1 menjadi 15 pada Siklus 2 dengan skor maksimum 16. Demikian juga dengan aspek aktivitas guru yang mengalami perbaikan dari Siklus 1skor pengamatan 31 menjadi 41 pada Siklus 2 dengan skor maksimum 44. Hasil analisis nilai test formatif diperolah data bahwa 84% siswa memperoleh nilai di atas KKM . Rata-rata nilai test formatif meningkat dari 68,67 menjadi 82,33. Peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan metode inqury based learning dapat meningkatkan prestasi dan kualitas pembelajaran pada siswa kelas IV sekolah dasar. Kata Kunci : metode inqury based learning, pembelajaran IPS, prestasi belajar THE APPLICATION OF THE INQURY-BASED LEARNING METHOD IN SOCIAL SCIENCE LEARNING TO IMPROVE THE QUALITY AND LEARNING ACHIEVEMENT OF GRADE IV STUDENTS OF SD NEGERI RENGASPENDAWA 04 ABSTAK: This study aims to determine the impact of using the inqury-based learning method on Social Science learning on improving the quality and achievement of grade IV students of SD Negeri Rengaspendawa 04. Research is carried out in the form of Classroom Action Research with a sequence of activities starting from reflection on learning outcomes, discussion with observers, preparation of improvement plans, implementation of learning improvements, observation of the learning process, analysis of learning outcomes and return to the reflection step. The results of the application of the inqury-based learning method showed that student activity in learning increased with an observation score of 13 in Cycle 1 to 15 in Cycle 2 with a maximum score of 16. Likewise, the aspect of teacher activity has improved from Cycle 1 observation score of 31 to 41 in Cycle 2 with a maximum score of 44. The results of the formative test score analysis obtained data that 84% of students obtained scores above KKM. The average formative test score increased from 68.67 to 82.33. Researchers concluded that the use of inqury-based learning methods can improve achievement and quality of learning in grade IV elementary school students. Keywords : inqury based learning method, social studies learning, learning achievement
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERFIKIR TINGKAT TINGGI PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PROYEK IPAS DI SMK JAGARA angraeni, Nikeu
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis penerapan model Project Basic Learning( PJBL) untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik pada pada pembelajaran proyek IPAS di kelas X TKJ SMK JAGARA T.P 2023/2024. Teori analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori yang dikemukakan oleh dimana model project basic learning memiliki beberapa tahapan yaitu; menentukan topik pertanyaan mendasar , mendesain perencanaan proyek, menyusun jadwal, memonitor peserta didik dalam proses pelaksanaan proyek, menguji hasil dan mengevaluasi hasil kerja peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain penelitian One-Group Pretest Posttest Design, dengan subjek peserta didik kelas X TKJ SMK Jagara tahun pelajaran 2023/2024 berjumlah 11 orang. Data dikumpulkan Melalui hasil tes siswa dan observasi pada materi pencemaran lingkungan kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai rata-rata pretest siswa adalah 41,9. Sedangkan nilai rata-rata posttest siswa adalah 85,5. Hasil tersebut menyatakan bahwa npretest < npostest , berdasarkan perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran proyek ipas. Hasil penelitian berupa peningkatan keterampilan HOTS peserta didik yang didapatkan nilai pre-test dan post test. Dari hasil nilai tersebut didapatkan nilai rata-rata untuk mengetahui adanya peningkatan keterampilan HOTS, adapun nilai rata-rata pretest keterampilan HOTS peserta didik yaitu 41,9 % nilai rata-rata posttest peserta didik yaitu 85,5% Persentase nilai dari indikator soal HOTS pada hasil pretest dan posttest terdapat peningkatan. Keterampilan menerapkan ( C3) diperoleh 0,13% menjadi 0,16%, keterampilan menganalisis (C4) diperoleh 0,06% menjadi 0,11%, keterampilan mengevaluasi (C5) 0,02% menjadi 0,11%, kemampuan menciptakan (C6) 0,02 menjadi 0,08 % . Hasil penelitian ini menunjukkan Terdapatnya peningkatan berfikir tingkat tinggi peserta didik pada Model Project Based Learning(PjBL). Kata Kunci: Keterampilan Berfifkir Tingkat Tinggi, Project Based Learning (PBJL),Proyek IPAS PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERFIKIR TINGKAT TINGGI PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PROYEK IPAS DI SMK JAGARA ABSTRACT This research was carried out with the aim of analyzing the application of the Project Basic Learning (PJBL) model to improve students' high-level thinking skills in science and technology project learning in class X TKJ SMK JAGARA T.P 2023/2024. The analytical theory used in this research is the theory put forward by the project basic learning model which has several stages, namely; determining basic question topics, designing project plans, preparing schedules, monitoring students in the project implementation process, testing results and evaluating students' work results. This research uses a quantitative experimental approach with a One-Group Pretest Posttest Design research design, with 11 students as subjects in class X TKJ SMK Jagara for the 2023/2024 academic year. Data was collected through student test results and observations on environmental pollution material and then analyzed using descriptive statistics. Based on the calculation results, it was found that the average student pretest score was 41.9. Meanwhile, the average student posttest score was 85.5. These results state that npretest < npostest, based on these calculations it can be concluded that there is an increase in student learning outcomes before and after taking part in the science and technology project learning. The results of the research are an increase in students' HOTS skills obtained by pre-test and post-test scores. From the results of these values, the average value is obtained to determine whether there is an increase in HOTS skills, while the average pretest value for students' HOTS skills is 41.9%, the average posttest value for students is 85.5%. The percentage value of the HOTS question indicators in There was an increase in the pretest and posttest results. Applying skills (C3) gained 0.13% to 0.16%, analyzing skills (C4) gained 0.06% to 0.11%, evaluating skills (C5) 0.02% to 0.11%, ability to create ( C6) 0.02 to 0.08 % . The results of this research show that there is an increase in students' high-level thinking in the Project Based Learning (PjBL) Model. Keywords: High Level Thinking Skills, Project Based Learning (PBJL), Science and Technology Project
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam da Sosial) PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI SEKARDOJA MENGENAI PERUBAHAN WUJUD ZAT Pujiastuti, Wiwi
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian PTK di kela IV SD Negeri Sekardoja dilaksanakan sebagai akibat tidak tercapaianya nilai Kriteri Ketuntasan Minimum pada materi Perubahan Wujud zat mata Pelajaran IPAS sesuai dengan harapan atau standar yang ditentukan. PTK dilaksanakan dengan mengunakan model PTK yang dikemukakan oleh Kart Lewin. Adapun jumlah siklus yang dipakai sebanya dua siklus model pembelajaran yang digunakan adalah denagan menggunakan Problem based learning , hasilnya menunjukan bahwa dari 20 peserta didik rata rata klasikal 78 dari rata rata klasikal KKM 70, sedangkan persentase ketuntasan mencapai 95%. Dari KKM 85%. Kelebihan dari model pembelajaran PBL adalah mampu mengaktifkan siswa, merangsang peserta didik untuk berpikir kritis atau Tingkat tinggi (HOTS) , mampu mengontruk setiap masalah serta merubaha motivasi belajar menjadi lebih baik. Kata kunci: Penelitian Tindak Kelas , Problem Based Learning , Kriteri ketuntasan Minimum, HOTS. APPLICATION OF THE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) LEARNING MODEL TO IMPROVE SCIENCE (Natural and Social Science) learning outcomes IN GRADE IV STUDENTS OF SD NEGERI SEKARDOJA REGARDING CHANGES IN THE FORM OF SUBSTANCES ABSTRACT PTK research in class IV of Sekardoja State Elementary School was carried out as a result of the failure to achieve the Minimum Completeness Criteria score in the material on Changes in Form of Substances in the Science and Science subject in accordance with the expectations or standards specified. PTK is implemented using the PTK model proposed by Kart Lewin. The number of cycles used was two cycles, the learning model used was problem based learning, the results showed that of the 20 students the classical average was 78 from the KKM classical average of 70, while the percentage of completion reached 95%. From KKM 85%. The advantages of the PBL learning model are that it is able to activate students, stimulate students to think critically or at a high level (HOTS), be able to construct every problem and change learning motivation for the better. Keywords: : Class Action Research, Problem Based Learning, Minimum Completeness Criteria, HOTS.
MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGENAI SOAL CERITA DIKELAS 2 SD NEGERI KEDUNGNENG 01 Susanti, Dwi Leli
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar di kelas 2 Sekolah Dasar Negeri Kedungneng 02 dalam mata Pelajaran matematika mengenai soal cerita. Pra PTK hanya Sebagian kecil peserta didik yang mampu mencapai hasil belajar sesuai KKM, selain itu banyak kendala lainnya eperti pembelajaran hanya berpusat pada guru dengan model pembelajaran yang diteraplkan masih bersifat konvensional (ceramah, tanya jawab), dalam proses pembelajaran siswa cederung pasif dan membosankan. Ketika dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan PBL, siswa lebih menjadi aktif karena adanya dorongan bagi ssiswa untuk mencari sumber belajar yang baru dan tidak hanya disapatkan dari guru saja. Proses penelitian Tindakan (PTK) melewati dua siklus pembelajatan dimana hasil akhir pada siklus kedua didapatkan . peningkatan sesuai dengan standar KKM yang telah ditentukan . hasil akhir dari PTK rata rata klasikal adalah 86 dan sebanyak 23 peserta didik dari 24 telah memenuhi sesuai dengan standar KKM yaitu 95.8 % siswa telah tuntas dalam pembelajaran matematika mengenai soal cerita, sisanya satu orang peserta didik gagal akibat masih kurang lancer dalam membaca, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama Ketika menyelesaikan soal soal tes.. Kata kunci: PBL, Matematika, PTK, KKM, HOTS. PBL MODEL TO IMPROVE MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES REGARDING STORY PROBLEMS IN GRADE 2 SD NEGERI KEDUNGNENG 01 ABSTRACT The aim of this research is to improve learning outcomes in class 2 of Kedungneng 02 State Elementary School in the mathematics subject regarding story problems. Pre-PTK only a small percentage of students are able to achieve learning outcomes according to the KKM, apart from that there are many other obstacles such as learning that is only teacher-centred with the learning model applied still being conventional (lectures, questions and answers), in the learning process students tend to be passive and boring. When learning is carried out using PBL, students become more active because there is encouragement for students to look for new learning resources and not only get them from the teacher. The Action Research (PTK) process goes through two learning cycles where the final results in the second cycle are obtained. improvement in accordance with predetermined KKM standards. The final result of the classical PTK average was 86 and as many as 23 students out of 24 had fulfilled the KKM standards, namely 95.8% of students had completed mathematics learning regarding story problems, the remaining one student failed due to still not being fluent in reading, so he needed quite a long time when solving test questions.Keywords: PBL, Mathematics, PTK, KKM, HOTS.
UPAYA PENINGKATAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI KARANGLO 02 MENGGUNAKAN MODEL PBL DENGAN METODE DEMONSTRASI TOPIK PERUBAHAN WUJUD BENDA Mubarokah, Dwi Sri
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Setelah Dilaksanakan Penelitian Yang Berjudul Upaya Peningkatan Aktifitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri Karanglo 02 Menggunakan Model PBL dengan metode demontrasi topik perubahan wujud benda .menggunakanPTL diselesaikan dalam dua siklus pembelajaran . tujuannya untuk menuntaskan capaian pembelajaran. Hasilnya bahwa dengan dua siklus capaian pembelajaran tercapai begitupula dengan aktifitas peserta didik menjadi meningkat dengan cukup besar. Pembelajaran PBL memeberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mencari informasi seluas luasnya kemudian siswa dituntut aktif berfikir dalam mengkonstruksi setiap pengetahuan yang di,milikinya untuk menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan kehidupan sehari hari. Sehingga hasil yang didapat dari pembelajaran dengan menggunakan PBL inipeserta didik akan semakin cerdas dan kritis serta aktif dalam belajar. Kata kunci: aktifitas, hasil belajar, PBL, Demontrasi, model Metode. EFFORTS TO IMPROVE ACTIVITIES AND LEARNING OUTCOMES OF GRADE IV STUDENTS OF SD NEGERI KARANGLO 02 USING THE PBL MODEL WITH A DEMONSTRATION METHOD ON THE TOPIC OF CHANGING THE FORM OF OBJECTS ABSTRACT After carrying out research entitled Efforts to Increase Activities and Learning Outcomes of Class IV Students at SD Negeri Karanglo 02 Using the PBL Model with a demonstration method on the topic of changing the shape of objects using PTL, it was completed in two learning cycles. The aim is to complete learning outcomes. The result is that with two cycles learning outcomes have been achieved as well as student activity has increased quite significantly. PBL learning provides students with the opportunity to search for information as widely as possible, then students are required to actively think in constructing any knowledge they have to solve problems related to everyday life. So that the results obtained from learning using PBL will make students more intelligent, critical and active in learning. Keywords: activities, learning outcomes, PBL, demonstration, method model
PENERAPAN MODEL PJBL (Project Base Learning) UNTUK MENINGKATKAN KREATIFITAS DALAM PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN DI SD NEGERI BULAKELOR 01 Sulistiowati , Dhiyah Eko
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul penerapan model project base learning untuk meningkatkan kreatifitas siswa dalam perkembangbiakan tumbuhan di SD Negeri Bulakelor 01 kabupaten Brebes dilaksanakan dengan menggunakan PTK sebanyak dua siklus hasilnya menunjukan bahwa pada siklus satu rata rata siswa secara klasikal berada pada nilai 69 dengan rata rata penilaian aktifitas pada saat proses adalah 70 dan 70% produk yang berhasil tumbuh. Sedangkan pada siklus kedua rata rata siswa secara klasikal berada pada nilai 80 dengan rata rata penilaian aktifitas pada saat proses adalah 85 dan penilaian terhadap produk yang berhasil mencapai 100%. Tingginya keberhasilan disebabkan oleh adanya sunber belajar yang tak terbatas , serta pemanfaatan sumber informasi tak terbatas. Kata kunci: PjBL, Kreatifitas, Perkembangbiakan, tumbuhan. APPLICATION OF PJBL (Project Base Learning) MODEL TO INCREASE CREATIVITY IN PLANT BREEDING AT SD NEGERI BULAKELOR 01 ABSTRACT The research entitled application of the project based learning model to increase students' creativity in plant propagation at SD Negeri Bulakelor 01 Brebes district was carried out using PTK for two cycles. The results showed that in the first cycle the average student was classically at a score of 69 with an average activity assessment of during the process is 70 and 70% of the product is successfully grown. Meanwhile, in the second cycle, the average student score was classically 80, with the average assessment of activities during the process being 85 and the assessment of successful products reaching 100%. The high level of success is due to the existence of unlimited learning resources, as well as the use of unlimited information sources.PJBL, Creativity, Breeding, plants Keywords: PjBL, Creativity, Breeding, plants.
INOVASI PEMBELAJARAN: MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V DENGAN MODEL THINK PAIR SHARE DI SDN KALINUSU 03 Apriliyanti , Eros Suci
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas V di SDN Kalinusu 03 melalui penerapan inovatif model pembelajaran Think Pair Share (TPS). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan siklus berulang. Partisipan penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN Kalinusu 03. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis hasil tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam motivasi belajar matematika siswa setelah menerapkan model TPS. Penerapan model ini mendorong interaksi siswa, meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran, dan merangsang diskusi aktif antar siswa. Selain itu, siswa melaporkan peningkatan minat dan kepercayaan diri dalam menghadapi pelajaran matematika. Temuan ini memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang efektif dan berdaya guna untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas V. Oleh karena itu, model pembelajaran Think Pair Share dapat dianggap sebagai inovasi yang sukses dalam meningkatkan pembelajaran matematika di tingkat SD. Kata kunci: inovasi pembelajaran, motivasi belajar, matematika, Think Pair Share, penelitian tindakan kelas. LEARNING INNOVATION: INCREASING MATHEMATICS LEARNING MOTIVATION OF GRADE V STUDENTS WITH THINK PAIR SHARE MODEL AT SDN KALINUSU 03 ABSTRACT This research aims to evaluate and increase the mathematics learning motivation of class V students at SDN Kalinusu 03 through the innovative application of the Think Pair Share (TPS) learning model. The research method used is classroom action research with repeated cycles. The participants in this research were class V students at SDN Kalinusu 03. Data was collected through observation, interviews and analysis of test results. The research results showed a significant increase in students' mathematics learning motivation after implementing the TPS model. The application of this model encourages student interaction, increases their involvement in the learning process, and stimulates active discussions between students. In addition, students reported increased interest and confidence in facing mathematics lessons. These findings provide a positive contribution to the development of effective and effective learning strategies to increase fifth grade students' motivation to learn mathematics. Therefore, the Think Pair Share learning model can be considered a successful innovation in improving mathematics learning at the elementary school level. Keywords: learning innovation, learning motivation, mathematics, Think Pair Share, classroom action research.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG BANGUN RUANG DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PBL SD NEGERI TEMUKEREP 01 BREBES Faizin, Faizin
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul peningkatan hasil belajar matematika tentang bangun ruang dengan menggunakan model Problem based learning.dengantujuan untuk meningkatkatkan capaian pembelajaran sesuai dengan standar yang diiingin kan . Adapun pencapaian yang diharapkan adalah 90% persen sisw bisa mencapai hasil sesuai dengan capaian yang ditentukan untuk bangun ruang kubus adalah rata rata klasikal 75. Dengan capaian sebanyak 85%. Penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan PTK menggunakan model Mc Tagart melalui dua siklus pembelajaran. Hasilnya dengan dua siklus didapatkan capaian mencapai 100% dan rata rata klasikalnya adalah 80,4. Hal ini karena dengan menggunakan PBL dalam pembelajaran menjadikan siswa diajak untuk berpikir dalam menyelesaikan masalah serta diberikan kebebasan untuk mengkontruktiv berdasarkan pemikirian dan pengetahuan siswa. Dalam pembelajaran PBL juga menggunakan media bantu berupa kubus atau balok yang dibuat oleh guru sehingga menjadi alat bantu yang sangat efesien bagi peserta didik. Demikianlah hasil penelitian ini semoga ada manfaatnya bagi yang membaca. Kata kunci: PBL, PTK, Matematika, bangun ruang. IMPROVING MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES ABOUT BUILDING SPACE USING THE PBL MODEL OF SD NEGERI TEMUKEREP 01 BREBES ABSTRACT The research is entitled improving mathematics learning outcomes about spatial shapes using the problem based learning model, with the aim of increasing learning outcomes in accordance with the desired standards. The expected achievement is that 90% of students can achieve results in accordance with the specified achievement for building a cube, namely a classical average of 75. With an achievement of 85%. Research carried out using PTK uses the Mc Tagart model through two learning cycles. The results obtained with two cycles achieved 100% and the classical average was 80.4. This is because by using PBL in learning, students are invited to think in solving problems and are given the freedom to construct based on students' thoughts and knowledge. PBL learning also uses auxiliary media in the form of cubes or blocks made by the teacher so that it becomes a very efficient tool for students. Thus, we hope that the results of this research will be of benefit to those who read it. Keywords: PBL, PTK, Mathematics, building space.

Page 3 of 23 | Total Record : 225