cover
Contact Name
Oris Krianto Sulaiman
Contact Email
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Phone
+6282369783801
Journal Mail Official
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik - Universitas Islam Sumatera Utara Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 29649374     DOI : https://doi.org/10.30743/jtsip
Core Subject : Engineering,
JTSIP Merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Sumatera Utara (FT. UISU), dimana Prodi Teknik Sipil UISU saat ini berupaya menata diri menjadi prodi yang unggul dalam akreditasi maupun unggul dalam praktik mahasiswa. JTSIP membahas ilmu bidang teknik sipil: Sumber Daya Air, Struktur, Geoteknik dan Transportasi. Jurnal ini sebagai wadah menuangkan hasil karya ilmiah, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan bidang teknik sipil.
Articles 120 Documents
ANALISIS DEBIT KEBUTUHAN SALURAN PRIMER PADA DAERAH IRIGASI PURWODADI KECAMATAN LIMA PULUH KABUPATEN BATU BARA Nasution, Abdul Azis; Sarifah, Jupriah; Harahap, Rumilla
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11561

Abstract

Irigasi adalah usaha penyediaan dan pengaturan air untuk menunjang pertanian yang jenisnya meliputi irigasi permukaan, irigasi rawa dan irigasi air bawah tanah. Namun untuk ketersediaan air pada setiap tempat berbeda-beda, maka diperlukan suatu pengelolaan pada sumber air agar dapat mengisi kekurangan air untuk daerah yang keterbatasan air terutama pada aspek pertanian. Lokasi yang menjadi fokus penelitian ini adalah Daerah Irigasi Purwodadi yang terdapat di Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis debit kebutuhan air pada saluran primer di Daerah Irigasi Purwodadi. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah Wawancara langsung dengan masyarakat pengguna air, survei/penelusuran lapangan untuk memperoleh data debit, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan pada penelitian ini menggunakan hitungan manual menggunakan program Microsoft Excel 2013. Hasil penelitian Setelah dilakukan analisa kebutuhan debit air pada saluran primer Purwodadi terjadi kekurangan debit air  seperti di 2 minggu kedua dalam hal ini periode II bulan april dari hasil perhitungan tabel diatas hanya tersedia 0,83 liter/detik sehingga dilakukan sistem rotasi dalam penyaluran air irigasi purwodadi, 2 minggu pertama dan kedua atau di priode I dan II bulan desember hanya tersedia 0,99 liter/detik dan 0,94 liter/detik dan diperlukan sistem rotasi dalam pembagian air di daerah irigasi purwodadi pada  periode Januari- Desember 2024 s/d Januari – Desember 2025. Dalam hal ini dianjurkan rotasi pembagian air dilakukan pada saluran Sekunder dan Tersier sehingga dapat melayani kebutuhan areal persawahan yang berada pada Daerah Irigasi Purwodadi
ANALISIS POTENSI LIKUIFAKSI BERDASARKAN DATA N-SPT PADA KAWASAN IKN KALIMANTAN TIMUR Artamevia, Tiffani; Fatmawati, Laily Endah; Patriardi, Andi
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11550

Abstract

Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur menghadirkan tantangan geoteknik, terutama terkait potensi terjadinya likuifaksi akibat kondisi tanah yang bervariasi dan aktivitas seismik di wilayah tersebut. Likuifaksi merupakan fenomena hilangnya kekuatan geser tanah akibat peningkatan tekanan air pori selama guncangan gempa, yang menyebabkan tanah jenuh air berperilaku seperti fluida dan dapat membahayakan struktur di atasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi likuifaksi di kawasan IKN ketika terjadinya gempa pada kekuatan 7,0 SR. Metode yang digunakan adalah analisis nilai safety factor (SF) yang didapatkan dengan membandingkan nilai cyclic resistance ratio (CRR) dan cyclic stress ratio (CSR) dengan menggunakan parameter tanah yang berasal dari data borlog standart penetration test (SPT). Suatu tanah akan terlikuifaksi apabila memiliki nilai SF kurang dari satu dan tidak terlikuifaksi apabila nilainya lebih atau sama dengan satu. Berdasarkan hasil analisis likuifaksi dengan mengambil nilai percepatan gempa rata-rata sebesar 0.58 g diperoleh hasil bahwa seluruh kawasan IKN memiliki potensi untuk mengalami likuifaksi pada kedalaman rata rata antara 0 meter sampai 8 meter.
REROUTING TRAYEK ANGKUTAN UMUM BUS TRANS BANYUMAS STUDI KASUS STASIUN PURWOKERTO – TERMINAL Prastanto, Arbi Dwi; Juanita, Juanita
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11555

Abstract

Transportasi umum di wilayah Banyumas saat ini masih menjadi krusial, mengingat adanya keterbatasan rute yang dimiliki oleh Bus Trans Banyumas saat ini. Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas (2020) menyatakan bahwa keterbatasan ini menyebabkan tidak semua wilayah di Banyumas terjangkau oleh layanan transportasi umum, karena tidak ada rute bus transportasi ke arah stasiun, masyarakat lebih cenderung menggunakan kendaraan pribadi.oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan rute transportasi umum yang menghambat mobilitas masyarakat di wilayah Banyumas melalui pengembangan dan perbaikan rerouting trayek bus Trans Banyumas yang tepat dan efisien. penelitian ini menggunakan metode survai, yang dibagi ke dalam tiga tahapan utama, yaitu: tahap perencanaan, tahap analisis dan tahap penyempurnaan. Metode ini digunakan untuk mengevaluasi dan menyusun usulan penataan kembali (rerouting) trayek angkutan umum perkotaan di kota Purwoketo. Selain itu metode ini bersifat Kuantitatif Deskriptif, didukung dengan perhitungan statistik oprasional serta analisis spesial terhadap rute-rute potensial.berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan hal – hal sebagai berikut: (1) Untuk mendukung operasional trayek utama maka diperlukan trayek cabang yang berfungsi sebagai angkutan pengumpan yang berasal dari rerouting trayek angkutan umum di wilayah Banyumas yang ada sekarang. (2) Adanya penambahan rute dan halte baru dapat menghubungkan daerah yang sebelumnya terisolasi atau kurang terlayani, memberikan akses yang lebih mudah kepada masyarakat/ penumpang KA yang turun di wilayah stasiun.
PERHITUNGAN DAYA DUKUNG PONDASI BORED PILE PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA BERDASARKAN SONDERING TEST DAN BORING TEST Zega, Berkat Harapan; Harahap, Diana Suita
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11544

Abstract

Pengujian sondir adalah penekanan yang dilakukan untuk menganalisa daya dukung tanah dan mengukur kedalaman lapisan tanah keras atau pendukung yang biasa disebut tanah sondir.Boring Test yaitu pengujian tanah untuk mengetahui kondisi tanah setiap layer hingga sampai ke tanah keras.Standart yang ditetapkan dalam pengujian ini yaitu SPT (Standart Peneteration Test) dengan nilai setiap interval 2,0m. Standart ini mengacu pada ASTM D.1586 dengan berat hammer yang digunakan adalah 63,5 kg dengan tinggi jatuh bebas hammer yaitu 76cm. biasanya, model alat boring yang digunakan memiliki hammer otomatis.Tujuan ini adalah untuk menghitung dan membandingkan kapasitas daya dukung tiang pancang tunggal menggunakan data sondir dan Berdasarkan hasil di atas daya dukung ultimate (Qult) menggunakan metode Mayerhoff yaitu BH-1(145.7ton), BH-2(145,7 ton), sedangkan menggunakan metode AokiDeAlencer yaitu BH-1 (0,9279 ton), BH-2(0,3307 ton). Kapasitas izin daya dukung tanah (Q izin) menggunakan metode Mayerhoff yaituBH-1(58,28ton),BH-2(58,28ton). Sedangkan menggunakan metode AokoDe Alenceryaitu BH-1 (0,37116 ton), BH-2(0,37116 ton). Berdasarkan hasil dariperhitungan daya dukung dari metode Mayerhoff lebih besar daripada metodeAokiDe Alencer, maka metode Mayerhoff lebih efisien dari pada metode AokiDe Alencer.Pengujian sondir adalah penekanan yang dilakukan untuk menganalisa daya dukung tanah dan mengukur kedalaman lapisan tanah keras atau pendukung yang biasa disebut tanah sondir. Boring Test yaitu pengujian tanah untuk mengetahui kondisi tanah setiap layer hingga sampai ke tanah keras. Standart yang ditetapkan dalam pengujian ini yaitu SPT (Standart Peneteration Test) dengan nilai setiap interval 2,0m. Standart ini mengacu pada ASTM D.1586 dengan berat hammer yang digunakan adalah 63,5 kg dengan tinggi jatuh bebas hammer yaitu 76cm. biasanya, model alat boring yang digunakan memiliki hammer otomatis.
EVALUASI SALURAN DRAINASE PADA RUAS JALAN RARAS WUYUNG KECAMATAN SUKOREJO KOTA BLITAR MENGGUNAKAN APLIKASI HEC-RAS Khasanah, Jamilatul; Nurjanah, Nurjanah; Setiawan, Hangga Prima
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11551

Abstract

Pada ruas jalan Raras Wuyung Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Daerah tersebut merupakan kawasan pemukiman yang padat penduduk,  ruas jalan yang di lewati banyak siswa sekolah dan ruas jalan yang dilewati berbagai angkutan umum lainya. Sehingga ditemui beberapa permasalah yang terjadi pada saluran drainase serta ruas jalan tersebut yaitu keadaan saluaran yang lebih tinggi dari pada ruas jalan, sehingga mengakibatkan terjadinya genangan air di badan maupun bahu jalan dan jalan yang berlubang cukup dalam dikarenakan gerusan aliran air yang meluap sehingga sering terjadi kecelakaan pada ruas jalan Raras Wuyung. Tujuan dari penelitian ini untuk menghitung perhitungan aliran dasar dan mengetahui analisis kapasitas penampang sungai Berbasis HEC-RAS pada saluran drainase di ruas jalan Raras Wuyung Kec. Sukorejo Kota Blitar. Jenis penelitian yang dilakukan ialah kuantitatif deskriptif. Kesimpulan dari penelitian ini kita dapat mengetahui perhitungan dasar saluran menggunakan analisa hirdologi dan analisa hidrolika, kita juga dapat menetahui saluran yang membutuhkan perbaikan dan kapasitas yang melewati aluran drainase dengan menggunakan aplikasi HEC-RAS. Aliran dasar pada saluran drainase di ruas jalan Raras Wuyung Kec. Sukorejo kota Blitar menghasilkan debit aliran rata-rata saluran drainase tersebut sebesar 0,0875 m3/s. Analisis kapasitas penampang sungai berbasis HEC-RAS pada saluran drainase di ruas jalan Raras Wuyung Kec Sukorejo kota Blitar dari perhitungan menggunakan Aplikasi HEC-RAS dapat mengetahui bagaian titik-titik mana yang terdapat perbedaan kecepatan aliran sungai dan masalah setiap titiknya, nilai debit saluran yang dihasilkan pada periode ulang 5 tahun yaitu 3 m3/s yang mana pertahunnya menghasilkan debit aliran senilai 0,6 m3/s.
PENINJAUAN KETERSEDIAAN JALAN USAHA TANI (PADI) PADA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA SEBAGAI PENGHASIL PADI TERBESAR PADA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Adani, Sakila Herfiana Silmy
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11557

Abstract

Pembangunan pertanian adalah salah satu pilar utama pada penunjang katahanan pangan nasional. Guna mencapai Pembangunan pertanian berkelanjutan, terdapat beberapa syarat yang harus terpenuhi, seperti ketersediaan sistem distribusi dan pengangkutan hasil pertanian yang efektif dan efisien (Asnawati, 2024). Infrastruktur yang memadai memiliki peran strategis dalam menunjang efisiensi transportasi hasil panen dengan mengurangi biaya distribusi, mempersingkat waktu tempuh, dan menjaga kualitas hasil panen. Kabupaten Kutai Kertanegara merupakan kabupaten pada Provinsi Kalimantan Timur yang memiliki hasil produksi padi paling tinggi berdasarkan data dari BPS Kalimantan Timur yaitu sebesar 106.533,73 Ton. Harga jual padi pada Kabupaten Kutai Kartanegara termasuk rendah bila di bandingkan dengan kota/kabupaten lain yaitu harga jual Gabah Kering Giling (GKG) sebesar Rp. 7.000,- dan harga di Penggilingan sebesar Rp. 10.000,-. Rendahnya harga jual padi di Kabupaten Kutai Kartanegara dikarenakan ketersediaan jalan usaha tani pada kabupaten tersebut sudah sangat baik dan memadai dibandingkan pada kota dan kabupaten lain di Provinsi Kalimantan Timur.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DALAM PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA PADA KONSTRUKSI Budiman, Fairuz Akbar; Aldora, Ihsan Fauzian; Nuryanto, Fadhil Muhammad
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11546

Abstract

Industri konstruksi dikenal memiliki risiko kecelakaan yang cukup tinggi, menjadikan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sebagai langkah penting dalam upaya mengurangi bahaya. Dalam tinjauan literatur ini, terdapat lima faktor yang mempengaruhi penggunaan APD, yaitu kepatuhan dalam menggunakan APD, pelatihan keselamatan, tingkat kecelakaan, pengawasan, dan ketersediaan APD. Di antara faktor-faktor tersebut, kepatuhan penggunaan APD dan ketersediaan APD menjadi yang paling krusial dalam mencegah kecelakaan. Meskipun pelatihan keselamatan dan pengawasan juga memiliki peranan, kepatuhan pekerja menjadi elemen kunci untuk meningkatkan keselamatan di tempat kerja. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya upaya peningkatan kepatuhan dan penyediaan APD yang memadai guna mengurangi risiko kecelakaan di proyek konstruksi.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI DI DAERAH KEPUNTEN – TULANGAN – SIDOARJO Dewanti, Fiarestu Wahyu; Saves, Faradlillah; Safitri, Dika Ayu
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11552

Abstract

Desa Kepunten di Kecamatan Tulangan, Sidoarjo merupakan daerah pertanian yang mengandalkan sitem irigasi dari saluan sekunder Sungai Kedunguling. Permasalahan utama yang dihadapi adalah penurunan ketersediaan air irigasi saat musim kemarau. Irigasi adalah komponen penting dalam keberlanjutakn produksi pertanian, dimana pasokan air irigasi mencakup air yang dibutuhkan tanaman pada proses evapotranspirasi serta mengganti kehilangan air akibat perkolasi dan penguapan. Penelitian ini bertujuan menganalinis kebutuhan air irigasi di wilayah Desa Kepunten berdasarkan jenis tanaman yang dibudidayakan, dan data klimatologi yang tersedia. Hasil studi ini memperlihatkan bahwa kebutuhan air irigasi cukup tinggi, terutama pada lahan yang ditanami tebu. Keterbatasan pasokan air selama musim kemarau menjadi tantangan serius yang dapat berpotensi mengganggu produksi pertanian apabila tidak dilakukna pengelolaan air secara efisien.
KAJIAN PERILAKU GEDUNG AKIBAT PENGARUH KOMBINASI PEMBEBANAN GEMPA DARI SNI 1726-2012 KE SNI 1726-2019 Tanjung, Darlina; Hasibuan, M. Husni Malik; Lubis, Marwan; Ratih, Cindy Ayu Ning
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11558

Abstract

Perilaku gedung adalah suatusifat yang dimiliki oleh sebuahstruktur bangunan akibat dilakukan pembebanan serta analisis terhadap gaya yang direncanakan sesuai keinginan pengguna bangunan tersebut. Perubahan Standar Nasional Indonesia (SNI) 1726 dari edisi 2012 ke 2019 membawa dampak signifikan terhadap perhitungan beban gempa dalam desain struktur. Dalam konteks ini, metode static ekivalen menjadi salah satu pendekatan yang digunakan untuk menentukan gaya geser dasar (base shear) dan pergeseran antar lantai (story drift) pada bangunan SNI 1726-2019 memperkenalkan parameter baru dan revisi terhadap nilai-nilai yang ada, yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan bangunan terhadap gempa. Penelitian ini membahas perbandingan antara kedua edisi SNI, dengan fokus pada perubahan dalam perhitungan beban gempa, serta implikasinya terhadap desain struktural. Setelah dilakukan kajian perilaku gedung dengan tujuan utamapenelitian, makad iperoleh nilai selisih persentase akibat pengaruh penggunaan kombinasi pembebanan gempa berdasarkan SNI 1726-2019 lebih besar yaitu sebesar 30,235% dibandingkan dengan pengaruh penggunaan kombinasi pembebanan gempa berdasarkan SNI 1726-2012. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan SNI 1726-2019 dapat menghasilkan nilai gaya gese rdasar yang lebih baik dan memperkecil risiko kerusakan pada bangunan saat terjadi gempa.
ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI SPUN PILE BERDASARKAN DATA N-SPT PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL INDRAPURA – KISARAN Sarifah, Jupriah; Tanjung, Darlina; Marpaung, Tumpak R
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11547

Abstract

Pondasi sebagai dasar konstruksi harus mampu memikul seluruh beban konstruksi dan beban lain yang ada diatasnya, untuk diteruskan sampai kelapisan tanah atau batuan dibawahnya. Pembangunan Jalan Tol Indrapura – Kisaran (IN-KIS) menggunakan pondasi utama yaitu pondasi spun pile. Jenis pondasi yang digunakan ini dipilih berdasarkan kondisi lapisan tanah yang ada di daerah tersebut. Pondasi spun pile  yang digunakan untuk memikul beban struktur jalan tol perlu dilakukan Analisa kapasitasnya supaya dapat diketahui apakah pondasi tersebut aman untuk digunakan. Data penyelidikan tanah yaitu Standard Penetration Test (SPT) yang diperoleh dari lapangan dan data DED (Detail Engineering Design) / data perencanaan digunakan sebagai acuan untuk menghitung beban yang ada di atas pondasi spun pile yaitu Analisa daya dukung pondasi Spun Pile dengan menggunakan tiga (3) metode. Tujuan dari ke tiga metode tersebut untuk mendapatkan hasil kapasitas spun pile. Analisa kapasitas daya dukung pondasi spun pile yang diperoleh menggunakan metode Luciano Decourt adalah sebesar 268,20 ton (borelog-111) dan 144,95 ton (borelog-113). Maka, dari ketiga hasil perhitungan yang diperoleh makan nilai daya dukung dari perhitungan dengan menggunakan metode Luciano Decourt lebih kecil  dari pada metode Thomlinson dana metode US Army Corps,serta lebih sering degunakan didalam dunia proyek.

Page 12 of 12 | Total Record : 120