cover
Contact Name
Oris Krianto Sulaiman
Contact Email
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Phone
+6282369783801
Journal Mail Official
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik - Universitas Islam Sumatera Utara Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 29649374     DOI : https://doi.org/10.30743/jtsip
Core Subject : Engineering,
JTSIP Merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Sumatera Utara (FT. UISU), dimana Prodi Teknik Sipil UISU saat ini berupaya menata diri menjadi prodi yang unggul dalam akreditasi maupun unggul dalam praktik mahasiswa. JTSIP membahas ilmu bidang teknik sipil: Sumber Daya Air, Struktur, Geoteknik dan Transportasi. Jurnal ini sebagai wadah menuangkan hasil karya ilmiah, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan bidang teknik sipil.
Articles 120 Documents
EVALUASI KEKUATAN BETON BOX CULVERT DENGAN METODE CURING TIMEPADA PROYEK PENINGKATAN STRUKTUR JALAN DAN PEMBANGUNAN JEMBATAN GEUMPANG-PAMEU (MISSING LINK)SEKSI II KABUPATAN PIDIE PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (NAD) Rahman, Aulia; Sari, Kartika Indah
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i2.10589

Abstract

Pembangunan jalan Geumpang-Pameu merupakan Pembangunan jalanbaru yang memiliki Panjang ruas 60.6 Km dengan durasi kerja proyek selama tiga tahun dengan total biaya sekitar 500 Miliar Rupiah. Terdapat 73 titik Box Culvert yang akan dibangun. Proyek Peningkatan Struktur Jalan dan Pembangunan Jembatan Geumpang – Pameu (Missing Link) Seksi II berlokasi di Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Benda ujidibuatberdasarkanMix Design yang dibuat berdasarkan hasil uji Laboratorium material yang telah dilakukan sebelumnya. Penelitian ini melibatkan tiga metode perawatan atau Curing time yaitu benda uji dibiarkan tidak dirawat, benda uji direndam di dalam air, dan benda uji ditutupi kain Geotextile. Dengan menggunakan metode ini agar dapat dilakukan perbandingan untuk menentukan metode mana yang memiliki kuat tekan yang paling baik. Berdasarkan hasil penelitian, bendauji yang tidak dirawat hanya memiliki kuat tekan maksimal yaitu 31,96 Mpa, bendauji yang direndamdidalam air memiliki kuat tekan maksimal yaitu 33 Mpa dan benda uji ditutupi kain geotextile memiliki kuat tekan maksimal 32,4 Mpa. Dengan hasil tersebut perawatan yang paling baik untuk beton adalah dengan cara direndam didalam air.
ANALISIS PEMANFAATAN CANGKANG KELAPA SAWIT SEBAGAI AGREGAT PADA CAMPURAN ASPAL (AC-BC) TERHADAP NILAI MARSHALL Lubis, Marwan; Hasibuan, M. Husni Malik; Sianipar, Priandi Lamhot
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i2.10594

Abstract

Perkerasan jalan raya adalah segala jenis material konstruksi yang dihampar dan dipadatkan di atas lapisan tanah dasar. Kualitas perkerasan jalan ditentukan juga dari sifat agregat dan hasil campuran agregat dengan material lain. Aspal merupakan senyawa hidrokarbon berwarna coklat gelap atau hitam pekat yang dibentuk dari unsur-unsur asphathenes, resins dan oils. Penggunaan filler pada campuran aspal adalah untuk mengisi rongga dalam campuran aspal, mengikat daya ikat aspal dan untuk meningkatkan stabilitas dari campuran aspal. Penambahan kadar filler akan memperbaiki ketahanan campuran aspal terhadap temperature tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh agregat yang menggunakan cangkang kelapa sawit pada campuran aspal AC-BC (Asphalt Concrete-Binder Course) terhadap nilai marshall. Dalam penelitian ini, pengujian dan persyaratan bahan yang digunakan sesuai dengan SNI Spesifikasi Umum Bidang Jalan dan JembatanTahun 2010, Departemen Pekerjaan Umum. Penelitian ini menggunakan empat sampel, yaitu sampel pertama menggunakan campuran cangkang kelapa sawit 30% dengan kadar aspal 5,5%, sampel kedua menggunakan campuran cangkang kelapa sawit 30% dengan kadar aspal 6%, sampel ketiga menggunakan campuran cangkang kelapa sawit 60% dengan kadar aspal 5,5%, dan sampel keempat menggunakan campuran cangkang kelapa sawit 60% dengan kadar aspal 6%. Dari hasil penelitian ini menggunakan tes uji marshall, hanya satu sampel satu, yaitu campuran cangkang kelapa sawit 30% dengan kadar aspal 5,5% yang mampu menahan beban roda lalu lintas dan bisa digunakan dalam perencanaan suatu perkerasan jalan local yang volume lalulintasnya rendah. Sedangkan ketig asampell lainnya tidak kuat menahan beban roda lalu lintas karena pada saat dilakukan pengujian menggunakan tes uji marshall, ketiga sampel lainnya meleleh sehingga tidak bisa digunakan dalam perencanaan perkerasan jalan.
ANALISA STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) JALAN PROVINSI DI KOTA MEDAN Lubis, Marwan; Tanjung, Darlina; Ashari, Muhammad Amin
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i2.10585

Abstract

Standar Pelayanan Minimal jalan adalah ukuran teknis jalan yang harus diwujudkan oleh penyelenggara jalan agar jalan dapat beroperasi sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan. Penetapan standar pelayanan minimal jalan lebih lanjut diatur melalui Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 01/Prt/M/2014 Tentang Standar Pelayanan Minimal Jalan Bidang Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang dengan indikator pelayanan dasar bidang jalan terdiri atas tingkat kondisi jalan provinsi yang baik. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Provinsi yang berada dikota medan yang di sesuaikan dengan standar pelayanan minimal (SPM) bidang jalan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara berdasarkan standar mutu jalan yang berlaku di indonesia. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Pembotoan yaitu dengan apakah sudah sesuai (SPM) atau tidak sesuai (SPM)pada setiap menilai 8 ruas jalan provinsi yang berada dikota medan. Evaluasi dilakukan dengan Model Evaluasi Ketimpangan (The Discrepancy Evaluation Method) yaitu melakukan perbandingan langsung antara data yang diperoleh dari hasil observasi survei ke lapangan. Dari hasil penelitian terhadap 8 (delapan) ruas jalan provinsi di Kota Medan menunjukkan bahwa kondisi jalan provinsi dalam keadaan baik dan sedang (mantap) sebesar 55,60% dimana standar pelayanan minimalnya adalah 60% sedangkan nilai konektivitas jalan adalah sebesar 89,40% dengan standar pelayanan minimal 100% dan menurut persepsi pengguna jalan, tingkat pelayanan kondisi jalan adalah sebesar 49,25% dan tingkat konektivitas di Kota Medan sebesar 81,2%.
ANALISA PERBANDINGAN BIAYA PEKERJAAN REKONSTRUKSI JALAN HUTAGINJANG SITANGGOR DI KECAMATAN MUARA Sianturi, Diana Maddalena; Lubis, Yusrizal
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i2.10599

Abstract

Sebuah prediksi atau perkiraan akan pengeluaran biaya yang diperlukan dalam menyelesaikan suatu proyek atau pembangunan konstruksi disebut RAB (RencanaAnggaran Biaya). RAB dijadikan dasar dan pedoman utama dalam pembuatan kerangka estimasi pengeluaran atau sistem pembiayaan sebelum memulai sebuah pekerjaan. Pada penelitian ini analisa rencana anggaran biaya dilakukan pada pekerjaan rekonstruksi jalan Hutaginjang-Sitanggor di Kecamatan Muara. Metodeyang digunakan dalam perhitungan RAB ini adalah metode Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Kabupaten Tapanuli Utara tahun 2022.Harga bahan, alat, dan upah menggunakan harga dari hasil survey lapangan di beberapa panglong disekitar lokasi pekerjaan. Hasil perhitungan RAB dari perhitungan sendiri sebesarRp. 1.149.141.639,36, sedangkan RAB dari proyek diperoleh hasil sebesar Rp.1.545.390.000,00. Sehingga diperoleh selisih perhitungan sebesar Rp.396.248.360,64. Terjadinya selisih perhitungan diakibatkan oleh harga satuan bahan, alat, dan upah menggunakan harga yang lebih rendah sesuai hasil survey dilapangan. Oleh karena itu, RAB hasil perhitungan sendiri lebih kecil daripadaRAB proyek.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH DAN KAPASITAS TAMPUNGAN RESERVOIR DI KECAMATAN SIEMPAT RUBE KABUPATEN PAKPAK BHARAT Yusni, Dwi Dyva; Nusa, Ahmad Bima
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i2.10590

Abstract

Air merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi yang sangat penting bagi manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan untuk memenuhi kebutuhan maupun menopang hidupnya secara alami.Kebutuhan air bersih bagi masyarakat terus mengalami peningkatan akibat dari beberapa faktor yaitu peningkatan pertumbuhan jumlah penduduk, peningkatan derajat kehidupan masyarakat dan perkembangan Kota/kawasan pelayanan yang berhubungan dengan peningkatan kondisi sosial ekonomi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah penduduk, kebutuhan air bersih, dan kapasitas reservoir yang diperlukan pada tahun 2032 di Kecamatan Siempat Rube.Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif serta membandingkan Metode Geometrik dan Aritmatik. Berdasarkan hasil perbandingan Metode Aritmatik standar deviasinya berjumlah 430,860 dan koefisien korelasinya berjumlah 0,947 sedangkan, Metode Geometrik standar deviasinya berjumlah 417,299 dan koefisien korelasinya berjumlah 0,942. Sehingga, dapat disimpulkan dari hasil perbandingan yang memenuhi syarat Menurut (Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 18/PRT/M/2007) adalah Metode Aritmatik lah yang lebih efektif dipakai dan memenuhi syarat dalam menetukan metode jumlah pertumbuhan penduduk. Dari hasil analisis jumlah penduduk pada tahun 2032 berjumlah 9.021 jiwa, sedangkan untuk kebutuhan air bersih rata-rata harian pada tahun 2032 berjumlah atau 333.335,52 m3/tahun, dan untuk kapasitas tampungan reservoir pada tahun 2032 berjumlah 219,180 m3.
EVALUASI STRUKTUR BALOK, KOLOM, DAN PELAT LANTAI MENARA LONCAT INDAH KOLAM RENANG SELAYANG MEDAN Padang, Dinanola; Chairina, Ellyza
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i2.10595

Abstract

Pengetahuan tentang keamanan struktur dimasa sekarang ini sangat diperlukan guna mengikuti perkembangan teknologi dibidang struktur bangunan. Penulisan bertujuan untuk memperdalam pengetahuan tentang struktur bangunan gedung yang aman terhadap gempa dan bagaimana proses perencanaan dan evaluasi struktur yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Struktur yang dibahas fokus pada balok, kolom, dan pelat lantai. Evaluasi desain struktur balok, kolom, dan pelat lantai ini bertujuan mengetahui kelayakan struktur apakah mampu menahan gaya-gaya yang terjadi akibat perubahan beban hidup yang bekerja pada gedung. Skripsi ini menggunakan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa (SRPMB) dengan software ETABS, hasil desain ETABS akan dikontrol dengan perhitungan secara matematis berdasarkan SNI 2847-2019 dan 1726-2019. Dari hasil evaluasi struktur yang telah dilakukan diperoleh dimensi struktur balok ukuran 250 x 450 mm (tulangan atas utama 7D12, tulangan torsi 4D13, tulangan bawah 4D16), balok 350 x 800 mm (tulangan atas utama 6D22 & 3D16, tulangan torsi 4D13, tulangan bawah 2D22 & 2D16), balok 350 x 950 mm (tulangan atas utama 6D22 & 3D16, tulangan torsi 4D13, tulangan bawah 2D22 & 2D16), balok 450 x 950 mm (tulangan atas utama 8D22 & 3D16, tulangan torsi 4D13, tulangan bawah 3D22 & 2D16), kolom 350 x 600 mm (tulangan utama 16D22), dan pelat lantai dengan ketebalan 12 cm. Setelah memperoleh hasil evaluasi struktur dapat dibuat gambar DED.
STUDI KUAT TEKAN PAVING BLOCK PLASTIK POLYETHYLENE TEREPHTHALATE DENGAN PROSES PELELEHAN DAN SUBSTITUSI PASIR Zubaidi, Zubaidi; Kurnia, Raden Dedi Iman; Fadhil, Ammar
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11553

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk berdampak pada meningkatnya tingkat konsumsi masyarakat. Hal ini menyebabkan volume sampah yang dihasilkan juga mengalami peningkatan seiring bertambahnya populasi manusia. Paving block (beton paving) merupakan material bangunan komposit yang dibuat dari campuran semen Portland atau bahan perekat lainnya, air, dan agregat, dengan atau tanpa bahan tambahan lainnya, selama tidak mengurangi mutu beton (mengacu pada SNI-03-0691-1996). Dalam penelitian ini, limbah pasir digunakan sebagai bahan tambahan dengan variasi komposisi sebesar 10%, 20%, dan 30%. Plastik yang telah dilelehkan kemudian didiamkan hingga mengeras pada suhu ruang. Dari hasil penelitian diperoleh beberapa kesimpulan terkait berat benda uji, berat volume benda uji, serta kuat tekan. Nilai kuat tekan paving block plastik normal dan paving block plastik dengan variasi substitusi agregat pasir (PBP1, PBP2, dan PBP3) secara berturut-turut adalah 76,48 Kg/cm², 87,25 Kg/cm², 72,65 Kg/cm², dan 49,71 Kg/cm². Berdasarkan pengujian yang dilakukan, berat benda uji untuk paving block plastik normal serta variasi dengan substitusi pasir PBP1, PBP2, dan PBP3 masing-masing adalah 0,979 Kg, 1,14 Kg, 1,232 Kg, dan 1,384 Kg. Sedangkan untuk hasil pengujian densitas, nilai yang diperoleh untuk paving block plastik normal dan paving block dengan variasi substitusi pasir PBP1, PBP2, dan PBP3 berturut-turut adalah 0,815 g/cm³, 0,845 g/cm³, 1,026 g/cm³, dan 1,153 g/cm³.
ANALISIS HIDRAULIKA DAN INVENTARISASI SALURAN DRAINASE DAERAH KAWASAN BANDARA NEW YOGYAKARTA INTERNATIONAL AIRPORT Devedo, Mochamad Gaharu Dida; Rahmawati, Dewi
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11460

Abstract

Bandar Udara Internasional Yogyakarta (YIA) merupakan Proyek Strategis Nasional yang esensial bagi pertumbuhan ekonomi dan berfungsi sebagai katalisator sektor pariwisata dan logistik. Namun, keberlangsungan operasionalnya dihadapkan pada tantangan hidrologis berupa risiko banjir yang signifikan di lokasinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi hidraulika sistem drainase di sekitar YIA melalui pemodelan numerik HEC-RAS, dengan membandingkan hasil simulasi terhadap kondisi faktual di lapangan. Studi kasus difokuskan pada Saluran Drainase Ledeng dan Saluran Drainase Jelantoro, menggunakan data geometri dan debit banjir sebagai input utama. Hasil simulasi menunjukkan bahwa luapan banjir signifikan tidak terjadi pada kedua saluran tersebut. Temuan ini sangat bertentangan dengan data pengamatan lapangan dan laporan warga yang justru mengonfirmasi terjadinya genangan secara rutin pada musim penghujan. Analisis lebih lanjut menyimpulkan bahwa diskrepansi ini disebabkan oleh model yang kurang komprehensif, karena tidak menyertakan masukan debit dari sistem sungai lain yang terhubung. Studi ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan holistik dalam pemodelan hidraulika untuk menghasilkan prediksi risiko banjir yang akurat.
PENGARUH PEMANFAATAN SERBUK BATU KAPUR KABUPATEN BANGKALAN SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT HALUS TERHADAP RESAPAN BETON Firmansyah, Mochamad; Sari, Tri; Rochmah, Nurul
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11548

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan karena memiliki kenggulan seperti kuat tekan tinggi, kemampuan mengikuti bentuk cetakan, tahan air dan api, serta biaya perawatan yang relatif murah dengan umur pakai panjang.Produksi beton dalam skala besar memberikan tekanan pada ketersediaan bahan baku alam, khususnya agregat halus (pasir) yang penggunaannya terus meningkat seiring pembangunan. Pemanfaatan material lokal dan limbah industri sebagai substitusi agregat halus menjadi alternatif penting untuk mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam yang tidak terbarukan. Salah satu material lokal potensial adalah serbuk batu kapur dari Kabupaten Bangkalan, Madura, yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung menjadi limbah. Serbuk batu kapur mengandung senyawa SiO2, Al2O3, alkali, besi, juga kandungan Ca(OH)2 yang dapat meningkatkan sifat betonterutama mengurangi penyerapan air beton dan memperbaiki struktur mikro beton. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh substitusi serbuk batu kapur sebagai pengganti sebagian agregat halus terhadap nilai resapan beton. Metode campuran beton mengacu pada SNI 02-2834-2000. Terdapat lima presentase campuran yaitu 0%, 10%, 20%, 30%, 45%.Menggunakan benda uji berbentuk silinder ukuran 10cm x 20cm dengan total sample sebanyak 10 buah. Berdasarkan hasil pengujian, penambahan serbuk batu kapur pada kadar 0%, 10%, dan 20% meningkatkan nilai resapan beton,sementara pada kadar 30% dan 45% nilai resapan menurun karena serbuk batu kapur mulai mengisi pori-pori kecil dalam beton, sehingga membuat beton menjadi lebih rapat dan sulit di tembus air.Penggunaan serbuk batu kapur yang berlebihan dapat mengganggu proses hidrasi dan menurunkan kualitas beton. Oleh harena itu, pemanfaatan serbuk batu kapur perlu dioptialkan agar dapat meninngkatkan kualitas beton tanpa mengurangi kemampuan kedap airnya.
ANALISA PERBANDINGAN PENGGUNAAN SNI 2847:2013 DENGAN SNI 2847:2019 PADA BALOK Tanjung, Darlina; Hasibuan, M. Husni Malik; Ramadan, Chandra
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11554

Abstract

Perubahan standar dalam konstruksi beton bertulang, khususnya pada balok beton, telah mengalami evolusi signifikan antara SNI 2847:2013 dan SNI 2847:2019. Dalam konteks ini, gaya dalam yang bekerja pada balok beton, termasuk tulangan lentur dan tulangan geser, menjadi fokus utama. SNI 2847:2019 memperkenalkan pendekatan yang lebih komprehensif dalam perhitungan gaya dalam, dengan penekanan pada ketahanan dan keamanan struktur. Tulangan lentur yang digunakan dalam balok beton kini harus memenuhi kriteria yang lebih ketat, memastikan distribusi beban yang lebih efisien. Selain itu, perubahan pada ketentuan tulangan geser memberikan panduan yang lebih jelas dalam mencegah keruntuhan akibat gaya geser. Dengan demikian, pemahaman yang mendalam tentang perubahan ini sangat penting bagi para insinyur dan profesional di bidang konstruksi untuk memastikan bahwa desain dan pelaksanaan proyek memenuhi standar keselamatan dan kinerja yang ditetapkan.Setelah dilakukan analisa perbandingan menggunakan SNI 2847:2013 dengan SNI 2847:2019 pada balok, maka diperoleh hasil untuk luas tulangan lentur dimana berdasarkan kombinasi pembebanan gempa SNI 1726-2012 tidak mengalami selisih di daerah lapangan, namun terjadi selisih sebesar 67% di daerah tumpuan yang menimbulkan gaya tarik pada penampang balok lebih besar guna mendapatkan kekuatan beton dan baja yang sebaik baiknya dengan menambah jumlah tulangan. Sedangkan berdasarkan kombinasi pembebanan gempa SNI 1726-2019 tidak mengalami selisih di daerah lapangan, namun terjadi selisih sebesar 100% di daerah tumpuan yang menimbulkan gaya tarik pada penampang balok lebih besar guna mendapatkan kekuatan beton dan baja yang sebaik baiknya dengan menambah jumlah tulangan. Untuk tulangan geser tidak mengalami selisih pada luas tulangan, namun terjadi selisih pada spasi tulangan sebesar 41% untuk menahan retakan beton pada struktur balok yang terjadi di daerah ujung balok yang dekat dengan tumpuan.

Page 11 of 12 | Total Record : 120