cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
+6281241415239
Journal Mail Official
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Ruang PPM, Gedung Rektorat Lt. 1, Jl. Jendral A.H. Nasution No.14 G, Andounohu, Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, 93231
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya
ISSN : -     EISSN : 28284798     DOI : https://doi.org/10.36990/jspa.v3i1.1431
Core Subject : Health, Education,
The Journal of Coastal Stunting and its Applications is a publication medium for the results of scientific studies in the field of health sciences that focus on the theme of stunting. Scientific studies can take the form of research or community service. JSPA publishes research results, case studies and all forms of reviews. There is no publishing fee (free APC), and the publication copyright remains with the author with a Creative Commons Attribution-NonCommercial-Share Alike 4.0 license. The Journal of Coastal Stunting and its Applications published by Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Kendari since 2022.  e-ISSN: 2828-4798
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2024): January - June" : 5 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI IBU DAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN MP-ASI DINI PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAHIA KECAMATAN GU KABUPATEN BUTON TENGAH Banudi, La; Hikmandayani; Gani , Kameriah
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 3 No 1 (2024): January - June
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v3i1.1432

Abstract

Based on preliminary study data obtained from Rahia Community Health Center. Some mothers who have babies aged 0-6 months show that in 2020 the prevalence was 65% giving early MP-ASI and 35% exclusively breastfed, whereas in 2021 the prevalence was 50%. Which provides early MP-ASI and 50% exclusive breast milk. This study aims to determine the relationship between maternal nutritional knowledge and family income with early MP-ASI provision at the Rahia health center, Gu subdistrict, Central Buton district. Method: This research is an analytical survey research. The research design used was a cross sectional study. The population and sample of this study were all mothers who had babies aged 0-6 months. The sampling technique used was the Slovin formula while the statistical test used was chi-square. Results: Based on the research results, the statistical test obtained a value of p = 0.014, which means there is a relationship between maternal nutritional knowledge and the provision of Early MP-ASI in the working area of Puskesamas Rahia, Gu District, Central Buton Regency, and from the results of the statistical test, a value of p = 0.001 was obtained, meaning there is a relationship between family income and early MP-ASI provision in the working area of the Rahia Community Health Center, Gu District, Central Buton Regency. Suggestion: It is hoped that mothers at posyandu in Rahia, Kamama Mekar and Wakeakea villages who have babies aged 0-6 months will pay more attention to giving early MP-ASI appropriate to their age, and it is hoped that mothers will tell caregivers to pay attention to giving early MP-ASI.
EDUKASI TENTANG PENTINGNYA PENCEGAHAN KEHAMILAN USIA DINI DAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS PADA WANITA USIA SUBUR Arsulfa; Kartini; Farming , Farming
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 3 No 1 (2024): January - June
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v3i1.1455

Abstract

Masalah kesehatan ibu dan bayi merupakan salah satu masalah yang mendapat perhatian khusus terkait peningkatan kualitas hidup manusia di dunia. Salah satunya adalah kasus kurang energi kronik (KEK) dan kehamilan usia dini yang masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia. Prevalensi KEK pada wanita hamil di Indonesia berdasarkan data Riskesdas tahun 2018 sebesar 17,3% dan berdasarkan profil Kesehatan Indonesia tahun 2019 sebesar 17,9%, terjadi peningkatan angka kejadian ibu hamil dan wanita usia subur dengan KEK di Indonesia. Pengabdian masyarakat ini mengaplikasikan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh pengusul tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil dan kehamilan usia dini. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah penyuluhan edukatif, dan partisipatif, dengan sasaran wanita usia subur. Hasil kegiatan menggambarkan adanya respon positif dari masyarakat yang terlihat dalam mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan setelah diberikan penyuluhan sebagian besar pengetahuan dan sikap wanita usia subur tentang pentingnya pencegahan kehamilan usia dini dan KEK sudah baik dan positif. Diperlukannya edukasi pada wanita usia subur terutama dalam meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya gizi sebelum dan saat kehamilan yang dapat memutus mata rantai kejadian KEK. Diharapkan wanita usia subur menjadi agen pencegah kejadian KEK.
the Edukasi Tentang Pentingnya Gizi Saat Kehamilan, Asi Eksklusif, Mp-Asi Tumbuh Kembang Bayi Pada Wanita Usia Subur Dalam Upaya Pencegahan Stunting Kartini, Kartini; Arsulfa, Arsulfa; Farming , Farming; Mihora, Dian Putri Ekawati
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 3 No 1 (2024): January - June
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v3i1.1456

Abstract

Masalah kesehatan ibu dan bayi merupakan salah satu masalah yang mendapat perhatian khusus terkait peningkatan kualitas hidup manusia di dunia (Thompson et al, 2017). Masalah kesehatan ibu dan bayi banyak faktor yang mempengaruhi dan saling berhubungan satu sama lain (Arigliani et al, 2018). Salah satunya adalah kasus kurang energi kronik (KEK) dan kehamilan usia dini yang masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia (Kemenkes RI, 2018). Kekurangan Energi Kronik merupakan kondisi yang disebabkan karena adanya ketidakseimbangan asupan gizi antara energi dan protein, sehingga zat gizi yang dibutuhkan tubuh tidak tercukupi (Kemenkes RI, 2018). Berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) Tahun 2015,2016 dan 2017 ditemukan data persentase ibu hamil dan wanita usia subur kekurangan energi kronis (KEK) di Indonesia pada tahun 2015 sebanyak 13,3%, pada tahun 2016 sebanyak 16,2%, pada tahun 2017 sebanyak 14,8% (Kemenkes, 2017). Prevalensi KEK pada wanita hamil di Indonesia berdasarkan data Riskesdas tahun 2018 sebesar 17,3% dan berdasarkan profil Kesehatan Indonesia bahwa angka kejadian KEK pada ibu hamil dan wanita usia subur tahun 2019 sebesar 17,9% (Kemenkes RI, 2019). Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan angka kejadian ibu hamil dan wanita usia subur dengan KEK di Indonesia. Pengabdian masyarakat ini mengaplikasikan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh pengusul tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kekurangan energi kronis pada ibu hamil dan kehamilan usia dini. Hasil dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa faktor ibu, seperti berat badan ibu, usia, pendidikan, pengetahuan tentang gizi dan kehamilan berhubungan dengan kejadian KEK. Diperlukannya edukasi pada wanita usia subur terutama dalam meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya gizi sebelum dan saat kehamilan yang dapat memutus mata rantai kejadian KEK. Diharapkan wanita usia subur menjadi agen pencegah kejadian KEK.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PENGENALAN, PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING PADA MASYARAKAT DI DESA SAWA KABUPATEN KONAWE UTARA TAHUN 2023 Saraswati, Endah; Wulandari, Hesti; Nurdjaya, Malahayati
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 3 No 1 (2024): January - June
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v3i1.1465

Abstract

Stunting  merupakan  masalah  gizi  yang  disebabkan  karena  kekurangan asupan gizi dalam waktu lama pada masa 1000 hari pertama kehidupan (HPK) yang  merupakan  masa  kritis.  sehingga  mengakibatkan  gangguan  pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Keadaan stunting ini ditunjukkan dengan nilai z-score tinggi badan menurut usia (indeks TB/U) < -2 SD berdasarkan standar WHO. Metode Metode yang digunakan adalah bersifat persuasif edukatif ddengan menggabungkan metode ceramah dan tanya jawab. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan  para responden setelah selesai kegiatan dengan menggunakan beberapa media penyuluhan . Hasil Hasil analisis dari data kuesioner diketahui bahwa nilai terendah saat pre test adalah 20, dan nilai tertinggi saat pretest adalah 80. Setelah dilakukan edukasi diperoleh nilai terendah adalah 80 dan nilai tertinggi adalah 100. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan terdapat peningkatan pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi tentang pengenalan, pencegahan dan penanganan stunting. Kesimpulan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pengenalan, pencegahan dan penanganan stunting di Desa Sawa  Kabupaten Konawe Utara telah terlaksana dengan baik sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Adapun kesimpulan dari kegiatan tersebut yaitu terdapat 100% ibu yang mengalami peningkatan pengetahuan tentang pengenalan, pencegahan dan penanganan stunting setelah diberikam edukasi dalam bentuk penyuluhan dengan tingkat pengetahuan baik.
Edukasi Penerapan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal Bagi Ibu Hamil Dan Anak Balita Stunting Di Desa Waworoni Kabupaten Konawe Selatan : (Pemeriksaan Kehamilan, LILA dan Hb Ibu Hamil) Trees, Trees; hikmandayani, hikmandayani; Bau, Abdul Syukur; Rundu, Rundu
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 3 No 1 (2024): January - June
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v2i2.1565

Abstract

Introduction Malnutrition is a chronic nutritional problem that is still a big challenge for Indonesia. Stunting is a condition where a child's body fails to grow at the age of five due to chronic malnutrition, which causes the child to be too short or not develop well for his age. There are still many pregnant women and people in rural areas who do not have sufficient knowledge about balanced nutrition and how to apply it in everyday life. Appropriate and sustainable balanced nutrition education is very important to increase the knowledge and skills of pregnant women and the community in implementing a healthy and nutritious diet to prevent and overcome stunting. Methods: Implementation methods for health education activities are lectures, face-to-face and question and answer discussions. Results: In general, Community Service activities are under the responsibility of the PPM (Research and Community Service) unit of the Kendari Ministry of Health Pol-Techkes. The stages of the Independent Health Education activity "Education on the Implementation of Balanced Nutrition Based on Local Food for Pregnant Women and Stunted Toddlers" by the IPE/IPC Team of Lecturers and Students of the Kendari Ministry of Health Polytechnic and the Coastal Community of Waworoni Village, South Konawe Regency . Conclusion After the Health Education activities were completed, there was a change in knowledge regarding the implementation of balanced nutrition in the community.

Page 1 of 1 | Total Record : 5