cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
sutia.budi@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6281342239898
Journal Mail Official
pallangga.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Bosowa, Gedung A, Lt 8. Jl. Urip Sumoharjo Km. 4 Makassar Lt. 8 Gedung A Universitas Bosowa Email: pallangga.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pallangga: Journal of Agriculture Science and Research
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 29874149     EISSN : 29875994     DOI : https://doi.org/10.56326/pallangga.v2i2
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan hasil pemikiran termasuk pengembangan dan review bidang pertanian yang mencakup antara lain ilmu tanah, budidaya tanaman semusim, budidaya pertanian dan perkebunan, pangan olahan, rekayasa pangan, analisis pangan, mikrobiologi pangan, manajemen agribisnis, ekonomi pertanian dan sosiologi pedesaan. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : -
Articles 69 Documents
Respon Pertumbuhan Tanaman Selada Lactuca Sativa L. Dengan Pengaplikasian Pupuk Organik Cair Dari Cangkang Telur Ayam Pada Sistem Hidroponik Wiska, Made Yunila; Maulana, Zulkifli; Abri, Abri
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 3 No. 1 (2025): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v3i1.4774

Abstract

Lettuce plants (Lactuca sativa L.) is a type of leaf vegetable that is popular among the public. In general, lettuce is consumed in raw form, to increase clean commodities and obtain quality results can be done by managing hydroponic cultivation techniques. Generally, the most commonly used nutrient is Ab Mix but the price is relatively high, so an alternative that can be done is to make liquid organic fertilizer from eggshells. This study aims to determine the best concentration of eggshell liquid organic fertilizer to increase the growth of lettuce plants. The usefulness of this research is as a reference for the development of lettuce cultivation with hydroponic systems. This research was conducted in the form of an experiment and arranged according to a Completely Randomized Design (CRD) with 3 treatments and 5 replications. The treatment used was liquid organic fertilizer from eggshells with treatment concentrations P1 (40 ml), P2 (60 ml), and P3 (80 ml). Each treatment was repeated 5 times to obtain 15 experimental units, and each experimental unit used 4 experimental plants, making a total of 60 experimental plants. The result of this study is the liquid organic fertilizer treatment with a concentration of 40 ml gives the best effect on the wet weight of lettuce plants. Selada (Lactuca sativa L.) merupakan jenis sayuran daun yang popular dikalangan masyarakat. Pada umumnya selada dikonsumsi dalam bentuk mentah, untuk meningkatkan komoditas yang bersih dan memperoleh hasil yang berkualitas dapat dilakukan dengan cara pengelolaan teknik budidaya hidroponik. Umumnya nutrisi yang paling sering digunakan adalah Ab Mix namun harganya yang relatif tinggi, sehingga alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan membuat POC dari cangkang telur ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi pupuk organik cair (POC) cangkang telur ayam yang terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman selada. Kegunaan penelitian ini sebagai rujukan untuk pengembangan budidaya tanaman selada dengan sistem hidroponik. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan dan disusun menurut Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah POC dari cangkang telur ayam dengan konsentrasi perlakuan P1 (40 ml), P2 (60 ml), dan P3 (80 ml). Setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga diperoleh 15 unit percobaan, dan tiap unit percobaan menggunakan 4 tanaman percobaan, sehingga total keseluruhan 60 tanaman percobaan. Hasil dari penelitian ini adalah perlakuan POC dengan konsentrasi 40 ml memberikan pengaruh terbaik terhadap berat basah tanaman selada.
Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai Capsicum Annuum L. Varietas Salo Dua Dengan Pengaplikasian Berbagai Dosis Serbuk Cangkang Telur Buttu, Maria Angelia; Nasution, Muh Arif; Abri, Abri
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 3 No. 1 (2025): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v3i1.4799

Abstract

Chili is an important agricultural product and is widely grown in Indonesia. The Salo Dua (S2) chili variety is a local variety from the Enrekang Regency area. The aim of this research was to determine the optimal dose of eggshell fertilizer for the growth of Salo Dua (S2) chilies. This research was carried out at the Bosowa Agro Garden, in Bontoramba Village, Palangga District, Gowa Regency, South Sulawesi. The aim of this research was to find out the dose of eggshell fertilizer that is good for the growth of the Salo Dua variety chili. The use of this research can be as a reference in the cultivation and development of the Salo Dua chili variety. This research was structured according to a Randomized Group Design (RAK) with five treatments, three repetitions, using egg shell fertilizer consisting of: A0 (20 grams/plant), A1 (30 grams/plant), A2 (40 grams/plant), A3 (50 grams/plant), and A4 (60 grams/plant). The results of the research showed that the dose of 50g egg shell fertilizer/plant was optimal for the growth and production of the Salo Dua variety of chili plants. To achieve maximum growth and yields from Salo Dua chili plants, treatment is recommended at a dose of 50g per plant. When conducting research, you should choose the location and research environment more carefully to avoid failure due to external factors. Cabai merupakan produk pertanian yang penting dan banyak ditanam di Indonesia. Varietas cabai Salo Dua (S2) merupakan varietas lokal asal daerah Kabupaten Enrekang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis pupuk cangkang telur yang optimal untuk pertumbuhan cabai Salo Dua (S2). Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Bosowa Agro, Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dosis pupuk cangkang telur yang baik buat pertumbuhan cabai varietas Salo Dua. Kegunaan penelitian ini dapat menjadi acuan dalam budidaya dan pengembangan varietas cabai Salo Dua. Penelitian ini disusun menurut Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan tiga pengulangan, yaitu penggunaan pupuk cangkang telur yang terdiri dari: A0 (20 gram/tanaman), A1 (30 gram/tanaman), A2 (40 gram/tanaman), A3 (50 gram/tanaman), dan A4 (60 gram/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pemberian pupuk cangkang telur 50g/tanaman sudah optimal terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai varietas Salo Dua. Untuk mencapai pertumbuhan dan hasil yang maksimal dari tanaman cabai salo dua, dianjurkan perlakuan dengan dosis 50g per tanaman. Dalam melakukan penelitian sebaiknya memilih lokasi dan lingkungan penelitian dengan lebih hati-hati untuk menghindari kegagalan karena faktor eksternal.
Analisis Pendapatan Usaha Kopra Di Kelurahan Lamatewelu Kecamatan Adonara Timur Kabupaten Flores Timur Sili Sanga, Silvester Andreas Thomas; Azuz, Faidah; Alamsyah, Aylee Christine
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 3 No. 1 (2025): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v3i1.4894

Abstract

This study aims to analyze copra business income in Lamatewelu Village, East Adonara District, East Flores Regency. Copra business is one of the important sectors that supports the local economy. This research was conducted from May to July 2024. The population in this study were 271 copra entrepreneurs, copra producers. The sample is part of the population that is the source of data in the study. The sampling technique used a random sampling method (Simple random sampling) of 10% with a total sample of 27 copra producers. Data collection was conducted through interviews with copra farmers, direct observation in the field and documentation studies related to prices and production costs. The results of the study showed that the income from the copra business in Lamatewelu Village, East Adonara District, East Flores Regency, obtained an average total cost incurred by copra producers of Rp. 6,750.00 kg and a total income of Rp. 9,877.00 / kg. So, the average income obtained by copra producers is Rp. 3,127.00 / kg in one production. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usaha kopra di Kelurahan Lamatewelu, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur. Usaha kopra merupakan salah satu sektor penting yang menopang perekonomian masyarakat setempat. Penelitian ini telah berlangsung pada bulan Mei sampai Juli Tahun 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah pengusaha kopra sebanyak 271 orang produsen kopra. Sampel merupakan bagian dari populasi yang menjadi sumber data dalam penelitian. Teknik pengambilan sampel dilakukan metode pengambilan sampel secara acak (Simpel random sampling) sebanyak 10% dengan total sampel adalah 27 produsen kopra. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan terhadap usaha kopra di Kelurahan Lamatewelu, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, diperoleh total biaya rata-rata yang dikeluarkan produsen kopra sebesar Rp. 6.750,00 kg dan total penerimaan sebesar Rp. 9.877,00/kg. Maka, rata-rata pendapatan yang diperoleh produsen kopra sebesar Rp. 3.127,00/kg dalam satu kali produksi.
Pengolahan Minuman Serbuk Instan Buah Naga Merah Hylocereus Polyrhizus Dengan Metode Ko-Kristalisasi Anugrah, Salsabila Permata; Laga, Suriana; Abriana, Andi
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 3 No. 1 (2025): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v3i1.4970

Abstract

Red dragon fruit has bioactive substances such as antioxidants (ascorbic acid, beta-carotene and anticyanin) and pectin which has dietary fiber which is good for the body. Processing instant products using the co-crystallization method can be done by adding sucrose and fillers such as maltodextrin and vegetable creamer. Maltodextrin aims to coat the flavor components and organoleptic properties of instant powder products. Vegetable creamer is used as a flavoring for food and drinks. The aim of the research is to determine the effect of adding vegetable creamer on water content, sugar content, and organoleptic tests which include color, aroma, and taste. The research treatments carried out in this study were the addition of 0%, 12%, 17%, and 22% vegetable creamer. The research parameters are, water content, sugar content, organoleptic tests including color, aroma, and taste. The design used was a Completely Randomized Design (CRD), with three replications. The further test used is the Least Significant Difference Test (LSD). The best treatment was the addition of 22% vegetable creamer in terms of taste, namely 3,33 (rather like it). The water content in instant red dragon fruit powder drinks ranges from 3.44%-3.75%, not yet meeting the requirements according to SNI 01-4320-2004 for powdered drinks of 3%; meanwhile, the sugar content meets the requirements. Buah naga merah mempunyai zat bioaktif seperti antioksidan (asam askorbat, betakaroten, dan antisianin) serta pektin dimana memiliki serat pangan yang baik bagi tubuh. Pengolahan produk instan dengan metode ko-kristalisasi dapat dilakukan dengan adanya penambahan sukrosa dan bahan pengisi seperti maltodekstrin dan krimer nabati. Maltodekstrin bertujuan untuk melapisi komponen flavor dan sifat organoleptik produk instan serbuk. Krimer nabati dipergunakan sebagai padanan rasa untuk makanan dan minuman. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan krimer nabati terhadap kadar air, kadar gula, dan uji organoleptik yang meliputi warna, aroma, dan citarasa. Perlakuan penelitian yaitu penambahan krimer nabati 0%, 12%, 17%, dan 22%. Parameter penelitian yaitu kadar air, kadar gula, dan uji organoleptik meliputi warna, aroma, dan citarasa. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan tiga kali ulangan. Uji lanjutan yang digunakan ialah Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Perlakuan terbaik yaitu penambahan krimer nabati 22% ditinjau dari cita rasa yaitu 3,33 (agak suka). Kadar air pada minuman serbuk instan buah naga merah yaitu berkisar antara 3,44%-3,75% belum memenuhi SNI 01-4320-2004 minuman serbuk sebesar 3%; sedangkan kadar gula telah memenuhi.
Persepsi Petani Terhadap Peranan Penyuluh Pertanian Dalam Pengembangan Kelompok Tani Padi Sawah Hamzah, Muh. Fitrah; Azuz, Faidah; Sheyoputri, Aylee Christine Alamsyah
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 3 No. 2 (2025): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Juli 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v3i2.4240

Abstract

Farmers' perceptions of the role of agricultural extension workers are crucial to the success of rice farming groups. The purpose of this study was to determine farmers' opinions on the role of agricultural extension workers in the development of rice farming groups. To achieve this objective, the study was conducted in Belapunranga Village, Parangloe Subdistrict, Gowa Regency, involving 135 farmers. The research data was collected using the Likert scale technique. Based on the analysis using the Likert scale, it can be concluded that farmers' perceptions of the role of agricultural extension workers in Belapunranga Village are categorized as satisfactory. Farmers are satisfied with the knowledge and guidance provided by agricultural extension workers. Persepsi petani terhadap peranan penyuluh pertanian sangat menentukan keberhasilan pengembangan kelompok tani padi sawah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendapat petani terhadap peranan pernyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani padi sawah. Untuk memenuhi tujuan tersebut, maka penelitian ini dilakukan di Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa dengan melibatkan 135 petani. Data penelitian ini menggunakan teknik skala likert. Hasil penelitian ini berdasarkan analisis menggunakan skala likert maka dapat disimpulkan bahwa persepsi petani terhadap peranan penyuluh pertanian di Desa Belapunranga dikategorikan memuaskan. Petani merasa puas dengan layanan pengetahuan dan pendampingan yang ddiberikan oleh penyuluh pertanian.
Studi Pembuatan Stik Talas Colocasia Esculenta Dengan Perbandingan Wortel Daucus Corotal L Rahmia, Rahmia; Halik , Abdul; Fatmawati, Fatmawati
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 3 No. 2 (2025): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Juli 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v3i2.4663

Abstract

Stik merupakan makanan ringan yang diminati semua kalangan masyarakat, biasanya stik umumnya dibuat hanya menggunakan tepung terigu namun seiring berkembangnya tren makanan ringan, masyarakat menambahkan bahan pangan lain seperti talas yang mengandung antioksidan dan rendah kolestrol, serta wortel yang mengandung vitamin dan senyawa -karoten yang memberi warna alami. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui konsentrasi perlakuan terbaik dan (2) pengaruh stik talas dengan perbandingan wortel terhadap kadar air, kadar abu dan uji organoleptik. Perlakuan penelitian yaitu talas dengan kosentrasi (50%, 40%, 30%, 20%) dan wortel (0%, 10%, 20%, 30%). Analisis data menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan empat taraf perlakuan dan tiga kali ulangan. Hasil penelitian ini diperoleh perlakuan terbaik yaitu talas 20% : wortel 30% ditinjau dari kadar air 3,16%, kadar abu 1,05%, warna 3,68% (suka), aroma 3,64% (suka), rasa 3,89% (suka) dan tekstur 3,59% (suka). Berdasarkan hasil penelitian stik talas dengan perbandingan wortel berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, warna, aroma, dan tekstur, sedangkan tidak berpengaruh nyata terhadap rasa. Berdasarkan SNI 2973:2022 kadar air semua perlakuan memenuhi standar mutu dibawah dari 5%, sedangkan kadar abu tidak ada perlakuan yang memenuhi SNI 2973:2022 yaitu dibawah dari 0,1%.
Pemanfaatan Pepaya Muda Carica Papaya L. Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Abon Dengan Perbandingan Ikan Cakalang Katsuwonus Pelamis Masitah, St.; Laga, Suriana; Azis , Rosdiani
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 3 No. 2 (2025): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Juli 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v3i2.4715

Abstract

Shredded meat is a processed product in the form of drying raw materials to which spices have been added and then roasted with the aim of improving the taste and extending the shelf life.  Currently, shredded products are not only made from animal raw materials but can also use vegetable ingredients such as papaya.  So far, most people do not use young papaya, only a few use it to make vegetables or salads. Therefore, by making young papaya shreds, people can make maximum use of papaya fruit, especially young papaya.  This research aims to determine the effect of comparing young papaya with skipjack tuna on water content, protein content, and organoleptic tests on the color, aroma, taste and texture of young papaya shreds. The research treatment was a comparison of young papaya with skipjack tuna (100%: 0%, 90%: 10%, 80%: 20%, and 70: 30%). The research parameters are water content, protein content, and organoleptic tests on the color, aroma, taste and texture of young papaya shreds. Data analysis used the Completely Randomized Design (CRD) method, with four treatment levels and three repetitions. The follow-up test used is the Least Significant Difference Test (BNT). The results of research on comparative treatment of young papaya with skipjack tuna had a significant effect on protein content, organoleptic tests on color, aroma, taste and texture, but had no significant effect on the water content of young papaya shreds. The best treatment was obtained in treatment P3 (70% young papaya: 30% skipjack tuna) in terms of protein content of 27.32%, organoleptic test for aroma 4.04 (like), taste 3.85 (like), and texture 3.93 (like). Abon adalah hasil olahan berupa pengeringan bahan baku yang telah ditambahkan bumbu-bumbu kemudian disangrai dengan tujuan untuk meningkatkan citarasa dan memperpanjang masa simpan.  Saat ini produk abon tidak hanya berbahan baku hewani tetapi juga dapat menggunakan bahan nabati seperti pepaya.  Selama ini sebagian besar masyarakat tidak memanfaatkan pepaya muda, hanya sebagian saja yang memanfaatkannya untuk dijadikan sayur atau salad. Oleh karena itu, dengan pembuatan abon pepaya muda masyarakat dapat memanfaatkan buah pepaya secara maksimal, khususnya pepaya muda.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan pepaya muda dengan ikan cakalang terhadap kadar air, kadar protein, dan uji organoleptik terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur abon pepaya muda. Perlakuan penelitian yaitu perbandingan pepaya muda dengan ikan cakalang (100%: 0%, 90%: 10%, 80%: 20%, dan 70%: 30%).  Parameter penelitian yaitu kadar air, kadar protein, dan uji organoleptik terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur abon pepaya muda. Analisis data menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan empat taraf perlakuan tiga kali pengulangan. Uji lanjutan yang digunakan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian perlakuan perbandingan pepaya muda dengan ikan cakalang berpengaruh nyata terhadap kadar protein, uji organoleptik terhadap warna, aroma, rasa, dan, tekstur, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air abon pepaya muda. Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan P3 (pepaya muda 70%: ikan cakalang 30%) ditinjau dari kadar protein 27,32%, uji organoleptik terhadap aroma 4,04 (suka), rasa 3,85 (suka), dan tekstur 3,93 (suka).
Studi Penambahan Sari Daun Bayam Hijau Amaranthus Tricolor Terhadap Brownis Kukus Ningsi, Fahriya; Fatmawati, Fatmawati; Halik , Abdul
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 3 No. 2 (2025): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Juli 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v3i2.4720

Abstract

Brownies are one of the bakery products that are very popular and commonly consumed by people in Indonesia. Spinach (Amaranthus) is considered the king of vegetables because its nutritional content contains vitamins A, B, and C, in addition spinach contains important mineral salts such as calcium, phosphorus, and iron. This study aims to determine the effect of adding green spinach leaf juice to steamed brownies and to determine the best concentration of green spinach leaf juice in steamed brownies for organoleptic tests of color, aroma, taste, texture and water content and ash content tests. The research treatment was the addition of green spinach leaf juice (0%, 2%, 4%, and 6%). Data analysis used a completely randomized design (CRD) method with 4 treatment levels and 3 replications. The best result of adding green spinach leaf extract to making steamed brownies was treatment B2 (4%) green spinach leaf extract, seen from the results of water content (41.27%), ash content (0.59%), organoleptic test of color 3.97 (like), aroma 3.84 (like), taste 4.03 (like), and texture 4 (like). Brownis adalah salah satu produk bakery yang sudah sangat populer dan umum dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Bayam (Amaranthus) dianggap sebagai raja sayuran karena kandungan gizinya mengandung vitamin A, B, dan C, selain itu bayam mengandung garam-garam mineral yang penting seperti kalsium, fosfor, dan zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan sari daun bayam hijau terhadap brownis kukus dan mengetahui konsentrasi terbaik sari daun bayam hijau pada brownis kukus terhadap uji organoleptik warna, aroma, cita rasa, tekstur dan uji kadar air dan kadar abu. Perlakuan penelitian yaitu dengan penambahan sari daun bayam hijau (0%, 2%, 4%, dan 6%). Analisis data menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan. Hasil terbaik penambahan sari daun bayam hijau pada pembuatan brownis kukus adalah perlakuan B2 (4%) sari daun bayam hijau, dilihat dari hasil kadar air (41,27%), kadar abu (0,59%), uji organoleptik warna 3,97 (suka), aroma 3,84 (suka), cita rasa 4,03 (suka), dan tekstur 4 (suka).
Studi Pengolahan Minuman Instan Jahe Putih Zingiber Officinale Var. Amarum Dengan Penambahan Bubuk Cokelat Manik, Agnes Anisa Datu; Fatmawati, Fatmawati; Azis , Rosdiani
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 3 No. 2 (2025): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Juli 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v3i2.4721

Abstract

Ginger is a type of spice which is one of the export commodities that is widely traded in the form of fresh ginger. The high production of ginger can be used as an opportunity to innovate food products. According to BPS, in 2022 cocoa production in Indonesia will reach 650.6 thousand tons, cocoa commodities, especially in South Sulawesi, have managed to contribute 13.36% to the total production. This research aims to determine the effect of adding chocolate powder on water content, ash content and organoleptic tests including taste, color, and aroma of instant white ginger drinks.The research treatment was the addition of chocolate powder (10%, 12.5%, 15% and 17.5%). Data analysis used a completely randomized design (CRD) method with 4 treatment levels and 3 replications. The best results from this research were obtained in instant drinks treated with 12.5% F2 chocolate powder, seen from the water content of 2.24%, ash content of 4.08%, taste of 3.71 (like), color 4 (like), and fragrance 3.89 (likes). Jahe merupakan jenis rempah-rempah yang menjadi salah satu komoditas ekspor yang banyak di perdagangkan dalam bentuk jahe segar. Tingginya produksi jahe dapat di jadikan sebagai peluang untuk melakukan suatu inovasi produk pangan. Menurut BPS tahun 2022 produksi kakao di Indonesia mencapai 650,6 ribu ton, komoditas kakao khususnya di Sulawesi selatan telah berhasil menyumbangkan 13,36% terhadap total keseluruhan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk cokelat terhadap kadar air, kadar abu dan uji organoleptik meliputi cita rasa, warna, dan aroma pada minuman instan jahe putih. Perlakuan penelitian yaitu dengan penambahan bubuk cokelat (10%, 12,5%, 15% dan 17,5%). Analisis data menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan. Hasil terbaik dari penelitian ini diperoleh pada minuman instan perlakuan perlakuan bubuk cokelat F2 12,5% dilihat dari kadar air 2,24%, kadar abu 4,08%, cita rasa 3,71 (suka), warna 4 (suka), dan aroma 3,89 (suka).
Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr Ton, Semris Novenri Marsantri; Halik , Abdul; Laga, Suriana
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 3 No. 2 (2025): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Juli 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v3i2.4730

Abstract

The starch content in the larger aren tree trunks can produce an average aren starch ranging from 74.60% - 88.96% in the small aren trunks can produce aren starch ranging from 60.77% - 70.94% in the trunk section. Arenga flour is flour made from aren tree trunk starch, this aren flour is a semi-finished product and has a smooth nature so that it is used as a raw material for various traditional foods. This study aims to determine the effect of the duration of aren starch sedimentation on the water content, crude fiber, and organoleptic tests (color, aroma, and texture) of aren flour. The treatment of this study was the duration of aren starch sedimentation of 22 hours, 24 hours, 26 hours and 28 hours. Data analysis using Completely Randomized Design (CRD), and three replications. Data from the analysis of diversity with the Advanced Test (LSD). The parameters observed in this study consisted of water content tests, crude fiber tests and organoleptic tests on the color, aroma and texture of aren flour. Based on the results of the study, it was concluded that the treatment of the duration of sedimentation of palm starch had a significant effect on the water content and crude fiber of palm flour, but had a very significant effect on the color, aroma and texture of palm flour. The best treatment was obtained at a sedimentation time of palm starch of 28 hours in terms of water content of 8.01%, crude fiber 0.09%, color 4.32, aroma 4.22, and texture 4.38 of palm flour. It is recommended for further researchers to be able to analyze the yield and storage time of palm flour and analyze the fat, carbohydrate, and amylose content of palm flour. Kandungan pati pada batang pohon aren yang lebih besar dapat menghasilkan pati aren rata-rata berkisar antara 74,60% - 88,96% pada batang aren yang beukuran kecil dapat menghasilkan pati aren berkisar antara 60,77% - 70,94% pada bagian batang. Tepung aren adalah tepung yang terbuat dari pati batang pohon aren, tepung aren ini adalah produk stengah jadi dan memiliki sifat yang halus sehingga digunakan sebagai bahan baku berbagai macam makan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pengendapan pati aren terhadap kadar air, serat kasar, dan uji organoleptik (warna, aroma, dan tekstur) tepung aren. Perlakuan penelitian ini yaitu lama pengendapan pati aren 22 jam, 24 jam, 26 jam dan 28 jam. Analisis data dengan menggunakan Rancang Acak Lengkap (RAL), dan tiga kali ulangan. Data hasil analisis keragaman dengan uji Lanjut (BNT). Parameter yang diamati pada penelitian ini terdiri dari uji kadar air, uji serat kasar dan uji organoleptik terhadap warana, aroma dan tekstur tepung aren. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan perlakuan lama pengendapan pati aren berpengaruh nyata terhadap kadar air dan serat kasar tepung aren, tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap warna, aroma dan tekstur tepung aren. Perlakuan terbaik diperoleh pada lama pengendapan pati aren 28 jam ditinjau dari kadar air 8,01%, serat kasar 0,09%, warna 4,32, aroma 4,22, dan tekstur 4,38 tepung aren. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat menganalisis terhadap rendemen dan lama waktu penyimpanan tepung aren dan menganalisis kadar lemak, karbohidrat, dan kadar amilosa pada tepung aren.