cover
Contact Name
M Fatchurrohman
Contact Email
mfatchurrohman@unwahas.ac.id
Phone
+6287730046561
Journal Mail Official
jurnaljasie@unwahas.ac.id
Editorial Address
JASIE - Journal of Aswaja and Islamic Economic Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wahid Hasyim. JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Aswaja and Islamic Economics
ISSN : 29637864     EISSN : 29625602     DOI : 10.3194/jse.v1i1.6877
Focus and Scope Journal of Aswaja and Islamic Economics (JASIE) membahas secara rinci sejumlah besar topik yang berkaitan dengan Ekonomi Islam, Keuangan Islam, dan Ekonomi Aswaja yang terdiri dari studi empiris terbaru, studi spesifik negara, evaluasi kebijakan ekonomi Islam dan keuangan Islam internasional komparatif. Jurnal ini menyediakan forum pertukaran ilmiah bagi akademisi, praktisi, pengamat tajam, dan peneliti independen, dengan menerbitkan kontribusi teoretis, empiris, dan kebijakan berkualitas tinggi. Cakupan: *Ekonomi Islam* Ekonomi mikro Islam Ekonomi makro Islam Ekonomi moneter Islam Ekonomi pembangunan Islam Ekonomi internasional Islam Ekonomi publik dan fiskal Islam Ekonomi sumber daya manusia Islam Ekonomi sumber daya alam Islam Ekonomi digital Islam Ekonomi haji dan umrah Pariwisata dan perhotelan halal Zakat, wakaf dan filantropi Islam *Keuangan Islam* Sistem perbankan syariah Pasar modal dan komoditas syariah Asuransi dan reasuransi syariah Teknologi keuangan syariah Pasar keuangan syariah Strategi keuangan syariah Perencanaan keuangan syariah Dana sosial syariah dan crowdfunding Keuangan mikro syariah pada pedesaan Keuangan perusahaan syariah Strategi investasi syariah Masalah hukum dan peraturan keuangan syariah *Ekonomi Aswaja* Maqashid Syariah Ekonomi Islam Sistem Ekonomi Aswaja Etika Bisnis Aswaja Produksi Dalam Ekonomi Aswaja Konsumsi Dalam Ekonomi Aswaja Distribusi Dalam Ekonomi Aswaja Ekonomi Pesantren Aswaja Pemberdayaan Ekonomi Umat Aswaja Digitalisasi Ekonomi Aswaja Ekonomi Kreatif Aswaja
Articles 40 Documents
Pengaruh Lama Usaha, Jam Kerja, Produk dan Tingkat Pendidikan Terhadap Pendapatan Pedagang Wisata Religi Makam Sunan Kalijaga Kadilangu Demak Aulia Ulfah
JASIE Vol 1, No 1 (2022): JUNI
Publisher : JASIE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/jse.v1i1.6787

Abstract

This study aims to determine and analyze the effect of length of business, working hours, product and level of education on the income of traders. The type of research used in this research is quantitative research. The sample in this study were 50 traders. The type of data obtained in this study is from primary data. Primary data was obtained directly from the main source by filling out a questionnaire directly distributed to traders around the Sunan Kalijaga tomb tourism. The data processing and analysis process uses the data analysis method used in this study is Partial Least Square (PLS) with the help of SmartPLS 3.0 software. The results of this study indicate that there is a positive effect on the length of business on income and the product has a positive effect on income, while working hours have no effect on income, education level has no effect on income. Keywords: Length of Business, Hours of Work, Product, Level of Education and Income
FACTOR ANALYSIS OF THE UNDERUTILIZATION OF ISLAMIC PENSION FUNDS IN INDONESIA M. Luthfi Al Abshor; Haris Nur Ihsan; M. Rizqi Virgiawan Pradana; Rinda Asytuti
JASIE Vol 3, No 1 (2024): JUNI
Publisher : JASIE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/jse.v3i1.10146

Abstract

Pension funds are one of the funding system options used to collect funds. It is the means needed to ensure that participants' income remains when they grow old. Law Number 11 of 1992 provides the foundation for pensions in Indonesia, involving Financial Institution Pension Funds (DPLK) and Occupational Pension Funds (DPPK). The purpose of this research is to find out what are the factors for the lack of use of Islamic pension funds in Indonesia. This research uses a qualitative and deductive approach to analyze the management of Islamic pension funds. The results of this study show that Islamic pension funds face challenges, including a lack of supportive regulations, a lack of public awareness, and limited Islamic investment products. Despite the huge growth potential, Islamic pension funds have yet to reach their peak. The government needs to take special measures, including the creation of supportive legislation, as well as raising the credibility of Islamic pension funds. Through increased transparency, strong governance and public education, Islamic pension funds can play an important role in strengthening Islamic finance in Indonesia. These results provide a deeper understanding of the underutilization of Islamic pension funds in Indonesia.
Faktor Preferensi dan Minat Masyarakat Terhadap Transformasi Digital Pengelolaan Zakat Dalam Membayar Zakat Melalui Digital Fundraising Syahrulloh Nawaf; Risti Lia Sari
JASIE Vol 2, No 1 (2023): JUNI
Publisher : JASIE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/jse.v2i1.8602

Abstract

Lembaga zakat kini gencar menerapkan strategi pengumpulan zakat melalui layanan digital. Strategi ini diterapkan untuk mengoptimalkan pengumpulan Zakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi factor-faktor yang mempengaruhi preferensi dan minat masyarakat dalam membayar zakat melalui digital fundraising di wilayah Kabupaten Tegal. Hal ini dilakukan agar lembaga zakat dapat melakukan hal tersebut dapat meningkatkan strategi untuk memperbanyak jumlah Muzakki dan mengumpulkan zakat Anda secara optimal dan sesuai potensinya. Sampel penelitian ini adalah 91 Muzaki yang berada di wilayah Kabupaten Tegal dan pernah bezakat menggunakan system digital. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah SEM-PLS yang merupakan teknik yang digunakan untuk menguji model analisis statistik sebab akibat, dengan menggunakan SmartPLS versi 4.4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengetahuan, faktor sosial dan kredibilitas kelembagaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi dan minat masyarakat dalam membayar zakat melalui digital fundraising di wilayah Kabupaten Tegal. Sedangkan variabel religiusitas berpengaruh positif terhadap minat masyarakat untuk berzakat secara digital akan tetapi tidak begitu signifikan.Kata kunci : Zakat, Digital fundraising dan SEM PLS
OPTIMALISASI POTENSI PAJAK DARI SEKTOR PERBANKAN SYARIAH DALAM PENINGKATAN PENERIMAAN NEGARA: OPTIMIZING TAX POTENTIAL FROM THE SHARIA BANKING SECTOR TO INCREASE STATE REVENUE Mufidah, Zahrotun; Imahda Khoiri Furqon
JASIE Vol. 4 No. 02 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jse.v4i02.14463

Abstract

Sektor perbankan syariah memiliki potensi signifikan dalam mendukung penerimaan negara melalui kontribusi pajak. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal akibat kendala regulasi, tumpang tindih perlakuan pajak antara produk konvensional dan syariah, serta rendahnya integrasi data perpajakan. Artikel ini bertujuan menganalisis kerangka hukum perpajakan perbankan syariah di Indonesia, mengidentifikasi tantangan implementatif yang dihadapi, serta merumuskan strategi kebijakan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak tanpa bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis yuridis-normatif dan kebijakan, yang didukung oleh telaah literatur akademik, regulasi perpajakan, data fiskal, serta dokumen kebijakan terkait perbankan syariah dan perpajakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan kepastian hukum, harmonisasi regulasi perpajakan antara produk syariah dan konvensional, serta penguatan transformasi digital sistem perpajakan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas pemungutan pajak di sektor perbankan syariah. Implikasi kebijakan dari penelitian ini menekankan perlunya reformulasi kebijakan fiskal yang adaptif terhadap karakteristik akad syariah, penguatan integrasi data antara otoritas pajak dan industri perbankan syariah, serta penyusunan regulasi perpajakan yang berkeadilan guna mendorong kontribusi optimal perbankan syariah terhadap penerimaan negara secara berkelanjutan.
PEMBIAYAAN SYARIAH DAN PROFITABILITAS PADA BANK BPD SYARIAH DI INDONESIA: PENDEKATAN DATA PANEL DENGAN ROBUSTNESS CHECK: SHARIA FINANCING AND PROFITABILITY IN SYARIAH BPD BANKS IN INDONESIA: A PANEL DATA APPROACH WITH ROBUSTNESS CHECK Wahyudi, Rofiul; Ferry Khusnul Mubarok; Sunu Prasetya Adi
JASIE Vol. 4 No. 02 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jse.v4i02.14903

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembiayaan mudharabah, musyarakah, murabahah, dan ijarah terhadap profitabilitas BPD Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis balanced panel data yang mencakup lima BPD Syariah selama periode 2016–2024. Profitabilitas diukur menggunakan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE), sementara variabel independen terdiri dari pembiayaan mudharabah, musyarakah, murabahah, dan ijarah. Estimasi dilakukan menggunakan pooled ordinary least squares (pooled OLS) dengan robust standard errors (HC3) untuk mengatasi heteroskedastisitas dan potensi pelanggaran asumsi klasik. Analisis deskriptif dan uji diagnostik turut dilakukan untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan mudharabah berpengaruh positif terhadap ROA dengan signifikansi marginal pada tingkat 10%, sedangkan musyarakah menunjukkan pengaruh negatif yang juga signifikan pada level 10%. Pembiayaan murabahah dan ijarah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA. Pada model ROE, seluruh jenis pembiayaan syariah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur pembiayaan syariah, khususnya akad mudharabah dan musyarakah, memiliki hubungan yang lebih nyata terhadap profitabilitas aset dibandingkan profitabilitas ekuitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPD Syariah perlu memperkuat pengelolaan pembiayaan bagi hasil, terutama mudharabah, karena terbukti lebih berpotensi meningkatkan profitabilitas. Pengawasan pada musyarakah perlu ditingkatkan mengingat kecenderungan pengaruhnya yang negatif, sedangkan strategi margin dan efisiensi pada murabahah dan ijarah perlu dioptimalkan agar lebih mendukung kinerja bank.
ENHANCING GOVERNANCE THROUGH SHARIA AUDITS: A CASE STUDY OF SARI ASIH SHARIA-CERTIFIED HOSPITAL IN INDONESIA: MENINGKATKAN TATA KELOLA MELALUI AUDIT SYARIAH: STUDI KASUS RUMAH SAKIT BERSERTIFIKASI SYARIAH SARI ASIH DI INDONESIA Fakhri, Muhammad Yusuf; Barokah Wibisono; Ahmad Suhaimi; Ahmad Khoirudin
JASIE Vol. 4 No. 02 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jse.v4i02.14907

Abstract

The high Muslim population today has resulted in the need for Sharia health services increasing in line with the concept of halal lifestyle and the development of the halal industry in Indonesia. The urgency of sharia-certified health services that have been inaugurated by the Indonesian Council of Islamic Health Efforts (MUKISI) causes health institutions to undergo a Sharia audit process in their governance to ensure the implementation of Sharia values that prioritize health, hygiene, comfort and Sharia compliance. This study aims to determine the role of Sharia audit in the governance of Sari Asih Hospital. The research method used is a literature study sourced from literature review such as books, journals, websites, the Qur'an, fatwas, and legislation. The results showed that the Sharia audit on the governance of Sari Asih Hospital uses KNKG principles consisting of Transparency, Accountability, Responsibility, Independence, and Fairness or equality. Sharia audit at Sari Asih Hospital is considered not optimal because there are still some irregularities that occur in its governance.
PROFITABILITAS LINKAGE PROGRAM AKAD MUDHARABAH PADA BANK SYARIAH INDONESIA: PROFITABILITY OF THE AKAD MUDHARABAH LINKAGE PROGRAM AT INDONESIAN SHARIA BANKS Faiqotun Ni'mah, Faiq
JASIE Vol. 4 No. 02 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jse.v4i02.14918

Abstract

Abstract Setiap lembaga usaha, termasuk lembaga keuangan syariah, dituntut untuk mengelola kegiatan usahanya secara produktif guna mencapai tingkat profitabilitas yang berkelanjutan. Salah satu skema pembiayaan yang strategis dalam mendukung sektor usaha kecil dan menengah (UKM) adalah akad mudharabah melalui linkage program, yang secara normatif diperkuat oleh kebijakan pemerintah, antara lain Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 03/Per/M.KUKM/III/2009. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akad mudharabah dalam linkage program serta implikasinya terhadap profitabilitas pada Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai entitas hasil merger perbankan syariah nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pihak terkait, observasi terhadap pelaksanaan pembiayaan, serta dokumentasi laporan dan kebijakan internal bank. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Syariah Indonesia telah mengimplementasikan akad mudharabah dalam linkage program sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan regulasi yang berlaku. Namun demikian, dari perspektif kinerja keuangan, kontribusi linkage program akad mudharabah terhadap peningkatan profitabilitas bank belum menunjukkan hasil yang signifikan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa meskipun implementasi akad telah berjalan secara normatif dan operasional, efektivitasnya sebagai instrumen peningkatan laba masih menghadapi berbagai keterbatasan, khususnya yang berkaitan dengan risiko pembiayaan, karakteristik mitra linkage, dan kualitas pengelolaan usaha UKM.
IMPLEMENTASI PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT PADA LEMBAGA PENGELOLA ZAKAT DI INDONESIA: IMPLEMENTATION OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE PRINCIPLES IN OPTIMIZING ZAKAT MANAGEMENT IN ZAKAT MANAGEMENT INSTITUTIONS IN INDONESIA Riska Kudung Kusnati; Bahtiar Effendi
JASIE Vol. 4 No. 02 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jse.v4i02.14931

Abstract

Zakat merupakan instrumen penting dalam sistem keuangan sosial Islam yang bertujuan untuk menciptakan keadilan sosial dan mengurangi kesenjangan ekonomi. Namun, pengelolaan zakat di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam hal efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam pengelolaan lembaga zakat sebagai upaya optimalisasi fungsi dan kepercayaan publik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dari berbagai literatur, jurnal, dan dokumen relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip GCG meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, serta kewajaran dan kesetaraan dapat memperkuat tata kelola lembaga zakat secara profesional, meningkatkan kepercayaan muzakki, serta meminimalisir risiko penyalahgunaan dana. Dengan dukungan regulasi seperti UU No. 23 Tahun 2011 dan penerapan indeks zakat nasional, implementasi GCG terbukti menjadi strategi penting dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang berkelanjutan, efisien, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
INTEGRASI TERAPI QUR’ANI DALAM PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MASYARAKAT: STUDI KUALITATIF PADA PC JAM’IYYAH RUQYAH ASWAJA KOTA SEMARANG: INTEGRATION OF QUR'ANIC THERAPY IN COMMUNITY SPIRITUAL MENTAL DEVELOPMENT: A QUALITATIVE STUDY AT THE ASWAJA RUQYAH JAM'IYYAH PC SEMARANG CITY Subhan, Ali; Ali Maksum
JASIE Vol. 4 No. 02 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jse.v4i02.15389

Abstract

Abstract Modernisasi dan dinamika kehidupan perkotaan telah berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan mental dan spiritual dalam masyarakat. Pendekatan kesehatan mental konvensional cenderung menekankan aspek medis dan psikologis, sementara dimensi spiritual seringkali kurang mendapat perhatian. Bagi komunitas Muslim, however, spiritualitas memainkan peran krusial dalam menumbuhkan kedamaian batin dan ketahanan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi terapi Al-Qur’an dalam perkembangan mental dan spiritual masyarakat melalui praktik ruqyah syar‘iyyah yang dilakukan oleh Pengurus Cabang Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (PC JRA) Kota Semarang. Dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan praktisi ruqyah dan anggota komunitas yang mengikuti terapi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, didukung oleh teknik triangulasi untuk memastikan validitas data. Temuan menunjukkan bahwa integrasi terapi Al-Qur’an berkontribusi positif terhadap kesejahteraan mental dan spiritual peserta, sebagaimana tercermin dalam peningkatan ketenangan batin, stabilitas emosional, dan penguatan spiritualitas. Selain itu, terapi Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai metode penyembuhan tetapi juga sebagai sarana bimbingan agama dan penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama‘ah. Studi ini menyoroti potensi terapi Al-Qur’an sebagai pendekatan komplementer dalam pengembangan mental dan spiritual berbasis komunitas di kalangan masyarakat Muslim.    Keywords : Terapi Al-Qur'an, Pengembangan Mental dan Spiritual, Ruqyah Syar'i, Ahlussunnah Wal Jama'ah, Bimbingan Masyarakat
ANALYSIS OF FACTORS INFLUENCING GEN Z’s INTEREST IN CENTRAL JAKARTA IN USING LINK AJA SYARIAH WITH THE TAM APPROACH: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT GENERASI Z DI JAKARTA PUSAT DALAM MENGGUNAKAN LINKAJA SYARIAH DENGAN PENDEKATAN TAM Alfi Syahrin; Nur Khayin Muhdlor; Masfiatun; Asiroch Yulia Agustina
JASIE Vol. 4 No. 02 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jse.v4i02.15434

Abstract

The rapid growth of digital financial technology in Indonesia has accelerated the adoption of electronic wallets, including Sharia-compliant platforms such as LinkAja Syariah. Despite increasing interest in Islamic fintech, limited empirical studies examine how technological acceptance factors interact with religiously grounded brand legitimacy in influencing Generation Z’s adoption behavior. This study aims to analyze the determinants of Generation Z’s intention to use LinkAja Syariah in Central Jakarta by employing an extended Technology Acceptance Model (TAM) that integrates service features, perceived ease of use, perceived security and privacy, perceived usefulness, and brand image. A quantitative survey was conducted among 100 Generation Z respondents, and the data were analyzed using multiple linear regression to test both simultaneous and partial effects. The findings reveal that collectively all independent variables significantly influence intention to use. Partially, perceived ease of use, perceived usefulness, and brand image demonstrate significant positive effects, while service features and security show no significant direct effect. Perceived usefulness emerges as the most dominant predictor. The study contributes to the extension of TAM within the context of Sharia fintech by incorporating brand image and security dimensions and provides practical implications for Islamic digital wallet providers to prioritize functional benefits, user-friendly design, and strong Sharia-based brand positioning to enhance adoption among digital-native users.

Page 4 of 4 | Total Record : 40