cover
Contact Name
Hengki Hendra Pradana
Contact Email
hengkihendra007@gmail.com
Phone
+6281585567780
Journal Mail Official
psi@unublitar.ac.id
Editorial Address
Jl. Masjid No. 22 Kota Blitar
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Psycho Aksara Jurnal Penelitian Psikologi
ISSN : -     EISSN : 29882850     DOI : https://doi.org/10.28926/pyschoaksara
Jurnal Psycho Aksara Jurnal Psikologi menerima naskah penelitian terkait pengembangan dalam bidang ilmu Psikologi Sosial, Psikologi Pendidikan, Psikologi Industri dan organisasi, Psikologi Klinis, Psikologi Agama, Psikologi Perkembangan dan Psikologi Konseling, Jurnal Psycho Aksara terbit satu tahun dua kali yaitu bulan Januari dan Juli. Diterbitkan oleh Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Agama Islam bekerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, Indonesia.
Articles 73 Documents
Self-Disclosure dan Dukungan Sosial Sebagai Prediktor Kesejahteraan Subjektif pada Anggota GERKATIN di Surabaya Syah Putra, Wisnu Aji; Kasyfillah, Muhammad Haidarsyah; Aulia, Nida Rivdah; Astuti, Feti; Destiani, Deassy Marlia; Fitria, Nur Ida
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol 3 No 2 (2025): Volume 3, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v3i2.2068

Abstract

Kesejahteraan subjektif merupakan aspek penting yang memerlukan perhatian, terutama dalam memahami perbedaan tingkat kesejahteraan subjektif antara orang dengan dan tanpa disabilitas. Studi ini mengkaji pengaruh pengungkapan diri dan dukungan sosial terhadap kesejahteraan subjektif di kalangan anggota Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (GERKATIN) di Surabaya. Desain kuantitatif korelasi dan 30 anggota GERKATIN dipilih melalui teknik sampling acak untuk berpartisipasi dalam studi ini. Tiga instrumen utama digunakan dalam studi ini: Revised Self-Disclosure Scale (RSDS), Skala Dukungan Sosial, dan Skala Kesejahteraan Subjektif. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menganalisis data dan menentukan hubungan serta pengaruh antara variabel. Hasil menunjukkan bahwa pengungkapan diri dan dukungan sosial bersama-sama menjelaskan 7,9% varians dalam kesejahteraan subjektif. Hal ini menyarankan bahwa meningkatkan kedua variabel tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan anggota GERKATIN. temuan ini memberikan wawasan berharga untuk mengembangkan intervensi dan program dukungan bagi individu dengan disabilitas, terutama untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.
Kesulitan Perempuan Gen Z yang Mengalami Fatherless dalam Memilih Pasangan Hidup Syarifah, Vera Hasna Salma; Satiningsih, Satiningsih
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol 3 No 2 (2025): Volume 3, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v3i2.2070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menggali secara mendalam kesulitan yang dialami oleh perempuan Gen Z yang mengalami fatherless secara emosional dalam memilih pasangan hidup. Fatherless dalam konteks ini merujuk pada kondisi di mana ayah secara fisik hadir serumah, namun tidak terlibat secara emosional dan tidak menjalankan peran pengasuhan yang mendalam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode fenomenologi, melibatkan lima partisipan perempuan usia 21–25 tahun yang sudah menikah dan berdomisili di Kecamatan X, Kabupaten Y. Teknik pengumpulan data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam (in depth interview). teknik analisis data menggunakan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman fatherless memengaruhi kepercayaan diri, membentuk rasa ragu dalam menjalin hubungan, serta menciptakan standar dan ekspektasi khusus terhadap pasangan hidup. Partisipan mengaku mencari pasangan yang mampu memberi perhatian, dukungan emosional, dan komunikasi terbuka hal-hal yang tidak mereka dapatkan dari figur ayah. Selain itu, tekanan sosial dan budaya untuk menikah muda turut menjadi faktor eksternal yang mempercepat pengambilan keputusan, meski dalam kondisi emosional yang belum stabil. Dalam hubungan pernikahan yang dijalani saat ini, luka emosional dari masa lalu masih memengaruhi pola interaksi dengan pasangan. Namun, partisipan juga menunjukkan refleksi dan kesadaran untuk membangun relasi yang lebih sehat. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman peran ayah terhadap perkembangan psikologis perempuan serta pengambilan keputusan dalam membangun relasi jangka panjang
Pengelolaan Negative Thinking Melalui Teknik Coping Thought Pada Ibu Rumah Tangga yang Tidak Bekerja Di Desa Darungan Kabupaten Blitar Mufidah, Alaiya Choiril; Fitria, Nur Ida; Suatin, Wiwik
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol 3 No 2 (2025): Volume 3, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v3i2.2139

Abstract

Keharmonisan sebuah rumah tangga salah satunya ditentukan oleh peran ibu dalam sebuah keluarga, ketika ibu mampu berperan maksimal dalam keluarga maka akan menciptakan suasana yang kondusif dan nyaman bagi anggota keluarga lainnya, namun belakangan ini, munculnya banyak pemberitaan kasus mengenai ibu rumah tangga yang stres dan depresi akibat kurangnya edukasi pengelolaan diri, sehingga memunculkan sikap ekstrim mulai dari perundungan pada anak bahkan hingga tega melakukan pembunuhan pada buah hatinya sendiri, semua itu dilakukan atas motif-motif yang irasional. Penelitian ini menggunakan desain one group pre-test and post-test design. Subjek penelitian ini adalah ibu rumah tangga yang tidak bekerja yang sering memiliki pikiran negative terhadap hidupnya. Karakteristik penelitian ini antara lain: (1) subjek penelitian hanya satu kelompok; (2) subjek penelitian diberikan pre-test sebelum perlakuan dan post-test setelah perlakuan. Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan teknik coping thoght ini efektif untuk menanggulangi negative thinking pada ibu rumah tangga yang tidak bekerja sehingga mampu menumbuhkan keluarga yang harmonis dan meningkatkan kesehatan mental.