cover
Contact Name
Dimara Kusuma Hakim
Contact Email
jpts@ump.ac.id
Phone
+6285227409102
Journal Mail Official
jpts@ump.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS)
ISSN : -     EISSN : 27760294     DOI : https://dx.doi.org/10.30595/jpts
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) merupakan terbitan berkala ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto. JPTS mengundang para peneliti, dosen, dan praktisi untuk bertukar dan memajukan keilmuan di bidang sains dan teknologi yang meliputi Teknik Sipil, Teknik Kimia, Teknik Elektro, Teknik Informatika dan Teknologi Informasi serta Teknik Mesin. JPTS terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli.
Articles 47 Documents
Pemanfaatan Internet Marketing untuk Pengembangan Pemasaran dan Kewirausahaan di Kampung Sri Rahayu Banyumas Ridho Muktiadi
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) Vol 1, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jpts.v1i02.11664

Abstract

Media sosial menjadi salah satu upaya untuk mempromosikan dan meningkatkan penjualan produk disebuah usaha tertentu. Seperti halnya Instagram sebagai salah satu media sosial yang menampilkan foto, video dan text sekarang sudah banyak digunakan untuk media promosi produk. Pusat Studi Dakwah Komunitas (PSDK) Kampung Sri Rahayu memiliki produk hasil kreatifitas warga binaannya. Produk tersebut akan dipromosikan menggunakan media sosial Instagram agar jangkauan pemasarannya meluas. Dimulai dari pembuatan akun Instagram Business sebagai sarana awal media promosi, dilanjutkan dengan pembinaan dan penyampaian materi terkait pengelolaan Instagram Business yang meliputi: pembuatan konten yang berupa foto yang menarik, pembuatan caption dan penggunaan hastagh untuk mengoptimalkan jangkauan pemasaran produk. Beberapa produk berhasil di upload ke Instagram Business yang sudah menggunakan caption dan hastagh untuk meningkatkan promosi produk.
Pelatihan E-Commerce melalui Marketplace bagi Warga Desa Semedo, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas Hindayati Mustafidah; Muchammad Agung Miftahudin; Elindra Ambar Pambudi
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) Vol 4, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jpts.v4i1.19366

Abstract

ABSTRAKDesa Semedo merupakan salah satu sentra penghasil gula semut yang berada di Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Mata pencaharian utama warga adalah memproduksi dan menjual gula semut. Salah satu kelompok usaha yang ada saat ini adalah kelompok usaha “Palma Semedo”. Kelompok ini mempunyai usaha pengrajin gula semut dengan dua varian rasa yaitu original dan rempah. Permasalahan yang dialami warga adalah penjualan atau pemasarannya masih bersifat lokal. Sampai saat ini penjualannya dilakukan dengan menitipkan ke warung atau toko. Diperlukan suatu alat teknologi untuk meningkatkan omset penjualan, yaitu sebagai media promosi produk. Teknologi yang dimaksud adalah teknologi perangkat lunak komputer berbasis e-commerce yang memanfaatkan pasar. Solusi yang ditawarkan terhadap permasalahan mitra dan menjadi tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah partisipasi aktif dari warga sebagai mitra, yaitu dengan melakukan pelatihan pembuatan akun dan pengelolaannya di beberapa marketplace, pengelolaan produk, dan pengelolaan konsumen/pembeli. Prosedur kerja dalam mewujudkan kegiatan ini meliputi sosialisasi program, pelatihan, praktek langsung, dan pendampingan. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan mengukur keberhasilan para perajin gula lokal dalam melaksanakan hasil pelatihan. Pelatihan diikuti oleh 10 peserta yang melibatkan tiga orang mahasiswa untuk membantu pembuatan akun marketplace Shopee dan Tokopedia. Hasil dari pelatihan dan evaluasi kegiatan adalah UKM “Palma Semedo” sebagai mitra mempunyai akun di Shopee dan Tokopedia sebagai penjual untuk memasarkan hasil produksinya berupa gula semut asli dan gula rempah. Mitra merasa sangat puas dengan pelatihan ini karena mendapatkan ilmu dan keterampilan dalam berjualan melalui marketplace. Mitra berharap tingkat penjualan gula semut dapat meningkat dengan pasar yang lebih luas sehingga dapat meningkatkan pendapatan.ABSTRACTSemedo Village is an ant sugar-producing center in Pekuncen District, Banyumas Regency. The residents have their primary income from producing and selling ant sugar. One of the current business groups is the "Palma Semedo" business group. This group has a business as an ant sugar craftsman with two flavor variants: original and spiced. The problem experienced by residents is that sales or marketing is still local. Until now, sales have been made by entrusting them to stalls or shops. A technological tool is needed to increase sales turnover, which is a medium for promoting products. The technology in question is e-commerce-based computer software technology that utilizes the marketplace. This is the solution offered to partners' problems and is the aim of carrying out this community service activity. The approach used in this activity is active participation from residents as partners, namely by conducting training in creating accounts and managing them in several marketplaces, managing products, and managing consumers/buyers. Work procedures in realizing this activity include program socialization, training, direct practice, and mentoring. Evaluation of the implementation of activities is carried out by measuring the success of the local sugar artisans in implementing the training results. The training was attended by 10 participants involving three students to assist in creating Shopee and Tokopedia marketplace accounts. The results of the training and the activity evaluation are that UKM "Palma Semedo" as a partner has an account on Shopee and Tokopedia as a seller to market its production in the form of original ant sugar and spiced sugar. Partners feel very satisfied with this training because they gain knowledge and skills in selling through the marketplace. Mitra hopes that the sales level of ant sugar can increase with a broader market to increase income.
PELATIHAN DESAIN APLIKASI INTERNET OF THINGS (IoT) UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SMK MUHAMMADIYAH SOMAGEDE Dian Nova Kusuma Hardani; Itmi Hidayat Kurniawan; Latiful Hayat
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) Vol 1, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/.v1i1.9165

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini berkembang sangat pesat, dan dapat dirasakan dalam dunia industri maupun masyarakat. Salah satunya yaitu dengan pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT). IoT adalah konsep yang muncul dimana semua alat dan layanan terhubung satu dengan yang lain dengan mengumpulkan, bertukar dan memproses data untuk beradaptasi secara dinamis. SMK Muhammadiyah Somagede merupakan salah satu sekolah yang sedang berkembang di wilayah Kabupaten Banyumas. Pada kurikulum pendidikan di SMK Muhammadiyah Somagede yang berhubungan dengan rangkaian terintegrasi berbasis IoT belum ada sehingga perlu penyesuaian dengan perkembangan teknologi saat ini. Sumber daya manusia yang dimiliki oleh sekolah belum semuanya memiliki kompetensi di bidang IoT. Berdasarkan permasalahan tersebut, program pengabdian pada masyarakat melalui penerapan ipteks bagi masyarakat mampu memberikan informasi tentang perancangan dan pembuatan aplikasi IoT berbasis mikrontroler dan Android secara konsep teoritis dan praktis. Pelatihan ini ditujukan untuk Program Studi Teknik Bisnis Sepeda Motor. Adapun tahapan yang dilaksanakan adalah mulai tahap persiapan, koordinasi dengan pihak sekolah, inventaris kebutuhan sarana dan prasarana. Tahap berikutnya adalah tahap pelatihan yang terdiri dari pemaparan tentang dasar-dasar IoT, demaparan perangkat yang digunakan, dan demonstrasi langsung oleh peserta. Peserta yang ditugaskan untuk mengikuti pelatihan ini sebanyak 12 orang terdiri dari guru kepala bengkel. Hasil observasi dari proses demontrasi yang dilakukan peserta dalam menyelesaikan studi kasus menunjukkan bahwa kemampuan guru meningkat dari sebelumnya dibuktikan dengan keberhasilan membuat system pengaman ON/OFF menggunakan relay.
Pengenalan Aplikasi Pelaporan Kerusakan Rambu Lalu Lintas Berbasis Android di Kabupaten Purbalingga Hidayat Abdul Aziz; Dimara Kusuma Hakim; Ermadi Satriya Wijaya
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) Vol 3, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jpts.v3i01.16818

Abstract

Perkembangan teknologi informasi berkembang sangat pesat dan berpengaruh pada berbagai aspek kehidupan. Teknologi seringkali dimanfaatkan pada kehidupan masyarakat terutama instansi pemerintahan untuk menunjang kinerja. Pemanfaatan teknologi tersebut masih belum sepenuhnya dimanfaatkan pada dinas perhubungan kabupaten Purbalingga terutama pada bidang pelayanan umum yang bisa diakses oleh masyarakat terkait pelaporan kerusakan rambu lalu lintas terkait sehingga mempersulit pelaporan kerusakan rambu lalu lintas kabupaten purbalingga. Hal tersebut terkendala sebuah masalah yaitu kurangnya fasilitas pengaduan secara online yang dapat dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Purbalingga karena untuk saat ini masyarakat harus melakukan pelaporan secara langsung atau offline ke pada dinas perhubungan kabupaten Purbalingga. Permasalahan tersebut memunculkan sebuah ide dan solusi untuk membangun sebuah aplikasi berbasis Android sebagai fasilitas pengaduan kerusakan rambu lalu lintas. Metode yang digunakan dalam pengembangan aplikasi tersebut menggunakan metode SDLC (Software Life Development Cycle) dengan model waterfall. Pelaksanaan penelitian tersebut menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang berfokus pada pembangunan aplikasi. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini berupa aplikasi pelaporan kerusakan rambu lalu lintas di Kabupaten Purablingga berbasis Android yang memberikan kememudahkan bagi masyarakat dalam melakukan tindakan pelaporan kerusakan rambu lalu lintas secara online. Penelitian ini berhasil dilaksakanan dengan mengacu pada hasil pengujian fungsionalitas dengan metode Black Box Testing dan pengujian berdasarkan feedback dari subjek penelitian yaitu masyarakat Purbalingga dengan metode Beta Testing.
Pelatihan Penggunaan Mendeley pada Guru SLB Kuncup Mas Elindra Ambar Pambudi; Ermadi Satriya Wijaya
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) Vol 2, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jpts.v2i01.13281

Abstract

Berdasarkan tuntutan sertifikasi guru sesuai permendiknas No 18 th 2007 tersebut setiap guru mau tidak mau dihadapkan pada keharusan untuk mampu mengeluarkan karya tulis ilmiah seperti buku teks, modul, artikel, dan lain-lain yang berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan juga proses pendidikan. Permasalahan yang dihadapi para guru adalah pemahaman yang masih minim terkait referensi dalam pembuatan karya ilmiah, ditambah lagi keterbasan waktu yang dimiliki dan kurangya kreatifitas para guru di SLB Kuncup Mas dalam mengumpulkan referensi karya ilmiah. Dengan kesulitan yang dihadapi maka dalam pengabdian ini akan mencoba untuk memecahkan masalah dengan mengadakan pelatihan mengenai referensi manager. Metode yang diterapkan dari mulai survey lapangan, ceramah dan demo, dilanjutkan diskusi tanya jawab dan diakhiri praktik mandiri Bersama-sama. Hasil yang didapatkan dari pengabdian ini adalah terdapat sekitar 90 % keberhasilan dibuktikan dengan rata-rata peserta mendapatkan nilai rentang baik sampai dengan sangat baik dan 10% mendapatkan hasil kurang baik.
Pelatihan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah berbasis Elektronik kepada Organisasi Perangkat Daerah Pemerintahan Banjarnegara Dimara Kusuma Hakim
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) Vol 4, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jpts.v4i1.21307

Abstract

E-SAKIP, atau Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, dibangun sebagai respons terhadap tuntutan transparansi dan akuntabilitas dalam kinerja instansi pemerintah. Dalam era digital saat ini, masyarakat semakin menuntut transparansi dan akuntabilitas dari pemerintah dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Oleh karena itu, pemerintah merespons tuntutan ini dengan membangun E-SAKIP, sebuah sistem yang memungkinkan masyarakat untuk memantau dan mengevaluasi kinerja instansi pemerintah secara elektronik. Dalam rangka pelaksanaan AKIP, dilakukan pelatihan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur pemerintah daerah dalam melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja instansi pemerintah daerah, untuk pemantauan dan evaluasi kinerja instansi pemerintah daerah dalam rangka mengukur capaian tujuan, sasaran, indikator, target, dan strategi yang telah ditetapkan dalam perencanaan pembangunan daerah. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah difusi ilmu pengetahuan dan teknologi (DIPT), yaitu suatu proses penyebaran dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang melibatkan interaksi antara sumber, saluran, dan penerima. DIPT dilakukan melalui empat tahap, yaitu: (1) penyadaran, (2) penilaian, (3) adopsi, dan (4) penguasaan. Dalam setiap tahap, peserta pelatihan mendapatkan informasi, demonstrasi, latihan, dan bimbingan dari para narasumber yang berkompeten di bidangnya. Kesimpulan dari pelatihan ini adalah bahwa kegiatan pelatihan telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Peserta pelatihan merasa mendapatkan manfaat dari pelatihan ini dan berkomitmen untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang didapat di instansi masing-masing. Pelatihan ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Peningkatan Kompetensi Peserta Didik melalui Pendirian Lembaga Sertifikasi di SMK Muhammadiyah Sumpiuh Teguh Marhendi
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) Vol 1, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jpts.v1i02.9999

Abstract

SMK Muhammadiyah Sumpiuh saat ini sduah memiliki banyak guru yang sudah bersertifikat asesor BNSP. Sebagai lembaga pendidikan islam, SMK Muahammdiyah Sumpiuh  fokus membina dan membekali  siswa  dengan  ilmu-ilmu  syar’i  dan  keterampilan  hidup  (life  skill) serta dibekali dengan penguasaan tekhnologi. Peningkatan ketrampilan hidup (skill  life) dan meningkatkan kompetensi para  peserta  didik , penyiapan  uji kompetensi untuk membekali pada saat kerja di dunia kerja menjadi hal yang penting. Hal ini juga sesuai dengan UU no 13 2004, dan Peraturan Pemerintah No 23 tentang BNSP, Peraturan Pemerintah No 31 2006 tentang sistem Pelatihan Kerja Nasional. Program ini dimaksudkan agar sekolah mampu menyiapkan lembaga sertifikasi profesi terlebih dahulu dan natinya bisa melakukan uji kompetensi terhadap para peserta didiknya. Permasalahan mitra diatasi dengan metode transfer teknologi melalui sosialisasi, pelatihan, simulasi, dan pendampingan. Kegiatan  sosialisasi mampu meningkatkan pemahaman peserta pelatihan  tentang   pentingnya pelaksanaan ujikom dan pendirian LSP P1. Setelah kegiatan pelatihan, pengetahuan peserta terkait LSP dan Ujikom menjadi meningkat, 58 %.  Pada item pentingnya ujikom bagi peserta didik/siswa meningkat 58% menjadi 52 %. Sedangkan terkait persaingan di MEA dan sertifikasi kompetensi, meningkat 72 %. Kegiatan alih teknologi ini mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta pelatihan dalam penyiapan berkas-berkas penyusunan dokumen SOP untuk pendirian LSP P1 (meningkat 66% dan 70%. Kegiatan sosialisasi penyusunan dokumen penting pendirian LSP P1 mampu meningkatkan pengetahuan peserta pelatihan tentang  pengetahuan dan  ketrampilan  penyusunan  dokumen  sebesar  62,50  %.  Kegiatan  pelatihan penyusunan dokumen penting pendirian LSP P1 meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun dokumen sebesar 59 %.Kata kunci: Uji Kompetensi, Dokumen SOP, SMK Muhammadiyah Sumpiuh