cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
isihumor@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
isihumor@gmail.com
Editorial Address
Dusun Turusan RT/RW 004/002 Desa Lorong Kecamatan Sambas
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by CV putra publisher
ISSN : 29855454     EISSN : 29855454     DOI : https://doi.org/10.58540/isihumor.v2i1.494
Social Sciences: Anthropology, Asian Studies, Economics and Management, Education, Communication, Demography, Development, Gender Studies, Government & Public Policy, Human Ecology, International Relations, Media Studies, Peace and Conflict, Library Science, Political Science, Science, Technology & Society, Sociology, Ethics, Government Administration, Health, Humanities: Cultural Studies, Religion, History, Human Geography, Linguistics, Philosophy, Religion, Performing Arts (music, theater & dance).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 234 Documents
Internalisasi Nilai Karakter Aswaja Melalui Project-Based Learning Pada Pendidikan Kewarganegaraan: Studi Tradisi Ziarah Sunan Gunung Jati Suarifqi Diantama; Zulkfili
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.2179

Abstract

Kajian mengenai pembelajaran kewarganegaraan berbasis budaya lokal umumnya berfokus pada penguatan kompetensi kewarganegaraan, sementara integrasi model Project-Based Learning dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah (Aswaja) dalam konteks tradisi lokal masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pembelajaran berbasis proyek yang memanfaatkan tradisi ziarah Makam Sunan Gunung Jati sebagai media internalisasi nilai karakter Aswaja serta implikasinya terhadap penguatan dimensi sosio-kultural Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan meliputi dosen, mahasiswa, pengelola makam, tokoh agama, dan masyarakat sekitar yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan focus group discussion, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran melalui observasi lapangan, wawancara, refleksi, dan penyusunan produk proyek efektif menginternalisasikan nilai tawassuth, tasamuh, tawazun, dan i'tidal sekaligus memperkuat dimensi sosio-kultural Pendidikan Kewarganegaraan melalui pengembangan civic knowledge, civic skills, dan civic disposition. Proses tersebut juga meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal, toleransi, kemampuan kolaborasi, komunikasi ilmiah, berpikir kritis, dan tanggung jawab sosial mahasiswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model pembelajaran kewarganegaraan yang mengintegrasikan budaya lokal dengan nilai-nilai Aswaja melalui pendekatan berbasis proyek sebagai strategi pembentukan karakter kewargaan yang kontekstual, partisipatif, dan transformatif.
The Influence of Kahoot Media On Learning Outcomes Students In Learning Mathematics Fraction Material for Grade V Redina Wila Wardana Rumahorbo; Hetdy Sitio; Jon Roi Tua Purba
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v3i3.2181

Abstract

This study aims to determine the effect of Kahoot media on student learning outcomes in fraction mathematics learning for grade V of SD Negeri 091263 Karang Sari, Academic Year 2025/2026. This study uses a quantitative approach with a pre-experimental design and a One Group Pretest-Posttest Design. The sample in this study were all grade V students of SD Negeri 091263 Karang Sari, totaling 23 people. The data collection technique used tests in the form of pretest and posttest in the form of multiple choices of 25 questions. The results showed that the average student pretest score was 40.39 with an incomplete category, while the average posttest score was 84.69 with a complete category, which resulted in an increase in student learning outcomes. In addition, an N-Gain value of 0.72 was obtained with a high category, which indicated an increase in student learning outcomes. Based on the normality test using Shapiro-Wilk, a pretest significance value of 0.580 and a posttest significance value of 0.376 were obtained, so the data were normally distributed. Furthermore, the results of the paired sample t-test showed a significance value of 0.000 < 0.05, which means there is a significant difference between the pretest and posttest results. Thus, it can be concluded that the use of Kahoot learning media has a significant effect on improving student learning outcomes in mathematics learning on fractions in grade V of SD Negeri 091263 Karang Sari
The Influence Of Parents' Authoritary Parenting Styles On Students' Psychological Well-Being In An Academic Environment Hani Magdalena Panjaitan; Karina M. Brahmana
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v3i3.2182

Abstract

This study aims to determine the Influence of Authoritarian Parenting Patterns of Parents on the Psychological Well-being of Students in an Academic Environment at HKBP Nommensen University Medan. Based on the results of research on the influence of authoritarian parenting patterns on psychological well-being in students of HKBP Nommensen University Medan, it can be concluded as follows. Based on the results of descriptive analysis, the average (mean) score of authoritarian parenting patterns was 18.95 with a standard deviation of 5.236, while the average psychological well-being score was 22.34 with a standard deviation of 5.397. These results indicate that respondents have a level of authoritarian parenting patterns and psychological well-being that is in the moderate category. Based on the results of the classical assumption test, the research data meets the requirements for simple linear regression analysis. The results of the normality test show a significance value of 0.200 (> 0.05) so that the data is normally distributed. The results of the linearity test show a Deviation from Linearity value of 0.475 (>0.05) which means the relationship between the authoritarian parenting variable and psychological well-being is linear. Furthermore, the results of the heteroscedasticity test show a significance value of 0.108 (>0.05) so that there are no symptoms of heteroscedasticity in the regression model. The results of the simple linear regression test show that authoritarian parenting has a significant effect on the psychological well-being of students at HKBP Nommensen University Medan, with a significance value of 0.000 (<0.05). The regression coefficient value of 0.449 indicates a positive influence between authoritarian parenting on psychological well-being in research respondents. The R Square value of 0.190 indicates that authoritarian parenting contributes 19% to the variation in students' psychological well-being, while 81% is influenced by other factors not examined in this
Dinamika Sosial Masyarakat Pasca-Pemekaran Desa Tunggulo Selatan Tahun 2011-2021 Nova Baruadi; Joni Apriyanto; Moh. Imron Rosidi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.2183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang pembentukan Desa Tunggulo Selatan dan dinamika sosial masyarakat pasca-pemekaran periode 2011-2021. Penelitian menggunakan metode sejarah melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, dipadukan dengan pendekatan sosiologis. Pengumpulan data bertumpu pada dokumen utama, seperti Perda No. 26 Tahun 2011 dan RPJMDes, serta wawancara yang melibatkan informan kunci dari kalangan pelopor pemekaran, aparat, dan warga desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemekaran pada 2011 didorong oleh luasnya wilayah desa induk yang menghambat jangkauan birokrasi. Pemisahan ini berdampak langsung pada perbaikan akses pelayanan publik administratif yang lebih dekat dan memicu akselerasi pembangunan infrastruktur fisik secara bertahap. Selama satu dekade, dinamika sosial terekam spesifik pada berbagai aspek. Pada bidang pendidikan, orientasi masyarakat bergeser dari pelibatan anak di lahan agraris menjadi kesadaran akan pentingnya pendidikan formal yang mulai terintegrasi dengan teknologi digital. Pada ranah sosial-budaya, penetrasi gawai memunculkan individualisme yang mengurangi intensitas komunikasi tatap muka serta memudarkan minat kaum muda pada tradisi. Namun, mekanisme resiliensi budaya tetap berjalan; tradisi gotong royong tidak ditinggalkan, melainkan dimodifikasi penerapannya menjadi instrumen partisipasi warga dalam pembangunan infrastruktur desa. Dapat disimpulkan, pemekaran mendorong transisi masyarakat menuju pola hidup yang lebih modern tanpa sepenuhnya kehilangan pijakan nilai komunal.