cover
Contact Name
-
Contact Email
ucej@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ucej@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunungpati, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Unnes Civic Education Journal
ISSN : 22526293     EISSN : 25490400     DOI : https://doi.org/10.15294/ucej
Core Subject : Social,
Unnes Civic Education Journal {UCEJ} is a peer-reviewed journal that covers the fields of scientific knowledge or academic that civics education studies. The UCEJ is an academic journal centered in citizenship studies i.e. civic education {curriculum, teaching, instructional media, and evaluation}, political education, law education, moral education, and multicultural education. Contributions are welcome in any suitable form, including critical essays, reviews of significant topics, case studies, theoretical and empirical articles, and statistical analysis. It has been published biannually since 2012 with the registered number p-ISSN 2252-6293 and e-ISSN 2549-0400. UCEJ was published by Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang and this is an open-access journal and also available in print.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2025)" : 5 Documents clear
Penguatan Pendidikan Anti Korupsi Melalui Literasi Anti Korupsi di SMP Negeri 12 Semarang Darmawan, Bagus; Handoyo, Eko; Sunarto; Wahyu Beny
Unnes Civic Education Journal Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v9i4.2945

Abstract

 Semakin tingginya kasus korupsi yang terjadi di Indonesia, maka penguatan pendidikan anti korupsi sangat diperlukan agar peserta didik senantiasa melakukan kegiatan positif yang mendukung pencegahan korupsi. Melalui literasi anti korupsi, peserta didik dapat memahami dengan lebih mudah mengenai konsep implementasi nilai-nilai anti korupsi dengan cara  membaca, menulis, menyampaikan pendapatnya dan kegiatan literasi lainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan, peran sekolah, dan dampak pendidikan anti korupsi melalui literasi anti korupsi pada sikap peserta didik diSMP Negeri 12 Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian berada di SMP Negeri 12 Semarang. Fokus penelitiani ini adalah pelaksanaan, peran sekolah, dan dampak penguatan pendidikan anti korupsi melalui literasi anti korupsi terhadap sikap peserta didik. Sumber data diperoleh dari sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan pendidikan anti korupsi melalui literasi anti korupsi dilakukan dengan dua bentukyaitu pembelajaran materi sisipan dan pembiasaan literasi anti korupsi yaitu; selasa integritas, diary kejujuran, orange jus, seminar anti korupsi, dan majalah cemara. (2) Peran sekolah terbagi menjadi tugas yaitu; kepala sekolah sebagai penentu kebijakan, menjadi teladan, evaluasi, kolaborasi, dan kampanye anti korupsi; wakil kepala sekolah bidang kesiswaan sebagai koordinator kegiatan peserta didik, pemantauan, pembinaan sikap, dan mendukung literasi anti korupsi; dan guru PPKn sebagai koordinator pendidikan anti korupsi, integrasi pembelajaran, pengembangan media dan stimulasi pemikiran kritisanti korupsi. (3) Dampak penguatan pendidikan anti korupsi melalui literasi anti korupsi terhadap sikap peserta didik yaitu meningkatnya sikap kepedulian, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, berani, adil, gotong royong, dan kerja keras dalam menanggapi permasalahan lingkungan sosial di SMP Negeri 12 Semarang. Simpulan penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran dan pembiasaan, keikutsertaan peran sekolah dalam mendukung literasi anti korupsi dapat berdampak positif terhadap sikap peserta didik dalam mengimplementasikan nilai-nilai anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari. Saran peneliti(1) Dinas pendidikan Kota Semarang menginstruksikan mata pelajaran anti korupsi sendiri. (2) Sekolah membuat anggaran anggaran khusus pendidikan anti korupsi. (3) Pimpinan, guru, dan karyawan lebih kosisten memberikan contoh anti korupsi. (4) Sekolah membuat kampanye dan apresiasi dalam bentuk lomba literasi anti korupsi. 
Kepemimpinan Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dalam Melaksanakan Program Kerja di SMP Negeri 5 Kudus Salma Adinda Clarasinta; Slamet Sumarto
Unnes Civic Education Journal Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v10i2.10461

Abstract

Pendidikan merupakan aspek penting bagi negara karena menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Sumber daya ini tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam sikap dan perilaku. Tujuan pendidikan nasional diatur dalam UU RI No. 20 Tahun 2003 untuk mengembangkan potensi siswa menjadi individu yang beriman, berakhlak, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab. Namun, tujuan ini belum sepenuhnya tercapai di Indonesia, terlihat dari banyaknya pemimpin yang melanggar etika dan keterlibatan korupsi. Oleh karena itu, penting untuk menanamkan jiwa kepemimpinan pada siswa. Kepemimpinan siswa dapat ditingkatkan melalui keikutsertaan dalam organisasi seperti OSIS. OSIS berfungsi mengembangkan kemampuan, tanggung jawab, dan kreativitas siswa, serta mempersiapkan karir mereka.  
Implementasi Dimensi Kreatif Profil Pelajar Pancasila Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VII SMP N 16 Semarang Utami, Melia Dwi; Susanti, Martien Herna
Unnes Civic Education Journal Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v10i2.15510

Abstract

Profil pelajar Pancasila adalah bagian untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Terjadinya perubahan kehidupan dinamis mempengaruhi sistem pendidikan di Indonesia, permasalahan penerapan pembelajaran salah satunya profil pelajar Pancasila dalam kurikulum merdeka menarik diteliti untuk mengetahui bagaimana penerapan profil pelajar Pancasila dimensi kreatif pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan kelas VII di SMP N 16 Semarang. Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan dimensi kreatif profil pelajar Pancasila pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas VII di SMP N 16 Semarang, serta faktor pendukung dan penghambat penerapannya. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan dimensi kreatif profil pelajar Pancasila untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas peserta didik dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan project. Terdapat enam klasifikasi taksonomi Bloom dalam menciptakan kreativitas peserta didik dan dua alur perkembangan dimensi kreatif profil pelajar Pancasila: peserta didik mampu menghasilkan ide atau gagasan orisinal dan menghasilkan karya atau tindakan yang orisinal.
Penguatan Karakter Mandiri Pada Peserta Didik Melalui Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP Negeri 13 Semarang Fatmawati, Tara Namalia; Tutik Wijayanti
Unnes Civic Education Journal Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v10i2.16908

Abstract

Penelitian ini menganalisis penguatan karakter mandiri melalui kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi penguatan karakter mandiri pada peserta didik melalui kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila kelas VII di SMP Negeri 13 Semarang, faktor pendorong dan faktor penghambat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, waka kurikulum, koordinator tim fasilitator kegiatan P5 dan peserta didik kelas VII. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Penguatan Karakter Mandiri Pada Peserta Didik Melalui Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Tema Suara Demokrasi kelas VII SMP Negeri 13 Semarang telah dilaksanakan dengan efektif dan terstruktur. Projek ini dirancang dengan fokus pada satu karakter dari profil pelajar Pancasila, yaitu karater mandiri. Dalam implementasi penguatan karakter peserta didik dilakukan melalui beberapa tahap sistematis yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Implementasi Projek dipengaruhi oleh faktor pendorong dan faktor penghambat. Untuk faktor pendorong meliputi faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi aspek bawaan dan kepribadian sedangkan faktor eksternal mencakup dukungan keluarga, guru/pendidik dan lingkungan sekitar. Sedangkan faktor penghambat adalah minimnya pemahaman mendalam tentang kurikulum dari pihak pendidik dan kurangnya pemahaman peserta didik terhadap pembelajaran Kurikulum Merdeka. 
Penguatan Pendidikan Karakter Integritas Melalui Pembiasaan Terpadu di SMP Negeri 12 Semarang Bachtiar Aljabar Rosyid; Natal Kristiono
Unnes Civic Education Journal Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v10i2.21380

Abstract

Setiap siswa harus berperilaku baik sesuai norma dan aturan, sehingga karakter integritas penting untuk mengontrol tingkah laku. Pembentukan karakter ini tidak hanya melalui kegiatan kurikuler, tetapi juga melalui kegiatan lain di sekolah, seperti pembiasaan terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk penguatan pendidikan karakter integritas melalui pembiasaan terpadu di SMP Negeri 12 Semarang serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan fokus penelitian yaitu penguatan pendidikan karakter integritas melalui pembiasaan terpadu yang dilaksanakan setiap hari selasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan karakter integritas di SMP Negeri 12 Semarang dilakukan secara sistematis melalui pembiasaan harian dengan tema berbeda dan dua program utama, yaitu ATIBOPO dan Lorong Integritas. Evaluasi menunjukkan dampak positif, seperti meningkatnya kesadaran siswa akan integritas, yang tercermin dalam kegiatan seperti Diary Kejujuran. Keberhasilan program ini didukung oleh faktor internal, seperti peran kepala sekolah, komitmen guru, dan motivasi siswa, serta faktor eksternal, seperti dukungan keluarga dan masyarakat. Namun, terdapat hambatan, baik internal, seperti perbedaan karakter siswa dan keterbatasan fasilitas, maupun eksternal, seperti kurangnya perhatian keluarga dan pengaruh negatif lingkungan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5