cover
Contact Name
Muhammad Wandisyah R. Hutagalung
Contact Email
wandisyah@uinsyahada.ac.id
Phone
+6281260676344
Journal Mail Official
almasharif@iain-padangsidimpuan.ac.id
Editorial Address
Jl. T. Rizal Nurdin Km. 4,5, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-masharif: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Keislaman
ISSN : 23564628     EISSN : 25798650     DOI : 10.24952/masharif.v12i1.10884
Core Subject : Religion, Economy,
FOCUS This journal focused on Islamic Economic and contemporary developments through the publication of articles by research. SCOPE Al-Masharif specializes in Islamic Economic studies and is intended to communicate original research and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines. The Al-Masharif invites manuscripts in the areas of: Sharia Economic Islamic Banking Islamic Microfinance, Zakah, and Waqf Management of Islamic Banking Islamic Financing Islamic Accounting Islamic Finance Industry The Al-Masharif accepts articles in any related subjects and any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. The primary, but not exclusive, audiences are academicians, students, practitioners, and others interested in Islamic Economic research. The primary criterion for publication in Al-Masharif is the significance of the contribution an article makes to the literature and practice in Islamic Economic area, i.e., the significance of the contribution and on the rigor of analysis and presentation of the paper. The acceptance decision is made based upon an independent review process that provides critically constructive and prompt evaluations of submitted manuscripts.
Articles 121 Documents
ANALISIS KEABSAHAN AKAD GO-PAY PADA APLIKASI GO-JEK DALAM PERSPEKTIF FIKIH MUAMALAH Ferly, Bobby; Melinda, Ramadhany; Jasmit, Rudi Edwaldo
AL-MASHARIF: JURNAL ILMU EKONOMI DAN KEISLAMAN Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/masharif.v12i1.11409

Abstract

Go-Pay merupakan salah satu dompet digital atau uang elektronik yang terdapat pada aplikasi Go-Jek. Cara penggunaan Go-Pay adalah dengan mengisi saldo Go-Pay terlebih dahulu atau Top-Up Go-Pay bisa dilakukan melalui driver (pengendara Go-Jek), alfamart, indomaret, M-Banking (ATM)serta Go-Pay ke Go-Pay. Go-Pay bisa digunakan untuk melakukan pembayaran transaksi pada aplikasi Go-Jek dan pada toko-toko yang sudah bekerja sama dengan PT GoTo. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keabsahan akad Go-Pay dalam perspektif fikih muamalah. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan normatif, yaitu pendekatan yang dilakukan dengan cara menilai suatu permasalahan dari sudut halal atau haramnya, mubah atau makruh berdasarkan hukum Allah Subhanah wa ta’ala dan al-Sunnah. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu akad Go-Pay dalam perspektif fikih muamalah adalah akad Qard dan pada akad Qard tidak dibenarkan adanya imbalan atau potongan harga (diskon) yang diberikan oleh pihak Go-Jek pada suatu produk jika pembayaran transaksi dilakukan dengan Go-Pay.
PERTUMBUHAN DAN PEMANFAATAN HARTA (At-Tanmiyyah al-Iqtishadiyyah al-Mutakammilah) Nailul Rahmi
AL-MASHARIF: JURNAL ILMU EKONOMI DAN KEISLAMAN Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padngsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/masharif.v3i1.1056

Abstract

Abstrak In Islam, anyone was property, individual or sosiety or states. All of the people was can to used and develop they property based the Islamic low. Property in Islam is used whith by socialist value for society. Property in Islami must be used base Islamic low, as zakat, infaq, and sadaqah. All of people was property must be to do for develops they property, because its important to used for their life. Properti must be used to produktif development and can not used to deposited to disturb stability and sirkulation of economy in society. Kata Kunci : Pertumbuhan, pemanfaatan, harta
PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH BIDANG KESEHATAN DAN PENGELUARAN PEMERINTAH BIDANG PENDIDIKAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI PROVINSI SUMATERA UTARA Rosnani Siregar; Hamni Fadlilah Nasution; Siti Fatimah Tanjung
AL-MASHARIF: JURNAL ILMU EKONOMI DAN KEISLAMAN Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padngsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/masharif.v5i2.1439

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adanya fenomena peningkatan indeks pembangunan manusia di Provinsi Sumatera Utara meningkat 75,5 persen tetapi pengeluaran pemerintah bidang kesehatan menurun 297.944.000.000 rupiah dan pengeluaran pemerintah bidang pendidikan menurun 272.544.000.000 rupiah pada tahun 2013. Hal yang terjadi tidak sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Todaro dimana teori tersebut menyatakan apabila indeks pembangunan manusia (modal manusia) meningkat maka pengeluaran untuk kesehatan dan pendidikan juga akan meningkat. Rumusan masalah apakah terdapat pengaruh pengeluaran pemerintah bidang kesehatan dan pengeluaran pemerintah bidang pendidikan terhadap indeks pembangunan manusia di Provinsi Sumatera Utara secara parsial maupun simultan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengeluaran pemerintah bidang kesehatan dan pengeluaran pemerintah bidang pendidikan terhadap indeks pembangunan manusia (IPM) di Provinsi Sumatera Utara secara parsial dan simultan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 31 sampel, data diperoleh melalui situs www.bps.sumut.go.id. Pengujian dalam penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS Versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi pengeluaran pemerintah bidang kesehatan dan pengeluaran pemerintah bidang pendidikan sebesar 52% sedangkan 48 persen di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. Adapun model regresinya IPM = a + b1BK + b2BP atau IPM = 24,336 + 0,025 BK + 0,001 BP.Variabel pengeluaran pemerintah bidang kesehatan berpengaruh secara parsial terhadap indeks pembangunan manusia, hal tersebut dapat dibuktikan dengan melihat nilai th (2,020) tt (1,701) dimana th (2,020) th 1,701 maka H01 ditolak dan Ha1 diterima. Variabel pengeluaran pemerintah bidang pendidikan tidak berpengaruh secara parsial terhadap indeks pembangunan manusia, hal tersebut dapat dibuktikan dengan melihat nilai thitung sebesar 0,096 dan ttabel sebesar 1,701 sehingga -tt (-1,701) th (0,096) tt (1,701) sehingga H02 diterima maka Ha2 ditolak. Variabel pengeluaran pemerintah bidang kesehatan dan pengeluaran pemerintah bidang pendidikan berpengaruh secara simultan terhadap indeks pembangunan manusia, hal tersebut dibuktikan karena Fhitung (15,168) Ftabel (3,340) maka H03 ditolak dan Ha3 diterima.
The Behavior of Muslim Investors in Choosing and Making Stock Investment Decisions in the Islamic Capital Market Amelia Rahmawati; Hendri Hermawan Adinugraha; Drajat Stiawan
AL-MASHARIF: JURNAL ILMU EKONOMI DAN KEISLAMAN Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padngsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/masharif.v11i1.9459

Abstract

The world of investment is an interesting topic of discussion, especially investing in the capital market. In general, people make investments to get a high enough return or profit from what is expected. This research uses the method of literature review or literature review in which data is obtained from various sources such as journals, books, documentation, and the internet during the last five years. The results of the study show that perceptions of behavioral control greatly influence investors' behavior in making investment decisions and attitudes towards perceived risk also influence investors' decision-making to invest. 
IMPLEMENTASI ETIKA BISNIS ISLAM DALAM PEMASARAN Jumi Atika
AL-MASHARIF: JURNAL ILMU EKONOMI DAN KEISLAMAN Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padngsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/masharif.v4i1.766

Abstract

Business ethics is a study devoted about moral right and wrong. So the need to see how the ethics in advertising and marketing so that no negative impact on the environment . Business ethics of Islam in marketing offers the concept of 4P + 2P, and ethics in advertising must be ethical, aesthetic and artistic so that the ads can make shoppers drool and do not feel deceived and Strategy Umar Allaah anhu in protecting the environment is based on the fundamentals of the faith and the rules morals that govern the behavior of a Muslim in the life and combat a buse so that no negative impact on the environment.
PENGARUH JUMLAH PENDUDUK DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI PROVINSI SUMATERA UTARA Ikhwanuddin Harahap
AL-MASHARIF: JURNAL ILMU EKONOMI DAN KEISLAMAN Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padngsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/masharif.v6i2.1135

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah terjadinya fenomena penurunan pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2001, 2005, 2009, dantahun 2016, pada tahun yang sama jumlah penduduk meningkat,danpengeluaran pemerintah juga mengalami peningkatan, fenomena ini tidak sesuai dengan teori yang mengatakan bahwa PAD merupakan indikator kesiapan daerah yang dapat mendorong pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat daerah mengenai pengenaan pajak dan retribusi yang sesuai dengan tingkat pendapatan masyarakat yang akhirnya dapat meningkatkan PAD. Rumusan masalah  dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh jumlah penduduk dan pengeluaran pemerintah terhadap PAD di Provinsi Sumatera Utara secara parsial maupun simultan. Pembahasan penelitian ini berkaitan dengan jumlah penduduk, pengeluaran pemerintah dan pendapatan asli daerah. Sehubungan dengan ini pendekatan yang dilakukan adalah teori-teori yang berkaitan dengan bidang tersebut. Penelitian inimerupakan penelitian kuantitatif deskriptif, sampel yang digunakan sebanyak 30 sampel dengan desain purposive sampling, data diperoleh melalui situs www.bps.go.id. Pengujian dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan program komputer Eviews Versi 9.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tidak terdapat pengaruh jumlah penduduk terhadap PAD di Provinsi Sumatera Utara. Secara simultan terdapat pengaruh jumlah penduduk dan pengeluaran pemerintah terhadap PAD di Provinsi Sumatera Utara. Pengaruh jumlah penduduk dan pengeluran pemerintah terhadap PAD di Provinsi Sumatera Utara sebesar 92,45% sedangkan sisanya sebesar 7,55% dipengaruhi faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian.
Penerapan Akad Pembiayaan Syariah Dan Regulasinya Di Indonesia Luqmanul Hakiem Ajuna
AL-MASHARIF: JURNAL ILMU EKONOMI DAN KEISLAMAN Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padngsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/masharif.v7i1.1692

Abstract

AbstractThe article explained in detail about Islamic finance and the regulations in Indonesia. This is based on demand for sharia economic modernization in Indonesia which is expected to have an impact on the ease of transactions for all its countries. The literature study is based on the theory on the Qur’an and hadith to perfect  the regulations made by state institutions that are closely related to sharia finance in Indonesia. The Financial Services Authority (OJK) which had the function organizing a comprehensive system of regulation ans supervision the activities of financial services sector in Indonesia had a gread responsibility for the success and failure of Sharia financing company in Indonesia. Besides, OJK, it also includes the National Sharia Council (DSN) of the Indonesia Ulama Council (MUI) which stated halal and illegitimated financing transactions. The collaboration between two attributes of country that had a major contributions to sharia financial transactions in Indonesia has given birth to the products of sharia financing resulting from the development of contracts that strongly prohibit usury, garar, and maysir practioners. AbstrakArtikel ini menjelaskan secara detail dan rinci pembiayaan syariah dan regulasinya di Indonesia. Hal ini didasarkan pada tuntutan moderninasi ekonomi syariah di Indonesia yang diharapkan berdampak pada  kemudahan transaksi untuk seluruh warga negaranya. Kajian kepustakaan dilakukan berdasarkan pada teori yang disandarkan pada  Alquran dan hadis untuk menyempurnakan regulasi yang dibuat oleh lembaga-lembaga yang erat hubungannya dengan pembiayaan syariah di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang berfungsi  menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan secara menyeluruh terhadap kegiatan sektor jasa keuangan di Indonesia memiliki tanggung jawab besar atas berhasil dan gagalnya perusahaan pembiayaan syariah di Indonesia. Selain OJK, Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang memfatwakan halal dan haramnya transaksi pembiayaan tersbut. Kolaborasi kedua atribut negara yang memiliki andil besar terhadap transaksi keuangan syariah di Indonesia ini telah melahirkan produk-pruduk pembiayaan syariah hasil dari pengembangan akad-akadnya yang melarang praktik riba, garar, dan maysir.
Atribut Produk Tabungan Bank Syariah Dan Pengaruhnya Pada Minat Nasabah Menabung Ismaulina Ismaulina; Agus Ana Tasya
AL-MASHARIF: JURNAL ILMU EKONOMI DAN KEISLAMAN Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padngsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/masharif.v8i2.3360

Abstract

Abstrak Minat nasabah menabung sangat ditentukan oleh atribut produk perbankan yang tersedia.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana atribut produk tabungan perbankan syariah Bank Aceh Syariah KCP Sampoiniet mempengaruhi minat nasabah menabung. Metode yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif dan objek penelitiannya  adalah atribut produk tabungan dan minat nasabah menabung. Sampel terdiri dari 43 orang nasabah yang di ambil secara random.Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner (angket) serta dokumentasi.Teknis analisis data melalui uji validiitas, reliabilitas, dan normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut produk tabungan  Bank Aceh Syariah KCP Sampoiniet telah dilakukan dengan baik terlihat dari uji statistiknya yang signifikan. Hal ini di tunjukan dengan besarnya nilai thitung dengan ttabel (2.6391.68288).    Abstract Customers' interest in saving is largely determined by the attributes of available banking products. The purpose of this research is to find out how the attributes of Islamic banking savings products at Bank Aceh Syariah KCP Sampoiniet affect customers' interest in saving. The method used is a quantitative approach and the object of research is the attributes of savings products and customer interest in saving. The sample consisted of 43 customers who were taken randomly. Data obtained through distributing questionnaires (questionnaires) and documentation. The technique of analyzing the data was through the validity, reliability and normality tests. The results showed that the attributes of the Bank Aceh Syariah KCP Sampoiniet savings product have been performed well as seen from the significant statistical test. This is indicated by the value of tcount with t-table (2.639 1.68288). 
Fintech Opportunities And Challenges In The Sharia Banking Industry In Pandemic Times Ihdi Aini; Adanan Murroh Nasution; Ferdy Kurniawan; Rahmat Husein Lubis
AL-MASHARIF: JURNAL ILMU EKONOMI DAN KEISLAMAN Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padngsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/masharif.v10i2.6514

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peluang dan tantangan fintech dalam industri Perbankan Syari'ah di tengah Pandemi. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif yaitu menelaah sumber-sumber tertulis seperti jurnal, buku, literature, ensiklopedia, karya ilmuan serta berbagai sumber lain baik dalam bentuk tulisan maupun dalam format digital yang relevan. Adapun objek kajian dalam penelitian ini adalah berupa teks-teks atau tulisan-tulisan yang menggambarkan dan memaparkan tentang peluang dan tantangan fintech pada industri perbankan syariah di tengah pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi covid-19 telah memberikan peluang yang lebih besar bagi fintech perbankan syariah disebabkan pandemi telah mendorong masyarakat melakukan transaksi e-comerce. Dimana volume transaksi digital banking meningkat selama pandemi hingga 20,8% yaitu mencapai 1.493 juta kali transaksi dan secara nominal meningkat 23% yaitu mencapai Rp.8.223 triliun. Adapun  tantangannya adalah keamanan data dan transaksi pengguna layanan fintech, mudahnya nasabah berpindah kepada bank lain, serta kurangnya pengetahuan masayarakat pedesaan untuk mengoperasikan Fintech.  Abstract  The purpose of this research is to find out the opportunities and challenges of fintech in the Islamic banking industry in the midst of a pandemic. This study uses a qualitative descriptive. The object of study in this research is in the form of texts that describe the opportunities and challenges of fintech in the Islamic banking industry. The results of the study show that the Covid-19 pandemic has provided greater opportunities for Islamic banking fintech because the pandemic has encouraged people to carry out e-commerce transactions. The volume of digital banking transactions increased during the pandemic by up to 20.8%, namely reaching 1,493 million transactions and nominally increasing by 23%, reaching IDR 8,223 trillion. The challenges are the security of data and transactions for users of fintech services, the ease with which customers can switch to other banks, and the lack of knowledge of rural communities to operate Fintech.
PROSPECTS AND PROBLEMS OF WAQF IN INDONESIA Caniago, Muhammad Ali Imran; Satibi, Ibi
AL-MASHARIF: JURNAL ILMU EKONOMI DAN KEISLAMAN Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/masharif.v12i1.10884

Abstract

The aim of this research is to describe the prospects and problems of waqf in Indonesia. This research uses descriptive qualitative methods. The research results show that Waqf in Indonesia has quite large potential, in 2022 there will be 440,512 points of waqf land in Indonesia with a total area of 57,263.69 hectares. If these assets are used productively, the potential is very large, around 19.4% of Indonesia's gross domestic product. Apart from that, the potential for cash waqf is estimated to reach 180 trillion rupiah per year. Apart from the great potential, there are problems with waqf in Indonesia, namely: Nadir's low understanding of waqf principles, law, management and Nadir's profession not yet being the main profession are the causes of the low quality of Nadir's waqf in Indonesia. Apart from that, Wakif's limited understanding of the concept, law and objectives of waqf is also part of the problems of waqf in Indonesia. Likewise, low public knowledge about waqf causes waqf assets in the community to not be managed well and productively. Waqf management in Indonesia tends to be traditional, the waqf certification process is complicated, coordination between institutions is weak, the use of waqf assets is not yet productive, government policies and supervision regarding the use of existing assets are not optimal, thus causing conflicts over waqf land.

Page 5 of 13 | Total Record : 121