cover
Contact Name
Rustam Musta
Contact Email
jurnalsains@uho.ac.id
Phone
+6281227053886
Journal Mail Official
jurnalsains@uho.ac.id
Editorial Address
Jl. HEA. Mokodompit Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Gedung MIPA FKIP UHO Sulawesi Tenggara – Indonesia
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Sains: Jurnal Kimia & Pendidikan Kimia
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 23015934     EISSN : 29648084     DOI : -
Core Subject : Education,
SAINS : Jurnal Kimia & Pendidikan Kimia Dikelola oleh Jurusan Pendidikan Kimia, FKIP Universitas Halu Oleo Kendari sejak tahun 2012 dengan Media Cetak ber-ISSN 2301-5934 dan melakukan penerbitan pertamanya pada bulan April tahun tersebut. Sejak tahun 2021 pada terbitan Volume 10 Nomor 1, mengalami perubahan bulan terbitan menjadi Juni - Desember dan dikelola menggunakan sistem OJS2. Ber-ISSN on-line 2964-8084 sejak terbitan Volume 11 Nomor 2, kemudian dikelola menggunakan sistem OJS3 dengan format artikel yang baru sejak terbitan Volume 12 Nomor 1. Sains: Jurnal Kimia & Pendidikan Kimia mempublikasi Original Artikel, Short Communication dan Review Artikel yang berkaitan dengan bidang kimia termasuk didalamnya teknik kimia maupun pendidikan kimia. Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini merupakan artikel yang belum dan tidak akan diterbitkan pada jurnal yang lain.
Articles 51 Documents
Uji Aktivitas Antioksidan dari Daun Kelor (Moringa oleifera) yang Diekstraksi Menggunakan Teknik Soxhletasi Siti Nurjanah; Haeruddin; Nurlansi
Sains: Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia Vol. 11 No. 2 (2022): EDISI DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo, Jl. HEA. Mokodompit Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Gedung MIPA FKIP UHO Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antioxidant Activity Tests of Moringa (Moringa oleifera) leaves which Extracted Using Soxhletation Technique has been carried out. This research aims to determine what types of secondary metabolites are contained in Moringa leaves using soxhletation technique and the antioxidant activity of Moringa leaves extracted using soxhletation technique. The secondary metabolites contained in the methanol extract of Moringa leaves were determined by the phytochemical method, while the antioxidant activity was tested by the DPPH method. Moringa leaves used are dried Moringa leaves which have been mashed. Total of 150 g of Moringa leaves were soxhelated for 7 hours with methanol as solvent. Then the extracts were collected and concentrated to obtain a thick extract of 30.624 g. The extracts were tested for phytochemicals and antioxidants. Phytochemical test results showed that the methanol extract of Moringa leaves extracted using the soxhletation technique contained alkaloids, flavonoids, steroids, Polifenols and saponins. Moringa leaves methanol extract extracted using the soxhletation technique has very weak antioxidant activity with an IC50 value of 857.6894 ppm.
Variasi Konsentrasi Asam Klorida (HCl) dan Lama Perendaman Slag Nikel dalam Proses Leaching serta Variasi Volume NH4OH untuk Mengendapkan Besi (Fe) Wa Ode Sartifa; La Harimu; Wa Ode Mulyana
Sains: Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia Vol. 11 No. 2 (2022): EDISI DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo, Jl. HEA. Mokodompit Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Gedung MIPA FKIP UHO Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the optimal concentration and immersion time of hydrochloric acid (HCl) in the iron leaching process in nickel slag samples and to determine the optimal volume of ammonium hydroxide (NH4OH 6.5 M) to precipitate iron (Fe) from leaching results in slag samples nickel. This study used hydrochloric acid (HCl) 37% as a leaching agent with various concentrations of 20%, 25%, 30% and 37% in a volume of 25 mL with variations in curing time for 1, 2, 3 and 4 hours. The deposition process uses a precipitation method (gravimetric), where ammonium hydroxide solution (NH4OH 6.5 M) is used as a precipitating solution to precipitate iron with volume variations of 3, 4, 5 and 6 mL. Nickel slag samples in this study came from PT. Antam, Pomalaa. The weight of the sample used in this study was 2.5 grams. The results showed that the optimal concentration of HCl in iron leaching occurred at a concentration of 30% producing the most Fe2O3 deposits of 0,378 grams with a weight of Fe in Fe2O3 was 0.2646 grams and the percentage of Fe was 10,58%. Optimal leaching time occurs at 3 hours which produces the most Fe2O3 deposits of 0.378 grams with a weight of Fe in Fe2O3 is 0.2646 grams and the percentage of Fe is 10,58%. Optimal deposition of Fe occurs at a volume variation of 4 mL of ammonium hydroxide (NH4OH) resulting in the highest Fe2O3 precipitate of 0.384 grams with a weight of Fe in Fe2O3 is 0.2688 grams and the percentage of Fe is 10,75%.
Analisis Kualitas Virgin Coconut Oil (VCO) Hasil Fermentasi dengan Penambahan Jahe (Zingiber officinale Rosc) Rostina; Rahmanpiu; La Rudi
Sains: Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia Vol. 11 No. 2 (2022): EDISI DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo, Jl. HEA. Mokodompit Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Gedung MIPA FKIP UHO Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai Analisis kualitas Virgin Coconut Oil (VCO) hasil fermentasi dengan penambahan jahe (Zingiber officinale Rosc). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas VCO hasil fermentasi dengan penambahan jahe emprit pada berbagai konsentasi, meliputi uji kadar air, bilangan peroksida dan asam lemak bebas. Metode yang dilakukan adalah metode analisis kuantitatif. Kadar air VCO dengan penambahan jahe emprit dari 3 perlakuan yang telah dilakukan yakni 50 mL, 100 mL, dan 150 mL berturut-turut sebesar 0,22%, 0,19%, dan 0,17% diperoleh kualitas VCO terbaik yaitu pada penambahan jahe emprit 150 mL. Bilangan peroksida VCO dengan penambahan jahe emprit dari 3 perlakuan yang telah dilakukan yakni 50 mL, 100 mL, dan 150 mL berturut-turut sebesar 2,18 meq/kg, 1,79 meq/kg dan 1,59 meq/kg diperoleh kualitas VCO terbaik yaitu pada penambahan jahe emprit 150 mL. Asam lemak bebas VCO dengan penambahan jahe emprit dari 3 perlakuan yang telah dilakukan yakni 50 mL, 100 mL, dan 150 mL berturut-turut sebesar 0,46%, 0,42% dan 0,39% diperoleh kualitas VCO terbaik yaitu pada penambahan jahe emprit 150 mL.
Pengaruh Penambahan 2-Aminomethyl Pyridine pada Komposit Silika dan Karbon Aktif serta Aplikasinya untuk Adsorpsi Logam Pb2+ dan Cu2+ Sarfinda; La Harimu; Ratna
Sains: Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia Vol. 11 No. 2 (2022): EDISI DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo, Jl. HEA. Mokodompit Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Gedung MIPA FKIP UHO Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh penambahan 2-aminomethyl pyridine pada komposit silika dan karbon aktif dan dan aplikasinya untuk adsorpsi logam berap Pb2+ dan Cu2+ (dibimbing oleh La Harimu dan Ratna).Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan 2-aminomethyl pyridine pada komposit silika dan karbon aktif dan aplikasinya untuk adsorpsi logam berat Pb2+ dan Cu2+. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pH optimum, Massa Optimum, dan waktu kontak optimum. Adsorpsi Pb2+ dan Cu2+ logam dilakukan dengan memvariasikan pH, massa adsorben , dan waktu kontak. Proses adsorpsi pH optimum larutan pb2+ dan Cu2+ untuk proses adsropsi oleh komposit silika-karbon aktif -2-aminomethyl pyridine adalah pada pH 4 . pb2+ presentasi adsorpsi kedua logam sebesar 82,70% untuk ion logam pb2+ dan 80,20% untuk logam Cu2+ . Massa optimum komposit silika-karbon aktif dan 2-aminomethyl pyridine untuk menurunkan kadar pb2+ adalah 0,3 gram dengan presentasi adsorpsi sebesar 90% dan Waktu kontak optimum komposit silika-karbon aktif dan 2-aminomethyl pyridine untuk menurunkan kadar pb2+ adalah 45 menit dengan presentasi adsorpsi sebesar 96,6% dan Cu2+ adalah 0,4 gram dengan presentasi adsorpsi sebesar 89,6% dan Cu2+ adalah 60 menit dengan presentasi adsorpsi sebesar 98,2%.
Pemisahan Senyawa Glukomanan dari Umbi Kano (Dioscorea alata L.) Asal Wakatobi Menggunakan Pelarut Etanol Sari Harliana; La Harimu; Haeruddin
Sains: Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia Vol. 11 No. 2 (2022): EDISI DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo, Jl. HEA. Mokodompit Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Gedung MIPA FKIP UHO Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia kaya akan keragaman tanaman sumber karbohidrat, sumber protein baik nabati dan hewani, serta sumber vitamin yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat diantaranya umbi kano (Dioscorea alata L.). Umbi kano adalah salah satu varietas umbi-umbian yang memiliki potensi sebagai sumber bahan pangan karbohidrat non beras dan termasuk spesies tanaman uwi. Daerah yang termasuk penghasil umbi kano di Sulawesi Tenggara adalah Wakatobi. Tanaman Uwi (Dioscorea sp.) merupakan tanaman yang mengandung pati tinggi yaitu sebesar 60,3-74,4% dan mengandung glukomanan. Glukomanan merupakan polisakarida yang tersusun oleh satuan-satuan D-glukosa dan D-mannosa dan serat larut yang berfungsi sebagai pengemulsi (emulgator) pada industri makanan dan lainnya. Dalam penelitian ini, pemurnian tepung glukomanan dari umbi kano menggunakan kosentrasi bertingkat pelarut etanol. Untuk hasil pemisahan glukomanan dari tepung umbi kano dengan etanol diperoleh kadar glukomanan sebesar 73,4%. Analisis karakteristik glukomanan diperoleh kadar air 4,5%, kadar abu 1,48%, serat kasar 11,66%, protein 0,36%, pH 6.
Reduksi Tanin dari Sabut Kelapa Muda (Cocos nucifera L.) selama Pemanasan Edy Purnomo; Rahmanpiu; Ratna
Sains: Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia Vol. 11 No. 2 (2022): EDISI DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo, Jl. HEA. Mokodompit Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Gedung MIPA FKIP UHO Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reduksi Tanin dari Sabut Kelapa Muda (Cocos nucifera L.) Selama Pemanasan. Sabut kelapa muda dapat digunakan sebagai media tanam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menurunkan persen hasil tanin dalam sabut kelapa muda selama pemanasan. Metode yang digunakan adalah pemanasan setiap 4 menit yang disertai penyeduhan lalu didiamkan beberapa saat kemudian disaring, filtrat ditampung, residu kembali dipanaskan deperti semula dan untuk mengukur persen hasil tanin menggunakan metode Spektrofotometri Uv-Vis. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, maka dapat ditarik kesimpulan yaitu pemanasan dapat menurunkan persentase hasil tanin, antara lain kelapa kuning (hibrida) mencapai 21,11 ± 11,12 (x̅ ± sd), sedangkan untuk persentase hasil tanin kelapa hijau mencapai 15,03 ± 10,75 (x̅ ± sd).
Uji Fitokimia Ekstrak n-Heksana Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Reni Tri Febriyanti; Haeruddin; La Rudi
Sains: Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia Vol. 11 No. 2 (2022): EDISI DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo, Jl. HEA. Mokodompit Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Gedung MIPA FKIP UHO Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research has been carried out "Phytochemical Test and Antioxidant Activity of n-Hexane Extract of Belimbing Wuluh Leaves (Averrhoa bilimbi L.)". This study aims to determine the class of secondary metabolites contained in starfruit leaves (Averrhoa bilimbi L.) which were extracted using n-hexane as solvent and to determine the antioxidant activity of starfruit leaves (Averrhoa bilimbi L.) which were extracted using n-hexane as solvent. The secondary metabolite compounds contained in starfruit leaves (Averrhoa bilimbi L.) were determined by the phytochemical method, while the antioxidant activity was determined by the 2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazine (DPPH) method. This study began with sample extraction using the soxhletation method, respectively 15 and 20 g of dried and mashed star fruit leaves, then soxhelated for 3-4 hours with n-hexane as solvent. The extraction was carried out for 7 repetitions so that the total sample of starfruit leaves extracted was 110 g. The extract resulting from soxhletation was then collected and concentrated to obtain a thick extract. The viscous extract obtained was then subjected to phytochemical tests and DPPH tests. Phytochemical test results showed that starfruit leaves extracted using n-hexane as solvent by soxhletation method only contained steroids. Starfruit leaf extract which was extracted using n-hexane solvent by soxhletation method had very weak antioxidant activity with an IC50 value of 3,229,213 ppm.
Identifikasi Komponen Metabolit Sekunder yang Menentukan Toksisitas Ekstrak Daun Lansium domesticum Varietas Langsat Fitriani; Ratna; Abraham; Rahman
Sains: Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia Vol. 11 No. 2 (2022): EDISI DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo, Jl. HEA. Mokodompit Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Gedung MIPA FKIP UHO Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research has been carried out on Secondary Metabolite Components Determining Toxicity of Lansium domesticum Leaf Extract of Langsat Variety with the aim of analyzing the toxicity of n-hexane, ethyl acetate and methanol fractions as well as identifying secondary metabolite components that determine the toxicity of Lansium domesticum leaf extract of Langsat variety. The method used was liquid-liquid extraction, then each fraction was tested for phytochemicals and tested for toxicity using the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method. The results showed that the n-hexane fraction was dominated by steroids with a few polyphenols and tannins. The ethyl acetate fraction is dominated by polyphenols, tannins and alkaloids and still contains a small amount of steroids. The methanol fraction contains small amounts of polyphenols, tannins and saponins. Each fraction showed toxic activity against Artemia salina Leach larvae. The ethyl acetate fraction showed the highest toxic activity (LC50 of 75.24 ppm), followed by the methanol fraction (LC50 of 104.97 ppm) and lastly the n-hexane fraction (LC50 of 309.03 ppm). The components of secondary metabolites that greatly determine the toxic activity of the methanol extract of the leaves of L. domesticum of the langsat variety are polyphenols and tannins.
Analisis Indeks Kepuasan Mahasiswa (IKM) Praktikan terhadap Kualitas Penyelenggaran Praktikum di Laboratorium Terpadu Unit Kimia UHO Semester Genap Tahun 2021-2022 Nurhayati; Laily Nuliana; La Subu; Andriyani
Sains: Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia Vol. 11 No. 2 (2022): EDISI DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo, Jl. HEA. Mokodompit Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Gedung MIPA FKIP UHO Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui Indeks Kepuasan Mahasiswa (IKM) praktikan terhadap kualitas penyelenggaran praktikum di Laboratorium Terpadu Unit Kimia Universitas Halu Oleo semester genap 2021/2022. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian populasi dimana seluruh mahasiswa praktikan memberikan respon pada angket yang memuat 12 pertanyaan yang dimaksudkan untuk melihat respon praktikan terhadap aspek layanan asisten pembina praktikum, format laporan praktikum, Fasilitas laboratorium kecepatan tanggapan untuk aduan maupun kemudahan akses informasi praktikum. Angket yang mengukur respon mahasiswa dibuat dalam skala differensial semantic dengan penilaian evaluasi baik-buruk. Data kemudian dioleh untuk mendapatkan persentase pada tiap aspek layanan dan dianalisis lebih lanjut untuk menentukan nilai IKM yang diperoleh. Hasil analisis semua aspek layanan mendapatkan respon dalam kategori sangat baik. Berturut-turut untuk respon terhadap asisten pembina praktikum, format laporan praktikum, Fasilitas laboratorium serta tanggapan aduan dan kemudahan akses informasi praktikum adalah 93,10%; 93,50%; 92,67% dan 92,90% dengan rata-rata respon sebesar 93,04%. Adapun nilai IKM yang diperoleh adalah 92,95, yang berarti memiliki nilai mutu “A” atau dalam kinerja sangat baik. Hal ini menunjukan bahwa pelaksanaan praktikum kimia dasar sudah sangat memuaskan praktikan. Kinerja ini harus terus dipertahankan dan bila perlu, terus ditingkatkan dimasa mendatang.
Pembuatan dan Penggunaan Membran Selulosa Asetat untuk Pengolahan Air Berkapur Deni Aldian; Aceng Haetami; Rustam Musta
Sains: Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia Vol. 11 No. 2 (2022): EDISI DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo, Jl. HEA. Mokodompit Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Gedung MIPA FKIP UHO Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research has been carried out "Manufacture and Use of Cellulose Acetate Membranes for Limewater Treatment". This study aims to: (1) determine the selectivity of cellulose acetate membrane to Ca and Fe in lime water samples (2) The permeability of cellulose acetate membrane to lime water samples. The sample of this research is bore well water at the Fathul Mu'in Perdos Mosque, UHO's New Campus. This research consisted of several stages, namely the manufacture of cellulose acetate membranes with dimethylformamide additives, module manufacture, permeability tests and rejection tests which included determining the rejection coefficients of Fe and Ca. The composition of the cellulose acetate membrane used was cellulose acetate (11% w/w), dimethylformamide (20% w/w) and acetone (69% w/w) additives. The results showed that the membrane flux value was 43.99 L/m2 .Hour. and the rejection values for Fe and Ca metals were 61.04% and 10.467%, respectively.