cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
gabbah@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan
ISSN : 30263905     EISSN : 30263913     DOI : https://doi.org/10.62017/gabbah.v2i1
Core Subject : Agriculture,
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan merupakan jurnal yang mewadahi artikel hasil penelitian dan kajian bidang pertanian, peternakan, ketahanan pangan, kebijakan pertanian, ilmu tanah dan tanaman, teknologi dan industri pertanian, ekonomi pertanian, dan agribisnis. Jurnal ini adalah jurnal pertanian dan perternakan yang bersifat peer-review dan terbuka. Terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan Januari, April, Juli dan Oktober diterbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2024): April" : 16 Documents clear
KAJIAN AGRIBISNIS RUMPUT LAUT (Eucheuma spinosum) DI KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH Abdul Syukur; Ine Fausayana; Abdul Gafaruddin
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i3.1149

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh wilayah Kecamatan Mawasangka yang berada di daerah pesisir dan merupakan Kawasan potensial aktifitas budidaya laut salah satunya adalah budidaya rumput laut. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran sistem agribisnis rumput laut di Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan analisis pendapatan. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin dan proportional random sampling. Jumlah responden petani rumput laut sebanyak 44 petani dan 3 pedagang antara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran sistem agribisnis rumput laut yang diterapkan oleh petani rumput di Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah terdiri dari subsistem hilir dalam hal ini penyediaan sarana produksi, subsistem usahatani, subsistem hulu yakni pengolahan dan penyimpanan, subsistem pemasaran dan subsistem penunjang. Dalam subsistem input, petani pengadaan sarana produksi yakni bibit dan peralatan berasal dari dua sumber yakni berasal dari petani sendiri dan berasal dari pemerintah. Pada subsistem budidaya petani melakukan budidaya rumput laut dengan beberapa tahapan yakni pemilihan lokasi, penyediaan bibit, persiapan konstruksi/wadah budidaya, tempat penyimpanan hasil panen/penjemuran, pemeliharaan hingga pemanenan. Produksi rata-rata petani rumput laut sebesar 629,55 kg dengan penerimaan rata-rata Rp.8.400.586,00 dan pendapatan sebesar Rp6.002.678,96. Pada subsistem agroindustri petani mengolah hasil panennya dari rumput laut basah ke rumput laut kering dengan waktu penjemuran ± 3 hari. Subsistem pemasaran terjadi saluran distribusi tak langsung (Indirect Channel of Distribution), dengan margin rata-rata Rp500,00,-. Sedangkan pada subsistem penunjang, pemerintah membantu petani rumput laut dalam menjalankan usahataninya melalui bantuan sarana produksi. Terdapat beberapa kendala dan permasalahan pada beberapa subsektor yakni penyaluran sarana produksi yang tidak merata oleh pemerintah setempat, keterbatasan petani dalam mengadakan sarana produksi yang disebabkan oleh keterbatasan modal, adanya hama dan kotoran yang mengganggu pertumbuhan rumput laut, faktor iklim yang mengganggu proses penjemuran serta harga yang tidak menentu yang didapatkan oleh para petani.
ANALISIS PEMASARAN BUAH SEMANGKA (Citrullus vulgaris) MELALUI PENDEKATAN SCP (Structure Conduct Performance) DI KECAMATAN STABAT KABUPATEN LANGKAT Faroza, Dwy; Rini Mastuti; Cut Gustiana
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i3.1759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pemasaran buah semangka melalui pendekatan SCP (Structure Conduct Performance) di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat. Lokasi Penelitian ditentukan dengan menggunakan metode purpossive sampling. Sampel dalam penelitian ini 21 petani yang diperoleh dengan menggunakan sampel jenuh/sensus dan 6 pedagang pengumpul dan 6 pedagang pengecer yang diperoleh dengan teknik snowball sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif (deskriptif) dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis struktur pasar yang terbentuk pada pemasaran semangka di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat ditingkat petani mengarah pada pasar oligopoli longgar. Sedangkan pada tingkat lembaga pemasaran menunjukkan pasar oligopoli ketat. Analisis perilaku pasar dalam penentuan harga semangka ditentukan oleh pedagang pengumpul sedangkan petani hanya bertindak sebagai penerima harga (price taker). Hasil analisis kinerja pasar terdapat dua pola saluran pemasaran, margin pemasaran pada saluran I adalah Rp. 2.033 dan margin saluran pemasaran II Rp. 2.783. Farmers share pada saluran pemasaran I adalah 74,58% pada saluran pemasaran II sebesar 65,21%. Efisiensi pemasaran semangka pada saluran I dengan nilai 4,43% dan saluran II dengan nilai 6,50%, yang artinya saluran pemasaran semangka di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat dapat dikatakan efisien.  
Analisis Location Quotient (LQ) dalam Penentuan Lokasi Basis Tanaman Kopi (Coffea sp) di Kabupaten Tapanuli Utara Silaban, Laura Miranda; Rozalina , Rozalina; Thursina Mahyuddin
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i3.1933

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan yang dibudidayakan di Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lokasi basis tanaman kopi di Kecamatan yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara. Metode pengumpulan data adalah metode survey berdasarkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Tapanuli Utara. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Untuk lokasi basis tanaman kopi di Kabupaten Tapanuli Utara digunakan analisis Location Quotient (LQ), analisis Lokalisasi dan analisis Spesialisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 Kecamatan yang teridentifikasi dalam lokasi basis kopi yaitu Kecamatan Parmonangan, Kecamatan Sipoholon, Kecamatan Tarutung, Kecamatan Siatas Barita, Kecamatan Pangaribuan, Kecamatan Sipahutar, Kecamatan Siborong-borong, Kecamatan Pagaran dan Kecamatan Muara. Terdapat 6 Kecamatan yang teridentifikasi dalam lokasi non-basis yaitu Kecamatan Adiankoting, Kecamatan Pahae Julu, Kecamatan Pahae Jae, Kecamatan Purbatua, Kecamatan Simangumban dan Kecamatan Garoga. Usahatani komoditas kopi tidak terkonsentrasi pada satu Kecamatan saja namun menyebar di beberapa Kecamatan dan tidak menspesialisasikan pada usahatani komoditas kopi. Komoditas kopi mampu mendukung kegiatan perkebunan dan pembangunan wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara.
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN KOPI BUBUK INSTAN SIAP SAJI DI KALANGAN MASYARAKAT DESA PAHLAWAN KECAMATAN KARANG BARU KABUPATEN ACEH TAMIANG Hakiki Nazili; Silvia Anzitha; Muhammad Jamil
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i3.1934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi preferensi konsumen dan atribut yang paling dipertimbangkan konsumen dalam pembelian kopi bubuk instan siap saji di kalangan masyarakat Desa Pahlawan Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian menggunakan metode survey. Penelitian ini berdasarkan tujuan penelitian yaitu menggunakan desain penelitian kausal. Desain penelitian yang digunakan adalah jenis kausal komparatif. Penelitian kausal komparatif merupakan jenis penelitian yang dilakukan dengan tujuan menarik kesimpulan tentang ada atau tidaknya hubungan sebab akibat antara variabel yang diteliti. Teknik penarikan sampel penelitian yang digunakan peneliti adalah Nonprobability sampling.Teknik Non Probability Sampling adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang atau kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Penelitian ini dilakukan kepada responden yang mengkonsumsi dan membeli kopi bubuk instan siap saji dengan jumlah 50 orang. Teknik pengambilan data penelitian kepada sampel menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah chi square yang dioperasikan melalui program SPSS dan analisis multiatribut fishbein. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Preferensi konsumen terhadap keputusan pembelian kopi bubuk instan siap saji di Desa Pahlawan berdasarkan atribut yang ada yaitu Merek = Indocafe; Harga = Harga sesuai kualitas; rasa = Manis (Campuran gula/susu/krimmer lainnya); Promosi = Memberi bonus pembelian dan Kemasan = Kemasan yang memuat informasi lengkap dan Atribut kopi bubuk instan siap saji yang paling dipertimbangkan dalam keputusan pembelian kopi bubuk instan siap saji di Desa Pahlawan dengan urutan atribut dari yang paling dipertimbangkan sampai dengan yang kurang dipertimbangkan adalah atribut merek, rasa, harga, promosi, dan kemasan.
ANALISIS PENDAPATAN DAN PEMASARAN JAGUNG  (Zea mays L.) HIBRIDA DI KECAMATAN PANGARIBUAN KABUPATEN TAPANULI UTARA Fetris Lainingsih Sormin; Fiddini Alham; Thursina Mahyuddin
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i3.2364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berapa tingkat pendapatan usahatani jagung hibrida dan untuk mengetahui apakah pemasaran jagung hibrida di Kecamatan Pangaribuan Kabupaten Tapanuli Utara efisisen. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, yaitu penelitian dengan mendeskripsikan keadaan di lapangan dari sejumlah individu yang di wawancara secara langsung, yang dijadikan sampel dengan menggunakan kuisioner dengan menganalisis usahatani dengan menggunakan rumus pendapatan dan saluran, efisiensi, share margin serta margin pemasaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata pendapatan/usahatani jagung hibrida di Kecamatan Pangaribuan Kabupaten Tapanuli Utara sebesar Rp 14.636.770/musim panen dengan rata-rata pendapatan jagung hibrida/Ha sebesar Rp 12.310.151. Saluran pemasaran pada penelitian ini ada dua saluran pemasaran I dan II. Efisiensi pemasaran pada saluran pemasaran I sebesar 3,68% < 33 % dan Efisiensi pemasaran pada saluran II sebesar 4,78% < 33% yang artinya saluran pemasaran jagung hibrida di Kecamatan Pangaribuan Kabupaten Tapanuli Utara merupakan saluran pemasaran yang efisien.
ANALISIS PEMASARAN UBI KAYU (Manihot esculenta) MELALUI PENDEKATAN SCP (Structure Conduct Performance) DI KECAMATAN BANDAR KABUPATEN SIMALUNGUN Hutasuhut, Septia Adinda; Muhammad Jamil; Fiddini Alham
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i3.2365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pemasaran ubi kayu melalui pendekatan SCP (Structure Conduct Performance) di Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun. Lokasi Penelitian ditentukan dengan menggunakan metode sampel random sampling (sampel acak sederhana). Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 37 petani yang ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin, 5 pedagang pengumpul dan 5 pedagang pengecer yang ditentukan dengan teknik snowball sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif (deskriptif) dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis struktur pasar yang terbentuk pada pemasaran ubi kayu di Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun ditingkat petani mengarah pada pasar oligopoli longgar. Sedangkan pada tingkat saluran lembaga pemasaran menunjukkan pasar oligopoli ketat. Hasil analisis kinerja pasar terdapat dua pola saluran pemasaran, margin pemasaran pada saluran I, nilai margin pemasarannya yaitu Rp. 1.380/Kg dan pada saluran pemasaran II yaitu Rp. 1.700/Kg. Nilai farmer’s share pada saluran pemasaran I sebesar 54,00% dan saluran pemasaran II nilainya sebesar 43,33%. Nilai efisiensi pemasaran ubi kayu pada saluran pemasaran I sebesar 14,00% dan saluran pemasaran II sebesar 16,80%, kedua saluran tersebut dapat dikatakan efisien karena nilainya kurang dari 50%.

Page 2 of 2 | Total Record : 16