Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Majalah Ilmiah Teknologi Elektro (MITE) is peer review journal, published twice a year by the Study Program of Magister Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Udayana. This journal discusses the scientific works containing results of research in the field of electrical, include power systems, telecommunications, informatics, and electronics. Authors are expected to include original scientific papers in accordance with the scope of the discussion of this journal including all aspects of the theory and practice are used.
Articles
611 Documents
MODEL INSTALASI LISTRIK YANG DAPAT MENCEGAH BAHAYA KEBAKARAN PADA BANGUNAN
Susiono ono
Jurnal Teknologi Elektro Vol 9, No 1 (2010): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kasus kebakaran yang diduga karena listrik masih sering terjadi. Dari tahun 1991 sampai 2006 kasus kebakaran di Jakarta yang diduga karena listrik mencapai rata-rata 50% dari total kasus kebakaran. Peluang terjadinya kebakaran karena listrik dapat terjadi karena adanya usaha pengurangan kualitas intalasi listrik baik disengaja maupun tak disengaja dan perilaku menyimpang dari pengguna listrik. Adanya peraturan untuk instalasi listrik dan penggunaan peralatan canggih, ternyata masih belum bisa menjamin supaya tidak terjadi kebakaran karena listrik. Semua ini masih dimungkinkan terjadi karena sampai saat ini PT.PLN sebagai pemasok listrik hanya memasang pengukur konsumsi energi (KWh meter) dan pembatas daya tersambung (MCB) saja. Berdasarkan pengalaman dan pengamatan di lapangan, penyimpangan penggunaan instalasi listrik terjadi setelah serah terima pekerjaan pemasangan instalasi listrik, artinya hal ini lebih didasari perilaku pelanggan pemakai listrik. Untuk bisa mengantisipasi perilaku yang kurang baik tersebut perlu dilakukan upaya pencegahan; yaitu dengan menerapkan model sistem intalasi listrik dengan pengaman yang komprehensip. Pada paper ini diusulkan model sistem instalasi listrik yang dilengkapi sistem pengaman terpadu yang dapat mengamankan instalasi listrik secara teknis dan dapat juga diantisipasi perilaku pengguna listrik yang kurang baik dan menyimpang.
Desain Sistem Semantic Data Warehouse dengan Metode Ontology dan Rule Based untuk Mengolah Data Akademik Universitas XYZ di Bali
Made Pradnyana Ambara;
Made Sudarma;
I Nyoman Satya Kumara
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15 No 1 (2016): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/MITE.2016.v15i01p02
Data warehouse pada umumnya yang sering dikenal data warehouse tradisional mempunyai beberapa kelemahan yang mengakibatkan kualitas data yang dihasilkan tidak spesifik dan efektif. Sistem semantic data warehouse merupakan solusi untuk menangani permasalahan pada data warehouse tradisional dengan kelebihan antara lain: manajeman kualitas data yang spesifik dengan format data seragam untuk mendukung laporan OLAP yang baik, dan performance pencarian informasi yang lebih efektif dengan kata kunci bahasa alami. Pemodelan sistem semantic data warehouse menggunakan metode ontology menghasilkan model resource description framework schema (RDFS) logic yang akan ditransformasikan menjadi snowflake schema. Laporan akademik yang dibutuhkan dihasilkan melalui metode nine step Kimball dan pencarian semantic menggunakan metode rule based. Pengujian dilakukan menggunakan dua metode uji yaitu pengujian dengan black box testing dan angket kuesioner cheklist. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sistem semantic data warehouse dapat membantu proses pengolahan data akademik yang menghasilkan laporan yang berkualitas untuk mendukung proses pengambilan keputusan. DOI: 10.24843/MITE.1501.02
STUDI PENGARUH PEMASANGAN NGR 40 OHM PADA UPRATING TRANSFORMATOR 2 GI GIANYAR TERHADAP GANGGUAN HUBUNG SINGKAT 1 PHASA TANAH
Arya Surya Darma;
I Gede Dyana Arjana;
A.A Gede Maharta Pemayun
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 2 (2017): (May - Agustus) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/MITE.2017.v16i02p19
Along with the development of ever-increasing burden on the GI Gianyar then the transformer unit 2 with a capacity of 30 MVA will be uprating with a capacity of 60 MVA transformer. To maintain the continuity and reliability of the flow of electrical power to the consumer , NGR (Neutral Grounding Resistance) and relay SBEF is used as the safety equipment of the short circuit 1 phase to ground was not in to the neutral point of the transformer. Uprating of transformers that have been done changes on 1 phase fault current to ground when using a direct earthing systems with a value to become 1838.21 A. While the value of the short-circuit current 1 phase to ground after pairing NGR 40 Ohm value is fixed at 288.675 A, so that the current setting and time relay SBEF fixed at 90 A and 7.067 seconds. The analysis result from the effect of installation NGR and rele SBEF on the transformer 60 MVA against short circuit 1 phase to ground has the ability good protection for the value of the fault current is able to be reduced from 1838,21 A into 288.675 A after pairing NGR 40 Ohm and time is needed SBEF to handle distractions 7.067 seconds. Intisari- Seiring dengan perkembangan beban yang terus meningkat di GI Gianyar maka transformator unit 2 berkapasitas 30 MVA akan di lakukan uprating (penggantian) dengan transformator berkapasitas 60 MVA. Untuk menjaga kontinyuitas dan keandalan aliran daya listrik sampai ke konsumen (beban), NGR (Neutral Grounding Resistance) dan rele SBEF dipergunakan sebagai peralatan pengaman dari gangguan hubung singkat phasa tanah agar arus gangguan 1 phasa ke tanah tidak sampai mengalir ke titik netral transformator. Dari uprating transformator yang sudah di lakukan terjadi perubahan pada arus gangguan 1 phasa ke tanah jika menggunakan sistem pentanahan langsung (solid grounding) menjadi 1838,21 A. Sedangkan nilai dari arus hubung singkat 1 phasa ke tanah setelah dipasangkan NGR 40 Ohm nilainya tetap sebesar 288,675 A, sehingga setting arus dan waktu rele SBEF tetap sebesar 90 A dan 7,067 detik. Hasil analisis pengaruh pemasangan NGR dan rele SBEF pada transformator 60 MVA terhadap gangguan hubung singkat 1 phasa ke tanah menghasilkan kemampuan proteksi yang lebih baik karena nilai arus gangguan yang mampu di kurangi dari 1838,21 A menjadi 288,675 A setelah dipasangkan NGR 40 Ohm dan waktu yang di butuhkan SBEF untuk menangani gangguan 7,067 detik.
Komputasi Paralel Menggunakan Model Message Passing Pada SIM RS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit)
I Putu Adi Pradnyana Wibawa;
IA Dwi Giriantari;
Made Sudarma
Jurnal Teknologi Elektro Vol 17 No 3 (2018): (September - Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/MITE.2018.v17i03.P20
Semakin berkembangnya teknologi akan berdampak pada pertumbuhan data yang pesat hingga melampaui batas kemampuan database manajemen tools yang ada. Salah satu sistem yang memiliki jumlah dan jenis data yang cukup besar adalah SIM RS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit). HPC (High Performance Computing) merupakan metode untuk mengatasi permasalahan yang memiliki kompleksitas tinggi terkait dengan beban pekerjaan dan penggunaan banyak data. Salah satu teknik yang digunakan dalam metode HPC adalah Komputasi Paralel. Penelitian ini berfokus pada perancangan komputasi paralel menggunakan model message-passing pada proses pencarian data pasien pada SIM RS. Komputasi paralel didesain dengan cara membagi data atau pekerjaan (komputasi) ke sejumlah komputer/CPU (master dan slave). Konfigurasi komputasi paralel pada komputer/CPU master dan slave menggunakan tahapan pada metode Foster yaitu Partisi, Komunikasi, Aglomerasi dan Pemetaan. Pengujian akan dilakukan dengan membandingkan waktu pengolahan data pasien antara sekuensial dan paralel. Selain itu komputasi paralel dirancang akan diuji menggunakan perhitungan Speed Up dan Efisieinsi. Hasil perancangan dan pengujian komputasi paralel menggunakan model message-passing membuktikan bahwa waktu pengolahan data pasien menggunakan program paralel mampu lebih cepat dibandingkan pengolahan data menggunakan topologi jaringan sekuensial/1 komputer/CPU. Pada pengujian speed up menunjukan adanya peningkatan kecepatan sampai pada penggunaan komputasi paralel pada 3 komputer/CPU. Sedangkan pada pengujian efisiensi nilai efisiensi tertinggi terdapat pada penggunaan 2 dan 3 komputer/CPU. Terjadinya penurunan nilai speed up dan efisiensi diakibatkan oleh jumlah data yang tergolong sedikit apabila ditangani oleh komputasi paralel menggunakan 7 komputer/CPU. Jadi semakin banyak jumlah komputer/CPU yang dilibatkan dalam komputasi paralel pada saat melakukan pemrosesan/pengolahan data, tidak berbanding lurus dengan waktu yang dibutuhkan dalam pemrosesan/ pengolahan data tersebut. Hal ini dikarenakan sebuah pekerjaan pemrosesan/pengolahan data dalam hal jumlah data yang ditangani memiliki batas ideal jumlah komputer/CPU yang menangani pekerjaan tersebut.
RANCANG BANGUN SISTEM PAKAR UNTUK PERBAIKAN KECEPATAN DAN KEGAGALAN KONEKSI PERALATAN EKSTERNAL PADA PERSONAL KOMPUTER
I Made Sukarsa;
Ni Wayan Wisswani
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8 No 1 (2009): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sistem pakar pada penelitian ini merupakan sistem pakar berbasis web yang menghadirkan solusi dalam mengatasi kerusakan komputer khususnya untuk perbaikan kecepatan dan kegagalan koneksi peralatan eksternal. Sistem menyediakan fasilitas troubleshooting untuk membantu user dalam mengidentifikasi permasalahan komputernya. Proses identifikasi ini dilakukan melalui interaksi tanya-jawab antara sistem dengan pemakai. Sistem juga menyediakan fasilitas edit pengetahuan yang dapat digunakan oleh Knowledge Engineer dalam melakukan perubahan data pada basis pengetahuan. Metode penelusuran solusi yang digunakan pada sistem ini adalah adalah penelusuran runut maju (forward chainning). Aturan pada basis pengetahuan dimodelkan sebagai tree dengan memanfaatkan database MySQL serta bahasa pemrograman PHP. Pemanfaatan database untuk menyimpan basis pengetahuan dari sistem pakar akan mempermudah dalam pembuatan fasilitas penambahan pengetahuan. Dengan adanya fasilitas penambahan pengetahuan, perubahan aturan pada basis pengetahuan dan pengembangan sistem melalui akuisisi pengetahuan yang baru dapat langsung dilakukan tanpa harus membongkar sistem yang sudah jadi. Hal ini akan memungkinkan sistem menjadi tetap up to date.
Pengembangan Website Intranet Dengan Fitur Pemetaan
ICA Lukpratama;
NMAED Wirastuti
Jurnal Teknologi Elektro Vol 13 No 2 (2014): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/10.24843/MITE.2015.v13i02p10
Website pada jaringan intranet yang memiliki tata letak konten terlalu rumit akan dapat mempersulit pengguna saat melakukan akses data. Pada tulisan ini akan dibahas pembuatan website pada jaringan intranet yang memiliki tata letak konten strategis dan memiliki fitur yang dapat menampilkan lokasi galeri dan daerah yang terlingkupi hotspot dari operator seluler A (sebagai studi kasus). Website dibuat dengan menerapkan konsep Cascading Style Sheet (CSS) sehingga memudahkan dalam mengatur tata letak menu, gambar, informasi baik teks maupun citra. Fitur pemetaan lokasi dibuat dengan memanfaatkan Google Maps Application Program Interface (Google Maps API), dimana seorang website developer hanya perlu mencantumkan Google Maps API ini ke dalam website intranet dengan menggunakan script tertentu.
Ekstraksi Fitur Warna, Tekstur dan Bentuk untuk Clustered-Based Retrieval of Images (CLUE)
I Gusti Rai Agung Sugiartha;
Made Sudarma;
I Made Oka Widyantara
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 1 (2017): (January - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Picture (image) is a media that used for storing visual data, for example, two-dimensional images are often used to store an incident. Images on the internet media growth very rapidly. There are a lot of image, video, text or other content on the Internet. Image Index and image retrieval again become a topic of research in the last decade in which concentrated on how to get the meaning of an information contained in an image. Three methods outlined in the search for an image, the text-based image retrieval, content-based image retrieval and indexing images in the order of language. This study focuses on the preparation of the features of an image based on color and texture. Features colors using the average value of Hue image, texture features using Gray Level occurance Matrix (GLCM). Color, texture, and shape extraction technique resulted in eighteen (18) feature that can be used as features in the process of Clustering.DOI: 10.24843/MITE.1601.12
Analisis dan Perancangan Sistem Pengelola Data Menuju Implementasi Data Warehouse Untuk Mendukung Administrasi E-Procurement
I Gusti Ngurah Adhy Pradhana;
I.A.D Giriantari;
Made Sudarma
Jurnal Teknologi Elektro Vol 17 No 2 (2018): (May - Agustus) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/MITE.2018.v17i02.P12
Abstract— ULP (Procurement Unit) Udayana University is an institution that organizes the procurement process of Goods/ Services within Udayana University, that includes procurement planning, procurement implementation and reporting of the procurement. This study resulted in a data warehouse application that can summarize, integrate historical data and present information from various dimensions that assist stakeholders in analyzing their policy strategies. Information generated from data warehouse will make it easy for reporting of Goods/Services Procurement at Udayana University to summarize the data and also enable stakeholders to view their data from various dimensions. Data warehouse is designed to facilitate the organization in obtaining information for further analysis and can also be a reference in developing other applications. Data warehouse modeling that has built names SIGAP, which has proven to successfully improve the performance of government goods procurement information system in Udayana University. The improvement is the speed and accurity in finding procurement report for stakeholders or other user. This is measured from the feasibility test of the system which showed in satisfaction score for efficiency is 4.31 out of 5.00. This shows that stakeholders or user can get procurement reports faster using SIGAP application than usual method.
User Experience Analysis Of "Ayooklik.Com" Online Store Using Use Questionnaire In Determining Product Segmentation
Philipus Novenando Mamang Weking;
Made Sudarma;
Komang Oka Saputra
Jurnal Teknologi Elektro Vol 19 No 1 (2020): (Januari - Juni ) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/MITE.2020.v19i01.P03
Over time, the market function of the convention has now developed into an updated market namely Online Store. Online Store Business is currently supported by a marketing strategy called Product Segmentation. In the implementation of the marketing strategy, sometimes it is not in a position to satisfy all their customers at any time because not all requirements of every customer can be fulfilled by the Online Store company. To answer this problem, a solution that can be offered to solve the problem is to carry out the usability analysis process of the Ayooklik.com online store system in determining Product Segmentation. The results showed that Ayooklik.com customers were satisfied because the Ayooklik.com system was easy to learn so product needs were even greater. The high and low usability of the Ayooklik.com system affects the price of a product sold.
Pembacaan Jarak dan Kecepatan dengan ArUco Marker pada Sistem Koper Follow Me Beroda
Agus Triwahyudin;
Hari Kurnia Safitri;
Mila Fauziyah
Jurnal Teknologi Elektro Vol 21 No 1 (2022): (Januari - Juni) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/MITE.2022.v21i01.P14
The Wheeled Follow Me Suitcase is an automatic robot that can follow human journeys to carry goods to meet their needs. This suitcase has 2 modes; manual and automatic modes. The manual mode of the suitcase will be used like a suitcase in general. While the automatic mode, the suitcase will always follow the owner who already has a special mark (markers). The main components of this system are raspberry pi camera, raspberry pi 4, push button, buzzer, motor driver and dc motor. By doing image processing on special marks (markers) so as to produce a variable distance. The results of processing the reading of the distance variable will be processed into a speed variable, so that the error data range will be obtained. The use of markers of the ArUcoMarker type, limits the distance for reading special marks to a maximum distance of 2 meters which is as stable as possible at a distance of 1 meter. To anticipate failure in reading, a buzzer is used as a sign that the follow me suitcase has been far from the user. In the test results using markers of the ArUco Markers type, a minimum distance of 74 mm is produced, a maximum of 2170 mm. With the smallest reading error rate at a distance of 400 mm and 1100 mm while the largest reading error at a distance of 2000 mm and for the average distance reading error of 0.55%.