cover
Contact Name
Lingga Nico
Contact Email
nicopgsd@unipma.ac.id
Phone
+6285856053202
Journal Mail Official
nicopgsd@unipma.ac.id
Editorial Address
Jl. Setia Budi No.85, Kanigoro, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur 63118
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar
ISSN : -     EISSN : 26218097     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Konferensi Ilmiah Dasar merupakan seminar nasional yang diselenggarakan oleh program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas PGRI Madiun. Luaran dari Konferensi Ilmiah Dasar adalah prosiding online pada bidang pendidikan dasar yang sesuai dengan tema seminar yang diselenggarakan. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar diterbitkan oleh Universitas PGRI Madiun. Focus dan scope jurnal secara umum tetapi tidak terbatas pada sebagai berikut. Pendidikan Dasar Pembelajaran matematika dasar Pembelajaran IPAS sekolah dasar Pembelajaran Bahasa sekolah dasar Teknologi pembelajaran untuk siswa dan guru sekolah dasar Kurikulum sekolah dasar
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 771 Documents
Study Literatur Pengembangan Media Pembelajaran Pocket Book Matematika SD Materi Perkalian, Pembagian dan Mata Uang Kelas II Dwi Retno Trisniani; Chelsea Meida Putri Indianto; Fierly Nadia Rahmadina; Nayla Aulia Pratiwi; Gizka Chesilia Ardiwilaga; Sri Duik Astatik
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mathematics education in elementary schools often encounters challenges due to the abstract nature of mathematical concepts, particularly in multiplication, division, and money-related topics. This study aims to describe the characteristics of the development of the Mathematics Pocket Book learning media and to analyze its feasibility and effectiveness based on findings from previous studies. The study employed the Systematic Literature Review (SLR) method using a qualitative descriptive content analysis approach. Data were collected from journal articles, conference proceedings, and other scholarly publications indexed in Google Scholar, Garuda, and SINTA, published between 2020 and 2026. The findings indicate that the Mathematics Pocket Book was developed through several stages, including needs analysis, design, development, expert validation, field testing, and revision. The media was found to be feasible for use based on validation results from subject matter experts, media experts, and language experts, and it received highly positive responses from students in both small-group and large-group trials. Furthermore, the Mathematics Pocket Book was shown to enhance students' learning motivation, facilitate conceptual understanding, and support independent learning in multiplication, division, and money topics. Therefore, the Mathematics Pocket Book is considered feasible, practical, and effective for use in Grade II elementary mathematics learning. Future research is recommended to employ Research and Development (RD) or experimental methods to evaluate the media's effectiveness through direct implementation.
Implementasi Deep Learning AI dalam Mendukung Analisis Perkembangan Peserta Didik untuk Mewujudkan SDGs 4: Pendidikan Berkualitas Elok Zahira Syifa; Della Eka Wahyu Safitri; Indriyana Triyastuti; Sofi Levina Viogar; Vivi Rulviana
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI), khususnya Deep Learning, memberikan peluang dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan analisis data pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Deep Learning berbasis AI dalam menganalisis perkembangan peserta didik serta mendukung pencapaian SDGs ke-4. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa Deep Learning berbasis AI dapat membantu guru dalam menganalisis perkembangan peserta didik, mendukung pembelajaran yang lebih adaptif, serta meningkatkan efektivitas evaluasi. Namun, penerapan teknologi ini masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kesiapan kompetensi guru, ketersediaan infrastruktur teknologi, dan keamanan data.
Efektivitas Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar Amanda Yola Ervianti; Eka Nur Rahmayani; Nur Faiqhah Qhanimah; Dwi Nurul Aisah; Stevi Marsyanda Wilda Seftya; Launa Theisya
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah nasional yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021–2026 dan relevan dengan topik penelitian. Data dianalisis melalui proses identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis terhadap hasil penelitian yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keaktifan, motivasi, kemampuan pemecahan masalah, serta hasil belajar matematika siswa secara signifikan. Dengan demikian, model Problem Based Learning dapat direkomendasikan sebagai salah satu model pembelajaran inovatif yang efektif untuk menciptakan pembelajaran matematika yang aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa di sekolah dasar.
Unjuk Kerja (Performance Assessment) sebagai Bentuk Penilaian Autentik dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar: Studi Literatur Erlysta Eka Purnama; Dhika Mahendra; Sindy Puji Lestari
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Critical thinking is a 21st-century competency that elementary students must master, yet empirical studies in Indonesia still report low-to-moderate achievement at this level, partly due to the dominance of written-test-based assessment that fails to authentically capture students' reasoning processes. This article examines the role of performance assessment as a form of authentic assessment in developing elementary students' critical thinking skills, while mapping the research gaps that remain open. The study employs a literature review method with a narrative-thematic approach toward 20 national and international journal sources published between 2015 and 2025, screened through a two-stage selection process that yielded 11 core studies for synthesis in a comparison matrix. The synthesis shows that performance assessment is consistently reported to contribute to students' interpretation, analysis, and inference indicators; however, of the six elementary-level studies found, none explicitly integrated performance assessment with critical thinking measurement within a single instrument. The article concludes that performance assessment holds strong potential for fostering critical thinking in elementary schools, although the empirical evidence remains fragmented, and therefore proposes a conceptual framework linking critical thinking indicators to performance assessment rubrics as an agenda for further development.
Penerapan Metode Paired Reading Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas II Di SDN Segulung 01 Hariyanti Hariyanti
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa kelas II SDN Segulung 01, yang ditunjukkan dari sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Paired Reading serta peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa setelah diterapkan metode tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek penelitian sebanyak 11 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Paired Reading dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklus, yaitu pada tahap pra-siklus persentase ketuntasan sebesar 27% dengan rata-rata nilai 66,45, meningkat pada siklus I menjadi 45% dengan rata-rata 72,81, dan pada siklus II mencapai 90% dengan rata-rata 84,63. Selain itu, keaktifan siswa dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode Paired Reading efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas II SDN Segulung 01.
Profil Computational Thinking Dalam Menyelesaikan Soal HOTS Matematika Else Sendi Anggraeny; Reva Oktrias Amanda; Adelia Selviana; Ghanesa Rizal Monacco; Reyta Tri Ayuningtyas; Yessi Kusuma Wardani; Rissa Prima Kurniawati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the Computational Thinking (CT) profiles of elementary school students in solving higher-order thinking skills (HOTS) math problems on the topic of plane figures. The study employed a descriptive qualitative approach with five fifth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected through tests, observations, and documentation, then analyzed based on four indicators of Computational Thinking: decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithmic thinking. The results showed that most students were able to perform decomposition and algorithmic thinking but still struggled with pattern recognition and abstraction, which affected the accuracy of their problem-solving. These findings suggest that mathematics instruction needs to develop computational thinking skills so that students’ higher-order thinking and problem-solving abilities can be further optimized.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VI Sekolah Dasar dalam Menyelesaikan Soal HOTS Berdasarkan Teori APOS Armando Bagas Pratama; Nadia Dewi Susianti; Examia Yanuar Rohmah; Amalia Artikasari; Risma Dwi Sabtaningtyas; Rissa Prima Kurniawati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mathematical problem-solving ability is an essential competency that elementary school students need to develop. However, many students still experience difficulties in solving Higher Order Thinking Skills (HOTS)-based mathematical problems. This study aimed to describe the mathematical problem-solving abilities of sixth-grade elementary school students in solving HOTS-based problems based on the APOS theory. This study employed a descriptive qualitative approach involving five sixth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected through a HOTS-based essay test and documentation of students' written work. The data were analyzed using triangulation through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that most students successfully fulfilled the indicators at the action stage. However, differences in students' abilities were identified at the process and object stages, particularly in determining solution strategies, selecting appropriate concepts and formulas, and connecting mathematical concepts. The schema stage was the most challenging, as most students were unable to obtain correct final answers while simultaneously drawing appropriate conclusions. These findings indicate that APOS theory provides a comprehensive description of students' mathematical problem-solving abilities at each stage of solving HOTS-based mathematical problems.
Analisis Pembelajaran Matematika Materi Pecahan di Sekolah Dasar: Studi Literatur tentang Kesulitan Belajar, Media Pembelajaran, dan Kemampuan Pemecahan Masalah Elmawati Fajar Mukti Lestari; Elysia Yulia Tantri; Reva Lina Eka Putri; Siti Nuryanti; Oktarida Cantika Pahsa; Tri Imelia Natasya
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil-hasil penelitian mengenai pembelajaran matematika materi pecahan di sekolah dasar yang meliputi aspek kesulitan belajar siswa, kemampuan pemecahan masalah, penggunaan media pembelajaran, dan pengembangan bahan ajar. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis terhadap empat artikel ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, membandingkan, dan menyintesis temuan dari setiap artikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesulitan pembelajaran pecahan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal siswa, kemampuan pemecahan masalah siswa masih tergolong rendah, serta penggunaan media pembelajaran dan bahan ajar yang inovatif mampu meningkatkan pemahaman konsep dan keaktifan belajar siswa. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa keberhasilan pembelajaran materi pecahan memerlukan penerapan strategi pembelajaran yang tepat, didukung media pembelajaran yang konkret serta bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.
Kajian Literatur tentang Penerapan Media Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Hasil Belajar Penjumlahan pada Siswa Sekolah Dasar Diyana Putri Santoko; Selfilia Ramadhani; Nurul Aisyiyah; Nandinia Nurul Aisyah; Anida Nur’aina; Eyria Dwi R
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low achievement in addition among elementary school students is one of the issues that requires the use of effective instructional media to help students understand mathematical concepts in a concrete way. This study aims to analyze the application of various mathematics instructional media, identify the most commonly used types of media, and examine their impact on elementary school students’ achievement in addition. This study employed a Systematic Literature Review (SLR) method by analyzing 15 scientific articles obtained through Google Scholar using the Publish or Perish application, covering the publication period from 2020 to 2026. The research stages included article identification, screening based on inclusion and exclusion criteria, quality assessment, data extraction, and qualitative descriptive analysis. The results of the study indicate that learning media such as number cards, Tangga Pintar, Pos Jumlah, congklak, Domjum Cards, instructional videos, Pohon Pintar, real-world objects, the PAPINJUR Game, SPINKOJA, flashcards, flannel boards, Mobil Hitung, and PAPINKA are effective in improving students’ learning outcomes in addition. In addition, the use of instructional media also contributes to increasing students’ motivation, active participation, engagement, and understanding of mathematical concepts. Concrete materials combined with educational games are the most widely used type of instructional media and have proven highly effective in teaching addition in elementary school. Thus, the use of instructional media tailored to students’ characteristics can support more effective, engaging, and meaningful mathematics learning.
Mengungkap dinamika keterampilan menyimak siswa sekolah dasar dalam pembelajaran bahasa indonesia: studi literatur Antonio Mukhammad Surya; Yunita Dewi Aryani; Rina Dwi Nurkhasanah; Shofi Eliza Wahyudi; Dyah Arum Puspita Lestari; Vivi Rulviana
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan menyimak merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang berperan penting dalam mendukung kemampuan berkomunikasi siswa sekolah dasar. Namun, keterampilan ini masih menghadapi berbagai kendala yang memengaruhi proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dinamika keterampilan menyimak siswa sekolah dasar melalui metode studi literatur. Data penelitian diperoleh dari berbagai artikel ilmiah yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya keterampilan menyimak dipengaruhi oleh faktor internal, seperti minat, motivasi, konsentrasi, dan penguasaan kosakata, serta faktor eksternal, seperti metode pembelajaran, penggunaan media, dan lingkungan belajar. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran yang aktif serta pemanfaatan media inovatif, seperti media audiovisual dan video animasi, dapat meningkatkan keterampilan menyimak siswa. Dengan demikian, peningkatan keterampilan menyimak memerlukan strategi pembelajaran yang inovatif dan media yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.