cover
Contact Name
Lingga Nico
Contact Email
nicopgsd@unipma.ac.id
Phone
+6285856053202
Journal Mail Official
nicopgsd@unipma.ac.id
Editorial Address
Jl. Setia Budi No.85, Kanigoro, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur 63118
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar
ISSN : -     EISSN : 26218097     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Konferensi Ilmiah Dasar merupakan seminar nasional yang diselenggarakan oleh program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas PGRI Madiun. Luaran dari Konferensi Ilmiah Dasar adalah prosiding online pada bidang pendidikan dasar yang sesuai dengan tema seminar yang diselenggarakan. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar diterbitkan oleh Universitas PGRI Madiun. Focus dan scope jurnal secara umum tetapi tidak terbatas pada sebagai berikut. Pendidikan Dasar Pembelajaran matematika dasar Pembelajaran IPAS sekolah dasar Pembelajaran Bahasa sekolah dasar Teknologi pembelajaran untuk siswa dan guru sekolah dasar Kurikulum sekolah dasar
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 771 Documents
Implementasi deep learning pada mata pelajaran PKn untuk menumbuhkan nilai karakter di sekolah dasar Mutiara Dana Elita; Nurratri Kurnia Sari; Ersandya Vinne; Eka Putri Angraeni
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Character education has become an urgent need in elementary schools amid declining moral values among some students, while Civic Education (PKn) plays a strategic role in instilling such values. The Ministry of Primary and Secondary Education's Regulation No. 13 of 2025 integrates a deep learning approach into the curriculum, yet studies specifically linking its implementation to PKn in elementary schools for character development remain limited. This study aims to describe the implementation of the deep learning approach in PKn learning at the elementary level and analyze its contribution to fostering students' character values. This study employed a Systematic Literature Review (SLR) method following the PRISMA 2020 guidelines, searching articles published in 2021–2026 indexed in SINTA 1–3 and Scopus via Google Scholar. The synthesis results show that deep learning implementation in PKn is generally student-centered, employing group discussions, problem solving, project-based learning, contextual learning, and reflection, with teachers acting as facilitators. This approach positively contributes to strengthening discipline, responsibility, cooperation, honesty, tolerance, mutual cooperation, nationalism, and democratic attitudes, while also improving conceptual understanding and active student engagement. This study recommends more diverse research designs and broader regional coverage for future studies.
Analisis keterampilan berpikir matematis siswa dengan critical thinking (fachione) untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis pada materi kpk dan fpb Dhimas Dwi Ardiantoro; Baru Yufron Kurniawan; Moch Daffa Muhaimin; Havif Wahyu Saputra; Rafiul Faisa Ramadhan; Rissa Prima Kurniawati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze students' mathematical thinking skills based on Facione's Critical Thinking indicators in improving mathematical literacy on the topics of Least Common Multiple (LCM) and Greatest Common Factor (GCF) in elementary school. The study employed a descriptive qualitative approach involving six fourth-grade students selected through purposive sampling, representing high, moderate, and low mathematical ability levels. Data were collected using mathematical literacy tests, semi-structured interviews, and documentation. Data validity was ensured through technique triangulation and member checking, while data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The analysis focused on six critical thinking indicators, namely interpretation, analysis, evaluation, inference, explanation, and self-regulation. The findings are expected to provide a comprehensive description of students' mathematical thinking processes in solving mathematical literacy problems on LCM and GCF. This study also offers insights for teachers in designing mathematics instruction that integrates critical thinking and mathematical literacy to enhance students' problem-solving abilities in real-life contexts.
ANALISIS KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN INDIKATOR FACIONE Ayu Novita Rahmadani; Anggun Rahma Dani; Ferdy Aditya Priantama; Novia Ardana Fitriani; Scania Dhani Ardhea; Rissa Prima Kurniawati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan indikator Facione, yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi, dan regulasi diri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak lima siswa sekolah dasar. Data diperoleh melalui tes berupa enam butir soal HOTS pada materi satuan volume (mililiter) yang disusun berdasarkan indikator berpikir kritis Facione. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis setiap subjek bervariasi. Sebagian besar siswa telah mampu memenuhi indikator interpretasi, analisis, dan inferensi dengan baik, sedangkan indikator evaluasi, eksplanasi, dan terutama regulasi diri belum sepenuhnya muncul pada seluruh subjek. Siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis lebih baik mampu memahami informasi, menentukan strategi penyelesaian, mengevaluasi hasil, serta menarik kesimpulan secara logis. Sementara itu, siswa dengan kemampuan berpikir kritis sedang masih mengalami kesulitan dalam memverifikasi prosedur penyelesaian dan melakukan refleksi terhadap jawaban yang diperoleh. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar dalam pemecahan masalah matematika masih perlu ditingkatkan, khususnya pada aspek evaluasi dan regulasi diri, melalui pembelajaran yang mendorong aktivitas berpikir tingkat tinggi. 
Pendampingan keberlanjutan kompetensi digital guru sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar Nurdinah Hanifah; Dadan Djuanda; Riana Irawati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elementary school teachers' digital competence often improves rapidly immediately after training, but tends to decline in sustainability once ongoing mentoring is no longer provided. This community service activity aims to accompany elementary school teachers so that their digital competence can be applied consistently and independently in daily instruction, and to evaluate its relationship with the perceived quality of learning. The activity was carried out through socialization, digital competence reinforcement training, classroom implementation mentoring, and a sustainability evaluation using a questionnaire administered to 22 partner elementary school teachers. The evaluation questionnaire consisted of 27 statements grouped into four dimensions: implementation autonomy, sustainability of impact, planning and management of digital learning, and quality of learning outcomes. The evaluation results show that all four dimensions fall within the moderate-to-high category, with mean scores of 2.96 for autonomy, 3.13 for sustainability of impact, 3.30 for planning and management, and 3.10 for learning outcome quality (on a 1-5 scale). Correlation analysis revealed a strong and significant positive relationship between the overall sustainability of teachers' digital competence and the quality of learning (r = 0.81; p 0.001), indicating that the more sustainable and autonomous teachers' application of digital competence, the higher the perceived quality of classroom learning. Technical autonomy aspects, such as resolving technical obstacles independently and developing media variations on one's own initiative, were identified as areas still requiring further mentoring. This activity recommends a sustainable post-training mentoring model as a strategy to strengthen the quality of elementary school learning, in line with the spirit of deep learning and the use of technology, including artificial intelligence, to support quality education.
DAMPAK PEMBELAJARAN PPKn TERHADAP KARAKTER DAN ETIKA ANAK DI SEKOLAH DASAR Muhammad Hanif; Hanif Wildan Ahsani; Sulthon Ridho Ridwansyah; Jalu Anjangbiani Titipaning Gusti; Vino Akhtar Anugrah Ramadhan; Ahmad Gilang Hardiantoro; Maulana Olyp Lazuardi
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) terhadap pembentukan karakter dan etika anak di Sekolah Dasar (SD). Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya penanaman nilai moral sejak usia dini, mengingat masa Sekolah Dasar merupakan tahap krusial dalam pembentukan kepribadian anak, di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi yang berpotensi memengaruhi nilai-nilai moral generasi muda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif, yaitu menelaah, menganalisis, dan mensintesiskan berbagai sumber jurnal ilmiah, buku, serta dokumen pendidikan yang relevan dengan tema pembelajaran PPKn dan pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran PPKn berperan strategis sebagai fondasi awal pembentukan karakter melalui keteladanan, pembiasaan, dan pengondisian lingkungan, serta berkontribusi signifikan dalam menumbuhkan karakter kewarganegaraan siswa yang jujur, bertanggung jawab, toleran, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial. Keberhasilan proses ini sangat dipengaruhi oleh sinergi antara guru, sekolah, dan orang tua, terutama dalam menghadapi tantangan pengaruh negatif media digital terhadap moral anak.
Artificial intelligence-based learning media in primary education: A systematic literature review Moefty Mahendra; Nurratri Kurnia Sari; Bima Surya Patria; Fikri Rafi Syafaat
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) has encouraged the emergence of various learning media innovations with the potential to improve the quality of education in elementary schools. However, studies specifically discussing AI-based learning media at the elementary education level remain limited and dispersed across different publications. This study aims to identify the characteristics of research, types of AI-based learning media, their benefits, implementation challenges, and development trends in elementary education. The study employed a Systematic Literature Review (SLR) method based on the PRISMA 2020 guidelines. The population consisted of scientific articles discussing AI-based learning media in elementary education. The sample comprised ten articles that met the inclusion criteria and were retrieved through Google Scholar. Data were analyzed using descriptive and thematic analysis techniques to identify patterns and key findings across the selected studies. The results indicate that the most commonly used AI-based learning media include Adaptive Learning Systems, Intelligent Tutoring Systems, Educational Chat bots, Generative AI, Learning Analytics, and Automated Assessment. These technologies support more personalized, adaptive, interactive, and student-centered learning experiences. Nevertheless, their implementation still faces several challenges, including limited infrastructure, teachers’ readiness, the digital divide, and issues related to ethics and data security. In conclusion, AI-based learning media have significant potential to enhance the quality of learning in elementary schools when supported by adequate resources and appropriate implementation strategies.
Peningkatan Kemampuan Penjumlahan Sederhana melalui Metode Permainan Berbantuan Media Dadu pada Siswa Kelas I Sekolah Dasar Insiatiningsih Insiatiningsih; Endang Sri Maruti; Vivi Rulviana
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan sederhana melalui penerapan metode permainan berbantuan media dadu. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 16 siswa kelas I. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan penjumlahan sederhana yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 65 pada prasiklus menjadi 72 pada siklus I dan 78 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 31,25% menjadi 56,25% dan mencapai 81,25% pada siklus II. Metode permainan berbantuan media dadu terbukti dapat meningkatkan kemampuan penjumlahan sederhana serta menciptakan proses pembelajaran matematika yang lebih aktif dan menyenangkan.
Interpretasi fenomena sosial berbantuan analisis data berbasis kecerdasan buatan (nvivo) sebagai strategi menumbuhkan kesadaran sosial siswa sekolah dasar Nurdinah Hanifah; Mira Heryana Putri
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The low level of social awareness among elementary school students, marked by limited empathy, social care, and social responsibility, remains a critical issue in Social Studies (IPS) learning amid the ongoing transformation of education that demands meaningful and high-quality learning experiences. This article aims to describe the implementation of a social phenomena interpretation strategy in IPS learning and to examine how artificial intelligence-based data analysis can strengthen the accuracy of understanding the process by which students' social awareness develops. The study employed a qualitative approach with a single case study design involving one teacher and thirteen fourth-grade students at SDN Jatisari. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the interactive Miles, Huberman, and Saldana model, assisted by NVivo 12 Plus software for coding and data visualization through Project Maps and Hierarchy Charts. The results show that the interpretation strategy was implemented through six interrelated stages: observing social phenomena, identifying social facts, understanding social problems, analyzing causes, interpreting social values, and formulating attitudes and solutions. This strategy supported the development of empathy, social care, and social responsibility among students, although progress varied across individuals. Artificial intelligence-based data visualization proved effective in revealing patterns and the dominance of particular learning stages more systematically and objectively than manual analysis. These findings affirm that the use of artificial intelligence in educational data analysis is relevant not only as a research tool but also as a means of strengthening the quality of learning assessment in elementary schools, in line with efforts to support quality education and the formation of a socially aware society.
Studi Literatur : Pemanfaatan Permainan Ular Tangga Edukatif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas Rendah Sekolah Dasar Mei Siva Atmayanti; Kartika Hendriyana; Hasna Tsabitah Mahdiyah; Windan Wahyuningsasi; Halimah Aulia Purwandi; Vivi Rulviana
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas rendah sekolah dasar masih menghadapi permasalahan, seperti proses pembelajaran yang monoton sehingga menurunkan minat dan keaktifan siswa. Salah satu media yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah permainan ular tangga edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan permainan ular tangga edukatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas rendah sekolah dasar melalui studi literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai artikel jurnal serta sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan ular tangga edukatif mampu meningkatkan motivasi belajar, keaktifan, kemampuan membaca, pemahaman materi, dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, permainan ular tangga edukatif dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas rendah sekolah dasar.
Analisis Tata Kelola Kelembagaan, Otomasi Sistem, dan Problematika Sertifikasi SDM: Studi kasus Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun Faizan Azhar Muhafiz; Bima Bima
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 7 (2026): Pendekatan Deep Learning dan Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pendidikan Dasa
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan perpustakaan umum di tingkat daerah memegang peran ganda, baik sebagai penyedia layanan literasi publik maupun sebagai instansi pembina Pusat Sumber Belajar (PSB) di tingkat sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengupas dinamika tata kelola kelembagaan, alokasi anggaran, hambatan sertifikasi pustakawan, serta implementasi otomasi pelayanan yang dijalankan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun. Menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen administratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa dinas telah menjalankan fungsi manajemen secara sistematis lewat integrasi penganggaran APBD dan DAK. Kendati demikian, kendala krusial muncul pada aspek keterbatasan pustakawan fungsional akibat kemacetan sistem sertifikasi nasional di tingkat pusat. Pada aspek teknologi, penggunaan INLISLite untuk internal dan replikasi SLiMS untuk sekolah binaan telah berjalan, meski kebijakan sirkulasi masih dibatasi KTP lokal demi keamanan aset. Sinergi kemitraan yang dilakukan terbukti mampu mendorong standardisasi perpustakaan sekolah dasar binaan secara bertahap. Abstrak artikel harus menuliskan hal-hal umum mengenai penelitian kepada pembaca.