cover
Contact Name
Wulandari Dianningtyas
Contact Email
jurnal.lemigas@esdm.go.id
Phone
+6221-7394422
Journal Mail Official
jurnal.lemigas@esdm.go.id
Editorial Address
Jl. Ciledug Raya Kav. 109, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12230
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
LEMBARAN PUBLIKASI MINYAK DAN GAS BUMI
Published by LEMIGAS
ISSN : 20893396     EISSN : 25980300     DOI : 10.29017/LPMGB.58.1.1610
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi (LPMGB) merupakan jurnal resmi yang dipublikasikan oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS untuk menyebar luaskan informasi terkait kegiatan penelitian, pengembangan rekayasa teknologi dan pengujian laboratorium di bidang migas. Naskah dari berbagai lembaga penelitian, perguruan tinggi dan industri migas dari dalam dan luar negeri
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 50 No. 1 (2016): LPMGB" : 7 Documents clear
PENELITIAN DURABILITAS MINYAK LUMAS MESIN SEPEDA MOTOR SAE 10W-40, API SL/JASO MB MELALUI UJI JALAN Rona Malam K; M. Hanifuddin; Setyo Widodo
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 50 No. 1 (2016): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan minyak lumas yang tepat akan berpengaruh pada kinerja mesin yang baik, sehingga masa pakai mesinkendaraan lebih lama dan meningkatkan efi siensi secara keseluruhan. Penelitian ini dilakukan dengan cara membuatminyak lumas untuk kendaraan sepeda motor SAE 10W 40, API SL/JASO MB yang memerlukan spesifi kasi khususdengan kinerja yang optimum, kemudian melakukan uji jalan sampai mencapai jarak tempuh 5000 km. Analisisminyak lumas bekas (used oil) dilakukan untuk mengetahui unjuk kerja minyak lumas dan pengaruh pemakaiannyaterhadap komponen mesin.
KRITERIA UJI PENYARINGAN INJEKSI ASP DALAM IMPLEMENTASI TEKNOLOGI EOR Sugihardjo
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 50 No. 1 (2016): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Injeksi kimia terdiri dari ASP (Alkali, Surfaktan, Polimer), yang dapat diinjeksikan secara sendiri sendiriataupun dicampur. Injeksi kimia dapat dirancang untuk suatu reservoar minyak tertentu dengan: injeksi alkali,injeksi surfaktan, injeksi polimer, injeksi alkali-surfaktan-polimer secara berturutan, injeksi surfaktan-polimersecara berturutan, injeksi campuran alkali/surfaktan/polimer, dan injeksi campuran surfaktan/polimer. Sebelumimplementasi injeksi kimia ASP perlu dilakukan studi secara intensif di laboratorium untuk menentukan kriteriauji penyaringan injeksi kimia untuk EOR (Enhanced Oil Recovery) memenuhi syarat untuk dapat diaplikasikan dilapangan dan berpotensi untuk menaikkan perolehan minyak.
PEMBUATAN GEMUK LUMAS BIO MENGGUNAKAN THICKENER BERBASIS 12-HSA PRODUKSI LOKAL Milda Fibria; Catur Yuliani R; Tri Purnami
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 50 No. 1 (2016): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gemuk lumas merupakan kombinasi minyak lumas dan bahan pengental (thickener). Thickener memberikankarakteristik kekakuan terhadap gemuk lumas yang merupakan ukuran resistensi terhadap deformasi oleh gayayang diberikan. Thickener dibuat dengan mereaksikan asam 12-Hidroksistearat (HSA) dan litium hidroksidauntuk menghasilkan gemuk lumas yang memiliki resistensi yang tinggi terhadap air. Kebutuhan terhadapasam 12-hidroksistearat (HSA) sebagai bahan thickener gemuk lumas cukup signifi kan
SIMULASI PERCOBAAN COREFLOODING INJEKSI SURFAKTAN POLIMER PADA BATUAN RESERVOIR Edward ML Tobing
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 50 No. 1 (2016): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam beberapa tahun belakangan ini injeksi surfaktan-polimer banyak diterapkan untuk dapat meningkatkanproduksi lapangan minyak tua, karena mempunyai efek sinergis dari penurunan tegangan antar muka dankontrol mobilitas dengan efek samping yang minimal.
PENINGKATAN KAPASITAS ADSORPSI CO2 DARI ADSORBEN METIL DIETANOL AMINA (MDEA) BERPENYANGGA ZEOLIT ALAM Roza Adriany
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 50 No. 1 (2016): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai peningkatan kapasitas adsorpsi CO2 dari adsorben Metil Dietanol Amina(MDEA) yang diimpregnasikan pada zeolit alam dengan menggunakan larutan MDEA yang mengandung Piperazin6% yang berfungsi sebagai aktifator reaksi. Metodologi pembuatan adsorben dimulai dari pembersihan pori zeolitalam sebagai penyangga menggunakan Asam Klorida 5N dan pemanasan pada suhu 200°C dan dilanjutkan denganimpregnasi MDEA ke dalam pori zeolit pada beberapa variasi konsentrasi MDEA yaitu 15%, 20% dan 25%.Terhadap sampel adsorben dilakukan pengujian penentuan luas permukaan, total volume pori dan diameter porirata-rata serta uji kapasitas adsorpsi CO2 pada suhu ruang menggunakan alat uji adsorpsi CO2 sistem kontinyu.Hasil penelitian menunjukkan kapasitas adsorpsi CO2 optimum diperoleh pada konsentrasi MDEA 15% yaitu33,6 mg CO2/g adsorben atau 0,764 mmol CO2/g adsorben. Impregnasi MDEA (mengandung Piperazin) ke dalampori zeolit dapat meningkatkan perbandingan mol CO2 dan MDEA dari 1:1 menjadi 30:1, yang diperoleh padakonsentrasi MDEA 20 %.
STUDI MICROBIAL ENHANCED OIL RECOVERY SKALA LABORATORIUM DAN PENERAPANNYA DI LAPANGAN MINYAK Yanni Kussuryani
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 50 No. 1 (2016): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR), merupakan teknologi yang dapat meningkatkan perolehanminyak dengan memanfaatkan aktivitas mikroba. Kegiatan penelitian MEOR dimulai dari isolasi danidentifi kasi mikroba; uji tabung guna menentukan mikroba dan nutrisi yang cocok untuk reservoir tertentu; ujiMicrobial Core Flooding/MCF dan uji coba MEOR di lapangan. Melalui uji tabung dan MCF, telah diperolehmikroba dan nutrisi potensial yaitu kultur campuran dari sumur LDK 230 dengan starter KKL 11 dan mediumM4 plus. Namun untuk uji coba lapangan berbagai faktor seperti kesesuaian antara karakteristik reservoir,kinerja mikroba dalam menghasilkan bioproduk, dan kondisi operasi masih perlu dipertimbangkan untukkeberhasilan teknologi MEOR, sehingga dapat diimplementasikan untuk peningkatkan perolehan minyak.
PENGGUNAAN KATALIS Ni-Mo/ Al2O3 PADA PROSES HIDROTREATING MINYAK KEMIRI SUNAN UNTUK PEMBUATAN BAHAN BAKAR DIESEL TERBARUKAN Herizal; Ali Rimbasa Siregar
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 50 No. 1 (2016): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Katalis Ni-Mo/ Al2O3 telah dikembangkan untuk pembuatan bahan bakar diesel terbarukan dari hidrotreatingminyak kemiri sunan. Preparasi katalis Ni-Mo/g Al2O3 dilakukan dengan metoda ko-impregnasi basah dandikarakterisasi dengan teknik N2-BET, XRD dan SEM. Hidrotreating minyak kemiri sunan dilakukan denganmenggunakan reaktor autoclave berpengaduk semi batch pada kondisi operasi suhu reaksi 350 – 400°C,tekanan hidrogen 30 – 60 bar dan konsentrasi katalis terhadap minyak 1 – 3% berat. Diantara hasil pengujianproses hidrotreating minyak kemiri sunan pada kondisi operasi suhu reaksi 400oC, tekanan hidrogen 60 Bardan konsentrasi katalis terhadap minyak 2% berat memberikan hasil maksimum untuk hidrokarbon rentangminyak diesel sebesar 31,16% berat. Spektrum IR dari produk bahan bakar diesel terbarukan memilikikemiripan dengan minyak solar.Kata Kunci : hidrotreating, katalis, reaktor autoclave, minyak kemiri sunan, bahan bakar

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 58 No. 1 (2024): LPMGB Vol. 57 No. 3 (2023): LPMGB Vol. 57 No. 2 (2023): LPMGB Vol. 57 No. 1 (2023): LPMGB Vol. 56 No. 3 (2022): LPMGB Vol. 56 No. 2 (2022): LPMGB Vol. 56 No. 1 (2022): LPMGB Vol. 55 No. 3 (2021): LPMGB Vol. 55 No. 2 (2021): LPMGB Vol. 55 No. 1 (2021): LPMGB Vol. 54 No. 3 (2020): LPMGB Vol. 54 No. 2 (2020): LPMGB Vol. 54 No. 1 (2020): LPMGB Vol. 53 No. 3 (2019): LPMGB Vol. 53 No. 2 (2019): LPMGB Vol. 53 No. 1 (2019): LPMGB Vol. 52 No. 3 (2018): LPMGB Vol. 52 No. 2 (2018): LPMGB Vol. 52 No. 1 (2018): LPMGB Vol. 51 No. 3 (2017): LPMGB Vol. 51 No. 2 (2017): LPMGB Vol. 51 No. 1 (2017): LPMGB Vol. 50 No. 3 (2016): LPMGB Vol. 50 No. 2 (2016): LPMGB Vol. 50 No. 1 (2016): LPMGB Vol. 49 No. 3 (2015): LPMGB Vol. 49 No. 2 (2015): LPMGB Vol. 49 No. 1 (2015): LPMGB Vol. 48 No. 3 (2014): LPMGB Vol. 48 No. 2 (2014): LPMGB Vol. 48 No. 1 (2014): LPMGB Vol. 47 No. 3 (2013): LPMGB Vol. 47 No. 2 (2013): LPMGB Vol. 47 No. 1 (2013): LPMGB Vol. 45 No. 3 (2011): LPMGB Vol. 45 No. 2 (2011): LPMGB Vol. 45 No. 1 (2011): LPMGB Vol. 44 No. 3 (2010): LPMGB Vol. 44 No. 2 (2010): LPMGB Vol. 44 No. 1 (2010): LPMGB Vol. 43 No. 3 (2009): LPMGB Vol. 43 No. 2 (2009): LPMGB Vol. 43 No. 1 (2009): LPMGB Vol. 42 No. 3 (2008): LPMGB Vol. 42 No. 2 (2008): LPMGB Vol. 42 No. 1 (2008): LPMGB Vol. 41 No. 3 (2007): LPMGB Vol. 41 No. 2 (2007): LPMGB Vol. 41 No. 1 (2007): LPMGB Vol. 40 No. 3 (2006): LPMGB Vol. 40 No. 2 (2006): LPMGB Vol. 40 No. 1 (2006): LPMGB Vol. 39 No. 3 (2005): LPMGB Vol. 39 No. 2 (2005): LPMGB Vol. 39 No. 1 (2005): LPMGB Vol. 38 No. 3 (2004): LPMGB Vol. 38 No. 2 (2004): LPMGB Vol. 38 No. 1 (2004): LPMGB Vol. 37 No. 1 (2003): LPMGB Vol. 36 No. 3 (2002): LPMGB Vol. 36 No. 2 (2002): LPMGB Vol. 36 No. 1 (2002): LPMGB Vol. 24 No. 2 (1990): LPMGB Vol. 24 No. 1 (1990): LPMGB Vol. 23 No. 3 (1989): LPMGB Vol. 23 No. 1 (1989): LPMGB Vol. 21 No. 3 (1987): LPMGB Vol. 21 No. 2 (1987): LPMGB Vol. 21 No. 1 (1987): LPMGB Vol. 20 No. 3 (1986): LPMGB Vol. 20 No. 2 (1986): LPMGB Vol. 20 No. 1 (1986): LPMGB Vol. 19 No. 3 (1985): LPMGB Vol. 19 No. 2 (1985): LPMGB Vol. 19 No. 1 (1985): LPMGB Vol. 18 No. 3 (1984): LPMGB Vol. 18 No. 2 (1984): LPMGB Vol. 18 No. 1 (1984): LPMGB Vol. 17 No. 2 (1983): LPMGB Vol. 15 No. 1 (1981): LPMGB Vol. 14 No. 3 (1980): LPMGB Vol. 14 No. 2 (1980): LPMGB Vol. 14 No. 1 (1980): LPMGB More Issue